Sabtu, 02 Desember 2017

Ombak Capai 3 Meter Pelayaran KMP Tujuan Bawean Dibatalkan


RADARMETROPOLIS: Gresik - Pelayaran kapal motor penumpang (KMP) Ekspress Bahari 8E tujuan Pulau Bawean, terpaksa dibatalkan. Pembatalan dilakukan karena mendapat laporan Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tanjung Perak, Surabaya yang menyebutkan ketinggian ombak di sekitar perairan Laut Jawa mencapai 3 meter.

Mengingat ombak yang sangat ekstrim tersebut, BMKG meminta semua kapal yang melintas di perairan tersebut untuk sementara menghentikan pelayarannya.

Usai ada laporan itu, ratusan penumpang tujuan Pulau Bawean yang semula siap-siap hendak hendak berangkat. Terpaksa harus turun lagi setelah ABK KMP Ekspress Bahari 8E menerima laporan dari BMKG.

"Mau gimana lagi terpaksa hari ini saya batal ketemu keluarga di Tambak setelah ada pengumuman kapal batal berangkat akibat ombak tinggi," ujar salah seorang penumpang asal Kecamatan Tambak, Bawean, Jumat (1/12/2017).

Sesuai jadwal seharusnya kapal cepat Ekpress Bahari 8E berangkat pada pukul 07.30 WIB.

Humas Kantor Syahbandar Otoritas Pelabuhan (KSOP) Nanang Affandi mengatakan adanya iklim siklon tropis beberapa hari ini berdampak sekali pada cuaca di perairan Laut Jawa.

"Cuaca ekstrem akhir-akhir ini membuat kencang berkecepatan 20 knot, dan tinggi gelombang mencapai antara 2,5 meter hingga 3 meter membuat kami untuk sementara menutup semua aktivitas pelayaran," tandasnya.


Saat ditanya kapan kondisi normal dan laporan BMKG dicabut. Dijelaskan Nanang Affandi, dirinya tidak bisa memprediksi kapan dicabut. Sebab, laporan dari BMKG sifatnya terus update dalam hitungan jam. "Mengenai kapan kondisi dan cuaca normal, untuk sementara kami masih menunggu update dari laporan BMKG," ungkapnya. (sri)

0 comments:

Posting Komentar