Kapolda Nico Apresiasi Irjen Fadil dan Lanjutkan Program

Irjen Pol Dr. Nico Afinta menyatakan akan melanjutkan program Kapolda Jatim sebelum dirinya, Irjen Pol Dr. M. Fadil Imran. Menurut Kapolda Jatim baru kelahiran Surabaya itu, banyak program hebat yang telah digagas pendahulunya tersebut.

SMP Surabaya Lakukan Persiapan, Desember Tatap Muka

Sekolah dengan pembelajaran tatap muka untuk jenjang SMP di Kota Surabaya akan dimulai pada awal Desember mendatang. Berbeda dengan rencana-rencana sebelumnya, pada kali ini telah diikuti dengan persiapan. Pertanda bukan sekadar wacana?

Wakapolda Pimpin Pengamanan Pilkada Serentak Jatim

Pengamanan Pilkada Serentak Jatim 2020 dipimpin oleh Wakapolda Jatim, Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo. Hal ini disampaikan oleh Kapolda Jatim Irjen Pol Mohammad Fadil Imran dalam audiensi dengan KPU Jatim, Senin (06/7/2020).

Positif Covid Jatim Naik, Polda Operasi Yustisi

Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur akan melakukan operasi yustisi dengan sasaran tertentu untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Hal ini dilakukan karena Jatim mengalami kenaikan jumlah positif Covid-19.

Waspada, Penipuan Modus Bukti Transfer Editan

Polrestabes Surabaya membongkar penipuan dengan modus bukti transfer editan. Pengusaha sembako asal Pondok Maritim Surabaya, Agus, menjadi korbannya. Barang yang dipesan pelaku telah dikirimkan, tetapi saldo tidak bertambah. Korban menderita kerugian sebesar Rp 154 juta..

Polrestabes Surabaya Deklarasi Tolak Anarkisme

Polrestabes Surabaya menggelar deklarasi damai dan pernyataan sikap menolak aksi anarkisme yang terjadi dalam unjuk rasa, Jumat (16/10/2020) malam. Deklarasi yang diselenggarakan di gedung Graha Bhara Daksa Mapolrestabes Surabaya itu mendapat dukungan dari berbagai elemen masyarakat.

Khofifah Bentuk Biro Khusus, Jatim Raih Award Lagi

Pemerintah Provinsi Jawa Timur menerima penghargaan Indonesia Government Procurement Awards 2020 kategori Pusat Keunggulan Pengadaan dari LKPP. Penghargaan yang baru pertama kali diraih oleh Jatim ini berkat program biro khusus yang digagas Khofifah.

Selasa, 29 Juni 2021

Mantan Menteri KKP Edhy Prabowo Dituntut 5 Tahun Penjara dan Dicabut Haknya Jadi Pejabat Publik 4 Tahun


RADARMETROPOLIS: Jakarta - Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuntut Edhy Prabowo, yang saat perkara terjadi menjabat sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan, penjara lima tahun serta denda Rp400 juta subsider enam bulan kurungan. Selain itu juga dituntut dicabut haknya untuk dipilih sebagai pejabat publik selama empat tahun.

Sebelum membacakan tuntutan hukuman, JPU meminta Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta menyatakan Edhy Prabowo bersalah melakukan tindak pidana korupsi.

“Menuntut majelis hakim menjatuhkan pidana terhadap terdakwa berupa pidana penjara selama lima tahun dan denda Rp400 juta subsider enam bulan kurungan,” ujar Jaksa Ronald Worotikan.

Tuntutan itu disampaikan Tim Jaksa, dalam persidangan yang berlangsung sore hari ini, Selasa (29/6/2021), di Gedung Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Menurut jaksa, terdakwa yang saat ini sudah dipecat dari jabatannya sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) terbukti melakukan tindak pidana korupsi terkait penetapan izin ekspor benih lobster (benur).

Selain hukuman penjara serta denda, jaksa menuntut majelis hakim mencabut hak politik Edhy Prabowo untuk dipilih sebagai pejabat publik selama empat tahun sesudah selesai menjalani hukuman.

Dalam merumuskan tuntutan, Tim Jaksa KPK mempertimbangkan sejumlah hal yang memberatkan. Antara lain, perbuatan Edhy tidak mendukung upaya pemerintah memberantas korupsi.

 “Terdakwa juga tidak memberikan contoh yang baik sebagai seorang menteri,” imbuh jaksa.

Sedangkan faktor yang meringankan, bekas Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu dinilai bersikap sopan dalam persidangan, belum pernah dihukum, dan sebagian asetnya sudah disita.

Dalam surat dakwaan, Edhy Prabowo disebut menerima suap 77 ribu Dollar AS atau sekitar Rp1,1 miliar, dan Rp24,6 miliar untuk mempercepat proses perizinan budi daya lobster dan izin ekspor benih bening lobster kepada para eksportir.

Rabu (25/11/2020), KPK menetapkan Edhy Prabowo sebagai tersangka korupsi terkait perizinan tambak, usaha pengelolaan perikanan atau komoditas perairan sejenis lainnya, tahun 2020. (re)

Kapal Lain Lakukan Penyelamatan: KMP Yunicce Tenggelam di Selat Bali


RADARMETROPOLIS: Banyuwangi – Sebuah kapal motor penumpang (KMP) Yunicce dikabarkan tenggelam di dekat dermaga Pelabuhan Gilimanuk, Bali. Penyelamatan terhadap penumpang sedang dilakukan penyelamatan oleh kapal lain. Sejumlah penumpang terlihat lemas saat diangkat di kapal lain.

Proses evakuasi masih dilakukan terhadap Kapal Motor Penumpang (KMP) Yunice yang tenggelam di selat Bali pada Selasa (29/6) malam. Namun, belum diketahui penyebab kapal tersebut.

Hingga kini proses pencarian dan penyelamatan masih terus dilakukan. Dari beberapa video yang beredar ada sesosok jenazah yang berhasil dievakuasi oleh kapal nelayan lengkap dengan life jacket. (sr)

Sukses Budidaya Porang Secara Masif, Kadis Pertanian Jatim: Tak Diekspor Meski Permintaan Tinggi


RADARMETROPOLIS: Surabaya – Provinsi Jawa Timur sukses mengembangkan komoditas pertanian porang. Hal ini membawa Menteri Koodinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy dan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo berkunjung ke Jatim, Kamis (17/06/2021) guna Panen Bersama Tanaman Porang. Meski banyak permintaan dari luar negeri, Jatim tetap tidak akan mengekspor bibit porang atau yang biasa disebut juga dengan katak.

"Gubernur menerbitkan Pergub supaya tidak ada ekspor porang," kata Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur, Hadi Sulistyo, Senin (28/06/2021).

Gubernur Khofifah Indar Parawansa, menginginkan pengolahan porang dilakukan di Jatim. Guberbur perempun pertama di Jatim ini meminta Kepala Daerah benar-benar menjaga agar katak atau bibit porang tidak diekspor.

Negara lain akan mendapatkan manfaat lebih besar dari Indonesia, jika umbi atau kataknya diekspor, seperti halnya benur. Selain itu, terkait dengan pelarangan ekspor itu Gubernur tidak ingin petani menghadapi keseulitan memperoleh katak.

Hasil olahan porang Jatim sudah banyak yang diekspor ke sejumlah negara tujuan, seperti Jepang, Vietnam, China, dan Singapura. Porang menjadi komoditas andalan baru.

Banyaknya manfaat yang terdapat pada porang, membuat berbagai macam industri berebut porang, mulai dari industri makanan, kecantikan, kesehatan hingga industri pesawat terbang.

Jawa Timur sangat intensif membudidayakan porang. Bahkan Pemprov telah memberikan bantuan KUR bagi petani porang dengan nilai mencapai Rp70 trilliun. Selain itu juga melindungi petani porang dengan payung hukum.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo pun menilai jika Jatim layak menjadi contoh. Untuk itu daerah lain diminta untuk belajar ke Jatim.

Tanaman porang merupakan tanaman asli daerah tropis yang tidak banyak dimiliki oleh negara lain. Porang tumbuh sebagai tumbuhan semak (herba) yang produksinya berupa umbi dengan kandungan polysacharida (glucomanan) yang tinggi. Tanaman ini mampu tumbuh di jenis tanah apa saja mulai dari ketinggian 0 hingga 700 mdpl, dapat dibudidayakan di hutan di bawah naungan tegakan pohon dan tanaman lain serta memiliki nilai toleran naungan 60%.

Manfaat dari porang diantaranya adalah sebagai bahan baku tepung, kosmetik, penjernih air, bahan pembuatan lem, dan jelly serta sebagai pembuatan komponen pesawat terbang.

Selain itu porang juga memiliki khasiat pengobatan, yakni untuk menekan peningkatan kadar glukosa darah, mengurangi kadar kolesterol, kaya akan serat, meningkatkan daya tahan tubuh, mengurangi kegemukan hingga kencing manis.

Masyarakat Jepang banyak menggunakan porang untuk membuat makanan khas mereka, seperti misalnya untuk beras/mie (shirataki) dan tahu (konjagu).

Tanaman porang harga jualnya tinggi dan budidayanya terbilang mudah.

Sebagai komoditas yang terbukti memiliki nilai ekonomi tinggi, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur mendukung penuh petani yang tengah memperluas area tanam porang.

Di Jawa Timur sendiri, luas lahan existing tanaman porang adalah seluas 22.021,01 hektar yang berada di 17 kabupaten.

Pada Tahun 2020, pengembangan porang di Jawa Timur dilaksanakan melalui dua kegiatan. Yaitu \ Pilot Project Kebun Bibit Porang seluas 15 hektar dengan lokasi di Kabupaten Madiun (15 hektar), Tulungagung dan Probolingo masing-masing 1 hektar.

Sedangkan kegiatan yang kedua adalah Pengembangan Porang seluas 10.700,24 ha yang dialokasi di 12 kabupaten (Madiun, Lamongan, Malang, Situbondo, Trenggalek, Banyuwangi, Jombang, Bojonegoro, Ponorogo, Lumajang, Sumenep, dan Pacitan). Kegiatan ini didanai melalui APBN Tahun 2020.

Tahun 2021 Jawa Timur mendapat alokasi kegiatan pengembangan porang melalui anggaran APBN (Satker Pusat) seluas 1.500 hektar yang dialokasikan di 11 kabupaten (Ponorogo, Trenggalek, Blitar, Malang, Probolinggo, Pasuruan,  Mojokerto, Nganjuk, Madiun, Bojonegoro dan Pamekasan).

Kementerian Pertanian memberikan apresiasi yang tinggi terhadap pembudidayaan yang massif di Jawa Timur, terutama Kabupaten Madiun yang telah memiliki dan mematenkan bibit porang unggulan asli Kabupaten Madiun yang diberi nama Porang Madiun 1

Madiun mendapat bantuan untuk pengembangan komoditas porang dari pemerintah pusat. Termasuk bantuan untuk mempermudah Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Sehubungan dengan pemberian KUR itu, pihak Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jatim hanya bertugas sebagai fasilitator. Sementara yang menentukan berhasil atau tidaknya KUR adalah dari bank yang bersangkutan.

"Petani yang mengajukan ke bank, nanti bank yang mengucurkan dana KUR. Kita hanya fasilitator saja,"  terang Hadi.

Pada kegiatan kunjungan kerja yang dilakukan oleh Menteri PMK dan Menteri Pertanian yang diantaranya adalah untuk menunjukkan kepedulian serta memberikan dukungan bagi pengembangan komoditas pertanian, khususnya porang, tersebut Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Kepala Dinas Perkebunan, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Kepala Dinas Koperasi dan UKM, dan Kepala Dinas Kehutanan. Hadir pula Bupati Madiun Ahmad Dawami. (ADV)

BPOM Sebut Vaksin Aman, Ibu Menyusui dan Anak di Gresik Segera Divaksin


RADARMETROPOLIS: Gresik – Ibu menyusui dan anak usia 12 hingga 18 tahun di Gresik segera divaksin. Vaksinasi ini dilakukan mengingat perkembangan virus mematikan itu semakin merajalela. Vaksin tersebut aman untuk ibu hamil dan menyusui, karena sudah direkomendasi oleh BPOM

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gresik, Nurul Haromaini, menyatakan langkah tersebut merupakan upaya preventif dalam mencegah penyebaran covid.

“Ibu yang sedang hamil serta anak-anak usia sekolah sangat menunggu kehadiran vaksin covid-19 untuk memperkuat herd imunity di dalam tubuh,” tuturnya, Selasa (29/06/2021).

Sebelumnya sejumlah ibu-ibu datang kepadanya menanyakan tentang vaksin anak-anak. Namun karena terbentur aturan, dirinya belum bisa memutuskan.

“Vaksin ini juga untuk pencapaian target pemerintah dengan melakukan target satu hingga dua juta vaksin ke masyarakat,” imbuhnya.

Selain fokus ke vaksin ia juga berupaya menurunkan kasus stunting. Sebab kasus pertumbuhan anak tersebut mencapai 11 hingga 12 persen.

“Meski jauh di bawah dari prosentase angka Provinsi Jawa Timur dan nasional. Namun, kami tetap berupaya untuk menekan angka prosentase stunting sampai satu digit,” ungkap Nurul Haromaini.

Melalui penambahan posyandu yang ada di setiap dusun dan desa serta mensosialisasikan pendidikan pola pengasuhan sejak dini kepada para ibu hamil.

Sementara Kepala Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPPA) Gresik, Adi Yumanto, menyatakan bahwa vaksin tersebut aman untuk ibu hamil dan menyusui karena sudah direkomendasi oleh BPOM.

“Vaksin aman bagi ibu hamil dan anak-anak mengingat hal ini sesuai target yang sudah dicanangkan pemerintah pusat,” pungkasnya. (sri)

Terdakwa Ilham Sediakan untuk Bos Saksi Wanita Penghibur Rp 750 Ribu Sekali Kencan


RADARMETROPOLIS: Surabaya – Dalam persidangan kasus jasa layanan seksual melalui media sosial facebook yang menyeret Ilham Pratama menjadi terdakwa, Selasa (29/06/2021) Jaksa Penuntut Umum (JPU) Febrian Dirgantara, SH. menghadirkan dua orang saksi.

Saksi tersebut adalah Maya dan Anisa, petugas resepsionis hotel Maxone. Dalam kesaksiannya Maya mengatakan bahwa sebelumnya tidak mengenal terdakwa Ilham.

“Saya nggak kenal. Sebelumnya diperintah bos saya, Faruk, untuk carikan perempuan (purel) lewat facebook. Akhirnya ketemu akun yang digunakan oleh terdakwa,” kata Maya, dalam persidangan Selasa (29/06/2021).

Lewat chating facebook, kemudian Maya ditawari beberapa foto wanita penghibur serta harga sekali kencan.

“Terdakwa matok harga Rp 750 ribu, dia sempat kirim foto wanita juga,” kata Maya.

Setelah itu terdakwa meminta agar bosnya datang ke hotel Maxone, Surabaya.

Sesampainya di lobby, Maya sempat bertemu dan memberikan uang senilai Rp 500 sebagai tanda jadi. Selesai check in, kemudian bosnya membayar lagi Rp 400 ribu.

Kemudian saksi Anisa, petugas hotel yang saat itu menjaga resepsionis, tidak mengetahui betul berapa orang yang hadir ke hotel. Hanya saja ia melihat ada seorang pria dan wanita yang bertemu Ilham.

“Saya nggak tahu. Karena sebelumnya Ilham tanya ketersediaan kamar. Lalu saya tawarkan kamar nomor 308. Nggak tahu kalau Ilham ketemuan dengan Maya,” jelas saksi.

Ilham membenarkan keterangan para saksi.

Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya meminta JPU Febrian menyiapkan tuntutan terhadap terdakwa. “Baik, sidang ditutup dilanjutkan pekan depan,” ucap hakim singkat.

Terdakwa Ilham Pratama, menjalani sidang di ruang Cakra, PN.Surabaya, secara online, Selasa (29/06/2021). (rie)

Pemkot Surabaya Tak Mungkin Lakukan Sendiri, Penguatan Tracing Libatkan Satgas Mandiri di Tempat Kerja


RADARMETROPOLIS: Surabaya - Dalam rangka penanganan pandemi  Covid-19 di Surabaya, salah satu langkah yang dilakukan adalah penguatan tracing. Tapi hal itu tidak bisa dilakukan hanya oleh Pemkot. Demikian dinyatakan Irvan Widyanto Wakil, Sekretaris Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya.

Karena tidak bisa hanya dilakukan oleh Pemerintah Kota Surabaya, maka akan dilakukan pelatihan Satgas Mandiri. “Kita nanti akan melakukan pelatihan terkait Satgas Mandiri yang ada di tempat kerja,” ujar Irvan, Selasa (29/06/2021).

Lebih lanjut dijelaskan, dalam Perwali 67 sudah diatur bahwa di setiap tempat kerja/ usaha/ perkantoran harus ada Satgas Mandiri. Namun dalam pelaksanaanya, satgas di tempat kerja hanya memastikan terciptanya protokol kesehatan sehingga perlu ada satu tugas lagi yaitu tracer.

“Kalau misalnya ada si X terpapar maka Satgas Mandiri men-tracing si X ini 14 hari lalu ke mana. Ada format yang dimasukkan ke aplikasi yang connect dengan dashboard penanganan Covid di tempat kita,” kata Irvan.

Menurutnya, Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya sedang menggagas program Surabaya Memanggil.

“Pak Wali menyampaikan Surabaya Memanggil. Artinya, kami membutuhkan relawan untuk bisa berpartisipasi bersama-sama memerangi pandemi,” terangnya.

Para relawan ini nantinya akan dilatih dan bertugas untuk mengisi pos selain tenaga kesehatan (nakes) seperti tracer dan duta prokes, untuk memudahkan tugas nakes.

“Diharapkan nanti tugas Dinas Kesehatan pada treatment dan kuratif, sehingga nakes bisa berkonstrasi dan tidak terpecah pada misalnya tracing, karena ini kan juga dilakukan teman-teman puskesmas,” katanya.

Terkait lockdown Rumah Sakit William Booth, Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BPB) Linmas Kota Surabaya itu menjelaskan bahwa karena banyak karyawannya yang terpapar Covid-19, Wali Kota menginstruksikan agar melakukan karantina di hotel.

“Tadi sudah dikoordinasikan ditampung di Asrama Haji. Wali Kota minta dibuka hotel untuk jadi tempat perawatan,” tandas Irvan. (ar)

Kampus Diminta Tak Halangi Mahasiswa Berpendapat, Presiden Jokowi Tidak Masalahkan Kritikan BEM UI


RADARMETROPOLIS: Presiden Joko Widodo tidak mempermasalahkan kritik yang disampaikan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) lewat media sosial. Kritikan kepada pemerintah boleh dilakukan di Indonesia. Untuk itu pihak kampus pun diminta untuk tidak menghalangi mahasiswa berpendapat.

Presiden menilai bahwa apa yang disampaikan oleh aktivis kampus UI itu merupakan bentuk ekspresi mahasiswa.

“Saya kira itu bentuk ekspresi mahasiswa, dan karena Indonesia negara demokrasi, jadi kritik ya boleh-boleh saja. Universitas tidak perlu menghalangi mahasiswa untuk berekspresi,” kata Jokowi, dalam keterangan yang disampaikan sore hari ini, Selasa (29/06/2021), di Istana Merdeka, Jakarta.

Tetapi Presiden mengingatkan bahwasannya Bangsa Indonesia mempunyai budaya, tata krama, dan sopan santun dalam menyampaikan pendapat.

Tapi, yang lebih penting menurut Presiden, sekarang semua elemen bangsa harus sama-sama fokus mengatasi pandemi Covid-19.

“Mungkin mereka sedang belajar mengekspresikan pendapat. Tapi, yang saat ini penting, kita semuanya bersama-sama fokus untuk penanganan pandemi Covid-19,” tegasnya.

Sabtu (26/6/2021) BEM UI melontarkan kritik kepada Jokowi Presiden, melalui media sosial Twitter dan Instagram resmi @BEMUI_Official.

Dalam postingan itu, BEM UI menyebut Jokowi sebagai “The King of Lip Service” atau raja pengumbar ucapan manis.

Mahasiswa UI memandang banyak kontradiksi antara apa yang diucapkan Presiden dengan kebijakan yang dilaksanakan pemerintah.

Sehubungan dengan kritikan itu, hari Minggu (27/6/2021), pihak Rektorat UI memanggil Pengurus BEM UI untuk memberikan klarifikasi. (re)

Senin, 28 Juni 2021

Enam Ranperda Diajukan: Enam Inisiatif DPRD Gresik, Dua Usulan Pemkab


RADARMETROPOLIS: Gresik – DPRD Gresik mengusulkan enam rancangan peraturan daerah atau Ranperda. Empat diantaranya adalah prakarsa dari legislatif. Sedangkan yang dua lainnya adalah prakarsa dari eksekutif.

DPRD Kabupaten Gresik menyampaikan konsepsi awal empat Ranperda inisiatif tahap I tahun 2021 dalam rapat paripurna. Selanjutnya ranperda tersebut akan dibahas bersama pemerintah daerah (pemda) sebelum ditetapkan menjadi perda.

Adapun keempat ranperda usulan legislatif tersebut adalah tentang Desa Wisata, Ranperda tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan, Ranperda tentang Retribusi Pelayanan Persampahan dan Kebersihan, dan Ranperda tentang Penyelenggaraan Ketenagakerjaan.

Ketua Bapem Perda DPRD Gresik, Nur Hudi Didin Arianto, menuturkan Ranperda tentang Desa Wisata bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dan melestarikan nilai budaya lokal.

Selain itu, juga untuk meningkatkan partisipasi pada nilai agama, kearifan local, dan lingkungan secara berkelanjutan.

“Ada beberapa kriteria yang akan difasilitasi sebagai desa wisata. Yakni, memiliki keunikan, ontentisitas adat dan keragaman budaya, mempunyai potensi alam yang layak dikembangkan, ada pengembangan kerajinan khas, dan ada keinginan masyarakat setempat,” kata Nur Hudi Didin, Senin (28/06/2021).

Untuk Ranperda tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan, menurut politisi Partai Nasdem tersebut, diusulkan karena melihat potensi kekayaan alam laut yang cukup besar. Soleh karenanya diperlukan adanya kebijakan untuk memberikan perlindungan.

“Tujuannya agar nelayan Gresik bisa lebih sejahtera lagi ke depannya,” ungkapnya.

Terkait Ranperda tentang Retribusi Pelayanan Persampahan dan Kebersihan diharapkan pengelolaan sampah bisa dilakukan secara terpadu sesuai tata kelola berwawasan lingkungan. Sehingga bisa meminimalisir dampak negatif pada kesehatan masyarakat.

“Adanya retribusi persampahan, maka pemerintah harus melakukan perbaikan pelayanan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” kata Nur Hudi Didin.

Sementara itu Pemkab Gresik mengajukan dua ranperda inisiatif. Yakni Ranperda perubahan Perseroan Terbatas Gresik Migas menjadi Perseroan Daerah serta Ranperda tentang Trantibum dan Perlindungan Masyarakat. (sr1)

Pendana Mafia Tanah di Surabaya Jadi Buronan Polisi, Statusnya Masih Saksi


RADARMETROPOLIS: Surabaya – AK, pendana mafia tanah di Surabaya, dua kali mangkir dari panggilan polisi. Saat hendak dijemput paksa polisi untuk diminta keterangannya sebagai saksi, ia menghilang tanpa jejak.

Demikian disampaikan oleh Kanit Harta dan Benda, Satreskrim Polrestabes Surabaya, Iptu Giandi, Senin 28 Juni 2021. Giadi menegaskan status terduga pelaku yang berperan sebagai pendana tersebut masih sebagai saksi bukan tersangka.

Lebih lanjut diinformasikan bahwa AK sendiri sudah dipanggil sebanyak dua kali dan mangkir semua. Bahkan sebelumnya juga akan dijemput paksa. Tetapi AK tak ada di rumah dan masih dicari keberadaannya.

“Kami sudah upaya membawa saksi. Namun yang bersangkutan tidak berada d kediaman. Saat ini kami upaya mencari keberadaan yang bersangkutan,” jelasnya.

Lebih lanjut Iptu Giadi menjelaskan, pelaku yang menjadi buronan polisi atau statusnya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) merupakan warga Surabaya.

“Status masih saksi. AK merupakan warga Surabaya dan wiraswasta,” tegas Giadi.

Yang bersangkutan merupakan pekerja swasta. Statusnya sebagai saksi, maka tak perlu takut dan sembunyi, jika memang tidak bersalah.

Sebelumnya, akan dijemput paksa sesuai aturan yang berlaku karena sudah mangkir dua kali panggilan polisi oleh Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Oki Ahadian.

Namun, sampai sekarang pelaku belum diperiksa dan petugas masih memburu terduga pendana yang merugikan 10 warga Surabaya. Kerugian terbesar mencapai Rp 476 miliar rupiah.

Kepolisian sudah berhasil mengamankan tiga pelaku. Petugas yang memperoleh laporan dugaan penyerobotan tanah melalui pengajuan sertifikat tanah ke Badan Pertanahan Nasional Surabaya ini langsung melakukan pemeriksaan.

Karena pelaku termasuk kelompok licik, licin, rapi, dan melek hukum, petugas kepolisian harus membentuk tim khusus. Tim ini merupakan Satuan Tugas yang tergabung antara Polri, Pengadilan, BPN, dan saksi ahli bidang hukum.

“Memang para pelaku ini membuat sebuah konflik sengketa dan bahkan memalsukan surat. Sehingga kepolisian harus membentuk tim khusus. Sementara pelaku masih tiga dan masih dikembangkan,” lanjutnya.

Adapun yang diduga para pelaku yakni S atau Subagio (52) PNS asal Gresik, Djerman Prasetyawan (49) atau DP dan Samsul Hadi (52) alias SH. Untuk salah satu pelaku, memiliki peran dari awal hingga akhir pengajuan surat ke Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Surabaya.

Mereka ini juga membuat surat palsu tentang adanya proses jual beli, sengketa tanah dan bahkan surat petok palsu. Menggunakan jabatan S sebagai ASN, kelompok ini menyasar tanah dengan luasan 17,551 meter persegi di kompleks pergudangan sekitar Manukan Kulon dan Manukan Wetan Surabaya.

Tiga pelaku yang sudah diamankan akan diancam Pasal 263 KUHP tentang Pemalsuan Surat atau Dokumen. (rcr)

Jadi Kekuatan Strategis Optimalkan Tugas Polri, Kapolda Jatim Lantik 631 Bintara Remaja Polri


RADARMETROPOLIS: Mojokerto – Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta, melantik 631 Bintara Remaja Polri di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jatim di Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto, Senin (28/07/2021). Hal ini menjadi suatu kekuatan strategis untuk menunjang pelaksanaan tugas Polri agar lebih optimal.

Kegiatan tersebut merupakan akhir dari pendidikan pembentukan Bintara Polri tahun anggaran 2020-2021.

Irjen Pol Nico Afinta mengatakan bahwa digelarnya upacara menandai berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan pendidikan pembentukan Bintara Polri Tahun Anggaran 2020-2021. Pendidikan digelar selama tujuh bulan di Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri dan 31 SPN Polda se-Indonesia.

“Selamat kepada para Bintara Remaja Polri yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan pembentukan Bintara Polri Tahun Anggaran 2020-2021, yang secara resmi dilantik menjadi anggota Polri dengan menyandang pangkat Brigadir Polisi Dua,” ungkapnya.

Dengan berakhirnya program pendidikan tersebut maka Polri telah berhasil menambah personil golongan pangkat Bintara se-Indonesia sebanyak 11.198 orang terdiri dari 10.638 polisi laki-laki dan 560 polisi wanita (Polwan).

Di lingkup SPN Polda Jatim sendiri, Kapolda melantik sebanyak 631 orang Brigadir Polisi Laki-laki.

“Hal ini tentunya menjadi suatu kekuatan strategis untuk menunjang pelaksanaan tugas Polri agar lebih optimal melalui penambahan jumlah personal ini diharapkan penyebaran pelayanan publik semakin luas dan kehadiran polisi di tengah lingkungan sosial akan semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ungkapnya.

Kapolda menyampaikan kepada ribuan Bintara Remaja Polri, bahwa sebagai Bhayangkara negara dituntut untuk senantiasa harus mampu diaktualisasikan dalam setiap sikap, tutur kata, dan perilaku hidup. Baik dalam kedinasan maupun di luar kedinasan, sehingga mampu menjadi contoh dan teladan bagi masyarakat.

“Oleh karena itu, bulatkan tekad dan semangat serta motivasi diri tanpa henti untuk senantiasa memberikan darma bakti terbaik kepada institusi Polri, masyarakat, bangsa, Kesatuan Republik Indonesia, yang kita cintai dan kita banggakan. Kita pahami bersama, bahwa perkembangan situasi di era penuh ketidakpastian serta kemunculan berbagai jenis kejahatan berdimensi baru,” katanya.

Kemunculan berbagai jenis kejahatan berdimensi baru menjadi tantangan memelihara Kamtibmas serta sebagai pelindung pengayom dan pelayan masyarakat. Oleh karena itu, institusi Polri harus didukung dengan Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal dan memenuhi tugas serta perannya.

“Salah satu upaya yang ditempuh dalam memilih kebutuhan SDM yang unggul dan handal adalah melalui pendidikan pembentukan Bintara Remaja Polri yang telah dilaksanakan. Bintara Remaja Polri merupakan garda terdepan pelaksanaan tugas di lapangan yang akan berinteraksi dan bersentuhan langsung dengan masyarakat,” tuturnya.

Lebih lanjut Kapolda menyampaikan bahwa  Bintara Remaja Polri telah dididik, dilatih, dan ditempa dengan berbagai teori dan praktek agar mampu menjadi sosok anggota Polri yang profesional, bermoral serta memiliki mental dan integritas yang baik. Kehadiran Bintara Remaja Polri di masyarakat akan menjadi cerminan Polri secara keseluruhan

“Hal tersebut harus saudara gunakan dengan baik dalam berbagai tugas di lapangan. Namun demikian dengan waktu pendidikan yang sangat singkat ini belum cukup mampu untuk dapat membentuk petugas lapangan cakap dan handal. Oleh karena itu, ke depan diperlukan upaya pengembangan kemampuan diri,” urainya.

Yakni yang dilaksanakan secara terus menerus dan berkelanjutan melalui proses belajar dari pengalaman maupun melibatkan diri. Di berbagai kegiatan operasional untuk menambah wawasan dan meningkatkan keterampilan, sehingga pelaksanaan tugas Polri akan dapat terselenggara dengan baik.

“Saya berharap saudara mampu merubah wajah Polri menjadi memenuhi harapan masyarakat. Berorientasi kepada kepentingan masyarakat. Berbasis pada hukum yang berkeadilan, menghormati hak asasi manusia, serta mengawal proses demokrasi. Tugas Polri ke depan, khususnya dalam melaksanakan tugas pokok Polri dalam menegakkan hukum,” pesannya.

Tak lupa Kapolda juga menyampaikan arahan-arahan dari bapak Kapolri untuk dipedomani dan dilaksanakan oleh para Bintara remaja Polri diantaranya:

1.      Tingkatkan selalu keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, sebagai landasan moral dalam pelaksanaan tugas yang diemban.

2.      Pegang teguh dan amalkan nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya sebagai pedoman hidup dan pedoman kerja dalam setiap langkah pengabdian sebagai insan Bhayangkara.

3.      Pahami dan laksanakan tugas dengan sungguh-sungguh dan penuh keikhlasan serta selalu mengimplementasikan setiap pengetahuan, keterampilan dan kemampuan yang telah diperoleh selama mengikuti pendidikan.

4.      Tegakkan supirmasi hukum, serta hindari perbuatan yang dapat merugikan diri sendiri dan keluarga serta segala hal yang dapat merusak citra baik institusi Polri.

5.      Jalin persaudaraan dengan rekan-rekan TNI, pemerintah daerah serta seluruh komponen bangsa lainnya guna membeli stabilitas kamtibmas yang kondusif.

(rcr)

Jumat, 11 Juni 2021

Belum Genap Dua Tahun Geluti Modeling, Rindi Sukses Juarai Even-even Besar


RADARMETROPOLIS: Surabaya – Apresiasi tinggi layak diberikan kepada Rindi. Usia belia tidak menghalangi remaja asal pulau garam (Madura) itu meraih segudang prestasi di dunia modeling. Belum genap dua tahun menggeluti dunia model, siswi Brilliant Modelling School tersebut telah banyak menjuarai even-even besar di Surabaya. Tentu ini prestasi yang membanggakan. Karena mengatur waktu agar antara bersekolah dan berkarier bisa berjalan seiring tentu bukan hal mudah.

Menemukan harta karun, tampaknya dapat menggambarkan suatu kondisi dimana seseorang menemukan passion dalam hidupnya. Tidak ada tantangan dan hambatan yang dapat menghalangi mencapai apa yang dicita-citakan ketika ada passion di dalamnya. Kurang dari dua tahun terjun di dunia model, Rindi sudah enam kali menjuarai berbagai even modeling.  

Lahir pada 20 Mei 2006, pemilik nama lengkap Rindiani Utami Putri itu belum lama ini tepat berusia 14 tahun. Awal ketertarikannya pada dunia modelling dimulai saat masih duduk di bangku sekolah dasar. Pada suatu ketika, ia ditawarin salah satu guru SD-nya untuk mengisi acara dalam kegiatan perpisahan kelas 6.

“Aku disuruh fashion,” kata Rindi menceritakan awal mula dirinya berkenalan dengan dunia modelling yang kini digelutinya.

Alam sepertinya memang sedang menarik Rindi dalam pusaran dunia modelling. Ajakan untuk terlibat dalam fashion tidak berhenti saat di sekolah dasar. Ketika lulus dari SD dan masuk ke SMP, ia juga diminta mengisi fashion. Kali ini ia disuruh mengisi acara peragaan busana muslim pada kegiatan Maulid Nabi di sekolahnya, SMP Negeri 4 Bangkalan.

Berawal dari mengisi acara fashion dalam kegiatan di sekolahnya itu, Rindi akhirnya benar-benar menyenangi dunia catwalk. “Lama-lama kok kayak menikmati,” ungkap Rindi.

Pada suatu ketika ada teman mamanya yang mengajak ikut les fashion. Sang mama pun mengizinkan. Rindi akhirnya lebih mengenal dunia fashion melalui ikut les tersebut.

“Awalnya coba-coba, eh malah keterusan ikut-ikut lomba, akhirnya sampek bisa ikut show wedding,” kata Rindi.

Ketertarikannya pada dunia modeling juga dipicu gaya hidup para model profesinal yang dipublikasikan di berbagai media.

“Aku juga lihat di televisi, dunia model kok kayaknya asyik. Bisa manggung dimana-mana dan juga bagus-bagus, fashionable banget,” jelas Rindi.

Antusiasmenya pada dunia modelling akhirnya tumbuh sangat besar. Terlebih passion Rindi pada dunia keperagawatian itu mendapat dukungan sepenuhnya dari kedua orang tuanya.

Pada dunia modeling, Rindy mengaku mengidolakan Kimmy Jayanti. “Dia model favoritku,” tandasnya.

Ke depan ia pun berharap bisa menjadi model yang professional, seperti yang diraih oleh model favoritnya itu.

“Mudah-mudahan aku bisa jadi model yang professional yang bisa dibanggakan keluarga,” harap Rindi.

Berikut ini sederet prestasi yang berhasil diraih oleh pelajar kelas 3 SMP Negeri 4 Bangkalan, Madura tersebut:

-        Juara I pada even yang diselenggarakan oleh kampus Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Bangkalan

-        Juara I even Bunda IMA tema Merah Putih

-        Juara I even Bunda IMA tema Pahlawan

-        Juara I even Valentine days 

-        Juara Harapan I tema Merah Putih

-        Juara III Fashion Show Competition di Icon Mall Gresik 

 

Atas pencapaian prestasinya itu, Rindi bersedia berbagi untuk rekan seprofesi ataupun bagi yang ingin menggeluti dunia modeling. Kepada radarmetropolis.com, Rindi memaparkan syarat untuk menjadi model profesional. Menurutnya untuk bisa menjadi model profesional harus memiliki modal berikut ini: 

* Kecerdasan

“Kecerdasan yang cukup akan membuat model mampu mengikuti pola koreografi dalam peragaan atau pengarah gaya saat menjalani pemotretan,” kata Rindi.

* Wawasan Luas

Dengan wawasan yang luas, seorang model dapat dengan mudah bekerjasama di dalam kelompok dan bergaul dengan banyak orang. “Jika seorang model berwawasan luas, dia akan lebih mengenal dan mengerti dengan produk yang akan ditampilkannya,” jelas Rindi.

* Kepribadian/ karakter yang kuat.

Seorang model kadang-kadang harus mengubah ekspresi saat membawakan berbagai macam busana dalam pemotretan atau peragaan busana. “Dia harus mampu menampilkan berbagai karakter sesuai dengan tuntutan busananya,” ungkap Rindi.

 

* Kekayaan karakter/gaya

Seorang model tidak saja membutuhkan karakter yang kuat untuk berekspresi, akan tetapi juga membutuhkan kekayaan karakter. “Kekuatan dan kekayaan karakter dibentuk dari kecerdasan dan wawasan seseorang pada bidang yang digelutinya,” tandas Rindi.

* Perilaku yang baik.

Selain kecantikan fisik dan kecerdasan, seorang model juga dituntut mempunyai perilaku yang baik. Ketiga hal itu sering disebut dengan 3B. Yakni Brain (kecerdasan), Beauty (kecantikan), Behavior (perilaku).

“Percuma saja seorang model terlahir cantik dan cerdas, jika ternyata berperilaku kurang baik,” ujar Rindi.

* Motivasi kuat

Menurut Rindi seorang model harus mempunyai motivasi yang kuat. Hal ini diperlukan agar yang bersangkutan dapat bertahan di dunia model yang terkenal keras dan sibuk. “Semangat untuk sukses tidak boleh hilang hanya karena satu dua mesalah atau kesulitan,” pungkas Rindi.

Demikian beberapa tips untuk menjadi model sukses dari Rindi yang dibagikan melalui radarmetropolis.com belum lama ini. (jal)


Rabu, 09 Juni 2021

Jika Tidak, Pemkab Akan Buldozer Sendiri: Beri Warga Waktu Sebulan Bongkar Bangunan di Lahan Frontage


RADARMETROPOLIS: Sidoarjo - Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali meminta warga atau pun perusahaan untuk membongkar bangunan yang masih berdiri di atas lahan untuk frontage road. Hal ini dituangkan melalui Surat Perintah Pembongkaran Bangunan Nomor 000/4594/438.5.3/2021. Jika dalam 30 hari belum dilakukan, Pemkab akan mendatangkan alat berat untuk meratakan bangunan-bangunan tersebut.

Dalam surat tertanggal 8 Juni 2021 itu, terlampir 148 nama warga pemilik tanah dan persil yang diminta membongkar bangunannya maksimal 30 hari setelah mereka menerima surat perintah itu.

Selain nama warga ataupun perusahaan, di lampiran itu juga termuat lokasi desa tempat persil berada. Baik di Desa Tebel, Gedangan, Kedungrejo, Sawotratap, Waru, Sruni, Buduran, dan Banjarkemantren.

Perintah pembongkaran dari Bupati itu berhubungan dengan akan dimulainya pengerjaan pembangunan Frontage Road Sidoarjo yang terbentang dari Waru sampai Buduran. Sebagaimana tertuang dalam surat yang dibuat Bupati, pemkab meminta dilakukan pembongkaran mengingat beaya pembebasan tanah dan bangunan telah diterima warga ataupun perusahaan yang tertera di lampiran surat.

Pada paragraf selanjutnya ditegaskan, bahwa jika sampai 30 hari warga yang namanya tertera di lampiran surat belum membongkar bangunan itu, Dinas PU Bina Marga dan Sumber Daya Air (PU BMSDA) Sidoarjo akan mengerahkan alat berat.

Kepala Dinas PU BMSDA Sidoarjo, Sigit Setyawan, menjelaskan bahwa 148 nama yang ada di lampiran surat itu adalah warga yang tanahnya sudah dibeli dan uangnya sudah dibayarkan oleh Pemkab Sidoarjo sejak 2016 sampai 2020 lalu.

“Jadi sejak 2016 Pemkab Sidoarjo sudah melakukan pembebasan tanah. Pembangunan fisiknya memang baru dimulai 2018, terus 2019 kecil, 2020 kemarin juga kecil,” ujarnya, Selasa (08/06/2021).

Surat perintah pembongkaran bangunan yang ditandatangani Bupati Sidoarjo itu dimaksudkan untuk mempercepat pembangunan Frontage Road, termasuk pembebasan lahan yang sudah dibayar.

“Maksudnya Pak Bupati, dipercepat itu termasuk tanah warga yang sudah dibebaskan, kami minta dibongkar supaya progresnya kelihatan. Jadi pembangunan fisiknya juga bisa cepat,” kata Sigit.

Dijelaskan lebih lanjut, sebenarnya Pemkab Sidoarjo sudah memberikan kesempatan bagi warga yang tanahnya sudah dibeli 2016 silam untuk membongkar sendiri bangunannya setidaknya dua sampai tiga bulan setelah mereka menerima pembayaran.

“Artinya, warga diberi kesempatan 3 bulan setelah pembayaran. Jadi, karena ini ada yang sudah dibayar 2016 lalu, berarti sudah lima tahun, ya wajarlah apa yang kami minta ini,” katanya.

Menurutnya upaya pembebasan bangunan dari tanah yang hak miliknya sudah berpindah ke Pemkab Sidoarjo itui akan dilakukan seiring persiapan pembangunan fisik frontage tahun ini. Namun 148 persil yang hendak dibebaskan itu bukan termasuk lahan frontage yang fisiknya akan dikerjakan tahun ini, melainkan untuk lahan frontage yang akan dikerjakan 2022 mendatang. (rik)

Jalur KA Terendam Banjir di Banyuwangi, Wijaja Kusuma Terpaksa Berhenti Luar Biasa


RADARMETROPOLIS: Banyuwangi – Air hujan yang menggenangi wilayah Banyuwangi membuat jalur KA ikut terendam. Hal ini mengganggu perjalanan dan jadwal beberapa kereta api. KA Wijaya Kusuma terpaksa melakukan Berhenti Luar Biasa atau BLB. KAI Daops 9 Jember langsung menurunkan petugas untuk melakukan pengecekan di area terdampak.

Kendala tepatnya terjadi di petak jalan antara Argopuro – Banyuwangi Kota. Disini rel terendam banjir dengan ketinggian 5 cm di atas kop rel. Hal ini membuat KA Wijaya Kusuma melakukan BLB atau Berhenti Luar Biasa di km 8+9 petak jalan Argopuro – Banyuwangi Kota.

Petugas lapangan kemudian melakukan pengecekan di area itu. Hingga memastikan rel aman untuk dilintasi.

“Kami mohon maaf atas terganggunya perjalanan anda, masinis mengambil langkah untuk berhenti sejenak demi keselamatan para pelanggan. Kami juga telah mengerahkan petugas, untuk segera melakukan tindakan yang tepat dan cepat,” ungkap Vice President KAI Daop 9 Jember, Broer Rizal, Rabu (09/06/2021).

Sekitar pukul 05.40 air telah surut dan rel aman untuk dilintasi KA.

Selang waktu tak begitu lama, lintasan akan dilalui oleh jadwal tiga kereta api. Diantaranya KA Tawangalun, KA Sritanjung, dan KA Pandanwangi. Ketiganya terpantau berjalan normal.

“Tidak ada gangguan dan dapat berjalan normal,” paparnya. (nis)

Ada yang Dicurigai Tapi Belum Cukup Bukti: Polisi Terus Cari Bukti Tambahan Pembunuhan Mr X di Sungai Ketonggo Ngawi


RADARMETROPOLIS: Ngawi – Satuan Reserse dan Kriminal Polres Ngawi terus mencari bukti tambahan untuk mengungkap kasus dugaan pembunuhan terhadap MR X yang ditemukan tewas dengan 18 tusukan senjata tajam di Sungai Ketonggo, tepatnya wilayah Desa Klitik, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi. Satu dari delapan saksi yang diperiksa pada hari ini sempat dicurigai petugas sevagai pelaku, tetapi masih belum terdapat cukup bukti.

Untuk mendapatkan bukti tambahan yang dibutuhkan itu, diantaranya dilakukan oleh polisi dengan melihat rekaman CCTV milik warga di sekitar sungai Ketonggo.

“Semoga pelakunya segera ditemukan. Dari CCTV yang diambil polisi tadi dapat segera mengungkap dan menangkap pelaku, dan dihukum seberat-beratnya,” kata salah satu perangkat desa Klitik, Rifai, Rabu (09/06/2021).

Sementara itu Ketua RT setempat, Samsul Ma’arif, merasa iba dan kasihan terhadap korban yang sudah sekitar satu tahun tidur di kolong jembatan Klitik. “Kami prihatin sekali dengan kejadian ini.,” kata Samsul.

Lebih jauh Samsul mengingformasikan bahwa kolong jembatan yang ditinggali oleh korban memang untuk mangkal anak punk dan pengamen.

Ia pun berharap kasus pembunuhan tersebut segera terungkap. “Psikopat, pembunuh sadis, dan semoga dapat hukuman seberat-beratnya,” tharap Samsul. (gun)

Selasa, 08 Juni 2021

Covid-19 Varian Inggris Ada di Bangkalan: Penyebaran Sangat Cepat, Masyarakat Diminta Tidak Lengah dan Lebih Patuh Prokes


 

RADARMETROPOLIS: Surabaya - Universitas Airlangga menemukan virus SARS​-CoV-2 strain B117 yang berasal dari Inggris di Kabupaten Bangkalan. Penyebaran virus varian Inggris dikenal sangat cepat, penularannya meningkat sampai 40 hingga 90 persen kasus. Masyarakat diminta tidak lengah dan lebih patuh menerapkan protokol kesehatan (Prokes) 5M.

“Kalau di Amerika doubling time-nya dalam sepuluh hari sudah meningkat tidak karu-karuan. Kemudian jumlah pasien yang masuk rumah sakit cukup tinggi, kondisinya berat, angka kematiannya cukup tinggi, dan bisa terjadi re-infeksi, meski jumlah pasien di Inggris yang sudah kena lalu kena lagi minimal sekali,” kata Dr. dr. Agung Dwi Wahyu Widodo Msi, Mked. Klin, Sp.Mk, anggota Dewan Pakar Satgas Penanganan Covid-19 Jatim, Selasa (8/6/2021).

Ia pun meminta masyarakat tidak lengah dan lebih patuh menerapkan protokol kesehatan 5M, yaitu Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak, Menjauhi Kerumunan, dan Mengurangi Mobilitas.

“Varian ini bukan varian bohong-bohongan dan saya tidak berusaha menakut-nakuti. Karena faktanya negara Inggris yang begitu maju lumpuh juga. Amerika yang terkena virus ini jatuh juga,” kata dokter Agung  yang juga pakar Imunologi Universitas Airlangga.

Data Inggris dan Amerika menyebutkan virus yang disebut badan kesehatan dunia (WHO) sebagai varian Alpha itu bukan hanya menyerang orang dewasa dan orang tua, tapi juga anak dan remaja. Mempertimbangkan hal tersebut, dokter Agung berharap pembelajaran tatap muka dapat dibicarakan kembali sebelum dibuka pada Juli 2021.

Pemerintah dan Satgas Covid-19 akan menaruh perhatian khusus pada Kabupaten Bangkalan dan daerah lain di Jawa Timur yang angka pasien Covid-nya terus naik. Keputusan ini diambil berdasarkan hasil rapat Senin (07/06/2021) malam. (ar)

Senin, 07 Juni 2021

Program Magang Dalam Negeri: Wabup Minta Perusahaan Rekrut Warga Sidoarjo


RADARMETROPOLIS: Sidoarjo – Wakil Bupati Sidoarjo H. Subandi meminta perusahaan peserta bimtek untuk memfasilitasi program Magang Dalam Negeri. Mereka pun diminta untuk mengutamakan warga Sidoarjo dalam merekrut karyawan. Hal ini disampaikan saat membuka Bimtek Pemagangan Dalam Negeri 2021, Senin (07/06/2021) di Hotel Aston Sidoarjo. Program yang diselenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Sidoarjo tersebut melibatkan 50 perusahaan.

Seluruh perusahaan yang menjadi peserta bimtek diminta Wabup Subandi untuk memberikan kesempatan kepada peserta magang dalam negeri. Tentunya sesuai dengan kebutuhan dan keahlian yang diminta oleh perusahaan tersebut.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa program itu memberikan peluang lebar kepada masyarakat Sidoarjo untuk mendapatkan pekerjaan, khususnya bagi korban PHK. Karena tujuan utama program ini adalah untuk mengurangi angka pengangguran akibat pandemi Covid-19.

“Program pemagangan dalam negeri memberikan peluang bagi warga Sidoarjo untuk bisa mendapatkan pekerjaan lagi. Seperti korban PHK dan lulusan baru. Untuk itu, kami minta agar 50 perusahaan di Sidoarjo yang ikut bimtek ini bisa memfasilitasi peserta program magang,” ujar Subandi.

Keuntungan perusahaan dengan adanya program dalam negeri adalah memberi kesempatan manajemen perusahaan untuk merekrut karyawan sesuai dengan keahlian yang dibutuhkan. Khususnya karyawan yang berdomisili di Kabupaten Sidoarjo.

“Karena sumber daya Manusia warga Sidoarjo sudah banyak yang memiliki keahlian dan keterampilan yang dibutuhkan oleh perusahaan,” terang Subandi.

Ia pun menegaskan bahwa pihaknya mempunyai komitmen untuk mempercepat realisasi program membuka seratus ribu lapangan kerja baru.

Program pemagangan dalam negeri bertujuan memberi kesempatan ataupun membuka lapangan kerja baru kepada korban PHK maupun fresh graduate/lulusan baru.

Selain itu program magang dalam negeri memberikan peluang bagi para pekerja yang ingin meningkatkan skill atau keahliannya untuk bisa magang di luar perusahaan tempatnya bekerja. (rik)

 

Seluruh Kendaraan dari Madura Diperiksa: Empat Jam Operasi di Suramadu, 9 Orang Positif


RADARMETROPOLIS: Surabaya – Tim penyekatan Jembatan Suramadu telah melakukan pemeriksaan antigen kepada 793 orang yang melintas dalam penyekatan sekaligus tes usap massal di Jembatan Suramadu pada Senin, 07/06/2021. Dari jumlah tersebut sembilan orang dinyatakan positif hasil tes antigen. Polisi akan memeriksa seluruh kendaraan dengan pelat nomor M maupun plat nomor lain dari Madura menuju Surabaya lewat Suramadu.

“Sampai pukul 11.00 WIB hari ini kami mencatat sekurangnya 793 orang sudah diperiksa. Dan dari jumlah itu, ada 9 orang dinyatakan reaktif (positif tes antigen). Pelaksanaan pemeriksaan ini kelanjutan dari giat kemarin,” kata Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Ganis Setyaningrum.

Sehari sebelumnya petugas melakukan pemeriksaan sebanyak 3.353 orang. Hasilnya sebanyak 83 orang ditemukan positif antigen dan 30 orang dinyatakan positif hasil tes PCR.

Lebih lanjut diinformasikan bahwa terhadap mereka yang dinyatakan positif, ada 14 orang dirawat di rumah sakit lapangan, 4 di RSHU, 4 di RS Mitra, sisanya di RS Unair.

Terkait kesiapan alat tes usap, Ganis menegaskan bahwa ketersediaannya tidak terbatas. “Unlimited, untuk kesiapan alat dan perangkat swab,” ujarnya.

Sehubungan dengan kebijakan penyekatan, Ganis menegaskan bahwa seluruh kendaraan dengan pelat nomor M maupun plat nomor lain dari Madura menuju Surabaya lewat Suramadu akan tetap diperiksa dan dites usap. (sr)

Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Pendiri SPI, Polda Jatim Periksa Kepala Sekolah Hingga Berjam-jam


RADARMETROPOLIS: Surabaya - Polda Jatim memeriksa Risna dan Suhar terkait kasus dugaan kekerasan seksual oleh JE, Senin (06/06/2021). Dari pemantauan di Gedung Ditreskrimum Polda Jatim, sampai Senin siang pukul 13.00 WIB, kedua pengurus Sekolah SPI Kota Batu itu masih belum keluar dari ruang pemeriksaan.

Recky Bernadus Surupandy, Kuasa Hukum JE, memperkirakan proses permintaan keterangan itu akan berlangsung lama karena Risna akan diminta menceritakan awal berdiri sekolah serta pola pendidikan dan pengawasannya.

Diinformasikan Recky, bahwa Risna dan Suhar telah datang ke Kantor Ditreskrimum Polda Jatim pukul 09.00 WIB pagi tadi. Penyidik meminta keterangan kepada Kepala Sekolah SPI dan Pembina Sekolah SPI tersebut.

“Keduanya dimintai keterangan sebagai saksi,” ujarnya.

AKBP Sinwan Kasubbid Penmas Bidang Humas Polda Jatim membenarkan ada pemanggilan Kepala Sekolah SPI. Hanya saja, ia belum bisa memberikan keterangan karena proses pemeriksaan masih berlangsung.

Sebelumnya Aris Merdeka Sirait Ketua Komnas Perlindungan Anak melaporkan kasus pelecehan seksual di sekolah SPI setelah menerima aduan dari sejumlah terduga korban.

Berdasarkan hasil investigasi yang dilakukan oleh Komnas PA, JE (yang diketahui adalah Pendiri Sekolah SPI) juga diduga melakukan kekerasan fisik, verbal serta melakukan eksploitasi anak untuk kepentingan ekonomi.

Sehubungan dengan kasus yang menimpa kliennya, Recky Bernadus sebagai Kuasa Hukum berulangkali mengingatkan agar semua pihak menghormati proses hukum yang sedang berjalan dengan tidak mengeluarkan opini atau pendapat ke publik.

Ia pun mengaku, sebagai kuasa hukum, dirinya tidak tinggal diam dan turut mengumpulkan data dan bukti-bukti keterangan bahwa apa yang disangkakan kepada JE, kliennya, tidak benar. (rcr)

Jumat, 04 Juni 2021

Mendagri Telah Buktikan Langsung Kehebatannya: Minta Daerah Lain Belajar ke Banyuwangi


RADARMETROPOLIS: Banyuwangi – Menteri Dalam Negeri, M Tito Karnavian, meminta daerah lain untuk belajar ke Bumi Blambangan. Mantan Kapolri itu telah membuktikan secara langsung kehebatan atau kecanggihan Kabupaten Banyuwangi dalam melakukan pelayanan publik, sehingga selalu meraih juara dalam lomba pelayanan publik.

Ketakjubannya terhadap Banyuwangi sudah mulai dirasakan oleh Tito begitu tiba di Bandar Udara Internasional Banyuwangi.

“Kita lihat dari bandaranya, ini berbeda. Kita melihat konsep yang dibangun memiliki taste yang kuat. Bentuk bangunannya bagus, tidak ada AC, banyak tumbuhan hijau, ini tidak ada dan tidak saya temui di Indonesia. Kalau di luar negeri banyak yang memang lebih memilih konsep seperti itu,” kata Tito saat berkunjung di Kantor Desa Sukojati, Kecamatan Blimbingsari, Jumat (4/6/2021).

Di desa tersebut Tito menyempatkan melihat langsung pelayanan publik berkonsep smart kampung. Ada 26 layanan kependudukan yang telah terintegrasi dengan berbagai layanan di instansi kabupaten.

Program smart kampung Banyuwangi dimulai sejak 2015. Berbagai layanan administrasi kependudukan lebih mudah diakses oleh warga. Saat ini terdapat 41 desa dari total 189 desa yang telah menjalankan program ini.

“Saya datang ke sini ini mau membuktikan, bagaimana sesungguhnya Banyuwangi. Setiap tahun kami menyelenggarakan lomba terkait pelayanan publik dan Banyuwangi selalu menjadi pemenang. Jadi saya penasaran, seperti apa,” kata Mendagri.

Dari pengamatannya, Tito menilai bahwa pelayanan adminduk yang dilakukan cukup baik dan canggih.

“Itu tadi pelayanan adminduk cukup baik dan canggih. Saya tertarik karena memudahkan masyarakat untuk melakukan pelayanan sendiri. Cukup datang, jenis apa yang diinginkan ada,” ungkapnya.

Hal itu, kata Tito, yang menjadi perhatian bagi kementrian yang dipimpinnya. Tidak salah jika daerah lain untuk meniru apa yang dilakukan oleh Banyuwangi.

“Memang tidak salah kalau banyak daerah datang ke sini untuk meniru capaian Banyuwangi. Maka dari itu, daerah lain tirulah Banyuwangi,” tegasnya.

Selain itu Tito juga menyebut potret keberhasilan lainnya adalah juga terlihat dari tatanan kantor desa yang indah dan asri.

“Jadi tidak salah Bapak Presiden menggelontorkan dana desa Rp 72 Triliun kalau hasilnya seperti ini. Ini menjadi salah satu contoh yang baik,” tandasnya. (nis)

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites