Terkait Izin Siloam Anak Risma Diperiksa Polda Jatim

Para ahli kontruksi mensinyalir amblesnya Jalan Raya Gubeng beberapa waktu lalu adalah diakibatkan adanya permainan perizinan pembangunan RS Siloam. Fuad Bernardi, anak sulung Risma diperiksa Polda Jatim terkait masalah tersebut.

Ribuan Rakyat Penuhi Pesta Rakyat Jatim

Ribuan Rakyat memenuhi pesta rakyat Pesta Rakyat, di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Minggu (13/10/2019) malam. Pemprov Jatim mengadakan acara pesta untuk rakyat itu dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-74 Provinsi Jatim. Puluhan ribu porsi makanan gratis disediakan untuk masyarakat yang hadi.

Dan Pasmar 2 Lihat Langsung Kesiapan Satuan

Brigjen TNI (Mar) Ipung Purwadi, MM, Komandan Pasmar 2, memimpin gelar kesiapan Latpasrat Korps Marinir Tahun 2019. Kegiatan ini dimaksudkan untuk melihat secara langsung kesiapan satuan.

Terbaik Akpol 95 Resmi Jabat Kapolrestabes Surabaya

Lulusan terbaik dari Akpol 1995, Kombes Pol H. Sandi Nugroho, SIK, SH, MHum resmi menjabat Kepala Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya. Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Drs Luki Hermawan, MSi memimpin langsung upacara sertijab.

Khofifah: Jatim Punya Lompatan dan Agenda Besar

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengatakan bahwa kunci kemajuan Indonesia ada di provinsi dan kabupaten/kota. Jatim sendiri saat ini mempunyai agenda besar dan berbagai lompatan untuk mendukung tercapainya Indonesia maju.

Kejari Cari Bukti Baru Kasus Kredit Fiktif Rp 10 M

Kejari Surabaya terus mencari alat bukti baru untuk memperkuat berkas dakwaan kasus dugaan kredit fiktif BRI Surabaya dan mencari tersangka baru..

DPRD Surabaya Kaji Pengajuan Anggaran Trem Rp 400 M

Dalam rangka merealisasikan pembangunan trem, Pemkot Surabaya mengajukan anggaran Rp 400 miliar. Hal ini dilakukan melalui Perubahan Anggaran Keuangan 2018. Namun demikian DPRD akan mengkaji urgensinya terlebih dulu, karena penggunaan anggaran adalah untuk masyarakat.

Minggu, 31 Maret 2019

TKD Jatim: Jokowi Sapu Bersih Kemenangan, Kabar Kalah di 6 Daerah Bohong



RADARMETROPOLIS: Surabaya – Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jawa Timur, Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin menyatakan bahwa Jokowi akan kalah di enam daerah rawan kalah adalah bohong. Mantan Kapolda Jatim ini bahkan optimistis Paslon 01 akan menyapu bersih seluruh kemenangan di 38 kabupaten/kota se Jatim. Termasuk di Pamekasan, Sumenep, Situbondo, Bondowoso, Kota Probolinggo, dan Pacitan yang dihembuskan rawan kalah.

“Bohong semuanya itu. Yang tahu persis itu saya, di lapangan. Itu masih data lama. Data terbaru, Madura akan habis disapu bersih, Jokowi pasti menang. Jatim akan menang di atas 60 persen,” tegas Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Ma’ruf Jatim, Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin kepada wartawan usai nobar debat keempat capres di Hotel Wyndham Surabaya, Sabtu (30/3/2019) malam.

Tidak hanya itu, Mahfud bahkan optimistis bisa menyapu bersih seluruh kemenangan di 38 kabupaten/kota se-Jatim.

“Mudah-mudahan bisa sapu bersih. Percaya sama saya. Suara Jokowi di seluruh daerah di Jatim mengalami kemajuan pesat. Kampanye terbuka di Banyuwangi, Jember, dan Malang kemarin, luar biasa. Dampak psikologisnya, masyarakat yang semula ragu, sudah berpaling ke Jokowi,” papar mantan Kapolda Jatim tersebut.

Machfud berharap pasca debat yang keempat ini akan mampu mendongkrak perolehan suara Jokowi-Ma’ruf di Jatim.

 “Siang hari sebelum debat, Pak Jokowi makan siang bersama keluarga. Tidak pakai persiapan. Pak Jokowi sudah berpengalaman empat setengah tahun memimpin negara. Jangan coba-coba, negara sebesar ini diberikan kepada yang belum punya pengalaman,” kata Machfud.

Pasangan calon nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf Amin diprediksi olehbeberapa lembaga survei bakal memenangkan perolehan suara di Jatim dengan angka mendekati 60 persen. Sedangkan paslon 02 Prabowo-Sandi meraih angka sekitar 30 persen. Sisanya masih belum menentukan pilihan. (rie)

Sabtu, 30 Maret 2019

Modal Jokowi Menangi Pilpres: Tingginya Kepuasan Masyarakat


RADARMETROPOLIS: Surabaya – Prestasi yang ditorehkan Jokowi selama 4,5 tahun kepemimpinannya menjadi Presiden mendapat penilaian khusus masyarakat. Hal ini tergambarkan dari hasil lembaga survei yang menyebutkan bahwa tingkat kepuasan masyarakat cukup tinggi atas kepemimpinan Jokowi. Hal ini menjadi modal kuat bagi Capres nomor urut 01 itu untuk memenangkan Pilpres 2019.

Demikian diungkapkan Juru bicara Tim Kampanye Daerah (TKD) Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Julia Mihardja.

Dijelaskan lebih lanjut oleh Julia, kepuasan masyarakat terhadap prestasi pemerintahan Jokowi terdiri atas beberapa sektor, baik soal infrastruktur, pendidikan, ekonomi, bidang Polhukam, dan hubungan internasional.

“Kalau dilihat dari tingkat kepuasan masyarakat itu cukup tinggi ya. Artinya, ini menjadi salah satu modal kuat Pak Jokowi memenangkan Pilpres nanti,” kata Julia.

Julia mengatakan, merujuk hasil survei terbaru diketahui jika sebanyak 72,9 persen masyarakat puas dengan kerja dan program pemerintah saat ini. Untuk sektor infrastruktur, angkanya mencapai 79,2 persen dan sektor pendidikan mencapai 76,6 persen.

“Bahkan sekitar 80 persen masyarakat optimistis bahwa kondisi ekonomi mereka akan lebih baik ke depannya,” jelasnya.

Tingkat kepuasan masyarakat tersebut tentu tak dapat dimanipulasi, karena hal demikian menggambarkan realitas yang sesungguhnya. Julia menganalogikan, bahwa tingkat kepuasan itu selalu berkaitan erat dengan arah pilihan politik masyarakat menjelang Pemilu 17 April mendatang.

“Masyarakat berpikirnya sederhana saja. Kalau merasa puas dengan kinerja seseorang pemimpin, maka dia ingin hal itu terus berlanjut. Ini juga jadi modal kami sebagai tim pemenangan di daerah, bagaimana mensosialisasikan keberhasilan-keberhasilan itu,” ucapnya.

Sebelumnya, lembaga Center for Strategic and International Studies (CSIS) merilis hasil survei terkait tingkat kepuasan terhadap kinerja pemerintah dan program kerja pemerintah.

Hasilnya menyebutkan, jika 72,9 persen rakyat mengaku puas dengan kerja dan program pemerintah. Survei CSIS diambil pada periode 15 hingga 22 Maret 2019, dengan margin of error sekira 2,21 persen dan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen. (sr)

Dipertahankan dalam Surat Suara, Identitas Baju Putih Milik Jokowi



RADARMETROPOLIS: Surabaya – Calon Presiden Joko Widodo telah menjadikan baju putih sebagai identitasnya sejak terpilih menjadi presiden pada Pilpres 2014. Jokowi konsisten menggunakan identitas tersebut hingga maju kembali menjadi capres pada Pilpres 2019. Untuk mempertahankan identitas tersebut, Jokowi-Ma’ruf menggunakan baju putih untuk foto kertas suara.

“Identitas putih itu telah menjadi identitasnya Pak Jokowi sejak awal pemerintahan. Karena kalau di kampanye 2014 itu pakai kotak-kotak, lalu ketika sudah memenangkan Pilpres, Pak Jokowi sudah beralih menjadi kemeja putih untuk warna kerjanya,” kata Ketua Tim Cakra 19, Andi Widjajanto, Sabtu (30/3/2019).

Andi lebih lanjut menjelaskan bahwa Jokowi menjadikan kemeja putih sebagai seragam kerjanya sejak awal bertugas. Selain itu, Jokowi juga sengaja menggulung lengan kemejanya sebagai simbol bahwa dirinya bekerja.

Jadi, Jokowi dan KH Ma’ruf Amin menggunakan baju putih dalam kertas suara, menurut Andi hal itu adalah untuk mempertahankan identitas tersebut.

Selain baju, Andi menyampaikan bahwa Jokowi merupakan kandidat yang pertama mengkampanyekan untuk menggunakan baju putih saat hari pencoblosan Pilpres 2019 pada Rabu, 17 April nanti. Menurutnya, Jokowi mengkampanyekan hal itu saat kampanye terbuka perdana di Banten.

 “Mereka (kubu 02) tidak pernah menggunakan tagar Rabu Putih atau putih adalah kita. Itu yang benar-benar meluncurkan adalah Pak Jokowi di kampanye ke satu di Banten,” ujarnya.

Andi menegaskan, kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, sejak awal mengkampanyekan Rabu Biru. Identitas kubu 02 itu, merupakan identitas yang dibangun oleh Sandi.

Lebih lanjut, Andi mengklaim identitas putih yang dikampanyekan Jokowi memiliki filosofi netral dan bersih. Identitas itu, juga merupakan simbolisasi kebaruan dalam bekerja.

“Itu identitas yang terus-menerus dipakai sampai sekarang, sampai 2019 di surat suara,” ujar Andi.

Terkait kampanye baju putih yang dibuat Jokowi itu, Andi berharap dapat memunculkan satu identitas komunal bersama pada saat 17 April 2019.

“Dan semoga itu menguatkan agar pemilih 01 bisa semakin termotivasi untuk ke TPS dan nyoblos,” harap Andi. (ar)

Jumat, 29 Maret 2019

Untuk Jaga dan Ciptakan Kondusivitas Nasional, Marinir dan Brimob Gelar Apel Bersama


RADARMETROPOLIS: Surabaya - Korps Marinir TNI AL dan Korps Brimob Polri menggelar apel bersama di Bhumi Marinir Karangpilang Surabaya, Kamis (28/3/2019). Diadakannya kegiatan ini dimaksudkan sebagai sarana untuk membangun semangat kebersamaan selaku aparatur negara dengan peran dan fungsi yang berkaitan dalam upaya menjaga dan menciptakan stabilitas keamanan dan pertahanan nasional agar tetap kondusif.

Kegiatan apel bersama tersebut dipimpin oleh Dankor Brimob, Irjen Ilham Salahudin, dan Dankormar Mayjen TNI (Mar) Suhartono, M. Tr (Han) yang di wakili oleh Kaskormar Brigjen TNI (Mar) Widodo Dwi Purwanto. Kegiatan apel bersama ini diikuti oleh 2 SSY Korps Marinir, 1 SSY Korps Brimob, 1 SST Pasus Korps Marinir, dan 1 SST Gegana Polri.

Dankor Brimob, Irjen Ilham Salahudin, mengatakan bahwa komposisi dari sinergitas adalah terjalinnya komunikasi yang baik, bertukarnya informasi, dan terciptanya kolaborasi.

“Kalau kita sudah bersinergi dalam hal apapun, maka tidak ada persoalan yang sulit. Ketika saya memasuki Kesatrian Korps Marinir, satu hal yang terkesan adalah bergembira di daerah tempur, salah satu dari moto Korps Marinir,” katanya.

Lebih lanjut dikatakan bahwa Marinir sebagai pasukan pendarat, telah menorehkan sejarah bahwa di seluruh yurisdiksi nasional, Korps Komando Operasi Angkatan Laut (KKO AL) yang sekarang bernama Korps Marinir bukanlah Korps yang hanya menjadi pelengkap di republik ini. Tetapi mempunyai peran dalam mengawal NKRI, disamping itu bermitra, bersinergi dengan Mobile Brigade yang saat ini bernama Korps Brimob.

“Dan saya, sebagai generasi penerus Korps Brimob, wajib dan berkepentingan menyampaikan kepada saudara-saudara sekalian di kota Pahlawan ini,” tandas Ilham Salahudin.

Sedangkan Dankormar Mayjen TNI (Mar) Suhartono, M. Tr (Han) dalam amanatnya yang dibacakan oleh Kaskormar Brigjen TNI (Mar) Widodo Dwi Purwanto, mengatakan bahwa apel bersama yang mereka gelar dimaksudkan sebagai sarana untuk menjalin silaturahmi antara Korps Marinir TNI AL dan Korps Brimob Polri.

Yakni, untuk membangun semangat kebersamaan selaku aparatur negara, yang memiliki peran dan tugas yang saling berkaitan dalam upaya menjaga dan menciptakan stabilitas keamanan dan pertahanan nasional agar tetap kondusif.

Perlu dipahami bahwa sebagai anggota Korps Marinir maupun Korps Brimob pasti memiliki kebanggaan Esprit De Corps masing-masing. Namun, hal itu jangan dijabarkan secara sempit dan tidak mau menerima semangat kebersamaan.

 “Kita harus melihat kepentingan yang lebih besar, sehingga kita tidak terjebak pada ego sektoral. Rasa bangga dan jiwa korsa yang kita miliki harus diarahkan kepada hal-hal yang bersifat positif, tidak mudah dipengaruhi dan dirusak oleh oknum maupun pihak-pihak lain yang sengaja berupaya membenturkan demi mencapai kepentingannya,” urainya.

Turut hadir pada kesempatan tersebut, Danpasmar 2 Brigjen TNI (Mar) Ipung Purwadi, MM, Wadan Pasmar 2 Kolonel Marinir Herry Djuhaeri, MM, Dankolatmar Kolonel Marinir Suliono, Danlanmar Surabaya Kolonel Marinir Mauriyadi, Dansat Brimob Polda Jatim Kombes I Ketut Gede Wijatmika, SIK, para Asisten Danpasmar 2, dan para Dankolak/Satlak Pasmar 2. (rcr)

Kamis, 28 Maret 2019

KPK OTT Anggota DPR dalam Kasus Suap Distribusi Pupuk



RADARMETROPOLIS: Jakarta - KPK menangkap seorang anggota DPR RI dalam operasi tangkap tangan (OTT) terkait distribusi pupuk yang dilakukan kemarin malam, Kamis (28/3/2019). Tetapi Kabiro Humas KPK dalam pemaparannya kepada media masih belum menjelaskan secara detail identitas anggota DPR yang ditangkap tersebut. Saat ini anggota DPR itu sudah berada di KPK untuk menjalani pemeriksaan.

"Dini hari tadi, KPK mengamankan satu orang anggota DPR RI. Saat ini sedang proses pemeriksaan lebih lanjut di Gedung KPK," kata Febri Diansyah, Kamis (28/3/2019).

"Dengan demikian, sampai pagi ini sekitar delapan orang diamankan dalam OTT di Jakarta," ujarnya.

Sebelum ditangkapnya anggota DPR tersebut, ada tujuh orang yang diamankan KPK, termasuk seorang direksi PT Pupuk Indonesia dalam OTT tadi malam. KPK juga menyita uang dalam pecahan dolar dan rupiah serta mengamankan satu unit mobil Toyota Alphard.

Saat ini kedelapan orang yang kena OTT itu berstatus sebagai terperiksa. KPK mempunyai waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum mereka. OTT ini terkait dugaan suap distribusi pupuk menggunakan kapal. (khr)

Lapas Pasuruan Gerakkan Napi Bersihkan Masjid Jami



RADARMETROPOLIS: Pasuruan - Puluhan narapidana lembaga pemasyarakatan Kota Pasuruan bekerja bakti membersihkan Masjid Jami Kota Pasuruan. Mereka dibantu para petugas dan juru kunci masjid.

Dua puluh narapidana yang ikut dalam kegiatan tersebut merupakan para narapidana yang sudah masuk dalam tahap asimilasi dan mulai dibaurkan ke masyarakat. Agar nantinya mereka bisa diterima kembali dalam masyarakat dan dapat kembali bergaul seperti sedia kala.

Menurut Kepala Keamanan Lapas, Alfan, dalam kegiatan tersebut para napi terlihat tidak canggung terhadap masyarakat lain. Dengan melakukan kegiatan tersebut mereka merasa bisa mendapatkan pelajaran berharga. Selain itu para napi diharapkan dapat menambah ilmu agama dari sosok tokoh agama yang ada.

Dalam kegiatan membersihkan lingkungan masjid tersebut, yang dilakukan oleh para napi antara lain membersihkan lantai dan karpet yang kotor oleh debu. (fur)

Rabu, 27 Maret 2019

Diambil Enzimnya untuk Obat: Penyelundupan Komodo Digagalkan Polda Jatim


RADARMETROPOLIS: Surabaya - Penyelundupan Komodo ke luar negeri dengan harga sangat fantastis berhasil digagalkan jajaran Polda Jatim. Konon, perdagangan hewan dilindungi oleh negara tersebut  untuk menambah koleksi pada kebun binatang di negara pembeli serta dipergunakan untuk obat-obatan.

Empat ekor Komodo selundupan yang ditemukan dalam kondisi hidup di sebuah rumah milik tersangka RSL yang ada di Surabaya itu berasal dari Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur.

Dari operasi tersebut Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Jatim berhasil menangkap delapan orang tersangka dan satu DPO berinisial RSL (24), AN (32), VS (32), AW alias AMR alias TJ (35), RR alias OCK (32), MR (30), BPH (22), dan DD (26).

Direskrimsus Polda Jatim, Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan, Rabu (27/3/2019) mengatakan bahwa temuan tersebut diperoleh berdasarkan informasi dari masyarakat tentang adanya jual-beli satwa yang dilindungi, pada hari Jumat, 22 Februari 2019.

Berdasarkan informasi tersebut Subdit Tipidter melakukan pengecekan. Selanjutnya, tim yang dipimpin oleh AKBP Rofik itu melakukan penindakan di wilayah hukum di Jawa Timur, yakni di Kota Surabaya, Kabupaten Jember serta Kabupaten Bondowoso.

“Dari penindakan itu ditemukan berbagai jenis satwa liar, baik dalam kondisi hidup maupun mati, terutama Komodo," ujar Yusep.

Sementara itu Kepala Bidang Wilayah II Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Timur, Widodo, saat berada di Mapolda Jatim, Rabu (27/3/2019) mengungkapkan bahwa satwa-satwa tersebut biasanya dijual ke zoo (kebun binatang) di luar negeri.

“Karena harganya sangat fantastis. Dan untuk obat-obatan juga karena nilainya sangat fantastis,” kata Widodo.

Dijelaskan Widodo, saat ini negara lain sangat membutuhkan kandungan enzim yang dimiliki Komodo serta beberapa bagian organ satwa lain untuk membuat obat-obatan.

Komodo diketahui memiliki bakteri yang luar biasa. “Ini diperlukan untuk membuat obat-obatan bagi negara lain,” lanjut Widodo.

Menurutnya, Komodo memiliki senjata utama yang terletak pada air liur yang mengandung racun. Racun tersebut berasal dari kelenjar yang terletak di tengkorak kepala Komodo. Racun tersebut berupa racun penurun tekanan darah yang dapat menyebabkan pendarahan besar dengan mencegah pembekuan darah sehingga membuat korbannya syok.

Oleh karena itu, pihaknya sangat mengapresiasi aparat penegak hukum yang terus berupaya mengagalkan upaya penyelundupan Komodo serta satwa liar yang dilindungi ke negara lain.

Ia juga meminta masyarakat agar turut berperan aktif mengawasi lalu-lintas hewan-hewan asli nusantara. Agar kekayaan fauna negeri ini terus lestari dan terjaga.

Widodo berharap masyarakat bersedia melaporkan ke aparat kepolisian jika mendapati ada yang memiliki koleksi hewan-hewan dilindungi. (rcr)

CNT Juanda Gagalkan Penyelundupan 2.625 Gram Narkotika dalam Vacuum Cleaner dari Malaysia


RADARMETROPOLIS: Sidoarjo – Petugas Gabungan Customs Narcotics Team (CNT) Terminal 2 Bandara Internasional Juanda berhasil menggagalkan penyelundupan sabu-sabu seberat 2.625 gram dari Malaysia. Untuk mengelabui petugas, narkotika jenis golongan I itu dimasukkan ke dalam dua buah vacuum cleaner.

Narkotika tersebut dimasukkan ke Indonesia oleh Osmanhas (46) warga Dusun Lon Kebun Ketapang Sampang, Madura.

“Setelah dilakukan uji narcotest terhadap bubuk kristal tersebut, hasilnya positif narkotika golongan l,” kata Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean (KPPBC TMP) Juanda, Budiharjanto Rabu (27/3/2019).

Modus penyelundupan yang dilakukan oleh penumpang pesawat terbang Air Asia dengan kode QZ321 rute dari Kuala Lumpur Malaysia ke Surabaya itu, dimasukkan ke dalam dua buat vacum cleaner.

Vacum cleaner yang dibawa pelaku dari Malaysia itu terdeteksi oleh mesin Xray. Di dalam alat penghisap debu itu ada 4 bungkus plastik berisi sabu-sabu. Bubuk kristal putih itu positif mengandung methamphetamine.Oleh petugas Xray, Osmanhas langsung diperiksa secara intensif.

Osmanhas mengaku, tidak tahu-menahu soal isi barang dalam vacum cleaner tersebut. Ia hanya dititipi seseorang dari Malaysia dan juga tidak diberi nomor telepon penerimanya.

“Saya hanya dititipi barang, suruh bawa ke Surabaya. Saya diberi uang senilai Rp 1.300.000 oleh penitip barang,” terangnya.

Untuk proses hukum, tersangka akan diserahkan ke Direktorat Narkoba Polda Jatim. Pelaku terancam Pasal 102 huruf e Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1995 Tentang Kepabeanan sebagaimana telah dnubah dangan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006. (sr)

Dapat Penghargaan HPN PWI Jatim, Irjen Muhammad Iqbal: Jadi Motivasi Tingkatkan Pelayanan


RADARMETROPOLIS: Surabaya – Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Muhammad Iqbal mendapatkan penghargaan dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Jawa Timur pada puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) dan HUT ke-73 PWI tingkat Jatim, Rabu (27/3) malam.

Seperti diketahui, salah satu tradisi yang dilakukan dalam setiap peringatan HPN, PWI Jatim memberikan awards atau penghargaan kepada tokoh, instansi yang berprestasi dan memberi inspirasi serta lomba karya jurnalistik piala Prapanca.

Untuk pemberian penghargaan pada tahun ini, salah satu tokoh yang mendapat penghargaan adalah mantan Wakapolda Jatim yang saat ini menjabat Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri, Irjen Pol Muhammad Iqbal Kadiv Humas Mabes Polri.

“Setelah kita rapat tim, ada beberapa nominasi untuk penghargaan para tokoh atau instansi sesuai kompetensi bidang masing masing. Salah satu tokoh yang mendapatkan penghargaan dari kami adalah Irjen Pol M Iqbal untuk kategori tokoh nasional bidang keterbukaan informasi publik,” kata Ketua Panitia HPN PWI Jatim, Lutfi Hakim.

Selain Iqbal juga ada beberapa tokoh dari instansi lainnya yang mendapatkan penghargaan.

Saat dikonfirmasi terkait penghargaan tersebut, Irjen Pol M Iqbal menyatakan berterima kasih atas apresiasi yang diberikan oleh PWI Jatim.

“Penghargaan ini akan menjadi motivasi, diri kami dan instansi kami untuk terus meningkatkan pelayanan, profesionalisme dan humanisme dalam memberikan pelayanan publik, khususnya di bidang indormasi sesuai dengan tugas kami pada saat ini,” ungkap Iqbal.

Terhadap apresiasi dari PWI Jawa Timurtersebut, Iqbal mengaku awalnya merasa terkejut. “Tidak menduga sebelumnya jika akan mendapat penghargaan. Tapi memang, Surabaya dan Jawa Timur sudah seperti rumah kami. Kami mohon doa agar selalu dapat mengemban tugas dengan baik,” kata Iqbal. (rcr)

Berikut tokoh atau instansi yang mendapatkan reward dari PWI Jatim dalam puncak peringatan Hari Pers Nasional 2019.

1.      Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jatim untuk kategori: TOKOH BID. PEMBERDAYAAN PEREMPUAN

2.      Irjen Pol M. Iqbal, Kadiv Humas Polri: TOKOH BID. KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK

3.      IMAWAN MASHURI: TOKOH PERS 2019

4.      Prof dr M. NASIH, Rektor Unair: TOKOH BID. PENGUATAN AKADEMIK

5.      AKBP Kusworo Wibowo, Kapolres Jember: TOKOH BIDANG PENGAMANAN DAERAH

6.      HM Fadeli, Bupati Lamongan: TOKOH BIDANG PEMERINTAHAN DAERAH

7.      Gatot Sulistyo Hadi: TOKOH BIDANG PERCEPATAN INFRASTRUKTUR DAERAH

8.      GUDANG GARAM: KATEGORI KORPORASI BIDANG PEMBERDAYAAN EKONOMI DAERAH (direktur)

9.      PERTAMINA EP ASSET 4: KATEGORI KORPORASI BIDANG PENGUATAN ENERGI (direktur)
10. PERTAMINA HULU ENERGI (PHE) WMO: KATEGORI KORPORASI BIDANG PENGUATAN ENERGI

Bupati Banyuwangi: DNA Inovasi Ada pada Diri Pak Jokowi


RADARMETROPOLIS: Banyuwangi – Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, mengungkapkan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) selama ini mendukung penuh semua daerah yang giat melakukan inovasi. Bahkan, Bupati Banyuwangi itu menyebut bahwa DNA inovasi ada pada diri Capres Petahanan tersebut.

 “Seperti biasa, Pak Jokowi selalu menekankan soal inovasi daerah. Dan beliau mendukung penuh semua daerah yang giat berinovasi, baik dalam hal pengembangan ekonomi, sosial, seni-budaya maupun pelayanan publik. Memang DNA inovasi ada pada diri Pak Jokowi, sehingga beliau senang bila ada daerah terus berinovasi,” kata Anas di Banyuwangi, Selasa (26/3/2019).

Pemaparan di atas menjawab pertanyaan wartawan yang menanyakan obrolan ketika menyambut kedatangan Capres 01 tersebut di Bandara Banyuwangi bersama Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansah. Jokowi berkunjung ke Banyuwangi, Senin (25/3/2019).

Lebih lanjut Anas mengungkapkan bahwa dalam momen itu Jokowi juga mengapresiasi inisiatif Banyuwangi yang didukung pemerintah provinsi dan pusat dalam mengembangkan bandara.

Anas selanjutnya menceritakan bagaimana proses pengembangan terminal hijau bandara tersebut yang memang sengaja didesain unik untuk mendukung Banyuwangi sebagai destinasi wisata. Di terminal bandara tersebut, penggunaan AC nyaris tidak ada, namun suasana tetap sejuk karena penataan sirkulasi udara dan aliran air di kolam yang mengelilingi nyaris seluruh ruang bandara.

Saat kunjungan ke Banyuwangi itu, Jokowi dan Ibu Negara Iriana ketika tiba di bandara langsung mengelilingi terminal hijau pertama di Indonesia yang didesain arsitek kondang Andra Matin tersebut.

“Pak Jokowi mengapresiasi pengembangan Bandara Banyuwangi, termasuk gaya terminal hijaunya. Dan saya juga sampaikan terima kasih ya karena pemerintah pusat sangat total mengembangkan Bandara Banyuwangi, baik lewat skema APBN dan mulai tahun lalu lewat BUMN. Kalau ditotal sudah ratusan miliar dana dari pusat untuk Bandara Banyuwangi, yang memudahkan akses bukan hanya ke Banyuwangi, tapi juga Situbondo, Bondowoso, dan bahkan Pulau Bali bagian barat,” papar Anas.

Jokowi dan Iriana bersama Khofifah dan Anas saat mengelilingi bandara terlihat menyusuri lorong-lorong di terminal hijau Bandara Banyuwangi. Jokowi tampak serius mencermati interior bandara yang sebagian digarap dengan kayu-kayu bekas. Jokowi juga mencoba duduk di kursi-kursi hasil produksi industri furnitur Banyuwangi yang menghiasi terminal tersebut.

Jokowi disambut oleh aksi para seniman kuntulan khas Banyuwangi saat tiba di pintu luar terminal bandara. Jokowi pun menyambut para seniman muda tersebut dengan menyalami mreka serta berdialog sejenak dan berfoto bersama.

Menyadari terlibat dalam acara kampanye Capres Petahana tersebut, Khofifah dan Anas menyatakan sudah mengajukan cuti kerja sehari. (nis)

Selasa, 26 Maret 2019

Terlibat Perizinan RS Siloam? Anak Sulung Risma Diperiksa Polda Jatim


RADARMETROPOLIS: Surabaya – Putera sulung Walikota Surabaya Tri Rismaharini, Fuad Bernardi, diperiksa penyidik Kepolisian Daerah Jawa Timur terkait dengan perkara amblesnya Jalan Raya Gubeng Surabaya. Para ahli kontruksi mensinyalir bahwa amblesnya Jalan Raya Gubeng beberapa waktu lalu adalah diakibatkan adanya kesalahan dalam diterbitkannya perizinan pembangunan rumah sakit elite tersebut.

”Ada orang yang bilang bahwa tajam ke bawah dan tumpul ke atas. Kita akan buktikan, bahwa siapapun yang terlibat dalam kasus Jalan Raya Gubeng akan kita periksa, termasuk terkait perizinannya dan siapa-siapa saja yang terlibat di dalamnya,” ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jatim, Komisaris Besar Polisi Frans Barung Mangera.

Dengan diperiksanya Fuad membuktikan bahwa Polda Jatim tidak tebang pilih. Hal ini sekaligus menepis kabar adanya ketimpangan hukum dalam penyidikan kasus tersebut.

Ia menambahkan, penyidik beberapa waktu sebelumnya sudah memeriksa beberapa pihak terkait, yakni yang berhubungan dengan faktor kontruksi. Dalam hal ini Polda Jatim sudah menetapkan enam tersangka.

Setelah melakukan pemeriksaan terkait kontruksi tersebut, sekarang masuk ke tahap pemeriksaan bagian perizinannya. “Bagian yang memberikan izin, bagian yang memutuskan izin, itu semua. Kita masuk kesitu,” ujarnya.

Barung menegaskan bahwa pemeriksaan terhadap anak Walikota Surabaya tersebut berkaitan dengan perizinan. Yakni, mencari tahu tentang siapa yang mengeluarkan dan siapa yang mengurus. Itulah yang saat ini ditelusuri penyidik. (rcr)

Terkait Nasib 269 Juta Penduduk, Jokowi Minta Pendukungnya Tidak Coba-coba Pilih Pemimpin


RADARMETROPOLIS: Malang – Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo meminta masyarakat dan pendukungnya untuk tidak tak coba-coba dalam memilih pemimpin. Nasib 269 juta penduduk Indonesia ada di tangan pemimpin. Untuk itu Capres Petahana itu mewanti-wanti pada para pendukungnya untuk tidak memilih pemimpin yang belum berpengalaman.

 “Jangan coba-coba, karena menyangkut 269 juta penduduk Indonesia. Ini negara besar. Masa kita mau coba-coba,” kata Jokowi saat kampanye di GOR Ken Arok, Kota Malang, Senin, (25/3/2019) kemarin.

Menurut Jokowi, Indonesia adalah sebuah negara yang besar, memiliki 1.100 lebih bahasa daerah, puluhan ribu pulau, dan jumlah penduduk mencapai 269 juta jiwa. Atas fakta itu, dikatakan Jokowi, Indonesia harus diurus oleh orang yang berpengalaman.

Jokowi lebih lanjut mengungkapkan pengalamannya saat meniti karier menjadi Walikota selama dua kali, lalu Gubernur DKI Jakarta, dan sekarang Presiden Republik Indonesia. Saat pertama kali terjun ke politik itu Jokowi mengakui harus belajar, di sela masih menjadi pengusaha. Tidak mudah memimpin negara.

“Allhamdulilah, saya dimudahkan dengan pengalaman saya. Saat saya dari dunia usaha. Saya belajar dari walikota. Saya sebagai walikota, belajar 2 tahun. Nah, ini negara besar, masa coba-coba!” ujar Jokowi.

Selain itu, Jokowi meminta rakyat Indonesia tetap hidup rukun, bersatu dan bersaudara. Jangan hanya perkara kontestasi politik, menjadikan antar warga, kelompok, dan golongan akhirnya bermusuhan. Paling berbahaya menurutnya adalah kampanye menggunakan kabar hoax, kabar bohong, dan fitnah.

“Saya dituduh kriminalisasi ulama, anti ulama, anti Islam. Saya diam. Wong saya setiap minggu keluar masuk pesantren, kok dituduh seperti itu. Dalam 3 minggu ini hati-hati, ada isu yang bisa menggerus, baik capres, caleg, partai. Jika ada kabar bohong, jawab itu fitnah,” tegas Jokowi. (kur)

Senin, 25 Maret 2019

Digelar Secara Terbuka, Sidang Perdana Mucikari Artis Vanessa Angel


RADARMETROPOLIS: Surabaya – Pengadilan Negeri Surabaya menggelar secara terbuka persidangan perdana Endang Suhartini alias Siska dan Tentri Nivanta, Senin (25/3/2019). Keduanya diseret ke meja hijau oleh penegak hukum dikarenakan terdapat bukti telah menjadi perantara dalam bisnis prostitusi online yang melibatkan selebritas, yang salah satunya adalah Vanessa Angel. Bisnis prostitusi online selebritas yang mereka kelola sejak tahun 2017 silam itu memiliki jaringan yang sangat luas.

Dalam persidangan yang diketuai oleh hakim Anne Rusiana itu kedua terdakwa disidang secara terpisah. Endang Suhartini alias Siska disidang terlebih dahulu. Pada persidangan ini Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur, Sri Rahayu, membacakan dakwaan untuk terdakwa Siska.

Prostitusi online selebritas yang dikelola mucikari ES dan TN sejak 2017 silam itu memiliki jaringan yang sangat besar, bahkan hingga ke luar negeri. Untuk bisa menggunakan layanan mereka, para customer wajib terlebih dulu mentransfer uang muka sebesar 30 persen saat membooking dan sisanya dibayar ketika di hotel.

Diberitakan sebelumnya, pada 5 Januari lalu, aparat Polda Jatim diberitakan menangkap Vanessa Angel dan Avriellia Shaqqila, karena diduga terlibat kasus prostitusi online di Surabaya. Dari kasus ini, polisi selanjutnya menangkap dan menetapkan dua mucikari sebagai tersangka. Mereka berinisial ES dan TN.

Dalam perkembangannya tim Polda Jatim tidak hanya menetapkan ES dan TN, tetapi juga menetapkan Vanessa Angel sebagai tersangka atas kasus dugaan prostitusi online.

Dari hasil gelar perkara, penyidik menemukan bukti bahwa Vanessa sering mengirim gambar dan video asusila ke mucikari. Dalam kasus ini, Vanessa dijerat dengan pasal 27 ayat 1 UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). (rcr)

Jokowi Dinilai Sangat Inspiratif bagi Milenial, Hipmi Jatim Beri Dukungan Sepenuhnya pada 01


RADARMETROPOLIS: Banyuwangi – Himpungan Pengusaha Muda Jatim menyampaikan dukungan sepenuhnya pada paslon 01. Dukungan diberikan karena sosok Jokowi dinilai sangat menginspirasi. Tidak hanya sebagai pengusaha, tapi juga sukses menjadi Presiden dan mampu memajukan negara. Hal ini disampaikan Ketua HIPMI Jatim, Mufti Aimah Nurul Anam, dalam sebuah forum bertajuk Ngopi bareng Jokowi di sela kunjungan Presiden Jokowi ke Banyuwangi.

“Kami punya perwakilan di 38 kabupaten/kota. Di tingkat nasional ada 34 propinsi, lebih dari 300 cabang,” katanya, Senin (25/3/2019).

Dalam kapasitasnya mewakili para anggota, Mufti pun meminta kepada Jokowi untuk berbagi pengalaman kesuksesan kepada kaum milenial.

“Kami memohon kepada Bapak Jokowi untuk membagikan pengalaman, mulai dari pengusaha hingga mampu berhasil dan sukses seperti saat sekarang ini. Karena menurut kami, ini sangat menginspirasi,” ungkapnya.

Dalam kesempatan ini, HIPMI Jatim juga menyampaikan dukungan sepenuhnya kepada capres 01 tersebut untuk kembali menduduki jabatan sebagai pemimpin Indonesia. “Kami di sini, kaki HIPMi ada di Jokowi,” tandasnya.

Presiden Joko Widodo menyatakan senang dan bahagia dapat bertegur sapa dengan kalangan generasi muda di Banyuwangi. Selanjutnya, Jokowi menyempatkan memberikan beberapa petuah untuk mereka.

“Saya bahagia dapat di sini di Banyuwangi ini. Kotanya maju di tangan pemimpin muda. Saya ingin pemimpin daerah bisa membangun daerah masing-masing, berkembang, maju,” ungkapnya.

Menurut Capres Petahana tersebut anak muda tidak boleh kalah sebelum perang. Harus tangguh dan tahan banting.

“Jatuh, bangkit lagi. Jatuh, bangkit lagi. Itu pendidikan ekonomi yang sebenarnya,” katanya.

Untuk menjadi pengusaha, Jokowi meminta para pemuda tidak takut modal. “Jalani saja, usaha terus-menerus, sampai sukses!” tutur Jokowi.

Jokowi lebih lanjut mengungkapkan bahwa banyak pemuda yang mengeluh kesulitan modal. Tapi menurut mantan Gubernur DKI itu, kunci usaha itu sebenarnya hanya modal kepercayaan, tidak ada yang lain.

“Tahun pertama itu saya mampu mengirim 1 kontainer dalam 3 bulan. Tapi jangan senang dulu. Setelah ikut pameran di Singapura, kemudian banyak yang pesan, satu bulan itu harus kirim 18 kontainer ke luar negeri. Saya bingung, tapi saya terima saja. Solusinya, saya bagi ke teman-teman. Jadi, bisa mencukupi 12 kontainer, terlambat 6 kontainer,” katanya.

Jokowi lebih lanjut menyampaikan bahwa saat sekarang, bagi pemuda untuk menjadi pengusaha itu tidak sulit. Kuncinya, harus semangat bangun offline dan manfaatkan peran online.

“Maksimalkan marketplace, di sosial media. Tapi ya harus seimbang. Kalau online bagus, harus digarap juga yang offline nya. Karena problemnya, ya itu!” ujarnya.

Di sela kesempatan menyampaikan pengalamannya itu Jokowi sempat mengungkapkan mengungkapkan bahwa pada waktu di Solo tahun 2005, tidak ada yang kenal siapa Jokowi. (nis) 

Minggu, 24 Maret 2019

Perampok Bersenpi Jarah Uang Puluhan Juta Toko Rony Jaya Krian


RADARMETROPOLIS: Sidoarjo – Komplotan penjahat bersenjatakan pistol dan pedang merampok toko New Rony Jaya yang berlokasi di Jalan Ki Hajar Dewantoro Kelurahan Krian, Sabtu (23/3/2019). Pelaku yang berjumlah empat orang berhasil membawa kabur uang puluhan juta.

Kejadian itu terjadi sekitar pukul 19.00 WIB. Saat itu toko yang menjadi satu dengan rumah tinggal pemiliknya tersebut telah tutup.

Para pelaku yang dalam aksinya mengendarai mobil Avanza warna putih, berhasil masuk ke dalam rumah. Di dalam rumah saat itu ada pemilik toko (Roni, usia 50 tahun), isterinya, dan seorang pegawai perempuan. Para penjahat langsung menodongkan senpi dan selanjutnya mengikat korban.

Menurut Kini, anak pegawai took New Roni, saat menjemput ibunya, ia mengetahui kalau ada mobil putih di depan toko.

Dari jarak agak jauh, Kiki menyaksikan para pelaku sudah ada di dalam mobil, hanya satu yang masih di luar. Tak lama kemudian pelaku yang masih belum naik ke mobil tersebut masuk mobil dan supir langsung tancap gas.

Setelah mobil meninggalkan toko, Kiki masuk ke rumah Roni untuk menjemput ibunya. Saat ada di dalam rumah, ia mendapati kaki dan tangan ibunya terikat serta bagian mata dan mulutnya dilakban. Demikian Kiki menjelaskan kepada petugas.

Isteri Roni tangannya diborgol. Selain itu kondisi wajahnya bengkak-bengkak, karena dipukul dengan gagang pistol oleh pelaku.

Sebenarnya di lokasi kejadian ada kamera CCTV. Tapi, kawanan perampok berhasil membawa pergi CPU-nya.

Petugas Polsek Krian yang datang ke lokasi segera melakukan penyelidikan dan mengamankan lokasi. Anggota Satreskrim Polresta Sidoarjo tak berselang lama juga datang ke lokasi untuk melakukan identifikasi. Beberapa barang bukti seperti borgol dan lainnya tampak diamankan petugas. (sri)

Sabtu, 23 Maret 2019

Dari Data Survei, Bawaslu Gresik Yakin Money Politic Masih Marak


RADARMETROPOLIS: Gresik – Meskipun sampai saat ini Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Gresik belum mendapat laporan pelanggaran penggunaan money politic, namun penyelenggara Pemilu tersebut meyakini praktek money politic masih marak. Keyakinan ini diambil berdasarkan survei yang mereka lakukan.

Syafik Jamhari, Komisioner Bawaslu Gresik, menyatakan hingga kini lembaganya memang belum mendapatkan laporan terkait pelanggaran tersebut. Namun, sesuai data survei yang disebar, pihaknya meyakini potensi kecurangan dengan menggunakan money politik masih marak.

“Kalau terbukti ada money politic, pelakunya bisa didenda puluhan juta rupiah,” katanya, Sabtu (23/03/2019).

Sesuai Undang-Undang nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, ada tiga jenis money politik dengan tingkat hukuman yang berbeda. Pertama, praktik money politik dilakukan saat masa kampanye. Jika ini terjadi, hukumannya dua tahun penjara dan denda sebesar Rp 24 juta.

Selanjutnya jika praktik money politik tersebut dilakukan pada hari tenang, para pelaku bisa berikan hukuman hingga 4 tahun penjara dengan denda Rp 48 juta. Sedangkan money politik yang dilakukan pada hari pelaksanaan pencoblosan, pelaku hanya dihukum tiga tahun penjara dengan denda Rp 36 juta.

Sementara untuk penerima, ketentuan hukum tidak memasukkan mereka ke dalam jenis kejahatan pemilu. Sebab penerima dipastikan tidak bisa diberikan sanksi pidana.

“Dalam semua aturan pemilihan umum, yang bisa dijerat dengan pidana hanya pemberi money politik saja. Selebihnya mungkin sanksi administrasi,” tegas Syafik. (sri)

Jumat, 22 Maret 2019

Ditangkap di Bandung, Buronan Kasus Korupsi Bulog Jatim Langsung Diterbangkan ke Surabaya


RADARMETROPOLIS: Surabaya – Sigit Hendro Purnomo, 34 tahun, buronan kasus korupsi Bulog Jawa Timur ditangkap tim gabungan dari Kejaksaan Tinggi Jatim dan Kejaksaan Agung dan di Bandung, Jawa Barat, Kamis (21/3/2019) malam. Jumat (22/3/2019), buronan yang selama pelariannya selalu berpindah-pindah tempat itu langsung diterbangkan ke Surabaya untuk ditahan di Kejaksaan Tinggi Jawa Timur.

Sigit dibawa ke Surabaya dengan menggunakan pesawat Lion Air penerbangan pertama. Ia dikawal oleh tim intel dari Kejaksaan Agung dan Kejati Jatim. Sampai di kantor Kejaksaan Tinggi Jawa Timur jalan A Yani Surabaya pukul 09.00 WIB, ia langsung dijebloskan ke ruang tahanan.

Diinformasikan oleh Aspidsus Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Didik Farkhan Alisyhadi, bahwa Sigit ditangkap di rumah orangtuanya di Bandung, setelah sebelumnya berpindah-pindah tempat. "Dia terpantau sering berpindah-pindah tempat sebelum tertangkap," kata Didik.

Sigit yang menjabat Kasi Komersial dan pengembangan Bisnis Perum Bulog Sub Divre Surabaya Selatan di Mojokerto diduga terlibat kasus korupsi Bulog Jawa Timur yang merugikan uang negara sebesar Rp 1,7 miliar.

Ia masuk kantor terakhir tanggal 31 Oktober 2017. Oleh karena itu saat kasusnya disidik Kejaksaan Tinggi Jawa Timur sejak November 2018, Sigit tidak pernah memenuhi panggilan penyidik, hingga ditetapkan masuk daftar pencarian orang (DPO).

"Dia menggelapkan uang hasil penjualan produk Bulog ke rekening pribadinya. Modusnya sangat sederhana," terang Didik.

Lebih menyedihkan, Sigit ternyata tidak hanya tersangkut kasus hukum di Bulog. Ia ternyata juga dilaporkan ke Polda Jawa Timur oleh sejumlah rekanan Bulog dan BUMD Jawa Timur atas kasus penipuan dengan total kerugian sekitar Rp 13 miliar.

Menurut Didik, direksi Bulog senang Sigit tertangkap. Sebab, selain kasusnya banyak, faktor yang membuat direksi Bulog senang dengan tertangkapnya Sigit adalah karena pada saat beraksi ia selalu membawa nama Perum Bulog. (rcr)

BB 150 Gr: Warga Wonorejo Pengedar Sabu Jaringan Lapas Madiun Ditangkap


RADARMETROPOLIS: Surabaya – Satresnarkoba Polrestabes Surabaya menangkap Dian Jul Idris (31) pengedar sabu jaringan lapas Madiun. Saat dilakukan penggeledahan di rumah tersangka ditemukan barang bukti sabu seberat 150 gram.

Wakasat Satresnarkoba Polrestabes Surabaya, Kompol Yusuf Wahyudiono, mengatakan tersangka ditangkap saat berada di rumahnya, Wonorejo Surabaya, Kamis (14/3/2019).

Menurut Yusuf, timnya telah mengintai pelaku selama satu pekan. Saat keberadaan tersangka sudah diketahui pasti, tim yang dipimpinnya itu langsung menggeledah rumah tersangka. Dalam penggeledahan ini berhasil diamankan sabu-sabu, alat timbang, dan uang dari hasil transaksi.

Diinformasikan lebih lanjut bahwa dari keterangan tersangka barang tersebut didapatkan dari ranjauan seseorang berinisal RD di GOR Sidoarjo.

Selanjutnya barang itu akan dikemas ulang dan dikirim sesuai komando dari RD, yang merupakan suruhan dari bos di Lapas Madiun.

Tersangka dijanjikan RD imbalan uang sebesar Rp 1,5 juta jika barang tersebut telah habis diedarkan. Saat ini polisi masih mengembangkan kasus tersebut dan memburu pelaku lain RD yang masih buron.

Dian Jul Idris mengaku bertemu dengan RD di GOR Sidoarjo. “Ini kebutuhan keluarga, saya dapat barang karena teman. Sudah berteman lama, baru ini mencoba (mengedarkan narkoba)," katanya. (rcr)

Surabaya Vaganza 2019 Angkat Pesan Indahnya Keaneragaman Budaya Indonesia


RADARMETROPOLIS: Surabaya – Surabaya Vaganza 2019 mengangkat pesan tentang betapa indahnya keanekaragaman seni dan budaya yang dimiliki oleh bangsa Indonesia. Untuk memeriahkan Hari Jadi Kota Surabaya ke-726, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali menggelar acara tahunan tersebutpada pada Minggu (24/3/2019) mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Surabaya Antiek Sugiharti mengatakan bahwa Surabaya Vaganza pada tahun ini mengusung tema Puspawarni. Tema ini merupakan penggabungan dari dua kata, yakni “puspa” dan “warni”. Puspa memiliki arti bunga, sementara “warni” berarti corak atau rupa yang beraneka ragam.

“Jadi, puspawarni adalah bunga yang memiliki corak dan rupa yang beraneka ragam,” kata Antiek, dalam jumpa pers di Humas Pemkot Surabaya, Kamis (21/03/2019)

Lebih lanjut dipaparkan bahwa dengan tema tersebut maka Surabaya Vaganza 2019 memiliki simbol keanekaragaman warna-warni yang terdapat di Indonesia. Dengan tema “Puspawarni Indonesia” diharapkan dapat mempersembahkan keanekaragaman warna-warni seni dan budaya yang dimiliki bangsa Indonesia.

Antiek pun memastikan bahwa acara tersebut akan diikuti oleh 40 mobil hias yang didesain dengan sangat menarik dan diikuti pula oleh 37 peserta parade budaya dari berbagai komunitas, suku bangsa, siswa, mahasiswa, dan warga Surabaya serta beberapa grup drumband.

“Total, nanti ada tujuh puluh tujuh peserta yang siap memanjakan mata warga Kota Surabaya dan para pengunjung,” katanya.

Dari sekian peserta itu, ada tim istimewa yang baru ikut pada tahun ini. Tim tersebut adalah dari Polrestabes Surabaya dan Polres Tanjung Perak. Dengan demikian pihak kepolisian tersebut tidak hanya terlibat dalam pengamanan saja, tapi juga akan terlibat aktif menjadi peserta dalam acara ini.

“Pihak Polrestabes dan Polres Tanjung Perak nanti akan mengamankan sepanjang jalur dan juga terlibat menjadi peserta,” ujarnya.

Peserta istimewa lainnya adalah para walikota yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi). Para walikota ini sedang menggelar acara rapat koordinasi Komisariat wilayah IV (Rakorkomwil IV) di Surabaya, yang mana dalam rangkaian acaranya adalah mengikuti Surabaya Vaganza 2019.

Antiek mengungkapkan bahwa para walikota tersebut akan bergabung di Surabaya Vaganza dengan menaiki mobil wilis.

“Kami sudah menyiapkan 20 mobil wilis yang juga dihias dengan bunga-bunga. Sudah banyak walikota yang konfirmasi ikut, hanya satu dua mungkin yang tidak bisa ikut,” terangnya.

Diinformasikan Antiek bahwa rute Surabaya Vaganza 2019 ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Tahun ini, Surabaya Vaganza mulai start dari Jl. Pahlawan dan berakhir di Jl. Raya Darmo, tepatnya di depan SMAK Santa Maria.  Mobil hias dan peserta parade budaya akan melewati rute Jl. Pahlawan, Jl. Keramat gantung, Jl. Gemblongan, Jl. Tunjungan, Jl. Gubernur Suryo, Jl. Panglima Sudirman, Jl. Urip Sumoharjo, Jl. Raya Darmo dengan finish di SMAK Santa Maria.

Mereka akan lurus terus dan baru boleh melakukan bongkar bunga-bunganya di samping Masjid Al-Falah, setelah finish di depan SMAK Santa Maria. “Jadi, berbeda dengan tahun lalu,” imbuhnya.

Menurut Antiek agenda tahunan ini menjadi bagian dari produk industri pariwisata di Surabaya. Harapannya, agenda ini bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi dari sektor wisata, sehingga pihak perhotelan dan restoran di Surabaya juga ikut mempromosikan agenda besar ini.

“Agenda ini sudah dijual sejak akhir tahun 2015. Agenda ini ikut masuk dalam promo hotel dan restoran di Surabaya,” ujarnya.

Tunjung Iswandaru, Kepala Bidang Pengawasan dan Pengendalian Dishub Surabaya, menjelaskan jajaran Pemkot Surabaya beserta jajaran kepolisian sudah siap mengamankan acara tersebut. Bahkan, mereka sudah menyiapkan kantong-kantong parkir yang bisa digunakan oleh warga dan para wisatawan yang akan menyaksikan acara tersebut.

Khusus untuk tempat parkir di lokasi finish, Dishub sudah menyiapkan parkir khusus bagi parkir VIP, yaitu di halaman Santa Maria. Sedangkan parkir undangan bisa di Jalan Polisi Istimewa, Jalan Bintoro (sisi barat dan timur), Jalan Tumapel, Jalan Mojopahit (sisi barat dan timur), Jalan Ronggolawe, Jalan Dr. Wahidin, danJalan M.H. Tamrin.

Sedangkan khusus untuk membongkar kendaraan hias, tim tersebut sudah menyediakan tempat di depan Taman Bungkul, depan Masjid Al-Falah, dan Jalan Marmoyo. “Kami harap para peserta memperhatikan ini,” kata Tunjung. (ar)

Dewan Surabaya Minta Pemkot Tidak Ngulur-ulur Pencairan Gaji Guru SMP Swasta


RADARMETROPOLIS: Surabaya – DPRD Surabaya meminta Pemerintah Kota Surabaya segera mencairkan dana untuk menggaji guru SMP swasta. Pemkot Surabaya terus mengulur-ulur pencairan dana tersebut.

Seperti diketahui, untuk mengatasi permasalahan SMP swasta yang pada PPDB tahun lalu mengalami kekurangan siswa, Pemkot Surabaya  memuruskan memberi gaji guru SMP swasta tersebut sesuai standar UMK. DPRD Surabaya telah menyetujuai pengalokasian dana sebesar Rp 81 miliar untuk kepentingan tersebut. Tragisnya dana yang sudah dianggarkan dalam APBD 2019 sejak Januari itu hingga kini belum dicairkan..

Menurut anggota banggar DPRD Surabaya, Reni Astuti, pada akhir 2018 Pemkot Surabaya menjanjikan memberikan gaji guru SD dan SMP swasta sebesar standar UMK. Dari semangat meningkatkan kesejahteraan guru, dewan pun menyetujui Pemkot mengalokasikan anggaran di APBD 2019 untuk keperluan tersebut sebesar Rp 81 miliar.

Untuk itu Pemkot sudah menjanjikan akan merealisasikan program tersebut pada bulan Febuari lalu. “Namun faktanya hingga detik ini belum dicairkan,"  kata Reni.

Seharusnya terhadap program yang sudah dianggarkan di APBD 2019 sejak Januari, bisa direalisasikan. Tragisnya, Pemkot justru akan mencairkan pada pertengahan tahun. Informasi ini didapat dari Reni dari seorang guru swasta.

"Seharusnya itu tidak terjadi, apalagi sudah dialokasikan di APBD 2019," kata Reni.

Ia pun mendesak agar pencairan dana tersebut segera dilakukan, untuk membantu operasional para guru, tanpa menunggu pertengahan tahun.

Sementara itu Masduki Toha, Wakil Ketua DPRD Surabaya menambahkan, sampai saat ini para guru swasta berharap segera mengetahui petunjuk teknis syarat yang harus dipenuhi untuk menerima gaji sesuai UMK 2019.

Masduki meminta Pemkot Surabaya tidak sekedar segera merealisasikan anggaran untuk guru SMP swasta tersebut, namun juga harus menyosialisasikan petunjuk teknisnya. Hal ini agar dalam pelaksanannya tidak terkendala. (rie)

Terjadi Desakralisasi Pendidikan, Dindik Jatim Gandeng Ombudsman Pantau UNBK


RADARMETROPOLIS: Surabaya – Untuk memantau jalannya Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) agar berjalan dengan baik, Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim menjalin bekerjasama dengan Ombudsman RI Jawa Timur. Dindik Jatim menilai pasca UNBK tidak menjadi syarat kelulusan, terjadi desakralisasi pada pendidikan secara nasional.

Banyak sekolah terkesan menyepelekan UNBK setelah dinyatakan tidak lagi digunakan dalam proses PPDB dan menentukan syarat kelulusan siswa.

"Padahal keberadaan UNBK tetap diwajibkan untuk pemetaan minat siswa," kata Syaiful Rahman, Kepala Dindik Jatim.

Untuk itu guna mengantisipasi jalannya UNBK secara umum, Dindik Jatim bekerja sama dengan Ombudsman RI melakukan pengamanan bersama.

Diakui Dindik Jatim, sejak Mendikbud memutuskan Ujian Sekolah Berbasis Nasional (USBN) sebagai syarat utama kelulusan siswa terjadi desakralisasi pada pendidikan secara nasional. Sebab UNBK tidak memiliki banyak pengaruh terhadap kelulusan.

UNBK jenjang SMK sengaja dilakukan lebih awal, yakni pada Senin 25 Maret mendatang. Hal ini karena jenjang SMK menggunakan ujian kejuruan terlebih dahulu. (sr)

Rabu, 20 Maret 2019

Rakor Putuskan Jalan Raya Gubeng Siap Dioperasikan Penuh Empat Jalur


RADARMETROPOLIS: Surabaya – Jalan Raya Gubeng yang diperbaiki usai ambles, kini sudah siap dibuka penuh selebar empat jalur lajur. Hal ini diputuskan berdasarkan rapat koordinasi yang dilakukan di kantor Sekretaris Kota Surabaya.

Rapat koordinasi persiapan pengoperasian kembali Jalan Gubeng tersebut dilakukan oleh seluruh instansi terkait, yakni Pemkot Surabaya, Kejati Jatim, Kejari Surabaya, Polda Jatim, Polrestabes Surabaya, PT Saputra Karya, NKE, dan BBJN.

Usai melakukan rapat koordinasi, Humas Balai Besar Jalan Nasional (BBJN) Wahyu P Kuswanda, menyatakan bahwa secara struktur jalan tersebut sebenarnya sudah layak untuk dibuka. Hanya tinggal diberi keramik di pedestrian bagian sebelah barat.

“Namun, setelah dibuka bukan berarti semuanya selesai. Jadi setelah dibuka jalan itu akan diterima kembali oleh BBJN,” jelas Wahyu.

Tetapi rapat koordinasi tersebut masih belum menentukan kapan pastinya jalan akan dioperasikan penuh. Hal itu disebabkan, masing-masing pihak harus melaporkan hasil rakor dan survei hari ini.

“Pembukaannya secara pararel. Di satu sisi tim ini akan melaporkan ke bu wali. Kami mau melaporkan ke BBJN,” kata Wahyu.

Tim dari BBJN harus melaporkan hasil rakor tersebut kepada Menteri PUPR untuk meminta izin secara resmi tentang pembukaan jalan tersebut. Dari BPJN harus mengurus administrasi pengoperasional jalan tersebut kepada menteri, sementara dari pemkot harus melaporkan kepada Walikota Surabaya.

“Jadi, untuk kepastiannya hari pembukaannya belum. Yang jelas, sambil menunggu waktu, keramik di pedestrian akan dipasang. Biar selesai sungguhan. Masak dibuka tapi keramiknya belum terpasang, kan kurang lengkap,” tandas Wahyu. (ar)

Selasa, 19 Maret 2019

Irjen Pol Luki Hermawan: Polda Jatim Siap Hadapi Pemilu 2019


RADARMETROPOLIS: Surabaya – Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur, Irjen Pol Luki Hermawan, menyatakan siap menghadapi Pemilu serentak yang digelar pada 17 April 2019. Untuk mengantisipasi terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban, jajaran yang dipimpinnya menggelar simulasi Sistem Pengamanan Kota atau Sispamkota.

Lebih lanjut Luki menyatakan bahwa simulasi yang dilaksanakan di lapangan Makodam V Brawijaya Surabaya tersebut merupakan bentuk latihan jajarannya untuk mengamankan jalannya Pemilu 2019 agar berjalan aman dan lancar.

”Tadi sudah kita saksikan bersama, dan kita sudah siap menghadapi pesta demokrasi yang mana mudah-mudahan pesta demokrasi di wilayah Jawa Timur ini berjalan dengan aman, lancar, dan sesuai dengan harapan masyarakat Jawa Timur,” kata Luki.

Dalam simulasi itu, petugas kepolisian menunjukkan ketangkasan dalam menghadapi berbagai upaya gangguan yang kemungkinan muncul di setiap tahapan Pemilu. Baik ketika mengatasi berbagai macam gangguan yang muncul pada saat tahapan distribusi surat suara, saat kampanye, ketika memasuki masa tenang, saat pemungutan suara, saat penetapan hasil suara maupun pasca Pemilu digelar.

Tampilan anggota Satbrimob ketika memperagakan upaya pembebasan sandera saat tahap penetapan suara digelar membuat Kapolda Jatim dan para undangan kagum. Beberapa kali dentuman bom terdengar menggelegar di lapangan Makodam V Brawijaya. Aksi ini merupakan unjuk gigi para prajurit Polda Jatim dalam membebaskan sandera di tempat yang terpasang bom.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyampaikan apresiasi atas upaya kewaspadaan yang dibangun oleh aparat keamanan menjelang Pemilu 2019.

“Saya lihat sudah ada kewaspadaan yang sangat prima, kesiapsiagaan yang sangat bagus dari Polda Jatim, TNI, dan segenap unsur keamanan yang lain,” ujar Khofifah.

Ia pun meminta segenap masyarakat, stakeholder serta alim ulama untuk mendukung aparat keamanan serta berdoa demi ketertiban dan kelancaran pelaksanaan Pemilu 2019.

“Jika pelaksanaan Pemilu di Jawa Timur aman dan lancar, Insya Allah Indonesia akan aman,” tegasnya.

Kegiatan Sispamkota yang digelar Polda Jatim kali ini melibatkan 1.328 orang dengan rincian 816 petugas kepolisian, 300 Bulshit dan 17 panitia. Dihadiri sekitar 212 undangan Forkopimda Jawa Timur. Baik dari Pemprov, Kejati, KPU, Bawaslu, Pengadilan Tinggi, Kodam V Brawijaya, Kogartap, dan segenap instansi samping.

Khofifah  menilai digelarnya simulasi Pemilu tersebut akan memberi keyakinan pada semua pihak bahwa Jawa Timur siap mensukseskan Pemilu dengan baik. (sr)

Polrestabes Surabaya Jamin Tak Ada Sweeping pada Ojol yang Tak Demo


RADARMETROPOLIS: Surabaya – Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya memastikan tidak akan ada aksi sweeping yang dilakukan oleh pengemudi ojek online (ojol) dalam unjuk rasa yang diikuti oleh ribuan pengemudi ojek online (ojol) di Surabaya. Sebab aparat kepolisian akan mengawal jalannya unjuk rasa yang dilakukan di beberapa titik tersebut. Untuk pengamanan ini Polrestabes Surabaya menyiagakan sebanyak 500 personel.

"Kita memastikan bahwa tidak ada aksi sweeping. Karena apa? Kita ikuti terus, mulai dari titik awal, bergerak, dan di akhir. Setiap mereka berhenti, kita ingatkan dari mobil komando bahwa aksi mereka adalah aksi damai," kata Wakapolestabes Surabaya, AKBP Leonardus Simamarta, di lokasi unjuk rasa, Selasa (19/3/2019).

"Dan ini, Alhamdulillah, sampai sekarang mereka bisa tertib dan tidak ada aksi sweeping," ujarnya bersyukur.

Leo lebih lanjut mengungkapkan, pihaknya telah menyiagakan sekitar 500 personil untuk mengamankan unjuk rasa tersebut. Seluruh personil itu kemudian disebar di beberapa titik strategis selama aksi unjuk rasa berjalan.

"Ada di 4 titik. Ada di kantor Gubernur, Grahadi, Klampis (kantor Grab) dan di Ngagel (kantor Gojek)," jelasnya.

Saat mengikuti konvoi, pengikut unjuk rasa beberapa kali menjumpai rekan mereka yang masih melayani order ojek online. Tetapi, tidak ada aksi anarkis terhadap para driver yang masih beroperasi itu. Massa hanya meneriaki rekan mereka yang tidak ikut serta dalam unjuk rasa.

Isu sweeping sempat berhembus sehari sebelum unjuk rasa tersebut digelar. Para ojol mengancam akan melakukan sweeping jika dalam aksinya mereka menemukan rekan mereka yang masih melayani order.    (rcr)

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites