1 Januari 2025 : Cagub-Cawagub Harus Berusia 30 Tahun

Ketentuan mengenai jadwal dan tata cara pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota diatur dengan Peraturan Presiden

Pemkot Surabaya Nikahkan 330 Pasangan

Pemkot Surabaya menggelar garden party atau pesta kebun untuk merayakan pernikahan massal yang diikuti oleh 330 pasangan.

Pemerintah Dinilai Tidak Serius Berantas Judi Online

Survei mencatat optimisme masyarakat sebanyak 56, 6 persen responden meyakini pemerintah bisa memberantas judol dengan dibentuknya satgas khusus. Sebanyak 39, 5 persen mengaku tidak percaya serta 3, 9 persen yang lain menanggapi tidak tahu.

164 Wartawan Terlibat Judi Online, Transaksi Rp.1 M Lebih

Data PPATK mencatat ada 164 orang wartawan ikut bermain judi online, transaksinya sampai dengan 6.899, jumlah uangnya Rp1.477.160.821 dan namanya juga ada lengkap.

Curi Barang Milik Penumpangnya Sendiri, Pegawai Lion Air Dibekuk Polisi

Pencurian dilakukan dengan modus pembobolan tas milik penumpang maskapai Lion Air tujuan Makassar-Jakarta saat pesawat sedang mengalami keterlambatan.

Kamis, 09 Februari 2023

Presiden Jokowi Nilai Peran Insan Pers Luar Biasa, Terbukti Bawa Orang Biasa Jadi Presiden


 RADARMETROPOLIS: Jakarta – Presiden Joko Widodo menyampaikan sambutan di depan awak media saat acara puncak Hari Pers Nasional (HPN) 2023. Dalam sambutannya secara implisit ia menilai bahwa insan pers mempunyai peranan yang luar biasa. Terbukti, sudah membuka harapan orang biasa menjadi pemimpin negara.

“Terbukti, insan pers sudah membuka harapan orang biasa seperti saya bisa jadi presiden,” katanya saat sambutan dalam peringatan HPN 2023, Kamis (9/2/2023) di Kabupaten Deli Serdang, Dimatera Utara.

Jokowi mengaku mempunyai pengalaman pribadi mendalam dan membangun persahabatan dengan insan pers. Sejak menjabat Wali Kota Surakarta, lalu Gubernur DKI Jakarta hingga menjadi Presiden, Jokowi selalu bergandengan dengan para wartawan.“Saya ke sana kemari bertugas. Runtang-runtung, jalan bersama ke kampung, pasar, desa, ke nelayan, bersama dengan awak media,” cerita Jokowi.

Pada acara ini, Jokowi atas nama seluruh masyarakat Indonesia memberikan ucapan selamat Hari Pers Nasional 2023. Jokowi berterima kasih pada awak media yang sudah memberi sumbangsih bagi bangsa dan negara.

“Terima kasih kepada pers nasional atas kontribusinya kepada bangsa dan negara. Sejak awal, media telah berkontribusi besar untuk menyuarakan ajakan perjuangan kemerdekaan. Lalu, menyuarakan inovasi dan pembangunan, dan menjadi penopang utama demokratisasi,” tandas Jokowi. (lhk)

RADARMETROPOLIS: Jakarta – Presiden Joko Widodo menyampaikan sambutan di depan awak media saat acara puncak Hari Pers Nasional (HPN) 2023. Dalam sambutannya secara implisit ia menilai bahwa insan pers mempunyai peranan yang luar biasa. Terbukti, sudah membuka harapan orang biasa menjadi pemimpin negara.

“Terbukti, insan pers sudah membuka harapan orang biasa seperti saya bisa jadi presiden,” katanya saat sambutan dalam peringatan HPN 2023, Kamis (9/2/2023) di Kabupaten Deli Serdang, Dimatera Utara.

Jokowi mengaku mempunyai pengalaman pribadi mendalam dan membangun persahabatan dengan insan pers. Sejak menjabat Wali Kota Surakarta, lalu Gubernur DKI Jakarta hingga menjadi Presiden, Jokowi selalu bergandengan dengan para wartawan.“Saya ke sana kemari bertugas. Runtang-runtung, jalan bersama ke kampung, pasar, desa, ke nelayan, bersama dengan awak media,” cerita Jokowi.

Pada acara ini, Jokowi atas nama seluruh masyarakat Indonesia memberikan ucapan selamat Hari Pers Nasional 2023. Jokowi berterima kasih pada awak media yang sudah memberi sumbangsih bagi bangsa dan negara.

“Terima kasih kepada pers nasional atas kontribusinya kepada bangsa dan negara. Sejak awal, media telah berkontribusi besar untuk menyuarakan ajakan perjuangan kemerdekaan. Lalu, menyuarakan inovasi dan pembangunan, dan menjadi penopang utama demokratisasi,” tandas Jokowi.

Rabu, 08 Februari 2023

Diterapkan Secara Bertahap, Polres Pasuruan Kembali Berlakukan Tilang Manual


 

RADARMETROPOLIS: Pasuruan  – Kepolisian Resor Pasuruan memberlakukan kembali tilang manual sejak Selasa (7/2/2023) lalu termasuk pada Operasi Keselamatan Semeru 2023. Namun penindakan tilang manual merupakan upaya akhir. Sebelum ditilang, para pelanggar akan diberikan peringatan satu kali.

“Bagi pengendara yang sudah ditegur tapi tetap melakukan kesalahan, maka akan kami tilang secara manual. Tilang manual ini sebagai upaya akhir yang dilakukan petugas untuk mengingatkan para pengendara,” jelas Kasat Lantas Polres Pasuruan, AKP Yudhi Anugrah Putra, Rabu (8/2/2023).

Yudhi juga menjelaskan bahwa petugas akan melakukan penindakan jika melanggar delapan kesalahan. Diantaranya yakni pengendara yang tidak memakai helm, berkendara sambil bermain handphone, dan juga berkendara secara melawan arus.

Menurut Yudhi, delapan kesalahan yang ditetapkan akan sitindak sebagai pelanggaran lalu lintas dapat menimbulkan kecelakaan yang membahayakan pengendara maupun orang lain. Oleh karena itu Satlantas Polres Pasuruan menghimbau agar masyarakat tetap mematuhi peraturan. “Semua ini tujuannya agar tidak terjadi kecelakaan. Karena di tahun 2023 ini angka kecelakaan meningkat,” tambah Yudhi.

Operasi Keselamatan Semeru 2023 berlangsung sejak 7-20 Februari 2023. Namun penindakan tilang manual yang dilakukan Satlantas Polres Pasuruan akan berlangsung seterusnya. (fur)

Kasus Penganiayaan Hingga KDRT: Pidum Kejari Surabaya Hentikan 5 Perkara Lewat Restoratif Justice


RADARMETROPOLIS: Surabaya  – Seksi Pidana Umum Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya berhasil menghentikan penuntutan lima perkara lewat program Restoratif Justice (RJ). Kelima perkara yang berhasil dihentikan tuntutannya lewat program RJ tersebut mulai dari perkara penganiayaan hingga KDRT.

“Setelah kita lakukan ekspose dengan Jampidum, turut dihadiri Kajati dan juga Aspidum, alhamdulilah ekspose lima RJ yang kita ajukan disetujui Bapak Jampidum,” ujar Ali Prakoso,

Kepala Seksi Pidana Umum Kejari Surabaya, Selasa (8/3/2023).

Adapun lima perkara yang berhasil dilakukan RJ, yang pertama adalah perkara penganiayaan atas nama Tesalonika. Tersangka melakukan pemukulan terhadap korban Kiswardani karena kesalahpahaman. Mereka akhirnya bersepakat untuk damai.

Perkara yang kedua adalah Aisyah Amino, Tersangka mencuri dua bungkus kecap dan dua batang coklat di sebuah Indomaret di Jalan Banyu Urip.

Perkara ketiga adalah KDRT atas nama Andika Rahmatullah dengan Maya Vantira. Pasangan suami isteri ini bersepakat damai setelah sebelumnya sang suami jadi tersangka karena memukul isterinya.

Perkara ke empat adalah Muhammad Khidhir Fahdlan, yang ditetapkan menjadi tersangka karena mencuri sebuah helm milik Abdur Rokhim di area parkir Ciputra world.

Perkara kelima adalah Pamuji. Yang beraangkutan melakukan penganiayaan terhadap isteri sirinya yang bernama Rochmah. Penganiayaan tersebut dilakukan Pamuji setelah Rohmah mengingatkan Pamuji agar membayar hutang. Tak terima, Pamuji memukul Rochmah.

Kelima perkara tersebut antara korban dan tersangka telah bersepakat untuk damai.

 

 

Tim Forensik Temukan Ada Luka di Lambung Jenazah Taruna Politeknik Pelayaran


 

RADARMETROPOLIS: Surabaya – Usai melakukan pembongkaran makam taruna Politeknik Pelayaran Surabaya yang meninggal di kamar mandi kampus dengan tubuh berlumuran darah, M. Rio Ferdinand di Mojokerto, Tim Forensik Polda Jatim dan Inafis Polrestabes Surabaya langsung melakukan otopsi terhadap jenazah tersebut, Minggu (05/01/2023) kemarin. Tim forensik menemukan adanya luka di lambung.

Orang tua korban, Aiptu Mochammad Yani, ketika dikonfirmasi Selasa (07/02/2023) mengatakan jika tim forensik yang melakukan otopsi terhadap jenazah anaknya menemukan luka di bagian lambung yang diduga hasil dari pukulan keras di bagian perut.

“Tadi proses autopsi mulai 11.15 WIB dan selesai sekitar pukul 14.30 sore. Saya juga diberi tahu oleh petugas, katanya ada pukulan keras pada bagian lambung,” katanya.

Ditanya lebih lanjut terkait hasil autopsi, ia mengatakan sedang menunggu hasil pasti dari Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jatim dan Penyidik Polrestabes Surabaya. Pria yang menjabat sebagai Kepala SPKT Polsek Kutorejo, Polres Mojokerto Kabupaten tersebut  berharap segera ada titik terang terhadap kasus yang sedang ditangani oleh Unit Resmob Satreskrim Polrestabes ini.

“Kalau memang anak saya dianiaya, penyidik bisa secepatnya mengungkap dan mengamankan pelakunya,” pungkasnya. (ar)

Selasa, 07 Februari 2023

KPK Dalami Aliran dan Penggunaan Uang Korupsi Bupati Bangkalan Nonaktif


 

RADARMETROPOLIS: Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami penyidikan kasus dugaan korupsi korupsi terkait lelang jabatan di Pemerintah Kabupaten Bangkalan. Selain itu juga mendalami fee proyek.

Menurut Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, pada Senin (6/2/2023), penyidik memeriksa Direktur PT. Daya Radar Haura Abdul Hafit dan dua Komisaris PT. Daya Radar Haura Inta Afriluni dan Aji Alfarizi. Ali mengungkapkan, ketiganya diperiksa untuk melengkapi berkas perkara dengan tersangka R Abdul Latif Amin Imron (RALAI) yang merupakan Bupati Bangkalan Periode 2018 sampai dengan 2023.

Menurut Ali, Selasa (7/2/2023) bahwa ketiga saksi hadir dan didalami pengetahuannya antara lain terkait dengan dugaan penggunaan aliran uang yang diterima Tsk RALAI,” .

Sebelumnya dalam kasus ini KPK juga telah memeriksa Sekda Pemkab Bangkalan, Mohammad Taufan Zairinsjah. “R. Moh Taufan Zairinsjah, Sekda Pemkab Bangkalan, didalami pengetahuannya antara lain terkait dengan dugaan adanya interaksi komunikasi tertentu antara saksi dengan Tsk RALAI dan kawan-kawan,” ujar Ali Fikri, Senin (16/1/2023) lalu.

Namun Fikri tidak menjelaskan lebih jauh komunikasi yang dimaksud. Termasuk juga apakah komunikasi yang dimaksud didapat dari sadapan telepon atau sumber lain.

KPK menduga Abdul Latif menerima Rp 5,3 miliar dari lelang jabatan dan juga fee proyek yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Bangkalan. KPK menyebut, penggunaan uang-uang yang diterima tersangka Abdul Latif diperuntukkan bagi keperluan pribadi, diantaranya untuk survey elektabilitas. (lhk)

Operasi Keselamatan Semeru 2023 Menjadi Titik Pangkal Berlakunya Kembali Tilang Manual, Polrestabes Surabaya Kerahkan 624 Personel


 

RADARMETROPOLIS: Surabaya – Polrestabes Surabaya menerjunkan sebanyak 624 personel dalam Operasi Keselamatan Semeru 2023 pada Selasa, 7 Februari 2023, besok. Operasi ini sekaligus menjadi titik pangkal diberlakukannya tilang manual oleh petugas.

Wakapolrestabes Surabaya, AKBP Moch Nur Aziz mengatakan, Operasi Keselamatan Semeru 2023 ditujukan untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan di jalanan Surabaya. Pihaknya tak segan-segan akan menindak tegas bagi pengendara yang membahayakan orang lain.

“Para petugas kepolisian bakal menerapkan langkah preventif dan tindakan hukum. Namun, lebih diutamakan untuk imbauan. Ada juga tilang manual. Sasarannya ada knalpot brong, tidak pakai helm, dan yang berpotensi membahayakan orang lain,” terang Aziz.

Sementara itu Kasatlantas Polrestabes Surabaya, AKBP Arief Fazlurrahman, mengatakan bahwa berdasarkan evaluasi yang dilakukan instansinya, kepatuhan masyarakat terhadap aturan berlalu lintas semakin menurun sejak diberlakukan ETLE. Hal ini menyebabkan pihaknya akan memberlakukan kembali tilang manual di berbagai titik di kota Surabaya berbarengan dengan pelaksanaan Operasi Keselamatan Semeru 2023.

“Angka kecelakaan meningkat secara kuantitas, begitu juga fatalitas. Bulan Januari 2023 lalu korban meninggal 19 orang, pada Januari 2022 hanya 15 orang,” kata Arief.

Apakah nantinya tilang manual akan menghapus ETLE, Arief menjawab bahwasannya ETLE akan berjalan beriringan dengan tilang manual.

“Khususnya penindakan keselamatan, dengan ETLE yang kita miliki ada 59 ETLE statis, ditambah 5 ETLE mobile dan satu mobil Incar kita optimalkan,” jelasnya.

Selain itu Arief mengungkapkan, apabila ditemukan kendaraan tidak disertai nomor polisi, akan langsung ditindak. Sebab, pengendara itu diindikasi menghindari ETLE.

“Terlebih kendaraan tersebut adalah kendaraan pelaku kejahatan atau hasil kejahatan. Oleh karena itu kita tindak tegas,” tandasnya. (rcr)

Senin, 06 Februari 2023

Diharap Akan Menambah Kapasitas Organisasi, KPK Lantik 21 Penyidik dan Penyelidik Baru


RADARMETROPOLIS: Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melantik 21 orang Penyidik dan Penyelidik baru yang akan ditempatkan pada Kedeputian Bidang Penindakan dan Eksekusi. Mereka terdiri dari unsur internal dan eksternal KPK. Penambahan personil baru ini diharapkan menambah kapasitas organisasi.

Wakil Ketua KPK, Johanis Tanak, mengatakan bahwa pegawai yang dilantik hari ini yakni 10 orang Penyelidik penugasan eksternal, terdiri dari 7 orang dari Polri dan 3 orang dari BPKP, 3 orang Penyelidik internal dari PNS KPK, dan 8 orang Penyidik eksternal dari Polri.

“Penambahan personil baru ini diharapkan menambah kapasitas organisasi khususnya dalam tugas penegakan hukum tindak pidana korupsi,” ujar Tanak di Aula Gedung Juang Merah Putih KPK, Senin (6/2/2023).

Turut hadir dalam pelantikan tersebut Wakil Ketua Alexander Marwata, Sekretaris Jenderal Cahya H. Harefa serta sejumlah pejabat struktural KPK lainnya. Pelantikan juga diikuti jajaran perwakilan dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan Polri.

Menurut Tanak, sebelum dilantik para personil ini telah mengikuti pendidikan dan pelatihan pembentukan Penyelidik dan Penyidik yang dilaksanakan pada 28 November s.d 9 Desember 2022. Dalam prosesnya, seluruh peserta dinyatakan lulus dan memenuhi syarat untuk diangkat menjadi Penyelidik dan Penyidik KPK.

Tanak menegaskan, KPK dapat menetapkan Penyelidik dan Penyidik dari sumber eksternal maupun internal KPK. Hal ini berdasar Pasal 43 dan Pasal 45 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019.

Dalam pelaksanaan tugas pemberantasan korupsi sesuai yang diamanatkan Undang-Undang, lanjut Tanak, Pimpinan KPK telah menetapkan Arah dan Kebijakan KPK tahun 2023. Khususnya di Bidang Penindakan dan eksekusi, dimana salah satunya mengedepankan optimalisasi pemulihan kerugian negara melalui 4 faktor.

“Penanganan perkara melalui case building; Penyelesaian perkara dengan mengoptimalkan TPPU; Penyelesaian tunggakan kasus dan perkara; Pengelolaan aset, benda sitaan dan barang rampasan negara,” ujar Tanak.

Tanak juga menuturkan kepada para pegawai yang dilantik, agar bisa melaksanakan arah kebijakan Pimpinan tahun 2023. Yaitu penegakan hukum tindak pidana korupsi yang diselaraskan dengan kebijakan nasional, yang tidak hanya memenjarakan para koruptor, tapi dengan menitikberatkan pada pemulihan kerugian Negara.

Tanak mengingatkan pentingnya menjaga integritas sebagai Penyidik dan Penyelidik KPK. Menurutnya, tanpa integritas yang kokoh maka KPK tidak akan berdiri dengan kokoh.

“Integritas yang kokoh itu hanya dapat dibangun dengan keimanan, apa pun agama dan kepercayaan yang dianutnya,” tegas Tanak. (lhk)