Polda Jatim Tinjau Langsung Korban Gempa Sapudi

Untuk memastikan penanganan dan pelayanan korban gempa dilakukan dengan baik, Wakapolda Jatim, Brigjen Pol M Iqbal, meninjau langsung lokasi terdampak gempa bumi di Pulau Sapudi Kecamatan Gayam, Sumenep, Sabtu (13/10/2018)

Pakde Karwo: UMKM Fokus Penting Pemerintahannya

Gubernur Jawa Timur Soekarwo mengungkapkan bahwa UMKM merupakan salah satu fokus penting kepemimpinannya bersama Gus Ipul. Ini karena UMKM memiliki 3 faktor yang membuatnya bisa bertahan dalam kondisi krisis.

Jokowi Berangkatkan Kirab Santri ke Istighosah

Kirab yang dilakukan para santri merupakan implementasi perjuangan dari para santri terdahulu untuk memperjuangkan kemerdekaan NKRI dari tangan penjajah.

Kasal: Sea Power Jaga Kelangsungan Masa Depan NKRI

Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, SE, MM mengatakan bahwa sumber daya laut sebagai sumber masa depan Indonesia harus diberdayakan dengan pembangunan maritim dengan konsep sea power.

Ratusan Miliar DD Tahap III Sumenep Terancam Hangus

Dana Desa Tahap ke-3 untuk seluruh desa di Sumenep terancam hangus. Hal ini karena seluruh pemerintahan desa di kawasan paling ujung Pulau Madura itu tidak memenuhi persyaratan untuk dapat mencairkan dana ratusan miliar tersebut.

Ingin TNI Jadi Kekuatan yang “Menggetarkan”

Pada peringatan HUT TNI ke-73 ini, Danlatamal V, Laksamana Pertama Edwin, SH berharap TNI menjadi kekuatan yang menggetarkan. Dalam arti menjadi kekuatan yang memiliki daya tawar bagi negara ini. TNI yang kuat membantu negara maju.

DPRD Surabaya Kaji Pengajuan Anggaran Trem Rp 400 M

Dalam rangka merealisasikan pembangunan trem, Pemkot Surabaya mengajukan anggaran Rp 400 miliar. Hal ini dilakukan melalui Perubahan Anggaran Keuangan 2018. Namun demikian DPRD akan mengkaji urgensinya terlebih dulu, karena penggunaan anggaran adalah untuk masyarakat.

Kamis, 20 Desember 2018

Penuhi Panggilan Polda Jatim, Via Valen Kecoh Wartawan


RADARMETROPOLIS: Surabaya - Penampilan Via Vallen berhasil mengecoh wartawan. Ia mendatangi panggilan pemeriksaan yang dilakukan oleh Subdit Tipidter Kriminal Khusus Polda Jatim, pukul 12.30 wib dengan memakai kerudung hitam. Awak media akhirnya tak sempat mengabadikan kedatangan pelantun lagu Meraih Bintang tersebut.

Kanit 1 Subdit Tipidter, AKP Heru Dwi Purnomo, membenarkan bahwa Via Vallen sudah datang untuk diperiksa sebagai saksi dalam kapasitasnya sebagai pengiklan endorse kosmetik palsu.

Diterangkan lebih lanjut, pertanyaan yang diajukan kepada Via Vallen tak jauh beda dengan pertanyaan yang diajukan untuk Nella Kharisma. "Tak jauh beda dengan yang kemarin. Seputar endorse kosmetik palsu," ujarnya. (rie)

Saksi Kunci Mati, Kejati Jatim Cari Alat Bukti Lain Lanjutkan Penyidikan P2SEM


RADARMETROPOLIS: Surabaya - Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Jatim Didik Farkhan Alisyahdi memastikan penyidikan perkara Program Penanganan Sosial Ekonomi Masyarakat (P2SEM) di Jawa Timur tetap berjalan. Sebab sebelum ditemukan meninggal, dokter Bagus sudah diperiksa dan sudah di BAP. Dan keterangannya sangat signifikan. Namun demikian Didik menyatakan pihaknya masih akan mencari alat bukti lain.

"Kalau nanti kami mendapatkan alat bukti lain, kami akan tetap melanjutkan perkara ini," ujarnya, Kamis (29/12/2018).

Dengan meninggalnya dokter Bagoes tugas penyidik makin berat. Namun nanti kalau hasil PPATK signifikan, kejaksaan akan segera menindaklanjuti. "Kalau hasil PPATK signifikan, segera kami tindaklanjuti," kata Didik.

Terpidana perkara Program Penanganan Sosial Ekonomi Masyarakat (P2SEM) di Jawa Timur, dr Bagoes Soecipto, SPJP, dinyatakan meninggal dunia pada Kamis (20/12/2018) sekira pukul 06.00 WIB karena penyakit jantung.


Dr Bagoes merupakan saksi kunci dalam kasus P2SEM. Mengingat dari keterangan dr Bagoes ini terungkap bahwa aliran dana hibah tersebut masuk ke kantong sejumlah politisi. (rcr)

Polda Jatim Simpulkan Jalan Gubeng Ambles Akibat Kesalahan Teknis Siloam



RADARMETROPOLIS: Surabaya - Gelar dan olah TKP yang dilakukan tim dari Polda Jatim memastikan bahwa amblesnya jalan di Gubeng diduga akibat kesalahan teknis akibat dari pembangunan Rumah Sakit (RS) Siloam. Hal ini diungkapkan Kapolda Jatim Irjenpol, Luki Hermawan, Kamis (20/12/2018).  

Dipaparkan lebih lanjut, bahwa pihak RS Siloam membangun tiga lantai ke bawah atau basement. Selain itu juga akan membangun mall dari 11 lantai dan bertambah menjadi 26 lantai. Oleh karena itu pihaknya akan melihat dari segi perijinan, dari korporasi, masalah bangunan, masalah kontruksi juga akan diperdalam lagi. Pihaknya saat ini sudah memeriksa total 34 saksi dari karyawan yang ada di lapangan.

"Dari keterangan para saksi dan juga olah TKP akhirnya didapat kesimpulan bahwa adanya dugaan kesalahan teknis yang dilakukan Rumah Sakit S," ujarnya. Ia pun menegaskan bahwa telah menunjuk Wakapolda Jatim sebagai ketua tim penyidikan.

Sementara untuk Kapolrestabes Surabaya akan melakukan recovery secara bekerjasama dengan Pemkot Surabaya.

"Sebab ada dua gedung yang harus diselamatkan, BNI dan toko Elisabeth. Paling penting adalah mengembalikan fungsi jalan raya dan trotoar. Dan itu harus diselesaikan dalam waktu singkat," tandasnya. (rcr)

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites