Kapolda Nico Apresiasi Irjen Fadil dan Lanjutkan Program

Irjen Pol Dr. Nico Afinta menyatakan akan melanjutkan program Kapolda Jatim sebelum dirinya, Irjen Pol Dr. M. Fadil Imran. Menurut Kapolda Jatim baru kelahiran Surabaya itu, banyak program hebat yang telah digagas pendahulunya tersebut.

SMP Surabaya Lakukan Persiapan, Desember Tatap Muka

Sekolah dengan pembelajaran tatap muka untuk jenjang SMP di Kota Surabaya akan dimulai pada awal Desember mendatang. Berbeda dengan rencana-rencana sebelumnya, pada kali ini telah diikuti dengan persiapan. Pertanda bukan sekadar wacana?

Wakapolda Pimpin Pengamanan Pilkada Serentak Jatim

Pengamanan Pilkada Serentak Jatim 2020 dipimpin oleh Wakapolda Jatim, Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo. Hal ini disampaikan oleh Kapolda Jatim Irjen Pol Mohammad Fadil Imran dalam audiensi dengan KPU Jatim, Senin (06/7/2020).

Positif Covid Jatim Naik, Polda Operasi Yustisi

Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur akan melakukan operasi yustisi dengan sasaran tertentu untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Hal ini dilakukan karena Jatim mengalami kenaikan jumlah positif Covid-19.

Waspada, Penipuan Modus Bukti Transfer Editan

Polrestabes Surabaya membongkar penipuan dengan modus bukti transfer editan. Pengusaha sembako asal Pondok Maritim Surabaya, Agus, menjadi korbannya. Barang yang dipesan pelaku telah dikirimkan, tetapi saldo tidak bertambah. Korban menderita kerugian sebesar Rp 154 juta..

Polrestabes Surabaya Deklarasi Tolak Anarkisme

Polrestabes Surabaya menggelar deklarasi damai dan pernyataan sikap menolak aksi anarkisme yang terjadi dalam unjuk rasa, Jumat (16/10/2020) malam. Deklarasi yang diselenggarakan di gedung Graha Bhara Daksa Mapolrestabes Surabaya itu mendapat dukungan dari berbagai elemen masyarakat.

Khofifah Bentuk Biro Khusus, Jatim Raih Award Lagi

Pemerintah Provinsi Jawa Timur menerima penghargaan Indonesia Government Procurement Awards 2020 kategori Pusat Keunggulan Pengadaan dari LKPP. Penghargaan yang baru pertama kali diraih oleh Jatim ini berkat program biro khusus yang digagas Khofifah.

Selasa, 01 Desember 2020

Jatim Alami Kenaikan Positif Covid: Putus Rantai Penyebararan, Polda Lakukan Operasi Yustisi Sasaran Tertentu


 

RADARMETROPOLIS: Jombang – Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur akan melakukan operasi yustisi dengan sasaran tertentu untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Hal ini dilakukan karena Jatim mengalami kenaikan jumlah positif Covid-19.

“Kami sudah melakukan kordinasi dengan Pangdam dan Gubernur Jatim terkait itu (kenaikan Covid-19). Kami akan melakukan operasi yustisi dengan sasaran tertentu. Khususnya daerah-daerah yang jumlah positif Covid mengalami peningkatan,” kata Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta, saat mengunjungi PPBU (Pondok Pesantren Bahrul Ulum) Tambakberas Jombang, Senin (30/11/2020) bersama Pangdam/V Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto.

Kapolda lebih lanjut menjelaskan bahwa operasi tersebut bisa dilakukan bersama dengan tim dari Satgas Covid-19 Pemda masing-masing.

“Operasi yustisi yang kita gelar dengan sasaran tertentu. Yakni, kami sasarkan tempat-tempat yang masih menjadi pengumpulan massa,” ujar Nico Afinta.

Dalam kunjungannya ke PPBU Tambakberas Jombang, Kapolda Jatim dan Pangdam/V Brawijaya juga menyempatkan berziarah ke makam pendiri NU yang juga pahlawan nasional, KH Wahab Chasbullah.

Dalam kunjungan tersebut seluruh anggota rombongan mengenakan masker. Sebelum memasuki gerbang makam, seluruh rombongan juga mencuci tangan menggunakan sabun di tempat yang sudah disediakan. Kemudian petugas dari PPBU melakukan pengecekan suhu tubuh seluruh rombongan. Terakhir, Kapolda dan Pangdam melakukan tabur bunga dan doa bersama di makam pahlawan nasional itu.

Dalam kunjungan tersebut rombongan Kapolda dan Pangdam disambut Ketua Yayasan Bahrul Ulum KH Wafiyul Ahdi (Gus Wafi), kemudian KH Hasib Wahab, serta Gus Aam atau Sholahul Am Notobuwono. (fur)

Senin, 30 November 2020

Dua Pencurian Motor di Wilayah Polsek Sawahan: 1 Kasus Tinggal Tangkap Pelaku, 1 Kasus Dapat Sketsa Wajah



RADARMETROPOLIS: Surabaya – Tim reserse Polsek Sawahan sudah berhasil mengidenifikasi pelaku pencurian empat motor dalam sejam di rumah kos. Mereka hanya tinggal menunggu waktu untuk melakukan penangkapan. Sedangkan untuk kasus pencurian motor yang terjadi Hotel Oyo, mereka mengaku sudah mendapat sketsa wajah pelaku.

Diinformasikan oleh Kanitreskrim Polsek Sawahan, Iptu Rustitanto, bahwa dari dua kasus menonjol itu ada satu kasus yang sudah mendapat titik terang. Identitas pelaku sudah berhasil dikantongi. Saat ini tercatat sudah empat orang yang diperiksa. Dua orang diperiksa sebagai saksi kejadian dan dua orang lainnya sebagai saksi korban.

“Sudah teridentifikasi. Tunggu waktunya penangkapan,” tegas Rustitanto, Senin (30/11/2020).

Sedangkan mengenai perkembangan penanganan pencurian motor di Hotel Oyo Minggu (29/11/2020) kemarin, Rustitanto menyatakan bahwa pihaknya masih memeriksa saksi-saksi.

Tapi Rustitanto mengaku sudah mendapatkan sketsa wajah pelaku. “Wajah sudah terungkap dan kita masih periksa,” ujarnya.

Petugas saat ini masih mencari data terkait pelaku yang sudah terungkap wajahnya itu. (rie)

Gubernur Khofifah Harap Berdirinya Kawasan Industri Halal di Jatim Jadikan Produk Makanan Halal Indonesia Tembus 10 Besar Dunia



RADARMETROPOLIS: Sidoarjo  – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, berharap berdirinya Kawasan Industri Halal  di Jatim akan menjadikan produk makanan halal di Indonesia menembus pasar konsumsi sepuluh besar dunia. Dalam hal ini termasuk memproduksi semakin banyak produk halal yang berkualitas, baik untuk pasar konsumsi dalam negeri maupun untuk melayani kebutuhan produk halal dunia.

“Jumlah penduduk muslim dunia sangat besar. Menurut Global population (2019) penduduk muslim dunia tercatat 24 persen, setara 1,9 miliar orang. Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk muslim terbanyak di dunia, saat ini tercatat 229 juta jiwa. Ini potensi sekaligus peluang yang bisa dimanfaatkan IKM dan UKM asal Jatim untuk menjadi pemain global dalam industri makanan halal,” kata Khofifah saat mengunjungi bakal lokasi Kawasan Industri Halal (KIH) Jatim di Safe N Lock Eco Industrial Park, Sidoarjo, Minggu (29/11/2020).

Khofifah menyampaikan apresiasinya atas pembangunan kawasan industri halal yang mengakomodasi IKM dan UKM yang juga mengusung konsep halal industri di Jawa Timur. Ia pun meyakini bahwa impian nyata bagi pelaku IKM dan UKM Jatim bisa segera menjadi kenyataan.

“Hadirnya Kawasan Industri Halal akan mendorong perkembangan industri produk halal di Jatim. Bagi IKM dan UKM, ini seperti mimpi jadi kenyataan karena tiba-tiba punya peluang, mereka bisa punya pabrik,” tandas Khofifah.

Kawasan Industri Halal sendiri adalah suatu area yang dikhususkan untuk produksi dan tempat penyimpanan produk halal. Dimana integritas suatu produk halal dijamin oleh kawasan melalui sistem dan prosedur halal yang ketat. Kawasan Industri Halal ini merupakan pengembangan kawasan industri di Safe N Lock berdiri di atas lahan seluas ± 410 hektar.

Luas total lahan kawasan industri halal tersebut direncanakan mencapai 148 hektar. Sebagai pengelola, PT. Makmur Berkah Amanda siap menambah luasan kawasan industri halal, terutama untuk sektor pariwisata, makanan dan minuman, kosmetik hingga kesehatan.

“KIH ini merupakan satu bentuk one stop service bagi para IKM dan UKM,” terang Khofifah.

Di tempat tersebut semua kebutuhan untuk mengembangkan usaha akan terfasilitasi.

“Mereka bisa produksi, mereka mengikuti format bagaimana sebuah produksi di kawasan industri modern, mereka mendapatkan suplai air yang cukup, listrik yang cukup, tempat pengolahan limbah, sampai pada laboratorium halal dan penerbitan sertifikat halalnya,” jelasnya.

 

 

 

Menurut Khofifah sebagai negara dengan penduduk beragama Islam terbesar di dunia Indonesia memiliki potensi luar biasa. Yakni untuk menjadi negara terdepan yang mengusung konsep halal di berbagai bidang industri.

Hal itu juga didukung dengan potensi Jawa Timur yang memiliki sekitar 6.826 pondok pesantren dan bertahap sedang dikembangkan program One Pesantren One Product (OPOP). Hal ini membuktikan bahwa pasar dunia masih terbuka lebar untuk Indonesia dan Jawa Timur.

Untuk itu sangatlah tepat bila di Jawa Timur dengan masyarakatnya yang religius didirikan Kawasan Industri Halal.

“Saya ingin menyampaikan bahwa market luar negeri itu tercatat 24 persen populasi muslim dunia setara dengan 1,9 miliar penduduk dunia. Sementara Indonesia adalah penduduk Islam terbesar di dunia tapi saat ini kita importir produk halal terbesar di dunia setara dengan US$ 167,9 Billion. Sementara kita punya kemampuan, yang kalau didorong apalagi diberi ruang, maka pelaku UKM dan IKM akan bisa mewujudkan mimpinya menembus pasar internasional yang saat ini tertinggi eksportir produk halal terbesar di dunia adalah Brazil setara dengan US$ 5,2 Billion,” paparnya.

Untuk itu Khofifah berharap, KIH Safe N Lock Industrial Park dapat segera rampung. Sehingga dapat segera dioperasikan secara maksimal dan optimal. Pada akhirnya, pelaku IKM dan UKM segera dapat merasakan angin segar dan mengembangkan usahanya.

“Mudah-mudahan bisa segera selesai dan semuanya lancar, mudah-mudahan para pelaku IKM dan UMKM di Jawa Timur akan bisa tumbuh lebih baik lagi produknya, bisa membangun akses karena kalau di kawasan ini berarti akses ekspornya sangat mungkin di dalam satu jaringan kemudian proses sertifikasinya juga bisa tersupport,” pungkasnya.

Saat ini produk fashion halal Indonesia lebih dulu berhasil menembus persaingan pasar dunia, tepatnya dua besar dunia. (sr)

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites