Kolaborasi Khofifah Tekan Kematian Covid-19 Sampai Nol

Pemerintah Provinsi Jawa Timur bekerjasama dengan Kedutaan Inggris untuk mengoptimalkan akses data real time terkait Covid-19 bagi masyarakat di seluruh Jatim. Hal ini diharapkan dapat menekan angka kematian sampai dengan nol.

Masih Mengakar, Polrestabes Terus Dalami Jaringan Iran

Sabu-sabu (SS) berlogo pohon kelapa yang diedarkan oleh jaringan Iran diprediksi masih akan terus diedarkan di Kota Surabaya sebagai wilayah baru peredaran.

Wakapolda Pimpin Pengamanan Pilkada Serentak Jatim

Pengamanan Pilkada Serentak Jatim 2020 dipimpin oleh Wakapolda Jatim, Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo. Hal ini disampaikan oleh Kapolda Jatim Irjen Pol Mohammad Fadil Imran dalam audiensi dengan KPU Jatim, Senin (06/7/2020).

Mabes Polri Rilis Perkembangan Kasus Terorisme

Mabes Polri menggelar rilis perkembangan penangkapan kasus terorisme yang terjadi di Tanah Bumbu, Banjar Baru Kalimantan Selatan dan Cirebon Jawa Barat.

Terdampak Covid-19 Adukan Pemkot Surabaya ke KPK

Sejumlah warga terdampak Covid-19 mengadukan Pemerintah Kota Surabaya ke laman aplikasi JAGA Bansos milik Komisis Pemberantasan Korupsi atau KPK. Pengaduan tersebut terkait Bantuan Sosial atau Bansos.

Kejari Cari Bukti Baru Kasus Kredit Fiktif Rp 10 M

Kejari Surabaya terus mencari alat bukti baru untuk memperkuat berkas dakwaan kasus dugaan kredit fiktif BRI Surabaya dan mencari tersangka baru..

DPRD Surabaya Kaji Pengajuan Anggaran Trem Rp 400 M

Dalam rangka merealisasikan pembangunan trem, Pemkot Surabaya mengajukan anggaran Rp 400 miliar. Hal ini dilakukan melalui Perubahan Anggaran Keuangan 2018. Namun demikian DPRD akan mengkaji urgensinya terlebih dulu, karena penggunaan anggaran adalah untuk masyarakat.

Selasa, 04 Agustus 2020

Kebijakan Strategis dari Pemerintah Pusat untuk Banyuwangi Setelah Menteri Luhut Laporan ke Presiden Joko Widodo



RADARMETROPOLIS: Banyuwangi - Pemerintah pusat kembali menggelar rapat koordinasi (Rakor) berbagai program pengembangan Banyuwangi, Selasa (04/08/2020). Rakor virtual yang dipimpin Menko Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan, ini juga dimaksudkan sebagai pemulihan ekonomi dari dampak pandemi Covid-19.

 

”Hasil dari rakor kunjungan ke Banyuwangi sudah saya laporkan kepada Presiden Jokowi. Presiden mengintruksikan kepada kami agar segera menindaklanjuti dan enggak pakai lama,” kata Luhut membuka rakor.

 

Luhut menyatakan rakor tersebut merupakan tindak lanjut dari rapat yang digelar Kemenko Marves di Banyuwangi pada 29 Juli 2020 lalu.

 

Rakor kali ini diikuti Menhub Budi Karya Sumadi, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basoeki Hadimoeljono, Menteri Agraria Tata Ruang/BPN Sofyan Djalil, Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibyo, Kementerian LHK, Kemendikbud, Kementerian BUMN, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Dirut PT Pelindo III Saefudin Noer dan berbagai instansi lainnya.

 

Rakor menghasilkan berbagai kebijakan strategis untuk Banyuwangi. Mulai infrastruktur jalan, transportasi udara hingga pariwisata yang berpadu dengan UMKM dan sektor pertanian.

 

 

Di antaranya adalah percepatan pengembangan amenitas di Taman Nasional Alas Purwo untuk menyongsong World Surf League 2021, Pantai Marina Boom, pengembangan Taman Wisata Alam Gunung Ijen, dukungan Geopark Ijen menjadi geopark dunia UNESCO.

 

Ada pula percepatan penyelesaian pembangunan Jalur Lintas Selatan (JLS), terminal terpadu, kapal patroli kawasan pantai dan berbagai infrastruktur jalan.

 

Juga langkah pembukaan kembali penerbangan Banyuwangi-Bali menunggu perkembangan pandemi Covid-19 dan pulihnya pasar pariwisata.

 

Luhut mencontohkan, untuk Alas Purwo, penambahan amenitas di Pantai Plengkung dilakukan untuk menyongsong ajang World Surf League (WSL) pada 2021.

 

Ajang selancar paling bergengsi di dunia yang merupakan hajatan dengan social engagement terbesar ketiga dari seluruh event olahraga sejagat tersebut juga akan dijadikan sarana pemulihan pariwisata Indonesia.

 

Luhut mengatakan sudah melihat langsung Alas Purwo. Potensinya luar biasa. Seperti G-Land yang menjadi lokasi favorit peselancar dunia. Menurutnya sangat bagus jika dilengkapi amenitas dengan tetap memperhatikan keaslian hutan.

 

”Juga harus percepat pengembangan Marina Boom, memiliki histori menarik sejak zaman Belanda. Saat ini sudah ada yacht yang dikelola swasta, saya minta segera dipercepat pembangunannya. Demikian juga pengembangan Kawah Ijen, Pulau Merah harus dipercepat,” tambah Luhut.

 

Luhut juga mengintruksikan Kementerian Perhubungan membantu kapal patroli pantai-pantai Banyuwangi dan merevitalisasi Terminal Sri Tanjung.

 

Kepada Kemen PUPR, Luhut menginstruksikan membantu berbagai perbaikan dan pembangunan jalan. Termasuk dalam menopang pelaksanaan Internasional Tour de Banyuwangi Ijen, yang selama ini belum pernah mendapat dukungan APBN. Pemerintah pusat akan membantu pelaksanaan Tour de Ijen sebesar Rp 30 miliar.

 

Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas sangat berterima kasih dengan perhatian pemerintah pusat.

 

Menurut Anas, keroyokan dari berbagai kementerian akan mempercepat pemulihan Banyuwangi sebagai salah satu sentra perekonomian di timur Jawa.

 

”Terima kasih Bapak Presiden, Pak Luhut, para menteri, dan Gubernur Ibu Khofifah. Dengan keroyokan ini, akan mempercepat pembangunan Banyuwangi, sehingga kendala-kendala yang selama ini dialami pemerintah daerah bisa segera teratasi,” kata Anas. (nis)


Tidak Terpengaruh Pandemi, Khofifah Dorong Produk Olahan Makanan Jatim Kuasai Pasar Ekspor Hingga Timur Tengah



RADARMETROPOLIS: Mojokerto - Industri olahan makanan menjadi kontributor tertinggi bagi PDRB (Produk Domestik Regional Bruto) Jawa Timur. Selain itu termasuk industri yang tidak terpengaruh adanya pandemi. Atas dasar dua hal positif yang menguntungkan itu Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendorong produk olahan makanan asal Jawa Timur bisa memperluas market hingga kelas ekspor.

 

“Terbukti di PT CPI ini, produk olahan makanan milik mereka justru meningkat produksinya selama pandemi dan tidak ada PHK selama pandemi covid-19,” kata Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dalam kegiatan kunjungan kerja ke pabrik Charoen Pokphand Indonesia, Selasa (04/08/2020).

 

Ia optimistis bahwa industri olahan makanan ini akan jadi penguatan pergerakan ekonomi Jawa Timur.

 

Di sisi lain, jelang peringatan Hari Kemerdekaan RI, Khofifah mengingatkan masyarakat untuk tak ragu belanja produk lokal.

 

Dalam kunjungan tersebut, Khofifah turut meninjau proses pembuatan produk sosis hingga nugget hingga pengemasan.

 

Sebagai produk olahan daging ayam, Khofifah menyebut dan meminta agar proses penyembelihan ayam di pabrik yang dikenal dengan Fiesta ini tetap dilakukan secara manual. Karena hal itu akan menjadi tolok ukur kehalalan produk dan mendorong masyarakat untuk membeli produk olahan makanan asli Jawa Timur tersebut.

 

Dalam kunjungannya ke pabrik sosis, nugget, dan juga aneka olahan ayam berbasis frozen food itu Khofifah ingin pabrik tersebut memperbanyak pengiriman produk hingga ke Timur Tengah yang pasarnya cukup potensial.

 

Khofifah mengungkapkan industri olahan makanan Charoen Pokphand Indonesia mempunyai market yang cukup kuat. Bahkan dibanding year on year tahun lalu, sampai Juni ini ada peningkatan pasar. Dari informasi yang diperolehnya pada tanggal 20 Agustus ini akan ada ekspor perdana PT CPI ke Timor Leste. Ia pun mendorong agar ada juga perluasan market ke Timur Tengah, seperti ke Arab Saudi dan Qatar.

 

“Maka saya mendorong perluasan market luar negeri terutama peguatan dari industri olahan makanan yang ada di PT CPI, karena memang penyumbang PDRB tertinggi,” tandas Khofifah. (ar)


KPU Jawa Timur: Konsekuensi UU Pemilu 7/2017, Masa Jabatan Kepala Daerah Hasil Pilkada 2020 Hanya 3 Tahun



RADARMETROPOLIS: Surabaya - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur menyatakan masa jabatan kepala daerah hasil Pilkada serentak 2020 bukan lima tahun, tetapi hanya tiga tahun. Hal ini sebagai konsekuensi dari pelaksanaan UU Pemilu Nomor 7 Tahun 2017.  Yang mana pada 2024 mendatang Pilkada serentak akan kembali digelar.

 

"Sesuai Undang-undang, memang 2024 akan kembali menggelar Pilkada secara serentak," kata Ketua KPU Jatim, Choirul Anam, Selasa (04/08/2020).

 

Undang-undang yang dimaksudkan disitu adalah UU Pemilu Nomor 7 tahun 2017.

 

"Sebagai konsekuensinya, masa jabatan kepala daerah terpilih di 2020 bukan lima tahun namun sekitar tiga tahun. Setelah dipilih di 2020, Kepala daerah terpilih baru dilantik di 2021," katanya.

 

Pelaksanaan pilkada serentak 2024 berjalan seiring dengan Pemilihan Presiden dan Pemilihan Legislatif.

 

Hal itu juga selaras dengan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang meminta penerapan keserentakan dalam pemilu.

 

Mahkamah Konstitusi (MK) menyatakan, pemilu serentak dalam praktik sistem pemerintahan presidensial tetap konstitusional. Hal itu tercantum dalam putusan MK nomor 55/PUU-XVII/2019.

 

MK dalam putusan yang menolak uji materi terkait keserentakan pileg dan pilpres itu juga memberikan lima alternatif pilihan keserentakan dalam pilkada.

 

Satu di antaranya, Pemilu serentak nasional untuk memilih anggota DPR, DPD, Presiden/Wakil Presiden.

 

Beberapa waktu setelahnya dilaksanakan Pemilu serentak provinsi untuk memilih anggota DPRD Provinsi dan memilih gubernur.

 

Kemudian beberapa waktu setelahnya dilaksanakan Pemilu serentak kabupaten/kota untuk memilih anggota DPRD Kabupaten/Kota dan memilih Bupati dan Wali Kota.

 

Di antara lima opsi keserentakan yang diperbolehkan MK, belum diturunkan ke dalam perundangan. Namun, putusan MK memastikan pilkada serentak akan berlangsung 2024 dan tinggal menentukan teknis keserentakannya.

 

Pada 2020, sebanyak 19 daerah dari total 38 kabupaten/kota di Jawa Timur akan menyelenggarakan Pilkada serentak.

 

Usai pemungutan suara pada 9 Desember mendatang, para kepala daerah terpilih akan dilantik pada awal tahun 2021.

 

Mengingat, 17 kepala daerah akan habis masa jabatannya pada 17 Februari 2021, termasuk Wali Kota Surabaya.

 

Sedangkan dua daerah lainnya akan habis pada 4 April 2021 (Pacitan) dan 20 Juni 2021 (Tuban). (rie)

 


Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites