1 Januari 2025 : Cagub-Cawagub Harus Berusia 30 Tahun

Ketentuan mengenai jadwal dan tata cara pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota diatur dengan Peraturan Presiden

Pemkot Surabaya Nikahkan 330 Pasangan

Pemkot Surabaya menggelar garden party atau pesta kebun untuk merayakan pernikahan massal yang diikuti oleh 330 pasangan.

Pemerintah Dinilai Tidak Serius Berantas Judi Online

Survei mencatat optimisme masyarakat sebanyak 56, 6 persen responden meyakini pemerintah bisa memberantas judol dengan dibentuknya satgas khusus. Sebanyak 39, 5 persen mengaku tidak percaya serta 3, 9 persen yang lain menanggapi tidak tahu.

164 Wartawan Terlibat Judi Online, Transaksi Rp.1 M Lebih

Data PPATK mencatat ada 164 orang wartawan ikut bermain judi online, transaksinya sampai dengan 6.899, jumlah uangnya Rp1.477.160.821 dan namanya juga ada lengkap.

Curi Barang Milik Penumpangnya Sendiri, Pegawai Lion Air Dibekuk Polisi

Pencurian dilakukan dengan modus pembobolan tas milik penumpang maskapai Lion Air tujuan Makassar-Jakarta saat pesawat sedang mengalami keterlambatan.

Kamis, 30 Mei 2019

Lepas Penumpang Mudik Balik Gratis Tujuan Masalembu, Khofifah Ingin Masyarakat Terlayani Baik



RADARMETROPOLIS: Surabaya – Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa melepas penumpang mudik dan balik gratis jalur laut tujuan Kecamatan Masalembu, Kabupaten Sumenep, Rabu (29/5/2019) di Gapura Surya Nusantara, Surabaya. Gubernur perempuan pertama di Jatim itu lebih jauh berharap semua masyarakat terlayani dengan baik.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pemprov Jatim itu, pada tahun ini memberangkatkan 460 penumpang. Kapal yang digunakan untuk memberangkatkan pemudik ke Masalembu adalah Kapal Dharma Kartika III.

Khusus untuk mudik balik gratis jalur kapal laut akan disiapkan enam rute. Keenam rute tersebut diantaranya Surabaya-Masalembu (PP) sebanyak 4 voyage, Tanjung Wangi-Sapeken 4 voyage, Gresik-Bawean PP sebanyak 4 voyage, dan Kalianget-Kangean sebanyak 5 voyage.

Selain jalur laut, Pemprov Jatim juga menyiapkan jalur darat dengan armada bus dan kereta api.

Gubernur Khofifah lebih lanjut menyatakan bahwa puncak mudik lebaran tahun ini diprediksi terjadi pada 2 Juni 2019.

Program mudik gratis di Jatim pada tahun ini mencapai sekitar 295.000 penumpang. Namun, jumlah tersebut dipastikan bertambah seiring dengan banyaknya instansi dan lembaga yang mengadakan program mudik gratis bagi masyarakat Jatim sejak H-9.

Untuk memudahkan para pemudik kembali ke daerah asal, Dinas Perhubungan (Dishub) Jatim bersama Pelindo dan instansi terkait mempunyai pola pengaturan penumpang yang menggunakan transportasi laut. Penumpang yang turun dari kapal laut bisa difasilitasi ke Terminal Bungurasih, Nganjuk, dan Madiun. Hal ini mendapat apresiasi dari Khofifah.

“Pola komunikasi seperti ini yang saya apresiasi antara pengusaha dan penyedia transportasi, khususnya dalam meningkatkan layanan transportasi, bisa terlaksana. Mudah mudahan kondisi ini akan terus membaik dan kami ingin semua masyarakat terlayani dengan baik,” puji Gubernur perempuan pertama di Jatim itu.

Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan Jatim, Fattah Jasin, menjelaskan bahwa dalam rangka menambah armada kapal untuk mengakomodir lonjakan penumpang pada masa angkutan lebaran, Pemprov Jatim melalui Dinas Perhubungan melaksanakan kegiatan mudik dan balik gratis kepulauan sebanyak enam rute.

“Kemarin, kami telah melaksanakan pemberangkatan perdana mudik gratis kepulauan tahun 2019 rute Surabaya-Masalembu. Perjalanan diprediksi akan ditempuh selama 15 jam. Semoga seluruh penumpang diberi kelancaran dan selamat sampai tujuan berkumpul dengan sanak saudara,” ujar Fattah Jasin. (sr)

Selasa, 28 Mei 2019

Kapolres Sampang Minta Warga Jagi Kondusivitas, Tidak Terprovokasi Isu di Medsos



RADARMETROPOLIS: Sampang – Kapolres Sampang mengingatkan kepada seluruh warga Sampang untuk bersama-sama menjaga stabilitas keamanan di Kabupaten Sampang. Untuk itu warga diminta untuk tidak terbawa dan terprovokasi isu di media social.

Imbauan tersebut disampaikan usai memimpin Apel Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2019 sekaligus pengamanan arus mudik dan balik Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriyah, di lapangan Markas Polisi Resor (Mapolres) Sampang, Selasa (28/5/2019).

Gelar apel personel gabungan diikuti oleh TNI-Polri, Dishub, Pramuka, dan BPBD Kabupaten Sampang.

“Operasi Ketupat 2019 akan berlangsung selama 12 hari. Hal ini serentak dilakukan di seluruh Polres se-Indonesia,” kata Kapolres Sampang, AKBP Budi Wardiman.

Diinformasikan lebih lanjut, operasi ketupat 2019 tersebut melibatkan 142 personel dari TNI, Polri, dinas terkait, komponen masyarakat serta pramuka. Untuk keperluan tersebut ada tiga pos pengamanan yang sudah disiapkan. Yakni, di jalan raya Camplong, Jrengik, Ketapang, dan 1 pos pelayanan di Monumen Sampang Kota.

Berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, pergerakan arus lalu lintas mudik yang paling dominan pada H-3, dan pergerakan arus balik pada H+3. “Demikian juga pada saat arus baliknya. 9, 8, dan 7 Juni menjadi atensi kami,” ujar Budi.

Ia pun mengimbau pada masyarakat untuk mematuhi ketertiban lalu-lintas dan mengutamakan keselamatan di jalan. Masyarakat diwajibkan menggunakan kelengkapan berkendaraan dan mengecek kendaraan sebelum berangkat. “Keselamatan diutamakan, biar lambat asal selamat,” imbaunya. (ila)

Polres Gresik Ciptakan Rasa Aman bagi Masyarakat, Terjunkan 510 Personil Pengamanan Lebaran



RADARMETROPOLIS: Gresik  - Dalam rangka pengamanan Lebaran 2019/1440 H, Kepolisian Resor Gresik menerjunkan 510 personel gabungan dari unsur TNI, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan. Polisi akan mengamankan beberapa kegiatan yang berkaitan dengan lebaran.

Ada dua yang dititikberatkan dalam Operasi Ketupat Semeru 2019. “Pertama, kesiapan pengecekan personel. Dan yang kedua, kesiapan penyelenggaraan operasi untuk menciptakan rasa nyaman bagi masyarakat,” katanya, Selasa (28/01/2019).

Diinformasikan lebih lanjut, operasi Ketupat Semeru 2018 akan digelar selama 12 hari, yakni mulai tanggal 28 Mei sampai 8 Juni 2019.

“Sasarannya adalah, yang pertama kegiatan masyarakat menyambut hari raya Idul Fitri baik arus mudik maupun arus balik, terus pawai malam waktu takbir, salat Idul Fitri, halal bihalal, dan silaturahmi waktu selesai salat ied,” kata Wahyu Bintoro.

Sedangkan sasaran keduanya adalah beberapa tempat yang ramai dikunjungi menjelang Idul Fitri hingga usai lebaran. Misalnya saja pusat perbelanjaan, pusat hiburan maupun wisata sampai tempat ibadah “Itu terkait dengan tempat,” ujar Wahyu.

Saat ditanya terkait titik kerawanan di jalur mudik maupun arus balik, Kapolres menyatakan bahwa titik rawan ada di jalur Pantura Duduksampeyan Gresik serta jalan tol Surabaya-Mojokerto (Sumo) yang masuk wilayah Wringinanom Gresik.

“Untuk mengcover semua itu, kami menyiapkan pos pengamanan serta pos pelayanan Lebaran,” tandasnya. (sri)

Dirlantas Polda Jatim dan Dishub Surabaya Sidak Kelayakan Bus dan Kru di Bungurasih



RADARMETROPOLIS: Sidoarjo – Untuk memastikan keamanan angkutan Lebaran 1440 H, Dirlantas Polda Jatim dan Dishub Surabaya melakukan sidak ke Terminal Purabaya, Bungurasih, Waru. Selain mengecek kelayakan armada bus, petugas gabungan itu juga menggelar tes kesehatan bagi kru bus.

Seluruh bus diperiksa, baik bus Antar Kota Antar Provinsi maupun bus Antar Kota Dalam Provinsi. Sedangkan pemeriksaan kesehatan kru bus meliputi supir serta kernet.

Para kru bus menjalani beberapa tes. Mulai kesehatan, urine, kolesterol, asam urat, gula darah, tekanan darah, alkohol, dan juga penglihatan. Semua pengemudi wajib mengikuti tes tersebut. “Supaya diketahui, apakah layak atau tidak dalam mengemudikan bus,” kata Dirlantas Polda Jatim, Kombes Heri Wahono, Selasa (28/5/2019).

Dalam sidak tersebut Dirlantas didampingi Kepala Kepolisian Resor Kota Sidoarjo, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho.

Untuk memeriksa kelayakan kendaraan dilakukan pengecekan fisik, mulai ramp check maupun uji emisi gas buang bus. “Semua ini dilakukan untuk langkah-langkah antisipasi,” jelasnya.

Dalam rangka mengamankan arus mudik lebaran, Dirlantas Polda Jatim menyediakan sebanyak 174 pos pengamanan, 49 pos pelayanan, dan 86 pos pantau. “Petugas akan siaga dalam 24 jam,” papar Heri. (sr)

Adakan Bukber, Danrem Bhaskara Jaya Minta Kepedulian ke Anak Yatim Terus Dilakukan



RADARMETROPOLIS: Surabaya – Kolonel Inf Sudaryanto, SE mengadakan buka puasa bersama dengan anak yatim piatu, di rumah makan di Surabaya, Senin (27/05/2019). Komandan Korem 084/Bhaskara Jaya tersebut kepedulian terhadap anak yatim piatu terus dilakukan, terlebih dalam bulan suci Ramadhan.  

Selama bulan suci Ramadhan Kolonel Sudaryanto menggalakkan acara peduli dengan anak yatim piatu. Sebelumnya pejabat nomor satu di wilayah teritorial Korem Bhaskara Jaya itu mengadakan acara bukber dengan yatim piatu di Kecamatan Benowo, Surabaya.

“Kepedulian ke anak yatim piatu harus terus dilakukan. Apalagi selama bulan suci ramadhan ini,” ujarnya, Senin (27/5/2019).

Selain berbagi, ada hal lain yang ingin diteladankan dari kegiatan bukan bersama tersebut. Yakni mengajak kepada seluruh pihak untuk menyayangi sekaligus peduli terhadap yatim piatu. Hal ini disampaikan oleh Silvia Ambar Sari, isteri Danrem 084/Bhaskara Jaya.

“Berikan kasih sayang yang tulus kepada mereka. Niscaya, itu akan menjadi suatu berkah bagi kita,” tutur Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 084 Kodam V/Brawijaya itu. (rie)

Dikorupsi: Kejati Jatim Selamatkan Aset Pemkot 26 Miliar di Sidoarjo



RADARMETROPOLIS: Surabaya – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur berhasil menyelamatkan aset milik Pemkot Surabaya senilai Rp 26 miliar. Aset berupa tanah seluas tujuh hektar tersebut merupakan barang bukti perkara tindak pidana korupsi. Majelis hakim memerintahkan aset yang terletak di Desa Ploso, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo itu diserahkan kepada Pemkot Surabaya.

 “Dalam pelaksanaan putusan Pengadilan Tinggi, tujuh hektare itu diserahkan ke Pemkot Surabaya,” kata Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Sunarta, Selasa (28/5/2019).

Sunarta pun menegaskan komitmennya akan terus berupaya menyelamatkan aset negara.

Sementara Walikota Surabaya Tri Rismaharini mengucapkan terima kasih atas kerja keras dan upaya Kejati Jatim yang telah banyak membantu Pemkot Surabaya dalam menyelamatkan aset kota.

Risma pun menyatakan bahwa aset yang dimiliki oleh pemkot selama dua puluh tahun tersebut akan digunakan sebaik mungkin dan akan dikembalikan fungsinya untuk masyarakat.

“Tanah itu milik kami selama 20 tahun lalu. Tetapi kami tidak bisa menikmatinya karena ada permasalahan. Kemudian kami meminta bantuan kejaksaaan tinggi menjadi pengacara negara untuk pengembalian aset. Sekarang ini penguasaannya jadi milik pemkot. Saya bersyukur sekali,” katanya.

Tanah tersebut akan digunakan sebagaimana fungsinya. Pihaknya akan memikirkan pengelolaan tanah seluas tujuh hektar tersebut untuk kepentingan masyarakat. Namun karena lokasinya berada di luar Surabaya, untuk rencana pengelolaan tanah tersebut pihaknya bakal terus melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait.

Selain itu, Risma juga memikirkan opsi ruislag terhadap tanah tersebut untuk ditukar dengan tanah/bangunan yang ada di wilayah Surabaya. (rcr)

Senin, 27 Mei 2019

2 Polwan Malut: Polda Jatim Hanya Amankan, Yang Periksa Densus Polda Malut



RADARMETROPOLIS: Surabaya - Terkait pengamanan terhadap dua orang oknum Polwan anggota Polda Maluku Utara saat hendak ke Surabaya, Polda Jatim menyatakan tidak mengetahui alasan penindakan tersebut. Yang dilakukan Polda Jatim hanya membantu mengamankan dan menyediakan fasilitas pemeriksaan. Yang akan melakukan pemeriksaan terhadap mereka adalah Densus Polda Maluku Utara.

"Terlibat masalah apa itu, domainnya Maluku Utara. Itu apakah disersi, terpapar paham radikal itu nanti di sana," kata Kepala Bidang Humas Polda Jatim, Kombespol Frans Barung Mangera, Senin (27/5/2019).      

Barung sekaligus meluruskan pemberitaan. Menurutnya tidak ada penangkapan. Yang ada adalah Polda Maluku Utara meminta kepada Polda Jatim sebagai bentuk koordinasi antar Polda. Terhadap dua orang Polwan tersebut Polda Maluku minta diamankan dulu.

Polda Jatim untuk sementara ini hanya membantu mengamankan saja, karena penangkapan terjadi di wilayahnya.

Selain itu, Polda Jatim sebatas memberi fasilitas ruang untuk pemeriksaan. "Kita hanya memberikan fasilitas ruang di Polda Jatim untuk pemeriksaan. Itu Densus Polda Maluku Utara," ujar Barung. (rcr)

Tak Boleh Dipakai Mudik: Kendaraan Dinas Pemkot Surabaya Dikandangkan



RADARMETROPOLIS: Surabaya – Pemerintah Kota Surabaya melarang pejabat menggunakan mobil dinas untuk mudik Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1440 H/2019. Untuk itu Pemkot mengeluarkan keputusan yang mewajibkan seluruh kendaraan dinas untuk dikandangkan di tempat-tempat yang ditentukan.

Keputusan tersebut dituangkan dalam surat bernomor 024/5002/436.3.2/2019 yang ditandatangani oleh Sekretaris Daerah Kota Surabaya Hendro Gunawan. Menurut Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemkot Surabaya, M. Fikser, surat edaran itu sudah disampaikan kepada setiap instansi di jajaran Pemkot Surabaya.

“Dalam surat itu tertuang bahwa setiap pengguna kendaraan dinas dilarang menggunakan kendaraan dinas untuk keperluan pribadi selama hari libur nasional tanggal 1 – 9 Juni 2019. Makanya, kendaraan dinas R-4 itu harus dikumpulkan pada Jumat, 31 Mei 2019 mulai pukul 14.00-17.00 Wib,” kata Fikser, di ruang kerjanya, Senin (27/5/2019).

Ratusan kendaraan dinas itu diharapkan dikumpulkan di beberapa titik parkir yang sudah disediakan. Diantaranya di halaman belakang gedung Balai Kota Surabaya Jalan Taman Surya, halaman gedung kantor Pemerintah Kota Surabaya Jalan Jimerto, halaman kantor inspektorat Jalan Sedap Malam, halaman kantor Badan Perencanaan Pembangunan Kota Surabaya Jalan Pacar.

Selain itu, parkiran di Gedung Siola Jalan Tunjungan juga bisa digunakan untuk parkir mobil dinas. “Kami harapkan muat semuanya,” kata Fikser.

Karena beberapa lokasi tersebut akan menjadi tempat parkir mobil dinas, maka pada 31 Mei 2019, semua kendaraan pribadi dilarang masuk dan parkir di lokasi-lokasi yang menjadi tempat parkir mobil dinas itu. Kendaraan pribadi bisa menggunakan lagi tempat-tempat tersebut untuk parkir setelah kendaraan dinas diambil kembali. Pengambilan kendaraan dilakukan pada Minggu, 9 Juni 2019 pukul 09.00-14.00 WIB.

Mengenai kendaraan dinas operasional, Fikser menyatakan bahwa pada saat hari libur nasional dan cuti bersama tetap digunakan untuk pelayanan masyarakat. Oleh karena itu, ia memastikan bahwa beberapa pelayanan di Pemkot Surabaya tetap dilayani, karena beberapa petugas tidak libur.

“Jadi, khusus ambulans, mobil patroli, bus, dan kendaraan operasional dinas yang merupakan kendaraan untuk pelayanan masyarakat tetap digunakan atau tidak perlu dikandangkan. Karena kami tetap melayani masyarakat jika ada masalah,” jelasnya.

Fikser lebih lanjut menerangkan, bahwa kebijakan untuk mengandangkan mobil dinas pada hari lebaran sudah rutin dilakukan oleh Pemkot Surabaya menjelang libur panjang dan cuti bersama. Keputusan demikian pun diterapkan kembali pada tahun ini dengan melarang mobil dinas digunakan untuk kepentingan pribadi pada saat libur nasional dan cuti bersama.

“Bu Wali tegas melarang ini. Tidak boleh digunakan untuk kepentingan pribadi pada saat libur panjang,” tandasnya. (ar)

HDCI Surabaya-Pomdam V Adakan Bukber dengan 2.000 Yatim Piatu dan Berangkatkan Marbot Umroh



RADARMETROPOLIS: Surabaya - Polisi Militer Kodam (Pomdam) V/Brawijaya bersama Komunitas Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) Surabaya menggelar buka puasa bersama dengan dua ribu anak yatim, di gedung Balai Prajurit Kodam V/Brawijaya, Minggu 26 Mei 2019. ‎Selain mengajak berbuka anak-anak yatim, juga menghadiahkan pemberangkatan umroh kepada marbot se-Surabaya yang dilakukan secara bergiliran serta memberikan bantuan bingkisan kepada anak-anak yatim.

“Ini adalah kerjasama antara Harley Davidson Cabang Surabaya dengan Pomdam V/ Brawijaya dalam rangka peringatan ulang tahun Polisi Militer Angkatan Darat (Pomad) ke-73 dan Harley Davidson Club Indonesia  ke 29. Kegiatannya, kita buka bersama. Kemudian ada pemberian menaikkan umroh untuk marbot se-Surabaya. Ada lima yang sudah kita tunjuk,” kata Komandan Polisi Militer Kodam V/Brawijaya, Kolonel CPM Eka Wijaya Permana, di sela-sela acara.

Selain itu juga dilakukan pemberian hadiah untuk anak-anak yatim piatu.

Ke depan, Kolonel Eka Wijaya Permana berharap bahwa polisi militer sebagai bagian dari prajurit Angkatan Darat dimana adalah masyarakat juga, bisa terus dekat dengan masyarakat.

Lebih jauh Kolonel Eka mengapresiasi HDCI yang telah berbaur dengan masyarakat. Menurutnya, selama ini Harley Davidson imagenya itu adalah kaum di atas.

“Tapi ini sudah membaur pada masyarakat. Hal ini ditunjukkan dengan jalannya bakti sosial yang dilakukan oleh teman-teman Harley Davidson yang selama ini kita dukung dalam hal pengamanannya,” puji Danpomdam Brawijaya tersebut.

Untuk itu selaku prajurit polisi militer, Kolonel Eka berharap tetap menjalin kerjasama yang baik dengan Harley Davidson.

Sementara itu, Ketua HDCI Surabaya Tony Wahyudi mengatakan bahwa pada ulang tahun HDCI yang ke-29 ini pihaknya bekerjasama dengan Pomdam V/Brawijaya yang akan berulang tahun ke-73 mengadakan kegiatan buka puasa bersama dan bakti sosial.

“Kita akan memberangkatkan (umroh) marbot atau takmir masjid sebanyak lima orang,” kata Tony Wahyudi.

Hadiah pemberangkatan umroh tersebut akan diberikan kepada seluruh marbot se- Surabaya. “Nanti tiap tahun akan kita berangkatkan. Insyaallah tahun depan nanti bisa sepuluh. Tahun depannya lagi mudah-mudahan bisa lima belas. Kita akan berangkatkan seluruhnya secara bergiliran,” kata Tony Wahyudi.

Tony menambahkan, bahwa pihaknya ingin mengubah stigma negatif masyarakat. Pihaknya akan menunjukkan bahwa HDCI bukan merupakan kelompok yang arogan. Bukan kelompok yang ekslusif, tetapi infklusif, yang menarik semua golongan masyarakat untuk bersama-sama dengan mereka.

Diungkapkan lebih lanjut, bahwa HDCI adalah klub motor pertama di Indonesia yang mempunyai bakti sosial memberangkatkan marbot umroh.

“Pertama kali di Indonesia. Kita adalah klub motor yang memberangkatkan, mempunyai bakti sosial yang memberangkatkan marbot umroh. Baru pertama kali ini,” tandas Tony Wahyudi.

Dalam kegiatan buka bersama bersama 2.000 masyarakat dan anak yatim piatu tersebut, panitia mengundung penceramah Jamaah Oh Jamaah, Ustadz Maulana, untuk memberikan tausiyah Ramadhan. (sr)

Sabtu, 25 Mei 2019

Polda Jatim Grebek Klinik Kecantikan Mojokerto: Puluhan Kosmetik Ilegal Disita



RADARMETROPOLIS: Mojokerto – Diduga menjadi tempat praktek klinik kecantikan ilegal, Polda Jatim menggrebek sebuah rumah di Jalan Resident Site II/39 Perum CSE Surodinawan, Kecamatan Prajurit Kulo, Kota Mojokerto, Jumat (24/5/2019) malam. Puluhan kosmetik diduga illegal disita.

Kasat Narkoba Polres Mojokerto Kota, AKP Hendro Susanto, mengatakan, untuk sementara, pengerebekan kosmetik milik seorang perawat ini masih dalam penyelidikan dari Polda Jatim. “Kami hanya memback up Polda Jatim, Polda yang proses,” ungkapnya, Sabtu (25/5/2019).

Hendro terjun langsung memback up anggota Polda Jatim melakukan penggrebekan. Selain menyita puluhan kosmetik ilegal, petugas juga mengamankan satu orang perempuan. Kasat menambahkan, satu perempuan cantik turut diamankan dalam penggerebekan tersebut.

Perempuan berinisial IN itu merupakan pemilik rumah yang digerebek petugas.  

Diinformasikan lebih lanjut oleh Kasat, untuk memastikan kandungan dalam kosmetik yang diduga ilegal, masih dilakukan uji laboratorium. Penggerebekan rumah diduga klinik kecantikan ilegal di Kota Mojokerto tersebut, merupakan pengembangan dari Polda Jatim.

“Apakah kosmetik ini mengandung bahan berbahaya atau mengandung bahan merkuri, kami masih menunggu hasil uji laboratorium kaitannya dengan kandungan berbahaya pada kosmetik tersebut. Yang diamankan berbagai kosmetik seperti cream, pembersih wajah, dan alat suntik hingga tongkat untuk infus,” katanya.

Barang bukti berupa kosmetik dan alat kecantikan dibawa ke Polda Jatim guna pemeriksaan lebih lanjut. Demikian juga wanita yang diduga sebagai pemilik klinik ilegal tersebut. (fur)

AJI Kecam Keras Aparat dan Masyarakat: 20 Jurnalis Jadi Korban Kekerasan di Aksi 22 Mei


RADARMETROPOLIS: Jakarta – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta mengecam keras aksi kekerasan dan upaya penghalangan kerja jurnalis yang dilakukan oleh aparat kepolisian maupun massa aksi saat meliput demo 21-22 Mei. Aparat keamanan dan masyarakat didesak untuk tidak mengintimidasi serta menghalangi kerja jurnalis di lapangan.

Kasus kekerasan terhadap jurnalis tersebut terjadi di beberapa titik kerusuhan di Jakarta. Yakni di kawasan Thamrin, Petamburan, dan Slipi Jaya, Jakarta.

Jurnalis yang menjadi korban kekerasan saat meliput aksi unjuk rasa berujung kerusuhan pada 21-22 Mei, makin bertambah. Data sementara yang dicatat Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta ada dua puluh jurnalis dari berbagai media yang menjadi korban.

“Pihak kepolisian dan massa aksi diduga menjadi pelaku kekerasan tersebut,” kata Ketua AJI Jakarta, Asnil Bambani Amri, melalui pernyataan tertulisnya hari ini.

Kekerasan yang dialami jurnalis berupa pemukulan, penamparan, intimidasi, persekusi, ancaman, perampasan alat kerja jurnalistik, penghalangan liputan, penghapusan video dan foto hasil liputan, pelemparan batu hingga pembakaran motor milik jurnalis.

Kasus kekerasan yang dialami para jurnalis itu sebagian besar terjadi saat para jurnalis meliput aksi unjuk rasa di sekitar Gedung Bawaslu, di kawasan Thamrin.

“Beberapa kasus diantaranya, aparat kepolisian melarang jurnalis merekam aksi penangkapan orang-orang yang diduga sebagai provokator massa,” ujar Asnil.

Diungkapkan lebih lanjut, para jurnalis tersebut tetap mengalami kekerasan meskipun mereka sudah menunjukkan identitasnya, seperti kartu pers kepada aparat. Aparat menunjukkan sikap tak menghargai kerja jurnalis yang pada dasarnya telah dijamin dan dilindungi oleh UU Pers.
Sampai saat ini AJI Jakarta masih mengumpulkan data dan verifikasi para jurnalis yang menjadi korban. Tak menutup kemungkinan masih banyak jurnalis lainnya yang menjadi korban, tetapi belum melapor.

Direktur Eksekutif LBH Pers, Ade Wahyudin, menambahkan bahwa atas tindakan itu AJI Jakarta dan LBH Pers mengecam keras aksi kekerasan dan upaya penghalangan kerja jurnalis yang dilakukan oleh aparat kepolisian maupun massa aksi.

Ia pun menyatakan, kekerasan dan intimidasi terhadap jurnalis saat meliput peristiwa kerusuhan bisa dikategorikan sebagai sensor terhadap produk jurnalistik. Perbuatan itu termasuk pelanggaran pidana yang diatur dalam Pasal 18 UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Setiap orang yang menghalangi kebebasan pers diancam penjara maksimal dua tahun dan denda maksimal Rp500 juta.

Ia juga mengimbau kepada para pimpinan media massa untuk bertanggung jawab terhadap keselamatan jurnalisnya. Keselamatan jurnalis harus dijaga dan diutamakan

“Kami mendesak aparat keamanan dan masyarakat untuk menghormati dan mendukung iklim kemerdekaan pers, tanpa ada intimidasi serta menghalangi kerja jurnalis di lapangan,” katanya.

Jumat, 24 Mei 2019

KPK Eksekusi 13 Terpidana Korupsi Kabupaten dan Kota Malang



RADARMETROPOLIS: Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengeksekusi Bupati Malang, Rendra Kresna. Selain itu lembaga anti rasuah itu juga melakukan eksekusi terhadap dua belas anggota DPRD Kota Malang. Eksekusi dilakukan dalam dua hari Rabu dan Kamis, 22 dan 23 Mei 2019.

Ketiga belas terpidana yang dieksekusi oleh KPK tersebut terbagi dalam dua kasus. Rendra Kresna terlibat kasus suap penyediaan sarana penunjang peningkatan mutu pendidikan pada Dinas Pendidikan Pemkab Malang Tahun Anggaran 2011.

Sedangkan perkara kedua belas anggota DPRD Kota Malang adalah suap terkait dengan pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Pemerintah Kota Malang Tahun Anggaran 2015.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah , Jumat (24/12/2019) mengatakan bahwa enam orang terpidana tersebut dieksekusi ke Lapas Porong, Sidoarjo, Jawa Timur. Mereka adalah Rendra Kresna, Bupati Malang, dan lima anggota DPRD Kota Malang.

Kelima wakil rakyat Kota Malang tersebut Hadi Susanto, Sugiarto, M. Fadli, Samsul Fajri, dan Afdhal Fauza.

Sedangkan empat orang terpidana yang dieksekusi ke Lapas Malang, yang kesemuanya anggota DPRD Kota Malang, adalah Ribut Harianto, Imam Ghozali, Indra Tjahyono, dan Bambang Triyoso.

Selanjutnya tiga anggota DPRD wanita dieksekusi ke Lapas Wanita Malang, yakni Een Ambarsari, Asiana Irianti, dan Diana Yanti.

Diinformasikan lebih lanjut oleh Febri, para terpidana tersebut dieksekusi setelah pengadilan menjatuhkan putusan hingga berkekuatan hukum tetap.

KPK memperingatkan agar proses hukum yang dilakukan terhadap sejumlah pejabat di Kota atau Kabupaten Malang serta Kota Batu dan daerah lainnya dapat menjadi pelajaran bagi para Kepala Daerah dan anggota DPRD yang bertugas saat ini ataupun yang telah terpilih dalam Pemilu 2019 ini agar melakukan penyelenggaraan pemerintahan daerah secara bersih dan berintegritas.

Ditegaskan oleh Febri, bahwa permintaan uang pelicin, ketok palu atau apapun namanya serta pemberian uang oleh Kepala Daerah, kesemuanya bisa diproses hukum dikarenakan melanggar ketentuan UU Tindak Pidana Korupsi. (khr)

Truk Gandeng Terguling: 1 Tewas di Lokasi, 1 Luka Berat



RADARMETROPOLIS: Tuban – Truk gandeng di jalur Pantura Tuban, tepatnya di jalan Tuban-Semarang KM 27-28, Desa Sobontoro, Kecamatan Tambakboyo, Kabupaten Tuban terguling, Jumat (24/5/2019). Akibat kecelakaan ini satu korban tewas di lokasi kejadian perkara dan satu korban mengalami luka parah lantaran tertimpa muatan kendaraan itu.

Kedua orang warga yang menjadi korban dalam kecelakaan tersebut saat kejadian sedang berjalan kaki di sekitar lokasi terjadinya peristiwa.

Kecelakaan tunggal itu terjadi dikarenakan si pengemudi tidak mampu menguasai kendaraaannya ketika akan menyalip.

Kendaraan truk gandeng nomor polisi (Nopol) AG 8251 UB yang dikemudikan oleh Agung Waskito (39), warga Desa Tosaren, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri yang saat itu berjalan dari arah barat hendak mendahului kendaraan di depannya dari sebelah kiri.

“Truk gandeng itu berjalan dari barat dengan mendahului kendaraan lain dari sebelah kiri. Kemudian truk banting kanan dan gandengannya terguling ke kiri,” kata Iptu Nungki Sambodo, Kanit Laka Satlantas Polres Tuban.

Gandengan truk yang membawa muatan Katul itu terguling dan muatannya berserakan di jalan. Dua orang pejalan kaki yang kebetulan berada di sekitar lokasi kejadian dan gapura Desa Sobontoro, Kecamatan Tambakboyo terhantam gandengan truk.

“Akibat tertimpa muatan dari gandengan truk yang terguling itu satu orang pejalan kaki meninggal dunia di lokasi. Sedangkan satu korban mengalami luka berat,” tambahnya.

Identitas korban tewas diketahui bernama Setyo Wiyono (51), seorang pekerja asal Desa Mandalawangi, Kecamatan Cipatat, Bandung, Jawa Barat. Dan korban luka adalah Dadang Koswara (35), yang juga pekerja pabrik asal Desa Mandalawangi, Kecamatan Cipatat, Bandung, Jawa Barat.

Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dan telah melakukan olah TKP atas kejadian kecelakaan tersebut. “Pengemudi truk sudah kita amankan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” tegas Nungki. (yot)

Masyarakat Jatim Diminta Tak Panik, Pemprov Jamin Stok BBM dan LPG Hingga Lebaran Aman



RADARMETROPOLIS: Surabaya –  Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengimbau kepada masyarakat untuk tidak panik dan melakukan penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) maupun LPG. Dinas ESDM Jatim memastikan pasokan di Jatim selama Ramadan hingga Lebaran aman.

Kepada wartawan di kantornya, Jumat 24 Mei 2019, Kepala Dinas ESDM Provinsi Jatim, Setiajit, mengatakan meski penggunaan BBM dan LPG selama bulan puasa dan lebaran diprediksi ada kenaikan, dengan stok suplai yang dimiliki oleh Jatim saat ini masih aman dan dijamin tidak ada kelangkaan BBM maupun LPG.

Berdasarkan data yang yang terdapat pada ESDM Jatim, total suplai BBM untuk jenis premium di Jatim tersedia suplai sebanyak 223.532 kilo liter.

Untuk solar stoknya mencapai 196.924 kilo liter. Untuk biosolar ada sebanyak 8.606 kilo liter. Untuk pertamax suplainya sebanyak 201.912 kilo liter. Untuk pertamax turbo sebanyak 4.776 kilo liter. Sedangkan untuk suplai BBM jenis dex sebesar 5.914 kilo liter.

Meski penggunaan BBM dan LPG selama bulan puasa dan lebaran diprediksi ada kenaikan sebesar 10-15 persen, dengan stok suplai tersebut masih aman dan dijamin tidak ada kelangkaan BBM.

Begitu juga dengan suplai LPG. Berdasarkan data ESDM Jatim, saat ini untuk suplai LPG ada sebesar 119.200 matric ton dengan penyaluran per hari 3.820 hingga 4.340 matric ton.

Setiajit pun menegaskan bahwa untuk ketersediaan BBM di Jawa Timur di bulan puasa hingga lebaran sudah terkendali. Dari data ketersedian suplai BBM tersebut sudah termasuk antisipasi kenaikan kebutuhan rata-rata masyarakat Jatim. (sr)

Kamis, 23 Mei 2019

Sidak di Pasar Wonokromo, Komisi VI DPR: Barang Ada, Pembeli Sepi



RADARMETROPOLIS: Sidoarjo – Rombongan Komisi VI DPR melihat adanya penurunan daya beli masyarakat di Pasar Wonokromo Surabaya. Padahal harga kebutuhan pokok yang dijual di pasar normal, bahkan bahkan ada yang cenderung turun.  

Dalam rangkaian kegiatan kunjungan kerja spesifik ke gudang Perum Bulog Sub Divre Surabaya Utara di Buduran, Kamis (23/5/2019) rombongan yang dipimpin Azam Azman Natawijana menyempatkan mengadakan sidak ke Pasar Wonokromo Surabaya. 

Hasil sidak ditemukan data bahwa semua ketersediaan barang di pasar maupun gudang Bulog masih aman. Harga kebutuhan pokok di pasar juga tergolong normal. Tidak dijumpai kenaikan harga pokok dan ada yang harganya cenderung turun. Tetapi yang mengalami penurunan justru daya beli masyarakat.

“Pasokan barang ada, hanya yang beli di pasar sepi,” kata Azam Azman.

Menurut Azam pada tahun ini pembeli lebih sepi dibanding tahun lalu.

Terkait situasi sepinya pembeli tersebut, Azam menyatakan hal itu harus menjadi tanggungjawab pemerintah. Mengapa di pasaran pembeli sepi? Padahal semua barang kebutuhan tersedia dan tidak ada yang langka di pasaran.

Sementara itu dari Bulog diinformasikan bahwa ketersedian barang kebutuhan pokok sampai akhir tahun aman. Hal ini disampaikan oleh Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Perum Bulog, Tri Wahyudi Saleh.

“Untuk ketersediaan beras masih ada sebanyak 624.683 ton, gula 1.009 ton, jagung pakan 86.948 ton, minyak goreng 49.729 liter, dan terigu tersedia sekitar 9.931 kilogram,” ungkap Tri Wahyudi. (rik)

Rabu, 22 Mei 2019

Polisi Sita Mobil Ambulans Berlogo Partai Berisi Batu dan Amplop Beruang di Area Aksi 22 Mei



RADARMETROPOLIS: Jakarta – Kepolisian Republik Indonesia mengamankan ambulans berlogo partai politik saat berlangsung demo 22 Mei 2019 di Bawaslu RI yang berakhir rusuh. Di dalam mobil untuk menolong orang sakit itu ternyata berisikan batu dan amplop berisi uang.

“Ada satu ambulans penuh dengan batu dan alat-alat. Dan ada juga amplop dan uangnya,” kata Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Mohammad Iqbal, Rabu (22/5/2019).

Terdapat logo politik di ambulans tersebut, tetapi Iqbal tak mengungkapkan namanya. Saat ini mobil ambulans beserta isinya sudah disita. Pelaku yang membawa ambulans tersebut juga berhasil diamankan.

Saat ini mereka ditahan di Polda Metro Jaya untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. “Masih kita dalami di Polda Metro Jaya,” tuturnya.

Masing-masing massa memegang amplop dan uangnya sudah disita.

Sebelumnya Polri menginformasikan telah menangkap 62 orang pasca kerusuhan demo di sekitar kantor Bawaslu. Mereka diduga sebagai provokator kerusuhan yang berasal dari luar Jakarta. (khr)

Aksi 22 Mei: Moeldoko Nyatakan Aparat Tangkap 3 Orang Anggota Kelompok Pengacau



RADARMETROPOLIS: Jakarta  – Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Moeldoko menyebut adanya peran kelompok di luar teroris dan kelompok politik yang memperkeruh suasana. Kelompok ini tidak ingin melihat Indonesia damai. Mereka mendompleng peristiwa politik pengumuman hasil Pemilihan Umum 2019, pada Selasa (21/5/2019) dini hari.

Untuk memasukkan agendanya kelompok tersebut mencoba memanfaatkan momen politik saat ini. “Mereka bertindak sistematis, membuat suasana menjadi keruh,” kata Moeldoko, kepada wartawan di Kantor Staf Presiden, Bina Graha, Jakarta, Rabu (22/5/2019).

Diinformasikan lebih lanjut, Kepolisian sudah menangkap tiga orang yang disinyalir anggota kelompok perusuh tersebut. Yakni Azyumardi (pencari senjata), Kurniawan (penjual senjata), dan Ridwansah (eksekutor).

Mereka ditangkap karena aktivitasnya dalam jual beli senjata. “Mereka berencana menyerang pejabat yang sudah didaftar,” kata Moeldoko. Saat ini mereka mulai menyasar asrama Brimob juga anggota Kepolisian.

Moeldoko menyebut terjadi peningkatan eskalasi di lapangan. Sementara proses politik sudah selesai dengan komitmen pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 02 yang menempuh jalur hukum ke Mahkamah Konstitusi.”Ini sudah clear,” kata mantan Panglima TNI periode 2013 – 2015.

Untuk mengantisipasi kemungkinan yang tidak diinginkan terjadi, hari ini aparat keamanan akan ditambah. TNI juga akan ditugaskan membantu di lapangan. Moeldoko berharap masyarakat tetap tenang dan tidak ikut terpancing. “Hindari kerumunan,” tegasnya. (khr)

Pemkot: Kericuhan 22 Mei Tak Rembet Surabaya, Masyarakat DimintaTak Takut Aktivitas



RADARMETROPOLIS: Surabaya – Pemkot memastikan kondisi Surabaya saat ini sangat kondusif. Semua aktivitas berjalan normal. Konflik yang tengah terjadi di Jakarta kecil kemungkinan merembet ke Surabaya. Untuk itu nmasyarat Surabaya diminta tidak takut menjalankan aktivitas.

“Surabaya semua normal ya. Normal-normal saja. Semua kondusif. Di kantor-kantor pemerintahan juga tidak ada pengamanan yang gimana. Semua aktivitas berjalan normal,” ujar Kabag Humas Pemkot Surabaya, M. Fikser, Rabu (22/5/2019).

Fikser pun menyatakan Pemkot Surabaya berharap kondisi yang ada pada saat ini terus berlanjut dan masyarakat Surabaya tidak terpengaruh konflik yang tengah terjadi di Jakarta.

Menurutnya, kultur masyarakat Surabaya terbuka. Semua masalah diselesaikan dengan musyawarah, bukan dengan konflik.

“Tidak ada dalam catatan sejarah Surabaya ini konflik horizontal. Kecuali yang melawan penjajah dulu itu ya,” tegasnya.

Fikser lebih jauh meminta agar masyarakat Surabaya tidak takut dalam beraktivitas. Karena keadaan di Surabaya semua normal. Demikian juga aktivitas di kantor-kantor pemerintahan di Surabaya.

 “Orang Surabaya ini saling menghargai. Aman dan kondusif di Surabaya. Keterbukaan masyarakat Surabaya ini yang menjadi kekuatan kondusivitas di Surabaya,” ujar Fikser. (sr)

Senin, 20 Mei 2019

BEM dan OKP se Jatim Dukung TNI-Polri Jaga Kondusivitas Pasca Pilpres 2019



RADARMETROPOLIS: Surabaya – Badan Eksekutif Mahasiswa Jatim mendukung apapun langkah yang ditempuh oleh TNI-Polri dalam menjaga kondusivitas pasca Pemilu 2019. Hal ini disampaikan oleh Perwakilan BEM Jatim dari Unair dalam acara buka puasa bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) se-Jatim, Minggu (19/5/2019) yang diselenggarakan oleh Polda Jatim.

Acara tersebut dihadiri Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI R Wisnu Prasetja Boedi, PJU Polda Jatim serta anak yatim piatu dari Panti Asuhan Yayasan Bani Yakub Surabaya.

Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan mengatakan buka bersama ini guna untuk mempererat tali silaturahim dalam suasana bulan suci Ramadan.

Luki lebih lanjut menyatakan bahwa Forkopimda Jatim mengapresiasi peran serta BEM, OKP, dan masyarakat Jatim yang telah membantu TNI/Polri dalam mensukseskan pesta demokrasi 2019.

Terkait beredarnya info pengerahan massa atau people power dari Jatim ke Jakarta di media sosial Kapolda mengimbau agar massa di Jatim tak perlu ikut dalam gelombang massa yang protes terhadap hasil pemilu 2019 di KPU Pusat. Sebab, segala bentuk protes yang disampaikan berbagai pihak yang merasa tak berkenan dengan proses dan hasil ketetapan KPU Jatim, sudah mendapat ruang dan telah diserap oleh pihak Bawaslu Jatim.

Pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada tokoh agama di Jatim yang telah memberi dukungan moril kepada TNI/Polri, sehingga pihaknya tetap yakin dan bersemangat dalam menjaga kondusivitas negeri.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyampaikan dengan aktifnya BEM dan OKP Jatim akan membangun strong leadership di jiwa para pemuda yang dapat memberikan masukan kepada pemerintah.

“Kita harus terus tetap yakin, karena kita tidak tahu bahwa di sini ada calon presiden, calon menteri, calon pemimpin yang akan memimpin bangsa ini dimasa mendatang,” harap Gubernur perempuan pertama di Jatim itu.

Ia mengaku senang bisa hadir di acara buka puasa di Polda Jatim. Ia pun berharap kegiatan tersebut bisa membangun kepercayaan diantara semua elemen. Bahkan lebih dari itu Khofifah menegaskan dirinya akan menjadi bagian dari proses BEM dan OKP menuju hal yang lebih baik lagi.

Hal yang sama disampaikan Wagub Jatim, Emil Elestianto Dardak. Ia meyakini dengan berkumpulnya para pemuda pembangunan bangsa pasti bisa terwujud. Semua Forkopimda melihat para pemuda telah menjalankan perannya yang sangat penting di era milenial.

“Kami berharap dengan suksesnya pembangunan negeri, para pemuda Jatim tidak hanya menjadi penonton saja, namun menjadi pelaku dalam mensukseskan pembangunan negeri. Mari kita satukan langkah demi kesejahteraan masyarakat Jatim di semua bidang,”kata Emil.

Perwakilan BEM dari Unair, Agung juga mengucapkan terimakasih karena telah diberikan wadah yang dapat menyatukan dalam satu forum untuk bersama-sama menciptakan gagasan demi suksesnya pembangunan bangsa.

Agung menjelaskan bahwa pihaknya dalam hal ini mahasiswa akan selalu kritis atas apapun yang terjadi di negeri ini. Pihaknya akan berpihak kepada persatuan dan kesatuan.

“Siapapun yang menang dan kalah, kami akan menguliti habis gagasan mereka, sehingga kami mengetahui betul siapa yang seharusnya layak menjadi pemenang sesungguhnya,” ujarnya.

Menurut Agung, nalar publik harus diperbaiki karena realitas dan kenyataan sudah dikaburkan oleh berita hoaks. “Kami dari mahasiswa Jatim mendukung penuh TNI/Polri dalam menjaga kondusivitas Jatim,” katanya.

“Kami juga mengapresiasi kinerja Polri dalam mengamankan Pemilu 2019 yang dapat berjalan dengan aman dan kondusif. Kami berkomitmen dengan Polri untuk terus mewujudkan Jatim yang lebih maju,” tegasnya. (sr)

Ditengarai Terkait Aksi 22 Mei, 26 Penumpang Bus Lorena Tujuan Jakarta Diamankan



RADARMETROPOLIS: Banyuwangi – Operasi gabungan TNI/ Polri di Pelabuhan ASDP Ketapang, Banyuwangi mengamankan dua puluh enam penumpang Bus Lorena jurusan Denpasar-Jakarta. Mereka tidak bisa menunjukkan kelengkapan dokumen identitas dan ditengarai terkait dengan aksi 22 Mei. Untuk proses lebih lanjut, mereka dibawa ke Mapolres Banyuwangi.

“Tadi kita tanya, ada yang bilang kerja bangunan, ada yang jawab kerja di laut. Malah ada yang berkata tidak tahu. Keterangannya gak jelas,” terang Kapolres Banyuwangi, AKBP Taufik Herdiansyah Zeinardi, saat memimpin operasi, Senin (20/5/2019).

Lantaran dokumen dan keterangannya mencurigakan, Taufik akhirnya memerintahkan dua puluh enam penumpang Lorena itu naik lagi ke atas bus untuk dibawa menuju mapolres dengan dikawal aparat bersenjata.

Mereka akan diperiksa secara lebih intensif dulu. Dari hasil pemeriksaan ini nantinya akan diputuskan bahwa apakah diperbolehkan melanjutkan perjalanan atau kembali ke Bali.

Hingga tengah malam, Bus Lorena yang mengangkut 26 penumpang rombongan asal NTT masih terparkir di Mapolres Banyuwangi.

Pada awalnya operasi tersebut dilakukan dengan memeriksa mobil travel yang baru keluar kapal dari Pelabuhan ASDP Gilimanuk Jembrana, Bali. Tak hanya identitas penumpang yang diperiksa, barang bawaannya pun digeledah. (nis)

Minggu, 19 Mei 2019

Prajurit Korps Marinir Kembali Surabaya Usai Laksanakan Latihan Perang



RADARMETROPOLIS: Surabaya  – Prajurit Korps Marinir TNI AL dan puluhan Tank Amfibi dari berbagai jenis melaksanakan re embarkasi ke Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) yang berada di perairan pantai Banongan, Asembagus, Situbondo, Minggu (19/05/2019). Hal ini dilakukan setelah selesai melaksanakan latihan perang.

Kegiatan yang disaksikan langsung Pangkoarmada II Laksda TNI Mintoro Yulianto, S.Sos, M.Si itu untuk melihat secara langsung proses re embarkasi personel maupun material ke KRI.

Prajurit dan kendaraan tempur Korps Marinir tersebut melaksanakan re embarkasi ke KRI Makassar-590, KRI Teluk Banten-516, dan KRI Teluk Cendrawasih-533. KRI Makassar lego jangkar di perairan Banongan, sedangkan KRI Teluk Banten dan KRI Teluk Cendrawasih melaksanakan beaching di pantai Banongan.

Dalam kegiatan tersebut Pangkoarmada II didampingi Dansatfib Koarmada II Kolonel Laut (P) Dede Burhanuddin, Asops Danpasmar 2 Kolonel Marinir Edi Prayitno, Danbrigif 2 Mar Kolonel Marinir Agus Gunawan Wibisono, Danmenkav 2 Mar Kolonel Marinir Arif Handono, Danmenbanpur 2 Mar Kolonel Marinir Citro Subono, Asrena Danpasmar 2 Kolonel Marinir Kakung Priyambodo, Danlanal Banyuwangi Letkol Laut (P) Yulius Azz Zaenal, SH, MM, M.Tr.Hanla, Asintel Danpasmar 2 Letkol Mar Samson Sitohang, dan Pasintel Brigif 2 Mar Letkol Mar Beni Rahim tersebut

Dalam kesempatan tersebut Pangkoarmada II Laksda TNI Mintoro Yulianto, S. Sos, M. Si menyampaikan bahwa Latopsfib yang telah dilaksanakan merupakan upaya meningkatkan kemampuan profesionalisme personel, organisasi, dan alutsista dalam operasi amfibi agar siap menghadapi dan melaksanakan tugas pokok. Disamping itu juga untuk menguji profesionalisme prajurit TNI AL khususnya prajurit Pasmar 2 Korps Marinir maupun Koarmada II dalam melaksanakan Operasi Amfibi. (rcr)

Antisipasi Dampak Negatif Aksi 22 Mei, Polda Jatim Sweeping Masyarakat Tujuan Jakarta



RADARMETROPOLIS: Surabaya – Sejumlah kelompok massa menyatakan akan mengadakan unjuk rasa di Jakarta menyikapi pengumuman hasil Pemilihan Presiden 22 Mei 2019, termasuk warga Jawa Timur. Untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, jajaran Polda Jatim melakukan sweeping kepada masyarakat yang akan berangkat ke Jakarta. Orang dan barang menjadi obyek dalam kegiatan sweeping yang dilakukan di sejumlah tempat tersebut.

Sweeping tersebut diantaranya dilakukan terhadap masyarakat yang akan berangkat ke Jakarta melalui bus di Terminal Bus Purabaya Bungurasih. Kegiatan ini dimulai sejak kemarin sore pukul 18.00 wib sampai tanggal 21 Mei.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombespol Frans Barung Mangera, mengatakan jumlah personel yang dikerahkan dalam operasi tersebut adalah 56 personel yang berasal dari Polda Jatim, Polresta Sidoarjo, Kodim Sidoarjo, dan Dishub Purabaya. Selain itu juga ada dari Satbrimobda Polda Jatim.

“Sebanyak dua belas personel dari Satbrimobda Jatim dan empat personel dari Dishub Purabaya dengan jumlah total 56 personel,” ujar Kabid Humas, Minggu (19/5/2019).

Sedangkan dari Polresta Sidoarjo sebanyak sepuluh personel. Dari Kodim Sidoarjo sepuluh personel.

Barung menginformasikan lebih lanjut bahwa sasaran dalam sweeping tersebut adalah pemeriksaan orang dan barang.

Kapolresta Sidoarjo mendapat tanggung jawab mengendalikan secara langsung kegiatan di atas dengan didampingi oleh Dansat Brimobda Jatim dan Dirnarkoba Polda Jatim.

“Saat ini pelaksanaan masih berjalan dan hal ini lakukan dalam waktu 1 x 24 jam dengan sistem dua plug, sementara situasi aman terkendali,” kata Barung. (rcr)

Jaga Gresik Tetap Kondusif, Satlantas Polres Gresik Intensifkan Patroli Sahur



RADARMETROPOLIS: Gresik – Untuk menjaga kondisi di wilayah hukum Polres Gresik tetap kondusif, Satlantas terus mengintensifkan patroli sahur. Selain untuk menjaga cipta kondisi, kegiatan tersebut sekaligus dimaksudkan juga untuk membangunkan warga yang hendak makan sahur.

Kegiatan patroli sahur itu melibatkan seluruh anggota Satlantas. Sedangkan sasaran yang dituju adalah para pengguna jalan maupun masyarakat yang masih menjalankan aktivitas di malam hari.

“Bagi-bagi makan sahur ini sudah tiga kali kami lakukan dan akan terus berlanjut hingga menjelang malam takbiran,” kata Kasatlantas Polres Gresik, AKP Wikha Ardilestanto, Minggu (19/5/2019).

Diinformasikan lebih lanjut oleh Wikha, jalur patroli sahur tersebut nantinya akan berpindah-pindah. Tidak hanya di dalam kota melainkan juga di area perumahan maupun area publik.

“Saat ini berlangsung di jalan utama Jalan Veteran Gresik. Tepatnya, di depan Stadion Gelora Joko Samudro. Untuk selanjutnya kegiatan patroli lokasinya disesuaikan agar merata,” tambahnya.

Pengendara roda dua maupun empat yang melintas di jalur patrol diberhentikan oleh petugas untuk diberi nasi kotak dan air mineral buat makan sahur sebelum melanjutkan perjalanan. Tetapi warga ada yang salah kira. Mereka mengira sedang ada razia kelengkapan mengemudi. (sri)

Siaga Satu Aksi 22 Mei: Polisi Gresik Swepping Massa ke Jakarta



RADARMETROPOLIS: Gresik – Tim gabungan dari Polres Gresik, Kodim 0817, dan Subdenpom TNI melakukan sweeping terhadap masyarakat yang mengadakan perjalanan ke Jakarta. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka pelaksanaan Siaga Satu dan penyekatan massa menghadapi aksi 22 Mei 2019. Selain itu dimaksudkan juga untuk Cipta Kondisi  di wilayah hukum Polres Gresik.

Kegiatan tersebut dilakukan di daerah perbatasan Gresik-Surabaya, tepatnya di Jalan Veteran di jalur yang menuju ke arah Surabaya.

Kapolres Gresik, AKBP Wahyu S Bintoro, mengatakan bahwa swepping tersebut dilakukan dalam rangka pelaksanaan siaga satu sekaligus melaksanakan kegiatan cipta kondisi di wilayah hukum Polres Gresik serta penyekatan massa yang mau ke Jakarta.

“Kami membagi dua. Pertama, patroli skala besar. Dan kedua, operasi cipta kondisi dengan sasaran membawa bahan peledak, senjata tajam, miras, dan narkoba,” katanya, Minggu (19/5/2019).

Satu-persatu pengemudi roda empat maupun lebih diperiksa kelengkapan surat-surat maupun isi atau muatan kendaraannya diperiksa oleh petugas dari tim gabungan tersebut.

Tetapi, petugas tidak menemukan hal-hal yang mencurigakan terhadap massa yang hendak ke Jakarta maupun barang yang dibawanya.

Diinformasikan oleh Wahyu, selama berlangsungnya kegiatan sweeping tersebut keadaan aman dan kondusif.

Jajaran aparat Kepolisan Polres Gresik sebelumnya juga melakukan hal yang sama di tempat yang berbeda. Yakni, melaksanakan kegiatan patroli skala besar maupun pemeriksaan kendaraan roda empat.

Semua kendaraan roda empat maupun lebih maupun mobil barang yang masuk dan keluar Kota Gresik maupun diperiksa secara cermat oleh petugas. Namun, hingga saat ini petugas belum menemukan massa yang hendak ke Jakarta terkait dengan aksi 22 Mei. (sri)

Jumat, 17 Mei 2019

Persiapan Hadapi Mudik Lebaran, Dishub Jatim Cek Kelayakan Bus di Terminal Mojokerto



RADARMETROPOLIS: Mojokerto - Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur melakukan pemeriksaan kelayakan terhadap puluhan bus Antar Kota Dalam Provinsi dan Antar Kota Antar Provinsi di Terminal Kertajaya Kota Mojokerto. Uji kelayakan ini dilakukan dalam rangka mempersiapkan keamanan angkutan mudik lebaran.

Pengecekan tersebut diutamakan terhadap kondisi fisik kendaraan, seperti misalnya hand rem, wiper, kelakson, dan ban hingga alat keamanan kebakaran.

Untuk itu satu persatu bus yang melintas di jalan raya bypas Mojokerto dan mengambil penumpang di Terminal Kertajaya Kota Mojokerto harus melewati cek fisik kendaraaan.

Dari puluhan kendaraan yang dilakukan pengecekan ditemukan ada satu armada yang tidak layak jalan. Karena kondisi bannya tipis dan mengelupas.

Yoyok Krisyanto, Kasi Pengendalian Dan Ops Dishub Jatim, mengatakan dengan ditemukan kondisi kendaraan seperti itu, pihaknya terpaksa menindak dan menghentikan bus tersebut serta harus mengganti ban baru. Karena dengan kondisi seperti itu bisa membahayakan nyawa penumpang dan mengakibatkan kecelakaan.

Meski dalam uji kelayakan tersebut hanya satu armada bus yang ditemukan tidak layak jalan, Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur, akan terus melakukan pengecekan terhadap kendaraan bus secara rutin hingga memasuki arus mudik lebaran nanti. (sr)

Kamis, 16 Mei 2019

Mayat Wanita di Pasar Besar: Pelaku Memutilasi Atas Permintaan Korban



RADARMETROPOLIS: Malang – Polres Malang Kota terus mendalami pengakuan Sugeng, pelaku mutilasi seorang wanita di Lantai II Pasar Besar Malang. Sugeng mengaku memutilasi mayat atas dasar permintaan korban sendiri. Ia pun memotong jasad wanita itu menjadi enam bagian dan dibuang dengan cara terpisah di lokasi.

Dari hasil penyidikan sementara dapat diketahui bahwa antara pelaku dan korban ternyata baru berkenalan pada Sabtu (11/5/2019) pagi di depan Klenteng Eng An Kiong, Jalan Martadinata, Kota Malang.

“Pada saat itu, si korban menceritakan keluhannya sakit di bagian kemaluan,” kata AKBP Asfuri, Kapolres Malang Kota, Rabu (15/5/2019).

Pada hari itu juga, pukul 07.00 WIB, kedua orang tersebut selanjutnya berjalan menuju Pasar Besar. Pada pukul 17.00 WIB korban meninggal di lokasi, karena korban memang dalam kondisi sakit.

Sugeng mengaku sempat bertanya kepada yang bersangkutan tentang namanya. Tetapi tak diberi tahu.

“Pelaku mengaku menanyakan namanya, tapi tidak dijawab. Hanya mengaku wanita itu dari Maluku dan sendirian di Malang,” terang Asfuri.

Berdasarkan pengakuan pelaku dalam penyidikan, sebelum meninggal korban berpesan bahwa kalau dirinya tak bernyawa agar tubuhnya dipotong-potong.

Meski mendapat pengakuan seperti itu, polisi masih terus melakukan penyidikan. Bahkan, untuk mengungkap kasus secara lebih mendalam polisi juga akan mendatangkan ahli kejiwaan untuk melihat kondisi pelaku.

Selain itu, Inafis Polres Malang Kota juga terus melakukan otopsi untuk mengungkap penyebab kematian korban. (de)

Tanggapi Penolakan Prabowo, Jokowi Pasrahkan Hasil Pilpres 2019 pada KPU


RADARMETROPOLIS: Jakarta – Joko Widodo memasrahkan hasil Pemilihan Presiden 2019 kepada Komisi Pemilihan Umum. Sebab berdasarkan Undang-Undang, KPU merupakan satu-satunya lembaga yang mempunyai kewenangan untuk melakukan rekapitulasi dan mengumumkan hasil Pemilu.

Pernyataan tersebut dikemukakan Jokowi menanggapi pertanyaan wartawan yang meminta pendapatnya soal penolakan hasil Pemilu oleh kubu Prabowo.

“Itu kita serahkan semua ke KPU. Karena yang punya kewenangan adalah KPU,” kata Jokowi di kediaman Ketua DPD RI di Kuningan, Jakarta, Rabu (15/5/2019).

Sebagai peserta Pemilihan Presiden 2019 ia tunduk dan mengikuti keseluruhan mekanisme serta aturan-yang telah ditetapkan oleh konstitusi.

Jika nantinya terdapat keberatan-keberatan dengan hasil yang diumumkan oleh KPU pada 22 Mei 2019, konstitusi juga telah menyediakan jalur dan proses penyelesaian. Yakni ditempuh melalui Mahkamah Konstitusi atau MK.

 “Negara kita ini aturan mainnya jelas, konstitusinya jelas, undang-undangnya jelas, aturannya jelas. Ya diikuti,” kata Presiden.


Berdasarkan Undang-Undang, MK merupakan lembaga yang berwenang untuk memutus perselisihan tentang hasil Pemilihan Umum. (khr)

Rabu, 15 Mei 2019

Bupati Ponorogo Terbitkan Instruksi Larang Terbangkan Balon Udara



RADARMETROPOLIS: Ponorogo – Pemkab Ponorogo melarang masyarakat menerbangkan balon udara. Larangan yang tertuang dalam Instruksi Bupati Ponorogo 3/2019 tentang Petunjuk Kegiatan untuk Menghormati Bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1440 H/2019 dibuat berdasarkan pertimbangan pengalaman yang terjadi pada tahun sebelumnya.

“Ada sanksi tegas untuk mereka yang melanggar dua larangan tersebut. Karena sudah ada buktinya kalau itu membahayakan,” kata Kasatpol PP Kabupaten Ponorogo, Supriyadi, (15/5/2019).

Dipaparkan Supriyadi, Ponorogo sebelumnya telah mendapat atensi dari otoritas penerbangan. Meliputi Lanud Iswahjudi hingga Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub.

“Tahun lalu, Ditjen perhubungan sampai menyebut ada lebih dari seratus laporan dari pilot domestik maupun internasional mengenai balon udara yang mencapai jalur penerbangan,” ujar Supriyadi.

Dijelaskan lebih lanjut, bahwa karena menerbangkan balon udara adalah sudah menjadi tradisi saat Idul Fitri di Ponorogo, maka atas dasar itulah mengapa berbagai institusi tersebut menekankan atensinya tentang gangguan penerbangan balon udara itu kepada Ponorogo.

Pihaknya akan memantau ketat larangan itu bersama Polri dan TNI. Ancaman pidana bagi orang yang menerbangkan balon bisa dipenjara hingga tiga tahun dan atau denda maksimal Rp 1 miliar.

“Balon udara masuk dalam kategori halangan yang membahayakan keselamatan penerbangan,” katanya.

Selain balon udara, petasan juga dilarang. Baik dalam hal memproduksi, berjualan, hingga menyimpan dan menyalakan petasan. Menurut Supriyadi, berbagai bentuk larangan itu tujuannya juga demi keselamatan bersama.

“Ada yang menjadi korban ledakan petasan, hutan terbakar, dan gangguan jaringan aliran listrik menjadi bukti jika balon udara dan petasan itu membahayakan,” tegas Supriyadi. (gun)