Polda Jatim Tinjau Langsung Korban Gempa Sapudi

Untuk memastikan penanganan dan pelayanan korban gempa dilakukan dengan baik, Wakapolda Jatim, Brigjen Pol M Iqbal, meninjau langsung lokasi terdampak gempa bumi di Pulau Sapudi Kecamatan Gayam, Sumenep, Sabtu (13/10/2018)

Pakde Karwo: UMKM Fokus Penting Pemerintahannya

Gubernur Jawa Timur Soekarwo mengungkapkan bahwa UMKM merupakan salah satu fokus penting kepemimpinannya bersama Gus Ipul. Ini karena UMKM memiliki 3 faktor yang membuatnya bisa bertahan dalam kondisi krisis.

Jokowi Berangkatkan Kirab Santri ke Istighosah

Kirab yang dilakukan para santri merupakan implementasi perjuangan dari para santri terdahulu untuk memperjuangkan kemerdekaan NKRI dari tangan penjajah.

Kasal: Sea Power Jaga Kelangsungan Masa Depan NKRI

Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, SE, MM mengatakan bahwa sumber daya laut sebagai sumber masa depan Indonesia harus diberdayakan dengan pembangunan maritim dengan konsep sea power.

Ratusan Miliar DD Tahap III Sumenep Terancam Hangus

Dana Desa Tahap ke-3 untuk seluruh desa di Sumenep terancam hangus. Hal ini karena seluruh pemerintahan desa di kawasan paling ujung Pulau Madura itu tidak memenuhi persyaratan untuk dapat mencairkan dana ratusan miliar tersebut.

Ingin TNI Jadi Kekuatan yang “Menggetarkan”

Pada peringatan HUT TNI ke-73 ini, Danlatamal V, Laksamana Pertama Edwin, SH berharap TNI menjadi kekuatan yang menggetarkan. Dalam arti menjadi kekuatan yang memiliki daya tawar bagi negara ini. TNI yang kuat membantu negara maju.

DPRD Surabaya Kaji Pengajuan Anggaran Trem Rp 400 M

Dalam rangka merealisasikan pembangunan trem, Pemkot Surabaya mengajukan anggaran Rp 400 miliar. Hal ini dilakukan melalui Perubahan Anggaran Keuangan 2018. Namun demikian DPRD akan mengkaji urgensinya terlebih dulu, karena penggunaan anggaran adalah untuk masyarakat.

Rabu, 31 Oktober 2018

Polresta Sidoarjo Tangkap Komplotan Pembobol ATM Modus Tusuk Gigi Asal Lampung



RADARMETROPOLIS: Sidoarjo - Unit Resmob Satreskrim Polresta Sidoarjo berhasil menangkap komplotan pembobol ATM asal Lampung yang dalam menjalankan aksinya menggunakan modus tusuk gigi, Rabu (31/10/2018). Komplotan yang sering beraksi di Kabupaten Sidoarjo ini beranggotakan empat orang.

Keempat tersangka itu Feri Yandi (28) warga Desa Tanjungan RT 02 RW 01 Kec. Katibung Kab. Bandar Lampung, Joni Suhaimi (30) warga Jl. Imam Bonjol, Kel. Langka Pura,  Bandar Lampung, Sandi (29) warga Dusun Tanjung Agung I, Desa Tanjung Agung Kec. Katibung Kab. Lampung Selatan dan Rusdi Ali (27) warga Desa Menggala Tengah Kec. Menggala Kab. Tulang Bawang, Lampung.

Menurut Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo, Kompol M. Harris, komplotan tersebut berangkat ke Sidoarjo dengan menggunakan mobil Toyota Agya putih nopol B 1268 XX, yang saat ini sudah disita sebagai barang bukti. Mereka ditangkap di penginapan di kawasan Sedati.

Dalam membobol ATM komplotan tersebut menggunakan tusuk gigi dan kartu ATM yang telah diiris atau dikurangi ukuran lebarnya dengan menggunakan cutter atgauj pemotong.

"Para pelaku bisa dengan mudah menguras isi tabungan korban," tandasnya.

Anggotanya melakukan penangkapan terhadap para pelaku setelah mendapat laporan dari korban Fuina (36) warga Perum Puri Surya Jaya, Desa Punggul, Kec. Gedangan.

Uang korban sebesar Rp 24 juta dikuras habis oleh para pelaku. Sebelumnya, korban melakukan transaksi di ATM Indomart Perum Puri Surya Jaya, Gedangan. Saat itu ATM korban bermasalah, dan  selanjutnya para tersangka berpura-pura membantu korban. Mereka menolong hanya modus untuk mengetahui PIN ATM korban, lalu mengurasnya.

Harris menambahkan, sebelum beraksi para pelaku sudah mempersiapkan segala alat, seperti kartu ATM dari berbagai bank, yang berbeda-beda nomor seri, yang sudah dimodif atau sudah diiris sampingnya, gergaji besi kecil, dan tusuk gigi.

Modus mereka dengan mencari target dengan memilih mesin ATM yang sepi atau mesin ATM-nya cuma 1 unit. Dan kemarin mereka kebetulan mendapatkan korban di Indomart kawasan Puri Surya Jaya Cluster Atena, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo.

Keempat pelaku memilik peran masing-masing. Pertama ada satu pelaku yang tugasnya memasang tusuk gigi. Setelah tusuk gigi terpasang, ada 2 orang pelaku yang menunggu korban. Tak lama kemudian korban Fuina masuk, dan diikuti pelaku yang seolah-olah akan mengambil uang juga.

"Ketika korban mengeluarkan kartu dari dompet, disitulah pelaku menyiapkan kartu ATM yang mirip dengan milik korban," jelas Harris.

Setelah pelaku melihat korban panik, karena ATM korban tidak bisa dimasukkan ke mesin ATM. Pelaku menawarkan bantuan kepada korban. Saat korban sudah menyerahkan kartu ATM, disitulah pelaku menukar ATM korban. Dengan kecepatan tangan, pelaku menukar ATM korban dengan ATM yang sudah disiapkan oleh pelaku.

Dan ketika ATM dimasukkan oleh pelaku, ATM tersebut berhasil masuk. Pelaku lalu menyutuh korban menombol nomor PIN. "Saat korban menombol nomer PIN, pelaku ikut melihat, namun korban tidak menyadari karena korban panik," tutur M. Harris.

Kejadian begitu cepat. Setelah nomor PIN ditombol oleh korban berulang-ulang, ATM tersebut tertelan oleh mesin ATM dikarenakan nomor PIN tidak cocok. Pelaku langsung menganjurkan korban menghubungi pihak bank.

Setelah korban pulang, para pelaku yang sudah mendapatkan ATM dan nomer PIN langsung menarik tunai saldo tabungan korban di mesin ATM yang berada di tempat lain.

Dari pengungkapan kasus tersebut, petugas berhasil menyita beberapa barang bukti. Diantaranya satu unit mobil nopol B 1268 SIF, 8 kartu ATM yang berbeda-beda, tusuk gigi, cutter, gergaji besi, dan uang sisa kejahatan Rp 550 ribu.

Pelaku yang menjalankan aksinya dengan belajar dari Youtube itu akan dijerat pasal 363 KUHP, dengan ancaman hukuman penjara selama-lamanya tujuh tahun. (rik)

Kapolda: Banyak Tokoh Besar Islam, Jawa Timur Jadi Sasaran Upaya Pecah Belah



RADARMETROPOLIS: Ponorogo - Banyaknya tokoh besar dan ulama Islam yang juga menjadi pejabat menjadikan Jawa Timur menjadi sasaran kelompok-kelompok yang berupaya memecah belah masyarakat, terutama umat Islam. Untuk itu Kapolda Jatim Irjenpol Luki Himawan perlu mengingatkan hal itu kepada semua pihak.

“Di Jawa Timur ini banyak sekali tokoh besar Islam, ulama-ulama, dan ada yang jadi pejabat juga. Ini hal yang luar biasa. Nah karena itu di Jawa Timur ini sedang ada kelompok-kelompok yang ingin memecah-belah,” ungkap Irjenpol Luki Himawan, di sela kunjungan kerjanya di Ponorogo, Rabu (31/10/2018).

Namun demikian Luki bersyukur. Sebab, meski upaya rongrongan dan memecah-belah warga antar agama maupun warga dalam satu agama (yaitu sesama agama Islam) terjadi, tetapi tidak berhasil. Upaya pecah-belah ini tidak pernah menghasilkan ekses-ekses yang mengkhawatirkan. Terutama pasca kejadian pembakaran bendera HITI di Garut.

“Alhamdulillah, sampai detik ini, pasca kejadian Garut, di Jawa Timur tidak ada apa-apa, seperti di daerah lain. Di Jawa Timur tidak ada pawai-pawai, unjuk rasa atau protes. Semoga sampai seterusnya kondusif. Ini merupakan kekuatan kita yang sudah terjalin, baik antara ulama dan umaroh. Ke depan harus ditingkatkan lagi,” ungkapnya.

Luki lebih lanjut mengatakan, ia telah memerintahkan kepada seluruh jajaran Polda Jatim untuk dekat dengan para ulama dan kyai pengasuh pondok pesantren. Selain bertujuan menguatkan iman dan kehidupan beragama Islamnya, anggota juga akan segera mendapatkan informasi terkait hal-hal yang berpotensi menimbulkan kerawanan keamanan dan perpecahan di masyarakat.

Saat ini ia sendiri sedang getol berkunjung kepada para ulama dan kyai pengasuh ponpes. Di Ponorogo, Irjenpol Luki mengunjungi Ponpes Modern Darussalam Gontor. Ponpes Ini adalah yang ke-15 yang dikunjunginya dalam beberapa waktu terakhir.

“Kita tahu, banyak tokoh agama yang tidak mau umatnya terpecah-belah, tidak menginginkan perpecahan. Makanya saya datang ke pondok pesantren. Mengapa begitu? Agar hal-hal seperti ini, biar tokoh-tokoh agama ini yang menyampaikan. Pasti akan lebih kena,” pungkasnya.

Dalam kegiatan silaturahmi kali tersebut Kapolda bersilaturahmi secara langsung dengan KH. Abdullah Sahal yang merupakan Pengurus Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor. Setelah beramah-tamah, kunker diakhiri dengan penyerahan cindera mata dan foto bersama. (gun)

Kapolda Apresiasi Polres Ponorogo Bangun Perumahan Subsidi



RADARMETROPOLIS: Ponorogo - Program pembangunan perumahan yang dijalankan Polres Ponorogo untuk para anggotanya mendapat apresiasi dari Kapolda Jawa Timur, Irjenpol Luki Hermawan. Namun dalam pelaksanaannya Kapolda meminta perumahan tersebut diprioritaskan untuk personel yang belum memiliki rumah.

“Prioritaskan mereka yang benar-benar belum punya rumah. Jangan sampai yang sudah punya rumah bagus bisa dapat di sini. Apalagi kalau ada yang mau beli lebih dari satu buat dikontrak-kontrakin,” kata Irjenpol Luki Hermawan, dalam acara peletakan batu pertama pertama pembangunan perumahan untuk anggota polisi dan ASN Polres Ponorogo tersebut, Rabu (31/10/2018).

Irjenpol Luki di sela kunjungan kerjanya di Ponorogo itu berharap program pembangunan perumahan Bumi Bhayangkara Residence tersebut harus dikembangkan dan dicontoh. “Bagus ya, saya apresiasi dan mendukung program ini karena merupakan upaya mensejahterakan personel Polri dan ASN,” ujarnya.

Dikatakannya pembangunan perumahan untuk para anggota Polri ini adalah tindak lanjut program pemerintah yaitu program sejuta rumah yang dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo. Di Jatim sendiri ada setidaknya tiga perumahan polisi yang sedang dalam pembangunan.

Dalam kunjungan ke Ponorogo tersebut Kapolda didampingi Dirpam Obvit, Kabid Propam, Karo SDM, dan Kapolres Ponorogo serta Kapolres Jajaran Korwil 5 serta Bupati Ponorogo.

Perumahan Bumi Bhayangkara Residence yang terletak di wilayah Kelurahan Cokromenggalan, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo itu dibangun secara bekerja sama dengan pengembang PT. Tiga Putra Rahma Perkasa. Perumahan ini menempati area seluas 8.846 meter persegi dengan rencana terbangun 86 unit rumah. Pada tahap pertama akan dibangun 62 unit rumah. Untuk yang 62 ini, pengembang sudah memulai proses pembangunannya.

Sebelum melakukan peletakan batu pertama, Kapolda sempat melakukan pemotongan tumpeng tanda dimulainya proses pembangunan seluruh rumah di perumahan tersebut. Secara spontan Kapolda memberikan suapan pertama dari tumpeng yang dipotongnya kepada Briptu Suminto, salah satu personel Polres Ponorogo paling tua yang sudah inden dalam pembelian rumah di Bumi Bhayangkara Residence tersebut.

Irjenpol Luki menyebut perumahan polisi di Ponorogo merupakan yang keempat dan paling bagus kondisinya. “Ini karena perumahan, disini meskipun belum dibangun tapi sudah ada tetangganya. Di polres yang lain masih benar-benar baru, masih kosong lahannya. Nanti setelah jadi saya ke sini lagi ya, meskipun saya  sudah bukan kapolda di sini (Jatim) lagi. Saya mau lihat seperti apa jadinya,” ujarnya disambut tepuk tangan anggota dan undangan. (gun)

Tetap Adakan Tarip Murah, Presiden Minta Manajemen Keselamatan Diperketat



RADARMETROPOLIS: Jakarta - Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa penerbangan bertarif rendah (Low Cost Carrier/ LCC) bukanlah masalah. Semua negara di dunia memiliki penerbangan bertarif murah. Untuk itu, mencegah peristiwa jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 di perairan Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10) terulang maka yang paling penting dilakukan adalah memperketat manajemen keselamatan terhadap penumpang.

"Di semua negara, yang namanya LCC ada. Yang paling penting bagaimana manajemen keselamatan penumpang diperketat. Semua, tidak ada negara di manapun yang menginginkan musibah kecelakaan pesawat seperti itu," kata Jokowi, seusai menghadiri pembukaan Indonesia Infrastructure Forum dan Intertraffic Indonesia 2018 di JIEXpo Kemayoran Jakarta, Rabu, (31/10/2018).

"Oleh sebab itu saya sampaikan ke menteri, memperketat manajemen keselamatan penumpang. Manajemen keamanan pesawat selalu saya tekankan. Tapi saat ini kita konsentrasi pencarian korban dan pesawat," katanya.

Sementara itu Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, mengatakan bahwa hari ini kementeriannya sudah membebastugaskan Direktur Teknik Lion Air.

"Kita bebas tugaskan. Supaya diganti dengan orang yang lain. Juga, perangkat-perangkat teknik yang waktu itu merekomendasi penerbangan itu," kata Budi.

Kementerian Perhubungan juga mengintensifkan pemeriksaan kelaikan pesawat terbang. Menurutnya LCC adalah kebutuhan. Bukan LCC yang salah, tapi bagaimana meningkatkan safety. Tarif itu satu sisi terlalu rendah dan berkorelasi.

“Orang tidak konsisten, minta murah dan safety, ya kita harus imbangi," tambah Budi. (khr)

Selasa, 30 Oktober 2018

Separuh Lebih Kabupaten/Kota di Jatim Alami Kekeringan



RADARMETROPOLIS:  Surabaya - Sebanyak 23 Kabupaten/Kota dari 38 kabupaten di Jawa Timur terdampak kekeringan. Saat ini pemerintah terus berusaha menyelesaikan kekeringan tersebut dengan membuat sumur bor.

Menurut Suban Wahyudiono, Kepala BPBD Provinsi Jatim, ada 200 lebih sumur bor yang dibangun oleh pemerintah. Dalam tahun 2018 ini yang sudah selesai dibangun adalah sebanyak 126 sumur bor, dan sisanya akan diselesaikan tahun 2019.

Selain bencana kekeringan, terjadi juga bencana kebakaran di Jawa Timur selama musim kemarau. "Selama Agustus hingga Oktober sudah terjadi 157 kebakaran hutan khusus di wilayah Ponorogo saja," kata Suban Wahyudiono.

Untuk diketahui, rincian dari bencana kekeringan yang dialami di Jawa Timur adalah sebanyak 422 desa terdampak kekeringan, dan 199 desa sama sekali tidak ada airnya. (rcr)

Akui 1 Kali, Aris Ternyata Sudah Cabuli 11 Anak Bawah Umur



RADARMETROPOLIS: Mojokerto - Tim penyidik Polres Sidoarjo berhasil mengungkap kebejatan tersangka pencabulan anak usia di bawah umur, Muhammad Aris (20) warga Dusun Mengelo Tengah, Desa/Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto. Tak hanya mencabuli Bunga (7), ternyat tersangka telah mencabuli 11 anak di bawah umur.

"Dia mengaku satu kali, tapi dari hasil pendalaman, tersangka sudah melakukan 11 kali sejak 2015 di beberapa TKP di Mojokerto," ungkap Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Sigit Dany Sutiyono, Senin (29/10/2018).

Diterangkan- lebih lanjut, bahwa sasarannya adalah anak di bawah umur dengan jumlah korban yang diungkap Unit PPA sebanyak 11 anak. Sementara lokasi tersangka melakukan tindakan asusila tersebut dilakukan di beberapa tempat. Yakni di dua masjid yang ada di wilayah Sooko, Kabupaten Mojokerto, rumah kosong, dan lahan kosong.

"Upaya kita mencari dan mengungkap kejadian, apakah ada hubungan dengan tersangka, baik yang dilaporkan atau tidak. Sebanyak 11 korban itu akan diungkap, apakah berkaitan dengan tersangka. Modus tersangka mencari korban yang akan dijadikan obyek tindak pidana asusila saat pulang kerja," katanya.

Setelah mendapatkan sasaran, tersangka memanggil, menarik, membekap mulut, dan membawa ke belakang rumah kosong. Di tempat itulah tersangka melakukan pencabulan dan persetubuhan terhadap korban yang masih di bawah umur. Modus tersangka yakni dengan cara berupaya mendekati, ketika situasi memungkinan tersangka memaksa.

"Jadi tidak memberikan iming-iming. Motif masih kami dalami. Namun, dugaan karena dorongan pribadi seringnya melihat adegan porno di HP dan warnet. Profil tersangka dari latar belakang pendidikan, keagamaan, lingkungan, mendorong pola pikir yang berbeda dengan orang normal," ujarnya.

Kapolresta menambahkan, namun untuk pedofilnya, bukan ranah polisi tapi polisi memastikan kasus tersangka bisa dilakukan penyidikan serta dilimpahkan kejaksaan dan pengadilan. Menurutnya, tersangka termasuk kategori pedofil karena korban lebih dari satu. (fur)

Pelaku Pencabulan Anak Bawah Umur Berhasil Ditangkap Berkat Petunjuk CCTV



RADARMETROPOLIS: Mojokerto – Kepolisian Resor Mojokerto Kota berhasil menangkap tersangka pencabulan anak di bawah umur, Muhammad Aris (20) warga Dusun Mengelo Tengah, Desa/Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto. Hal ini berkat rekaman Closed Circuit Television (CCTV).

Untuk mengungkap kasus tersebut, petugas mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) yakni Perumahan Citra Surodinawan Estate Jalan Residensi II, Kelurahan Surodinawan, Kecamatan Prajuritkulon, Kota Mojokerto.

"Petugas mengumpulkan saksi dan alat bukti lain," ungkap Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Sigit Dany Setiyono, Senin (29/10/2018).

Dijelaskan lebih lanjut, dari TKP ditemukan petunjuk dari CCTV yang berada di sudut gang rumah korban, B (7). Dari rekaman CCTV tersebut berhasil ditemukan identitas tersangka dan kemudian ditindaklanjuti tim buser untuk dilakukan penangkapan hari berikutnya.

"Setelah dilakukan pemeriksaan, tersangka dilakukan penangkapan di tempatnya bekerja di bengkel las dan dilakukan penahanan. Tersangka dengan inisial A, umur 20 tahun dan pekerjaan sebagai buruh di bengkel las," jelasnya. (fur)

Pengajuan Dispensasi Pernikahan Dini di Sidoarjo Semakin Tinggi


RADARMETROPOLIS: Sidoarjo - Jumlah permohonan dispensasi nikah yang diajukan di Pengadilan Agama Sidoarjo selama tiga tahun terakhir ini semakin tinggi. Hingga bulan September 2018, tercatat ada sebanyak 77 permohonan dispensasi nikah. Angka ini relatif naik, dibandingkan tahun 2017 lalu sebanyak 65, dan tahun 2016 ada 54 permohonan dispensasi nikah dini.

"Kami berharap harus ada langkah konkret untuk menekan angka nikah dini," kata Ketua Pengadilan Agama Sidoarjo, Muhammad Jumhari.

Dari pemohon yang mengajukan dispensasi nikah dini tersebut sebagian besar merupakan mereka yang sudah pernah berhubungan badan ataupun terkadang sudah berbadan dua.

Dengan mempertimbangkan agar tidak menimbulkan kemudharotan kembali, maka pihak Pengadilan Agama memutuskan mengabulkan permohonan dispensasi nikah dini tersebut. (rik)


Senin, 29 Oktober 2018

Tes CPNS Sistem CAT di Surabaya Berjalan Lancar



RADARMETROPOLIS: Surabaya - Pelaksanaan tes masuk menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil atau CPNS tahun 2018 yang digelar di gedung Empire Palace Surabaya oleh BKN berjalan lancar. Tes yang dilakukan dengan menggunakan sistem Computer Assisted Test atau CAT itu akan digelar selama 22 hari dan dimulai Jumat, (26/10/2018).

Agar pelaksanaan seleksi yang dilakukan dengan berbasis komputer tersebut berjalan lancar, panitia menjamin kenyamanan dan stabilitas koneksi internet. Panitia menyediakan bandwidth internet dengan kecepatan hingga 16 Gb. Hal ini disampaikan oleh Koordinator Teknis Sistem CAT di Surabaya, Syaiful Hidayat.
Untuk menunjang kelancaran dan kenyamanan para peserta, dalam tes CPNS tersebut panitia penyelenggara menyediakan sebanyak 1.400 perangkat computer. Kapasitas dan daya tampung pada dapat mencapai 1.380 peserta dalam setiap sesi.

Dalam Pelaksanaan seleksi CPNS tahun ini, pemerintah mengusung tema Negara Hadir Untuk Rakyat di Seluruh Wilayah Indonesia dalam Menjaring Putra-Putri Terbaik Bangsa untuk Menjadi ASN (Aparatur Sipil Negara).

Panitia menyatakan bahwa kelancaran tes pada hari pertama kemarin juga disebabkan karena adanya dukungan dari beberapa pihak. Oleh sebab itu, patut diberikan apresiasi kepada Sucofindo dan Telkom sebagai penyedia infastruktur dan perangkat atas dukungan terhadap pelaksanaan Test CPNS yang berjalan sangat baik. Begitu pula kepada BKN, BKD, dan Pemerintah setempat. (rcr)

Banyak PNS Pemkab Sidoarjo Masuki Masa Pensiun



RADARMETROPOLIS: Sidoarjo - Jumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bekerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo yang memasuki masa pensiun terus bertambah. Tahun ini total ada 556 PNS pensiun. Pada periode I November hingga I Januari 2019 sebanyak 134 pegawai pensiun.

Diinformasikan oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Sidoarjo, Sri Witarsih, bahwa diantara para para PNS yang memasuki masa pension itu ada sejumlah pejabat pemkab yang purnatugas tahun ini.

Yaitu, Asisten III Kissowo Sidi, Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Masyarakat (Dikmas) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sri Sutarsih serta Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Thoriqqudin.

Sedangkan pada tahun depan ada lima pejabat eselon II yang purnatugas. Yakni, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Agoes Boedi Tjahjono, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Endang Soesijanti, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Siswojo, Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Handajani, serta Kepala Dinas Perikanan M. Imam Sholeh.

Sementara itu sebanyak 134 PNS yang bakal pensiun dikumpulkan di Pendapa Delta Wibawa (25/10). Dalam kegiatan ini Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah, memberikan piagam penghormatan sebagai ucapan terima kasih atas pengabdian selama bertugas di pemkab. (rik)

Minggu, 28 Oktober 2018

GPSP Gandeng Pemkot Surabaya Kirim Bantuan Korban Gempa Bumi Sulteng



RADARMETROPOLIS: Surabaya - Gempa bumi berkekuatan 7,4 SR yang diikuti dengan tsunami yang melanda Palu, Sigi dan Donggala, Sulawesi Tengah, mengundang empati dari berbagai pihak. Salah satunya datang dari Gerakan Pemuda Peduli Sosial (GPSP) Kota Surabaya. Mereka ikut bergerak membantu korban bencana alam di wilayah tersebut.

GPSP merupakan komunitas yang bergerak di bidang sosial kemasyarakatan yang misinya menghimpun bantuan dari banyak kalangan untuk disampaikan kepada korban bencana alam. GPSP turut bergerak membantu masyarakat korban bencana alam di Palu, Sigi dan Donggala dengan program “Peduli Korban Bencana Alam Palu, Sigi, dan Donggala”.

“Setelah bergerak untuk Lombok, kami kembali bergerak untuk korban bencana alam di Palu, Sigi, dan Donggala," kata kata Valentina, Kepala Divisi Kominfo GPSP, di Surabaya, Minggu (28/10/2018).

Valen menjelaskan bahwa penyaluran bantuan melalui Pemkot Surabaya dimaksudkan untuk menjamin keamanan dan ketepatan dalam penyaluran bantuan.

Sementara itu, Bambang Hermanto, Kepala Divisi Kajian Strategis GPSP, mengatakan bahwa program bantuan donasi untuk korban bencana alam di Palu, Sigi, dan Donggala tersebut dimulai sejak 4 Oktober 2018. Kloter pertama dikirimkan Jumat (26/10/2018) dan dilanjutkan kloter kedua mulai tanggal 29 Oktober 2018 hingga 8 November 2018.

Bambang lebih jauh mengungkapkan bahwa antusiasme masyarakat, terutama warga Kota Surabaya dan daerah sekitarnya, dalam memberikan bantuan cukup tinggi.

“Bantuan yang kami salurkan berupa kebutuhan balita dan kebutuhan pokok. Ada sekitar 10 kardus seperti pampers, peralatan makan, biskuit, bahan makanan cepat saji, dan beberapa logistik lainnya," jelas Bambang.

Pemaksimalan penggunaan media sosial sangat membantu GPSP dalam penggalangan bantuan, terutama area luar Kota Surabaya. Sosialisasi dan penggalangan bantuan via media sosial yang digencarkan mampu mengumpulkan banyak bantuan dari berbagai kalangan di Surabaya dan luar Surabaya. (ar)

Jokowi Berangkatkan Kirab Santri ke Istighosah di Gelora Delta Sidoarjo



RADARMETROPOLIS: Sidoarjo - Presiden Joko Widodo memberangkatkan puluhan ribu peserta kirab dan jalan sehat Hari Santri Nasional (HSN) 2018, Minggu (28/10/2018). Pemberangkatan dilakukan dari Pendopo Delta Wibawa Kabupaten Sidoarjo menuju Gelora Delta Sidoarjo.

Setelah sampai di garis finish, selanjutnya para santri yang datang dari berbagai daerah di Jawa Timur itu mengikuti Istighosah Kubro, di Gelora Delta Sidoarjo.

"Ini adalah puncak Hari Santri Nasional yang digelar di Sidoarjo," kata Koordinator Kirab Santri, Rizza Ali Faizin.

Menurut pria yang juga Ketua PC GP Ansor Sidoarjo tersebut kirab itu merupakan implementasi perjuangan para santri terdahulu untuk memperjuangkan kemerdekaan NKRI dari tangan penjajah.

"Kirab ini bagian dari resolusi jihad para santri untuk melanjutkan perjuangan," ujarnya.

Ikut mendampingi Jokowi dalam kegiatan di atas, diantaranya KH. Ma'ruf Amin, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dakhiri, Gubernur Jawa Timur H. Soekarwo, dan juga Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa, Muhaimin Iskandar. (rik)

Kemendikbud Adakan Tes PPPK untuk Guru Honorer yang Terkendala Usia


RADARMETROPOLIS: Magetan - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tetap membuka peluang bagi para guru honorer yang tidak bisa ikut tes CPNS, karena terkendala usia untuk menjadi pegawai pemerintah. Untuk mereka pemerintah akan segera mengadakan tes Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Di Kabupaten Magetan, ada sebanyak empat ratus orang lebih guru honorer K-2 yang tidak bisa mengikuti tes CPNS tahun ini, karena rata-rata mereka sudah berumur di atas 35 tahun. Namun kini, mereka mempunyai harapan, yakni ikut dalam tes PPPK.

Menurut Mendikbud, Muhadjir Efendi, berdasarkan undang-undang ASN yang baru memang banyak guru honorer kategori 2 yang tidak bisa untuk ikut seleksi CPNS, karena kebanyakan umur mereka di atas 35 tahun. 

"Dengan PPPK tersebut, maka semua guru honorer bisa diakomodir, karena usia maksimal adalah 2 tahun sebelum masuk masa pensiun," jelas Muhadjir Effendy. (gun)

Sabtu, 27 Oktober 2018

TKN Jokowi-Ma’ruf: Penggratisan Suramadu Mulai Hari Ini Tak Bermuatan Politis



RADARMETROPOLIS: Surabaya - Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin menyatakan penggratisan tarif tol Jembatan Surabaya-Madura (Suramadu) mulai Sabtu (27/10/2018) hari ini sama sekali tidak bermuatan politis.

"Karena Pak Jokowi sampai sekarang masih menjabat sebagai presiden terpilih Republik Indonesia, yang dikerjakannya adalah murni untuk kepentingan rakyat," kata Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf, Erick Thohir, kepada wartawan.

Menurutnya, pembebasan biaya tol Jembatan Suramadu yang akan diresmikan langsung oleh Presiden Jokowi hari ini adalah murni untuk kepentingan masyarakat Pulau Madura dan sekitarnya di Pulau Jawa.

"Kalau seorang presiden ingin melakukan kebaikan untuk rakyatnya, masak dibilang politis," ujarnya.

Erick menegaskan, kalau semua keputusan presiden dibilang politis, maka akan sulit. "Sama dengan kepala daerah yang baru saja terpilih, lalu dia sudah aktif bekerja kebaikan untuk rakyatnya, kan tidak bisa dianggap politis," katanya.

Ia mengakui bahwa kegiatan Presiden Jokowi selama hari Sabtu dan Minggu di Surabaya tidak semuanya merupakan kunjungan kepresidenan. Di sela-sela kunjungannya itu ada aktivitas yang ditujukan untuk konsolidasi pemenangan pemilihan presiden 2019.

Namun untuk peresmian pembebasan biaya Tol Jembatan Suramadu, ia memastikan merupakan kegiatan Jokowi sebagai Presiden Republik Indonesia.

"Keesokan harinya, setelah menyelesaikan kunjungannya di Jawa Timur, kegiatan Pak Jokowi pun juga masih melaksanakan tugasnya sebagai Presiden Republik Indonesia, yaitu untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda di Bogor, Jawa Barat," pungkasnya. (rcr)

Ribuan Muslim Ponorogo Salat Istisqo di Lapangan Panahan



RADARMETROPOLIS: Ponorogo - Umat muslim Ponorogo menggelar salat istisqo di Lapangan Panahan, Jalan Suromenggolo, Sabtu (27/10/2018). Salat yang diiniasiasi oleh Muhamadiyah ini dimulai pukul 08.00 WIB sampai 08.30 WIB. lebih dari dua ribu umat muslim Ponorogo mengikuti salat minta hujan tersebut.
                                               
Ketua Pengurus Cabang Muhammadiyah Ponorogo Kota Bambang Tri Atmojo mengatakan kegiatan tersebut dilakukan karena kemarau kali ini dirasakan sangat panas dan terlampau panjang. Karena itu organisasinya mengajak semua umat muslim dan seluruh pihak untuk segera memohon ampun kepada Tuhan agar dijauhkan dari bala dan bencana.

Menurutnya salat tersebut merupakan wujud rasa keprihatinan mereka atas kondisi alam yang terjadi selama ini. Dengan salat istisqo, mereka berharap segera ada ampunan Allah dan segera mendapat pertolongan. Pertolongan berupa hujan yang segera turun dan sudah mereka nanti-nantikan selama ini.

Peserta salat istisqo kali ini adalah seluruh umat muslim di Ponorogo. Mulai dari orang dewasa hingga anak-anak bahkan beberapa orang balita tampak turut berada di lapangan. Bambang menyebut salat ini didukung sepenuhnya oleh seluruh lembaga dan amal usaha di bawah Muhammadiyah. Mulai dari rumah sakit, pasar swalayan hingga sekolah-sekolah. Para karyawan dan pelajar dikerahkan untuk bersama-sama berpanas-panas menundukkan kepala dan hati di hadapan ilahi.

Dalam khutbah istisqo, Khatib Istisqo Muh Mansur berpesan agar seluruh umat Islam segera introspeksi diri. Merenungkan kembali hal-hal yang telah dilakukan selama ini. Setelah itu segera memohon ampunan dan perlindungan Allah atas dosa yang sengaja atau tidak sengaja diperbuat. Lalu ditindaklanjuti dengan taubat dan menjauhi kemaksiatan yang ada.

“Mari kita meminta perlindungan Allah dan mohon ampunan atas dosa-dosa kita. Marilah kita panjatkan doa agar segera diturunkan hujan yang cukup untuk kita, untuk sumur-sumur kita. Hujan yang cukup untuk minum pepohonan kita. Juga hujan yang cukup untuk minum ternak kita. Dan, jangan sampai diturunkan hujan yang menjadi bencana,” ucap Muh Mansur dalam khotbahnya.

Selain PCM Ponorogo Kota, PCM Balong juga menggelar salat istisqo pada waktu yang hampir bersamaan. (gun)

Gus Ipul Dukung Kebijakan Jokowi Gratiskan Tol Suramadu



RADARMETROPOLIS: Surabaya - Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mendukung dan menyambut baik penggratisan seratus persen tarif Tol Surabaya-Madura (Suramadu) yang akan berlaku mulai Sabtu (27/10/2018) hari ini. Hal ini akan mempercepat pembangunan di Madura.

"Saya menyambut baik kebijakan Presiden menggratiskan Suramadu. Kebijakan ini tentu kita pahami untuk mempercepat pembangunan di Madura," kata Gus Ipul kepada wartawan.

Ia lalu memaparkan bahwa data statistik menunjukkan ada kesenjangan yang cukup lebar antara Pulau Jawa dan Madura, termasuk infrastruktur dan sumber daya manusianya.

Menurutnya, selama ini memang belum ada kesepakatan bulat di antara pemerintah kabupaten di Madura dan pemerintah provinsi tentang grand design pembangunan Madura. Namun, tujuan akhirnya yaitu Madura maju. Pembangunan infrastukturnya bagus dan sumber daya manusianya juga tidak ketinggalan.

"Para ulama dan tokoh masyarakat di Madura pada prinsipnya juga mendukung percepatan kemajuan, tapi harus seiring dengan masyarakat setempat. Masyarakat Madura punya kultur dan tradisi yang kuat, sehingga semua harus seiring," ujarnya.

Untuk membangun Madura, maka keterlibatan para ulama sangat penting dilakukan. Antarkabupaten di Madura juga harus duduk bersama merumuskan grand design pembangunan ini. Masyarakat juga harus ikut diberdayakan, sehingga warga Madura bisa ikut menikmati kemajuan pembangunan.

Gus Ipul mengatakan, saat ini ada dua hal yang masih menjadi pertanyaan masyarakat yakni tentang keamanan jembatan pasca penggratisan serta keraguan investor masuk Madura.

Terkait keamanan, tentunya bisa segera diselesaikan jika pemerintah daerah dan aparat kepolisian serta pengelola jembatan bisa duduk bersama.

Begitu juga ketakutan investor masuk Madura juga bisa disiasati dengan menyusun grand design yang melibatkan calon investor. (ar)

Khofifah Bayar Janji, Datangi Posko Pemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin



RADARMETROPOLIS: Surabaya - Gubernur Jatim terpilih Khofifah Indar Parawansa mendatangi Posko Tim Kampanye Daerah (TKD) Jatim untuk Pemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin, Jumat (26/10/2018) malam. Ini untuk membayar janjinya. Karena dalam peresmian posko, ia tidak bisa datang, sebagaimana yang dijanjikan. Saat itu ia harus bertemu dengan Konjen dan investor Jepang.

Ketua TKD Jatim Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin menyambut kedatangan Dewan Pengarah dari Jaringan Kiai dan Santri Nasional (JKSN) tersebut.

"Saya janji untuk datang ke peresmian Posko TKD Jatim. Tapi tiga minggu lalu, sudah ada appoinment dengan Pak Konjen Jepang. Kemudian, kita janji bertemu dengan beberapa investor Jepang di Jatim. Saya minta tadi ke Pak Roziki, Ketua JKSN, untuk datang ke peresmian posko. Karena Pak Emil Dardak lagi ada musibah (bapak mertua wafat, red). Saya bilang ke Pak Roziki, kalau acara sudah selesai, saya segera gabung ke TKD," kata Khofifah kepada wartawan.

Khofifah kemudian menyatakan antara TKD Jatim dan JKSN berjalan bersama dan sinergis untuk memenangkan Jokowi-Ma'ruf. Menurutnya semua elemen tujuan akhirnya pendukung Jokowi-Ma’ruf tujuan akhirnya sama.

"Jadi, sinergitas menjadi sesuatu yang penting. Apa yang tidak tersapa oleh JKSN, tersapa elemen-elemen lain. Apa yang tidak tersapa oleh elemen-elemen lain, mudah-mudahan tersapa oleh JKSN. Kalau posisinya di Jatim, komandannya ya TKD. Menurut saya, semakin banyak relawan semakin bagus. Satupun suara menjadi penentu. Masing-masing menjadi speaker dan viral yang bagus," jelasnya.

Khofifah mengajak seluruh relawan Jokowi dan TKD Jatim tetap menjaga perbedaan pendapat dengan cara-cara yang arif dan bijak. Jangan sampai saling mereduksi yang satu dengan yang lain. Karena perhelatan pilpres harus menjadi proses pendewasaan demokrasi yang makin berkualitas.

Ketua TKD Jatim Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin mengaku berterima kasih mendapat support dari Gubernur Jatim terpilih Khofifah.

“Ini modal kekuatan yang luar biasa dengan dukungan dari Bu Khofifah dan JKSN. Beliau mempunyai tujuan yang sama untuk memenangkan Pak Jokowi. Beliau tidak mudah menang Pilgub Jatim kemarin, tentu punya suara yang begitu banyak dan jaringan JKSN. Semakin banyak relawan juga semakin bagus," tandas Machfud. (sr)

JK dan Ormas Islam Minta Pembakaran Bendera oleh Banser Tidak Dibesar-besarkan



RADARMETROPOLIS: Jakarta - Wapres Jusuf Kalla dan Pimpinan Ormas Islam Indonesia sepakat menyesalkan terjadinya peristiwa pembakaran Bendera HTI yang dilakukan oleh anggota Banser di Garut, Jawa Barat. Untuk itu masyarakat diharap tidak membesar-besarkan masalah tersebut.
                                       
Sikap tersebut diambil dalam pertemuan antara Wapres dengan sejumlah perwakilan pimpinan Ormas Islam di rumah dinasnya, Jakarta Pusat pada Jumat (26/10/2018).

"Mengamati secara seksama peristiwa pembakaran bendera di Kecamatan Limbangan, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Bersama lni kami para pemimpin Ormas Islam menyampaikan pernyataan," kata JK.

Pertama, para pimpinan Ormas Islam mengingatkan bahwa bangsa Indonesia dalam mengatasi berbagai masalah bangsa selalu diselesaikan dengan musyawarah dan saling pengertian serta tetap menjaga persatuan dan kesatuan dengan kearifan dan nilai luhur bangsa.

Kedua, para pimpinan ormas Islam yang hadir menyesalkan terjadinya pembakaran bendera di Garut dan sepakat untuk menjaga suasana kedamaian serta berupaya meredam situasi agar tidak terus berkembang ke arah yang tidak diinginkan.

Ketiga, dalam upaya menyelesaikan dan mengakhiri masalah ini, oknum yang membakar dan membawa bendera telah menyampaikan permohonan maaf. Kemudian, Pimpinan GP Anshor dan Nahdlatul Ulama menyesalkan peristiwa tersebut. Dan telah memberikan sanksi atas perbuatan yang melampaui prosedur yang telah ditetapkan, dan berharap tidak terulang kembali.

Selanjutnya, menyerukan kepada seluruh rakyat Indonesia untuk bergandengan tangan, menolak segala bentuk upaya adu domba dan pecah belah. Mengajak seluruh masyarakat untuk menahan diri agar tidak lagi memperbesar masalah.

"Khususnya kepada segenap umat Islam marilah kita bersama-sama mengedepankan dakwah Islam yang bil hikmah wal mauidzatil hasanah," katanya.

Terakhir, JK mengatakan apabila terdapat pelanggaran hukum di dalam peristiwa ini diserahkan kepada Polri untuk menyelesaikan berdasarkan hukum yang berlaku.

"Demikian pernyataan pimpinan ormas Islam ini disampaikan disertai doa dan harapan semoga Allah SWT senantiasa menjaga dan melindungi segenap bangsa Indonesia," tandasnya. (khr)

Selasa, 23 Oktober 2018

Risma Minta Guru IPA-IPS Buat Siswa Betah di Sekolah



RADARMETROPOLIS:Surabaya - Walikota Surabaya, Tri Rismaharini,  meminta para guru mata pelajaran IPA dan IPS bisa membuat anak didik betah di sekolah. Dengan demikian mereka tidak tergiur dengan dunia luar yang dapat menyeret ke masalah hukum.

Hal itu disampaikan oleh Risma saat memberikan pengarahan kepada 534 guru mata pelajaran IPA-IPS jenjang SMP negeri dan swasta se-Kota Surabaya, di Gedung Sawunggaling, Kantor Pemkot Surabaya, Senin kemarin. Dalam pengarahan ini Risma mendorong para guru mapel lebih inovatif dalam mengajar.

Menurut Walikota kelahiran Kediri itu, guru IPA-IPS adalah motor agar anak-anak senang belajar di sekolah. Sebab kedua pelajaran tersebut sebenarnya pelajaran yang menarik bila mampu dikemas dengan baik.

"Dampaknya nanti anak-anak betah berada di sekolah. Pelajaran ini agak berbeda dengan pelajaran matematika," ungkapnya.

Menurutnya matematika itu baru bisa menjadi pelajaran yang menyenangkan jika sudah atau dapat dikaitkan dengan ilmu-ilmu lain.

Risma melanjutkan bahwa dengan anak-anak tertarik dan senang belajar di sekolah membuat mereka tidak mudah tergiur dengan dunia luar yang lebih menyenangkan. Dunia luar yang menyenangkan rentan dengan kegiatan aneh-aneh. Dan itu bisa menyeret anak-anak ke masalah hukum.

"Saya ingin dengan mapel Anda, anak-anak senang di sekolah," katanya.

Risma mengungkapkan banyak masalah di mapel IPA-IPS yang menarik untuk dipelajari siswa. Sampai-sampai ia menanyakan kebutuhan para guru untuk mendukung proses belajar mengajar. Misalkan butuh bus untuk ke suatu tempat, nanti pihaknya siap memberi kendaraan tersebut.

"Para guru butuh apa, silakan sampaikan disini. Nanti juga dicatat Dinas Pendidikan Surabaya," terangnya.

Menurutnya selama ini malah yang datang itu justru sekolah dari Jombang, Mojokerto, dan lain-lain. Mereka minta pergi ke sana, mereka minta ke sini, semuanya mengunjungi tempat di Surabaya. Sekolah Surabaya malah belum ada sama sekali.

Dulu pihaknya memberi buku ensiklopedia. Buku itu saat ini sudah ada di sekolah-sekolah. Namun, penyediaan buku tersebut atas inisiatifnya sendiri, bukan atas usulan sekolah.

Risma mengungkapkan untuk materi pembelajaran biologi atau sejarah, banyak tempat yang dapat dikunjungi di Kota Surabaya. Misalkan saja tentang taman. Menurutnya, taman di Surabaya tidak kalah dengan taman lain yang ada di dunia.

"Saya pernah mengunjungi taman yang ada di Argentina dan beberapa negara lain. Taman kita tidak kalah dengan taman di negara-negara lain," tuturnya.

Untuk itu ia meminta para guru membayangkan bila anak-anak tersebut pulang sekolah dengan senang dan bahagia. Anak-anak tersebut pasti akan ingat terus pelajaran yang diajarkan.

"Saya itu ingat terus dengan pelajaran membelah katak saat sekolah dulu. Karena itu memang menyenangkan," jelasnya.

Risma mengaku tidak ada yang berat bagi Pemkot Surabaya untuk dunia pendidikan. "Jenengan (Anda) berhak mengajukan, tidak ada yang berat untuk pendidikan. Bagi saya, pendidikan itu tiang-tiang negara. Kalau itu hancur, maka hancur negara ini," tegasnya.

Dengan pendidikan, Risma ingin anak-anak Surabaya bisa menjadi pemenang. Anak-anak Surabaya dapat sejajar dengan anak-anak lain di dunia.

"Guru IPA-IPS jangan diam saja. Jenengan usulkan apa, nanti saya akan berusaha memenuhi. Kalau tidak dimulai dari sekarang, kita akan ketinggalan dalam globalisasi perekonomian dunia," katanya.

Mulai saat ini, Walikota mengimbau kepada guru IPA-IPS segera usul bila membutuhkan sesuatu. Usulan tersebut akan ditampung Pemkot melalui Dispendik Surabaya.

"Saya mohon dengan hormat. Ayo jenengan gerak! Supaya anak-anak mengalami sesuatu yang membuat mereka betah di sekolah. Mulai sekarang, kalau butuh apa-apa tinggal ajukan ke saya," ujarnya. (rie)

Pemerintah Jokowi Bangun 134 Jembatan Gantung Selama 2018



RADARMETROPOLIS: Jakarta - Untuk meningkatkan konektivitas setiap desa-desa yang ada di seluruh wilayah Indonesia, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membangun jembatan gantung. Pada 2018, sebanyak 134 jembatan gantung dibangun.

Pembangunan jembatan gantung tersebut juga dimaksudkan sebagai salah satu terobosan dalam meningkatkan akses penghubung antardesa sekaligus memberikan dorongan terhadap perkembangan ekonomi di pedesaan.

Ditargetkan 50 unit jembatan gantung dengan panjang antara 42 m - 120 m yang tersebar di beberapa wilayah di Indonesia akan rampung pada November 2018, sementara 84 lainnya pada Desember 2018. Anggaran untuk pembangunan jembatan-jembatan gantung tersebut adalah Rp 770,5 miliar.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan kehadiran jembatan gantung sangat dibutuhkan dan disambut baik oleh masyarakat karena manfaatnya nyata.

"Jembatan gantung sangat dibutuhkan dan kehadirannya disambut baik oleh masyarakat karena manfaatnya nyata. Ini untuk menggantikan yang Indiana Jones," kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono melalui pernyataan tertulisnya, Senin (22/10/2018).

Pembangunan jembatan gantung menggunakan perancangan desain yang matang, mulai dari pemilihan material hingga penerapan teknologi yang berkualitas. Penggunaan material jembatan gantung seperti material baja, kabel, dan baut juga menggunakan produk lokal dalam negeri yang dibuat di Indonesia.

"Dapat dipastikan material yang digunakan dalam pembangunan jembatan gantung merupakan material produksi dalam negeri," kata Basuki.

Sementara Direktur Jenderal Bina Marga Sugiyartanto mengatakan, kehadiran pembangunan jembatan gantung selain bermanfaat dalam hal konektivitas, juga akan memangkas waktu tempuh masyarakat yang beraktivitas di desa-desa yang terhubung jembatan gantung.

"Nantinya, warga di suatu desa tidak perlu memutar jalan yang cukup jauh untuk menyeberang ke wilayah yang ingin dituju. Kita pahami betul kebutuhan masyarakat desa," kata Sugiyartanto. 

Sugiyartanto menambahkan, semakin meningkatnya kebutuhan pembangunan jembatan gantung, semakin banyak juga stakeholder seperti Kementerian/Lembaga dan LSM yang turut serta mendukung Kementerian PUPR untuk membangun di wilayah lain yang belum terjangkau keberadaan jembatan gantung.

"Hal ini juga memberikan kemudahan akses fasilitas umum yang dibutuhkan, seperti akses menuju puskesmas, sekolah, dan tempat ibadah. Kami terus tingkatkan nilai konektivitas, aksesibilitas, juga mobilitas antarwilayah," tambahnya.

Tahun 2015, Kementerian PUPR telah membangun sebanyak 10 unit jembatan gantung, tahun 2016 sebanyak 7 unit jembatan gantung, dan tahun 2017 telah 13 unit jembatan gantung yang tersebar di beberapa wilayah di Indonesia.

Pembangunan jembatan gantung merupakan salah satu implementasi Nawacita ketiga Presiden Jokowi, yaitu membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan. Kehadiran jembatan gantung nantinya akan memperkuat wilayah pedesaan maupun kawasan terpencil yang dipisahkan oleh kondisi alam yang seperti sungai, lereng, bukit, ataupun jurang. (khr)

Airlangga: Golkar Partai Paling Demokratis



RADARMETROPOLIS: Surabaya - Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, mengatakan di usianya yang menginjak 54 tahun, Golkar merupakan partai yang paling demokratis. Golkar punya pengkaderan yang matang. Oleh karena itu ia merasa bangga dengan partai yang dipimpinnya.

"Mereka yang jadi caleg adalah kader-kader Golkar semua. Caleg Golkar memakai jaringan yang ada untuk memenangkan pileg," ungkapnya kepada wartawan saat acara pengukuhan Bappilu Golkar Jatim di kantor DPD Partai Golkar Jatim, Senin (22/10/2018) malam.

Sedangkan terkait dengan target dalam Pemilu 2019, politisi yang juga menjabat sebagai Menteri Perindustrian di Kabinet Kerja tersebut menargetkan memperoleh 110 kursi DPR RI atau setara 18 persen pada Pileg 2019. Sedangkan untuk kursi DPRD Jatim ditarget naik dari 11 kursi menjadi 20 kursi.

"Untuk kursi DPR RI dari Dapil Jatim, kami targetkan 17 kursi," katanya.

Untuk itu DPP telah menyiapkan Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) di masing-masing provinsi. Dengan pembentukan Bappilu diharapkan bisa mengkonsolidasikan kadernya yang mencalonkan diri pada Pileg 2019.

"Tentunya dengan target sebesar itu, DPP dan DPD akan bekerja all out agar suara Golkar meningkat," jelasnya.

Selain pileg, Golkar juga fokus pada pemenangan Capres Jokowi. Namun, Airlangga belum bersedia membuka strategi yang diterapkan partainya untuk memenangkan Jokowi-KH Ma'ruf Amin.

"Strategi pemenangan Jokowi akan disinkronkan dengan program tim pemenangan nasional. Tidak bisa terpotong-potong. Kita lihat dulu hasilnya pileg seperti apa," tandasnya. (sr)

Senin, 22 Oktober 2018

Peringati Hari Santri Polda Jatim Wajibkan Pejabat dan Anggota Pakai Songkok




RADARMETROPOLIS: Surabaya - Kepolisian Daerah Jawa Timur menggelar apel peringatan Hari Santri Nasional ke-4, di lapangan upacara Mapolda Jatim, Senin (22/10). Apel ini dilaksanakan berdasarkan Kepres Nomor 22 Tahun 2015, yang ditetapkan pada 22 Oktober. Dalam apel ini seluruh pejabat, anggota, dan jajaran Polda Jatim wajib mengenakan songkok sebagai bentuk penghargaan terhadap para ulama dan santri

Menurut Irjen Pol Luki Hermawan, Kapolda Jatim, seluruh pejabat dan anggota Polda Jatim wajib mengenakan songkok sebagai simbol santri. Hal itu juga diberlakukan serentak bagi seluruh Polres dan jajaran di Jawa Timur.

"Sesuai dengan tema bersama santri, damailah negeri, gelar apel hari santri ini diharapkan mampu memberi motivasi pada seluruh anggota Polri lebih menjawab tantangan zaman, berdedikasi, damai, dan religius," kata Luki.

Peringatan hari santri tersebut merupakan bentuk penghargaan terhadap para ulama dan santri yang telah berjuang melawan penjajah, mempertahankan, mengisi kemerdekaan, dan meneguhkan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Selain menggelar apel, peringatan Hari santri 2018 akan dilaksanakan serjumlah rangkaian dari lomba, shalawatan, dan doa.

Kapolda dalam sambutannya mengatakan bahwa apel wilayah Jawa Timur tersebut sekaligus sebagai persiapan peringatan hari santri yang akan dilaksanakan di Gor Sidoarjo bersamaan dengan hari sumpah pemuda yang akan dihadiri oleh Presiden Jokowi. (rcr)

Ratusan Polisi Diterjunkan Amankan Kunjungan Prabowo-Sandi ke Jombang


RADARMETROPOLIS: Jombang - Polres Jombang menerjunkan Sebanyak 391 personel Polrs Jombang diterjunkan untuk pengamanan kunjungan pasangan Capres-Cawapres Nomor Urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pondok Pesantren Tebuireng Jombang, Senin (22/10/2018).

"Personel yang sudah kita siapkan terdiri dari gabungan lintas fungsi yang ada di Mapolres Jombang," ujar Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polres Jombang, Kompol Kusen Hidayat, Senin (22/10/2018).

Personel pengamanan tersebut terbagi menjadi tiga ring. Ring pertama, pengamanan tertutup dan melekat kepada capres dan cawapres.

Ring kedua pencegahan dari personil Sabhara dan Binmas, yakni di seputaran wilayah kunjungan.

Sedangkan ring ketiga dari unsur lalu lintas dan dibantu dari masing-masing polsek akan bertugas mengamankan jalur.

Personel tersebut merupakan pasukan yang sudah disiapkan oleh Polres Jombang untuk pengamanan masa kampanye pemilihan presiden. (ruf)

Prabowo-Sandi ke Jatim Napak Tilas Resolusi Jihad



RADARMETROPOLIS: Surabaya - Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno, bersama rombongan mengagendakan melakukan napak tilas Resolusi Jihad yang dimulai dari Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur.

"Dalam agenda di Jawa Timur kali ini, Pak Prabowo dan Pak Sandi akan melakukan napak tilas resolusi jihad yang diserukan KH Hasyim Asy'ari untuk melawan penjajah dan mempertahankan kedaulatan NKRI. Kegiatan tersebut dimulai dengan apel 5.000 santri di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang," kata Ketua DPP Partai Gerindra, Chusni Mubarok, Senin (22/10/2018).

Chusni dalam pernyataannya secara tertulis itu menjelaskan semangat Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno dalam mempertahankan kedaulatan NKRI sangat terinspirasi dari resolusi jihad itu. Sebab cikal bakal semangat pertempuran 10 November 1945 di Surabaya tidak terlepas dari resolusi jihad tersebut.

"Bagi Pak Prabowo dan Pak Sandi resolusi jihad merupakan tonggak perjuangan dan bagian sejarah yang tidak bisa dilepaskan dari pertempuran 10 November 1945 melawan penjajah yang kini menjadi Hari Pahlawan," kata Chusni.

Chusni lalu menjelaskan keterkaitan dua momen tersebut. Dijelaskannya, karena resolusi jihad yang diserukan KH Hasyim Asy'ari dan disambut dengan pekik semangat yang digelorakan Bung Tomo, membuat Arek-arek Suroboyo beserta para laskar santri dari berbagai daerah di tanah Jawa menjadi gagah berani melawan penjajah pada pertempuran 10 november 1945.

Chusni mengungkapkan dalam kegiatan napak tilas resolusi jihad tersebut, Prabowo dan Sandi juga akan bersilahturahmi dengan Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng KH Salahuddin Wahid dan berziarah ke makam KH Hasyim Asy'ari.

"Setelah bersilahturahmi dengan Gus Solah, dan berziarah ke makam KH Hasyim Asy'ari, Pak Prabowo dan Pak Sandi juga akan menyapa dan berdialog dengan para santri di Ponpes Tebuireng, ," papar Chusni yang juga merupakan Wasekjen Pimpinan Pusat GP Ansor itu.

Caleg DPR RI Partai Gerindra dari Dapil Malang Raya itu menambahkan bahwa Pak Prabowo dan Pak Sandi juga akan mengunjungi Ponpes Mambaul Ma'arif Denanyar Jombang untuk bersilahturahmi dengan para pengurus pondok pesantren itu serta berziarah ke makam KH Bisri Syansuri yang juga merupakan seseorang ulama besar di Jawa Timur.

Setelah itu Prabowo dan Sandi juga akan melanjutkan perjalanannya ke Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang.

Di sana mereka akan melakukan ziarah ke makam pahlawan nasional sekaligus pendiri organisasi Islam terbesar di Indonesia, Nahdlatul Ulama, yakni KH Wahab Chasbullah yang rencananya akan didampingi putra Mbah Wahab, yakni KH Hasib Wahab Chasbullah.

"Kegiatan silaturahmi kepada para kiai dan santri serta ziarah ke makam para pejuang bangsa itu merupakan rangkaian kegiatan napak tilas resolusi jihad yang dilakukan oleh Pak Prabowo dan Pak Sandi selama di Jawa Timur. Selain itu, acara napak tilas ini juga dimeriahkan dengan pawai kendaraan Jeep dari Jombang menuju Tugu Pahlawan Surabaya sebagai simbol semangat perjuangan dan perlawanan terhadap segala bentuk penjajahan," kata Chusni. (fur)

Surabaya Tetapkan 21 Puskesmas 24 Jam Plus Rawat Inap



RADARMETROPOLIS: Surabaya - Pemkot Surabaya telah menetapkan sebanyak 21 Puskesmas siap beroperasi selama 24 jam penuh. Bahkan, Puskesmas tersebut juga dilengkapi dengan fasilitas rawat inap yang memadai.

Kebijakan di atas diambil seiring dengan diberlakukannya kebijakan rujukan berjenjang yang diberlakukan oleh BPJS. Sejak beberapa hari terakhir peraturan rujukan berjenjang telah resmi diberlakukan oleh BPJS Kesehatan. Melalui peraturan itu setiap pengguna BPJS harus memulai perawatan medis dari Puskemas atau klinik sebagai fasilitas pelayanan kesehatan paling dasar.

Terkait peraturan rujukan berjenjang itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya, Febria Rahmanita, turut memberikan kritik. Itu karena prosedur baru tersebut membebani masyarakat dan rumah sakit, dan Surabaya sudah merasakan dampak peraturan baru itu.

"Bu Walikota sudah membuat surat ke Kemenkes dan Dirut BPJS yang isinya meminta peraturan itu ditinjau ulang," kata Febria beberapa waktu yang lalu.

Febria menambahkan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berupaya memberikan kemudahan pelayanan kesehatan bagi warganya. Untuk mengurangi beban masyarakat, Pemkot menggunakan alternatif lain, yakni cara manual. Meski imbasnya anggaran yang dibutuhkan akan bertambah.

"Karena tak bisa diklaimkan ke BPJS, pemkot nanti akan intervensi," tegasnya.

Berikut ini adalah daftar Puskesmas yang beroperasi 24 jam dan memiliki fasilitas rawat inap:

1.      Puskesmas Mulyorejo
2.      Puskesmas Jagir
3.      Puskesma Tenggilis
4.      Puskesmas Gunung anyar
5.      Puskesmas Medokan ayu
6.      Puskesmas Banyu urip
7.      Puskesmas Dupak
8.      Puskesmas Manukan kulon
9.      Puskesmas Tanjungsari
10.   Puskesmas Kedurus
11.   Puskesmas Siwalankerto
12.   Puskesma Tanah Kalikedinding
13.   Puskesmas Simomulyo
14.   Puskesmas Keputih
15.   Puskesmas Wiyung
16.   Puskesmas Sidotopo wetan
17.   Puskesmas Sememi
18.   Puskesmas Krembangan selatan
19.   Puskesmas Pakis
20.   Puskesmas Dukuh kupang
21.   Puskesmas Balongsari

(ar)

Minggu, 21 Oktober 2018

Usai Bentrokan, Seluruh Pemuda NTT Diamankan ke Mapolsek Waru




RADARMETROPOLIS: Sidoarjo - Para pemuda asal Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terlibat pertikaian dengan warga Tambak Sawah dievakuasi dan ditampung di Mapolsek Waru, Minggu (21/10/2018).

Para pemuda asal NTT, baik yang indekost di Jalan Blambangan I Tambak Sawah maupun teman-temannya yang berdomisili di tempat lain didata oleh petugas Poksek Waru. Setelah selesai didata, mereka beristirahat di ruang tunggu Mapolsek Waru dan tidur-tiduran di atas lantai depan pintu masuk.

Kapolsek Waru Kompol H. M Fathoni menyatakan bahwa dalam melakukan penanganan kasus tersebut pihaknya terus merampungkan pendataan dan pemeriksaan saksi-saksi.

"Untuk sementara kita data semuanya terlebih dahulu," katanya.

Ia menambahkan dalam kasus ini tersebut pihaknya juga menunggu keterangan pemilik kos, yakni H. Tamyis. Ia perlu didengarkan keterangannya karena tahu permasalahan yang terjadi.

"Saya akan memitai keterangan H. Tamyis selaku pemilik kost yang ditempati Marcel dan teman-tempatnya," jelas Fathoni.

Pihaknya siap melakukan kordinasi maupun memediasi antara pemilik kos dengan warga NTT serta warga setempat agar kasus itu tidak berlanjut. "Kami akan memediasi antara pihak yang berselisih," tegas Kapolsek.

Jika mediasi gagal, maka untuk sementara, para pemuda yang sebelumnya kos di H. Tamyis diminta tetap di Mapolsek Waru sambil mencari tempat kos baru.

Sedangkan para pemuda yang tinggal di luar Tambak Sawah, dipersilakan untuk pulang ke kos masing-masing. (rik)

Seluruh Motor yang Ditinggalkan Pemuda NTT Dilempar ke Sungai oleh Warga




RADARMETROPOLIS: Sidoarjo - Kendaraan para pemuda NTT yang berada di Jalan Blambangan l Tambak Sawah Kec. Waru yang ditinggalkan para pemiliknya menyelamatkan diri dari bentrokan, akhirnya menjadi sasaran kemarahan warga. Motor-motor tersebut dilemparkan oleh warga Tambak Sawah yang marah ke saluran air.

Kejadian tersebut mengundang perhatian warga setempat dan pengguna jalan yang melintas di Tambak Sawah, Minggu (21/10/2018).

Situasi Desa Tambak Sawah sampai kini diawasi aparat kepolisian. Para personel Raimas (pengurai masyarakat) dari Sat Sabhara Polresta Sidoarjo terus melakukan penjagaan di desa setempat, karena khawatir terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. (rik)

Warga Tambak Sawah Bentrok dengan Puluhan Pemuda NTT


RADARMETROPOLIS: Sidoarjo - Pada Sabtu (20/10/2018) malam, di desa Tambak Sawah Kecamatan Waru terjadi bentrokan antara warga setempat dengan beberapa pemuda Nusa Tenggara Timur (NTT). Warga marah dikarenakan tidak menerimakan ulah pemuda NTT itu yang dinilai telah melakukan pengrusakan terhadap rumah indekos milik warga yang terletak di Jalan Blambangan l No 20 Tambak Sawah.
                                                                 
Empat pemuda asal NTT mengalami luka bacok dalam bentrokan tersebut. Keempat korban itu Lebu Galuh (20) asal Pantiala Bawah Kec. Lamboya Sumba Barat, Vincent Kono (32) warga Fatunisuan Kec. Miomafo Barat Kab. Kevamenano, Marcel, dan Nelis keduanya asal Sumbawa NTT.

Kapolsek Waru, Kompol H. M Fathoni mengatakan bentrokan itu akibat perselisihan antara Marcel dengan pemilik kos, H. Tamyis, yang terjadi pada empat hari sebelumnya. Pemilik kos diduga mengingatkan soal uang bulanan, tapi Marcel tidak menerimakan teguran tersebut, sehingga terjadi cekcok.

"Bahkan, saat keduanya berselisih, Marcel sempat mengeluarkan kata-kata tidak pantas. Terus dilerai oleh salah satu penghuni kos lain, dan tidak terjadi apa-apa," katanya.

Fathoni menambahkan, malam ini tadi perselisihan sepertinya berlanjut. Sejumlah teman Marcel dari berbagai tempat yang tidak indekos di Tambak Sawah, berdatangan ke kos Marcel.

"Ada sekitar 20 lebih pemuda NTT berdatangan ke Tambak Sawah. Ada yang dari Gununganyar, Rungkut, Kenjeran, dan tempat lainnya, berkumpul di dekat lokasi. Perselisihan terjadi dan mereka diduga melakukan pengrusakan pelemparan batu hingga kaca rumah H. Tamyis pecah," ungkap Fathoni.

Fathoni menjelaskan lebih lanjut, bahwa dari situlah bentrokan terjadi. Sepertinya pemuda dan warga setempat tidak menerimakan, karena H. Tamyis di Tambak Sawah seorang yang disegani. Warga Tambak Sawah banyak berdatangan dan marah kepada para pemuda-pemuda NTT tersebut.

Warga akhirnya melakukan penganiayaan terhadap para pemuda NTT hingga berlarian menyelamatkan diri. Diantaranya ada yang masuk rumah warga untuk berlindung. Namun mereka semuanya akhirnya berhasil dievakuasi oleh kepolisian Sektor Waru, sehingga warga Tambak Sawah membubarkan diri.

Mengenai adanya dugaan penganiayaan dengan senjata tajam, Fathoni menjelaskan masih melakukan penyelidikan. Karena saat itu warga banyak berkerumun dan pihaknya tidak menemukan  barang bukti adanya senjata tajam.

"Tetap kami selidiki kasus ini. Siapa yang membawa senjata tajam dan melakukan penganiayaan tersebut?" tegasnya.

Salah satu pemuda NTT, Hendrik, mengaku dirinya tadi tidak tahu persis pemicu bentrokan terhadap empat kawannya. Ia kaget saat datang dan berkumpul di lokasi, ada massa berkerumunan datang menuju rumah H. Tamyis dan menganiaya teman-temannya tersebut.
"Saya datang ke Tambak Sawah karena memang setiap malam minggu, teman-teman NTT satu rantauan di Sidoarjo maupun Surabaya berkumpul akrab," ujarnya. (rik)

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites