1 Januari 2025 : Cagub-Cawagub Harus Berusia 30 Tahun

Ketentuan mengenai jadwal dan tata cara pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota diatur dengan Peraturan Presiden

Pemkot Surabaya Nikahkan 330 Pasangan

Pemkot Surabaya menggelar garden party atau pesta kebun untuk merayakan pernikahan massal yang diikuti oleh 330 pasangan.

Pemerintah Dinilai Tidak Serius Berantas Judi Online

Survei mencatat optimisme masyarakat sebanyak 56, 6 persen responden meyakini pemerintah bisa memberantas judol dengan dibentuknya satgas khusus. Sebanyak 39, 5 persen mengaku tidak percaya serta 3, 9 persen yang lain menanggapi tidak tahu.

164 Wartawan Terlibat Judi Online, Transaksi Rp.1 M Lebih

Data PPATK mencatat ada 164 orang wartawan ikut bermain judi online, transaksinya sampai dengan 6.899, jumlah uangnya Rp1.477.160.821 dan namanya juga ada lengkap.

Curi Barang Milik Penumpangnya Sendiri, Pegawai Lion Air Dibekuk Polisi

Pencurian dilakukan dengan modus pembobolan tas milik penumpang maskapai Lion Air tujuan Makassar-Jakarta saat pesawat sedang mengalami keterlambatan.

Senin, 22 April 2019

Emil Dardak Tempati Rumah Dinas, Berharap Tidak Ada yang “Sok Pandai”



RADARMETROPOLIS: Surabaya – Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, berharap elemen yang ada di lingkungan Pemerintah Provinsi Jatim tidak ada yang merasa lebih pandai dari yang lainnya.  Harapan ini disampaikan saat menggelar acara Tasyakuran menempati rumah dinas di Jalan Margorejo Blok C No 438 Surabaya, Minggu (21/4/2019) malam.

“Tidak ada yang lebih tahu. Namun harus saling mengingatkan antar satu OPD dan lainnya, termasuk saya, sehingga hubungan informal bisa menjadi lebih baik,” ungkapnya.

Silaturahim antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Provinsi Jatim yang terjalin dengan baik hingga dalam cakupan informal structure atau hubungan informal, akan menjadikan semua hal bisa tersinergikan dengan baik.

Menurutnya, silaturahim dan kebersamaan seperti itu harus terus dipupuk. Melalui silaturahim yang terjalin baik tersebut, maka ibarat kapal, Pemprov Jatim akan bisa bergerak pada satu lajur yang sama dan lebih jauh lagi. Hal ini tidak hanya membuat Pemprov Jatim menjadi birokrasi yang besar dan tidak bisa goyang, tapi akan mudah bermanuver.

“Dengan kebersamaan itu juga maka diharapkan Pemprov Jatim akan selalu menjadi terbaik. Meskipun setiap kepala daerah tentu memiliki legacy atau warisan masing-masing. Oleh sebab itu, jangan sampai legacy ini justru menjadi handicap untuk masa depan,” kata Emil.

Ia sangat berharap bahwa legacy tersebut bisa terus trickle down hingga ke level staf. Ia pun mengungkapkan bahwa dirinya memiliki chemistry pada dunia pemerintahan karena ayahnya adalah seorang PNS.

Sehubungan dengan kepindahannya ke rumah dinas, mantan Bupati Trenggalek itu berharap dirinya bisa lebih produktif dan bersinergi dengan baik. Apalagi lokasinya cukup strategis, accessible, dan dekat dengan beberapa OPD Pemprov Jatim.

Emil mengaku sudah permisi ke tetangga sekitar. “Tadi saya sudah kulonuwun ke tetangga sekitar dan Alhamdulilah semua menerima. Termasuk pak Imam Utomo, juga berkenan hadir di sini dan banyak memberi wejangan pada saya,” ujarnya.

Untuk menyemarakkan acara sekaligus menghibur para undangan, Emil menyempatkan diri menyanyi. Hal ini diikuti oleh para kepala OPD, sehingga acara menjadi lebih hangat dan akrab.

Acara tasyakuran tersebut dibagi dalam dua sesi. Sesi pertama pada sore hari, dihadiri oleh tetangga sekitar, lurah, camat, dan muspika Margorejo.

Sedangkan sesi kedua dilaksanakan pada malam hari, mulai pukul 19.00. Acara ini diisi pengajian yang dihadiri seluruh kepala OPD di lingkup Pemprov Jatim. Emil mengundang Dr Ali Aziz untuk mengisi pengajian tersebut. (sr)

Rabu, 17 April 2019

127 Penghuni Rutan Banjarsari Gresik Belum Boleh Nyoblos



RADARMETROPOLIS: Gresik - Dalam pemilu serentak 17 April 2019, sebanyak 127 penghuni rumah tahanan Banjarsari Crème, Gresik, belum bisa menyoblos. Hal ini karena mereka belum memenuhi syarat.  Sementara itu sebanyak 540 penghuni lainnya hari ini menggunakan hak pilihnya di TPS 19.

Informasi penggunaan hak pilih penghuni tersebut disampaikan oleh Kepala Rumah Tahanan (Rutan) Banjarsari Creme, Mahendra Sulaksana. Ia mengatakan dari total 667 penghuni yang masuk DPT hanya 540 orang. Sisanya, belum memenuhi syarat sebagai DPT.

“Rutan Banjarsari Cerme, Gresik masuk di TPS 19,” katanya, Rabu (17/4/2019).

Mahendra lebih lanjut menginformasikan bahwa untuk pemungutan suara di Rutan Banjarsari Cerme, hanya memilih pilpres, DPD, DPRD Provinsi. Sementara untuk DPRD Kabupaten tidak diberikan hak pilih. Hal ini sesuai dengan aturan KPU.

Penghuni Rutan Banjarsari Creme, Gresik, mengungkapkan rasa senangnya bisa menggunakan hak pilihnya. “Senang masih bisa mencoblos meski di dalam rutan,” kata salah satu penghuni yang terjerat kasus narkoba.

Menurut para penghuni rutan yang lain, pencoblosan yang dilakukan di rutan Banjarsari itu tidak ada bedanya dengan yang ia lakukan di rumah. “Ya, seperti di rumah sendiri. Soal surat suara yang banyak, tidak ada masalah,” ungkapnya. (sri)

Curi 5 Tabung LPG Milik Pedagang, Dua Pemuda Diarak Keliling Kampung



RADARMETROPOLIS: Mojokerto – Ketahuan mencuri lima tabung LPG 3 kg milik pedagang, dua pemuda dua pemuda ditangkap oleh warga. Sebelum diamankan ke Polsek Pacet, mereka diarak keliling kampung.

Peristiwa pencurian tersebut terjadi di halaman belakang kantor Perhutani Pacet, Kabupaten Mojokerto, Senin malam (16/4/2019) sekitar pukul 23.00. Tetapi, berhasil ditangkap warga Selasa dini hari, sekitar pukul 02.00 WIB.

Pelaku diidentifikasi bernama Alfian Pramana Putra (21) dan Muis Ashariyanto (22). Alfian tercatat sebagai warga Kelurahan Pegirikan, Kecamatan Semampir, Kota Surabaya yang berdomisili di Desa Pacet, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. Sedangkan Muis adalah warga Desa Pacet, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.

Dalam aksinya, kedua pelaku berhasil mencuri lima tabung gas LPG ukuran 3 kg dengan cara merusak engsel pintu gerobak milik pedagang kaki lima yang disimpan di belakang halaman kantor Perhutani..

Akibat kejadian tersebut korban Prasto (37) warga Desa Kemiri, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto diperkirakan mengalami kerugian sebesar Rp 900 ribu.

 “Kejadiannya saya kurang tahu. Tahunya, ambil LPG di gerobak milik pedagang. Dua orang pelaku, warga sini sehingga tidak sampai dipukuli, tapi diarak anak-anak karang taruna dan dibawa ke Polsek Pacet,” ungkap Ngadiono (48), warga setempat, Rabu (17/4/2019).

Ia menginformasikan lebih lanjut, bahwa saat itu ada warga yang curiga, karena malam hari keduanya membawa tabung LPG.

Dua tabung hasil curian sudah dibawa pulang ke rumah salah satu pelaku. Sementara tiga tabung lainnya ditaruh di pos pengamanan.

“Ada yang lihat terus curiga sehingga lapor keamanan sini. Security itu langsung menghubungi anak-anak karang taruna. Kejadiannya jam 11 malam pada Senin. Tapi ditangkap jam 2, Selasa dini hari. Seminggu yang lalu juga ada tabung milik pedagang hilang. Apa pelaku yang sama, saya tidak tahu,” katanya.

Kedua pelaku beserta barang bukti hasil curian berupa 5 tabung LPG ukuran 3 kg warna hijau diamankan di Mapolsek Pacet guna penyelidikan lebih lanjut. Kedua pelaku dijerat Pasal 363 huruf ke 3e dan ke 5e KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan. (rik)

Pedagang Informal Warga Kota Mojokerto Terima Bantuan Alat Dagang



RADARMETROPOLIS: Mojokerto – Walikota Mojokerto, Ika Puspitasari, menyerahkan bantuan peralatan untuk berdagang dari Kementerian Perdagangan Republik Indonesia. Bantuan untuk pedagang informal warga Kota Mojokerto ini diserahkan secara simbolis di Gedung Raw Material Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag).

Kepala Disperindag Kota Mojokerto, Ruby Hartoyo, mendampingi Walikota dalam acara penyerahan bantuan berupa 100 buah tenda dan 50 buah rombong beserta tabung gas elpiji 3 kg tersebut. Bantuan ini diserahkan kepada para pedagang informal binaan Disperindag Kota Mojokerto.

Bantuan dari pemerintah pusat itu merupakan upaya Pemkot Mojokerto untuk meningkatkan kesejahteraan warga Kota Mojokerto.

“Kita akan terus berupaya. Dan Insya Allah, tahun ini pembangunan pasar Benpas rencananya akan dibangun tiga lantai dan dapat menampung dua ratus lima puluh pedagang,” ungkap Ning Ita (sapaan akrab Walikota Mojokerto, red), Selasa (16/4/2019).

Selain itu Walikota juga memotivasi para generasi muda yang diwakili oleh anggota karang taruna. Ia mengajak para generasi muda Kota Mojokerto untuk bersama-sama membangun Kota Mojokerto dengan memberdayakan warganya.

Menurutnya, semua warga Kota Mojokerto dapat mengakses semua bantuan. Termasuk akses permodalan melalui BPRS Syariah maupun fasilitasi dan wadah bagi para pemuda untuk pengembangan inovasi dan kreasi melalui Moka Space. (ruf)

Selasa, 16 April 2019

Travelling Goes To Semarang 8 With Gen-Z, KAI Daop Ingin Kenalkan Perkeretapian



RADARMETROPOLIS: Surabaya – PT KAI Daop 8 Surabaya menggelar acara “Travelling Goes To Semarang”. Kegiatan ini dilakukan untuk mengenalkan perkeretaapian kepada generasi muda atau Gen-Z. Selain itu juga dimaksudkan untuk mempromosikan peningkatan pelayanan di KA Argo Anggrek yang telah menggunakan rangkaian gerbong kereta eksekutif jenis terbaru.

Sebanyak 77 siswa dari SMAN 1 , SMAN 2, SMAN 4, SMAN 5, SMAN 9, dan SMAN 16 diajak jalan-jalan oleh pihak PT KAI Daop 8 Surabaya dengan menggunakan KA Argo Anggrek dari Stasiun Surabaya Pasar Turi menuju ke Semarang secara gratis alias cuma-cuma.

Di Kota Semarang, para peserta diajak bertamasya ke tempat wisata Lawang Sewu dan Museum KA Ambarawa. Tempat wisata ini bernuasa edukasi kereta api.

Para peserta dikenalkan tentang sejarah transportasi kereta api di Indonesia. Sekaligus merasakan nuansa kereta tempo dulu dengan menggunakan perjalanan kereta api uap dari Stasiun Museum Ambarawa menuju Stasiun Tuntang. Selain itu, di Museum Ambarawa, para peserta dapat melihat koleksi-koleksi lokomotif uap yang pernah merajai jalur rel di Pulau Jawa.

Dalam momen pelepasan rombongan program Edutrain Goes To Semarang di Stasiun Surabaya Pasar Turi, Senin (15/4/2019) Suryawan Putra Hia, Executive Vice President PT KAI Daop 8 Surabaya, berharap dengan kegiatan Travelling Goes To Semarang itu bisa menumbuhkan rasa kecintaan di kalangan generasi muda (Gen-Z) terhadap transportasi massal berbasis rel tersebut.

Sehingga hal itu nantinya mendidik generasi muda bisa mengetahui sejarah dan perkembangan perkeretaapian di Indonesia dan pada akhirnya bisa menjadi generasi penerus dalam perkembangan perkeretaapian di masa yang akan datang, sekaligus menjadi pangsa potensi pelanggan setia nantinya.

Moch Sadali, Kepala Sekolah SMAN 9 Surabaya, menilai bahwa kegiatan tersebut sangat bermanfaat bagi penambahan wawasan anak didiknya. Yakni, bisa secara nyata melihat tentang sejarah perkembangan perkeretaapian dari zaman Hindia Belanda hingga saat ini.

Terhitung tanggal 18 Maret 2019, rangkaian gerbong kereta eksekutif KA Argo Anggrek relasi Surabaya Pasar Turi – Gambir (PP) telah menggunakan sarana gerbong kereta eksekutif baru jenis “Stainless Steel” (SS) buatan PT INKA.

Saat ini rangkaian KA Argo Anggrek terdiri dari 8 gerbong kereta kelas eksekutif jenis SS, 1 gerbong kereta Luxury (Sleeper), 1 gerbong kereta makan, dan 1 gerbong kereta pembangkit listrik. Kapasitas daya tampung setiap rangkaiannya mencapai 418 tempat duduk.

Diharapkan dengan pergantian rangkaian gerbong kereta eksekutif jenis baru dari INKA itu, bisa semakin meningkatkan okupansi penumpang dari KA Argo Anggrek yang sudah sangat bagus. (rcr)

Senin, 15 April 2019

Tempatkan 2 Saksi per TPS: TKD Jokowi Jatim Terjunkan 260 Ribu Saksi



RADARMETROPOLIS: Surabaya – Tim Kampanye Daerah (TKD) Jatim untuk Pemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin menerjunkan dua ratus enam puluh ribu saksi untuk memantau 130 ribu TPS pada pelaksanaan Pemilu, 17 April 2019. Setiap tempat pemungutan suara (TPS) di Jatim akan disiagakan dua orang saksi.

Saksi-saksi itu sebelumnya sudah menjalani serangkaian pelatihan untuk mengantisipasi segala bentuk tindak kecurangan.

Ketua TKD Jatim, Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin menyatakan seluruh saksi tersebut sudah siap untuk melakukan pemantauan di seluruh TPS di Jatim.

“Sudah jalan semuanya. Tinggal pelaksanaannya saja. Hal-hal yang menyimpang atau ada potensi kecurangan, nanti akan ketahuan. Semua daerah diwaspadai, tidak ada yang atensi khusus,” katanya kepada wartawan usai Istighotsah dan Doa Bersama di Posko TKD Jatim, Senin (15/4/2019) malam.

Pengerahan saksi oleh TKD itu ada koordinatornya. Mulai dari tingkat desa, kelurahan, kecamatan hingga kabupaten dan provinsi. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa tidak ada kecurangan selama proses penghitungan suara, baik itu pada saat penghitungan tingkat TPS hingga tingkat provinsi.

“Kami optimistis, perolehan suara Jokowi di Jatim di kisaran 65 hingga 70 persen. Kalau tingkat nasional bisa di angka 58 hingga 62 persen,” ujar Machfud.

Ia meyakini antusiasme masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya cukup tinggi. Seperti halnya di luar negeri, dimana petugas TPS sampai kesulitan dalam melayani pemilih. Ia pun mengimbau hendaknya pemilih menggunakan hak pilihnya.

“Perlu diketahui masyarakat, pendaftaran di TPS sampai pukul 13.00 WIB, bukan pukul 13.00 WIB sudah bubar atau tutup. Kalau pemilih sudah terdaftar di TPS hingga pukul 13.00 WIB, coblosan sampai pukul 15.00 WIB tetap dilayani. Yang tidak boleh itu mendaftar di atas pukul 13.00 WIB,” jelasnya. (sr)

Kamis, 11 April 2019

Kemanunggalan TNI dan Rakyat, Korem Bhaskara Jaya Buka Pasar Murah dan Pengobatan Gratis



RADARMETROPOLIS: Surabaya – Dalam rangka memperingati HUT Persit ke-73 Korem 084/Bhaskara Jaya menggelar kegiatan pasar murah dan pengobatan gratis, Rabu (10/4/2019). Sebanyak dua ribu paket sembako murah sengaja disediakan untuk masyarakat. Kegiatan serupa juga dilakukan di seluruh Persit di wilayah Kodam V/Brawijaya. Ini bentuk Kemanunggalan antara TNI dengan rakyat

“Kegiatan ini merupakan wujud implementasi kepedulian Korem 084/Bhaskara Jaya terhadap masyarakat,” kata Komandan Korem 084/Bhaskara Jaya, Kolonel Inf Sudaryanto, SE, di sela-sela berlangsungnya acara pasar murah.

Ribuan masyarakat memenuhi lapangan Makorem. Bukan hanya tertarik dengan paket sembako murah, masyarakat yang hadir juga antusias pada pengobatan gratis. “Alhamdulillah, inilah bentuk Kemanunggalan diantara TNI dan rakyat,” kata Sudaryanto. (rcr)

Tandai Sukses Latsitardanus, Danjen Akademi TNI Resmikan Tugu Integrasi



RADARMETROPOLIS: Trenggalek – Danjen Akademi TNI, Laksdya TNI Aan Kurnia S.Sos, MM, meresmikan Tugu Intergrasi Latsitardanus XXXIX, Selasa (9/4/2019). Tugu ini menjadi penanda telah suksesnya pelaksanaan Latsitardanus XXXIX 2019 di Kabupaten Trenggalek. Dalam kesempatan ini juga dilakukan peresmian terhadap penggunaan masjid.

Plt. Bupati Trenggalek, H. Moch Nur Arifin, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasihnya Kepada Danjen Akademi TNI, karena Kabupaten Trenggalek telah ditunjuk menjadi salah satu lokasi pelaksanaan Latsitardanus XXXIX.

“Pas kebetulan Satlaknya, Satlak Elang, sehingga simbolis monumen ini juga Elang. Semoga dengan simbol ini, saat Taruna menjadi perwira, terbangnya semakin tinggi dan menjadi jenderal semua. Dan kami bangga, itu lahirnya dari sebuah sosialisasi bersama masyarakat Trenggalek,” ungkapnya.

Nur Arifin pun menyatakan bahwa Trenggalek ikut bangga menjadi bagian dari perwira-perwira mumpuni ketika sudah hadir di tengah-tengah masyarakat.

Selain itu ia juga mengungkapkan kesenangannya terhadap dipilihnya lokasi sebelah Pasar Pon yang kebakaran untuk didirikannya tugu tersebut. Artinya, tugu tersebut ditempatkan di lokasi strategis di tengah-tengah pusat perekonomian Kabupaten Trenggalek. Rencananya akan dibangunkan oleh Presiden pada tahun ini dengan nilai kurang lebih Rp 90 sampai 100 miliar

Nur Arifin lebih jauh berharap dengan simbol elang terbang tersebut, perekonomian masyarakat Trenggalek bisa ikut terbang tinggi.

Dalam kegiatan tersebut, Danjen Akademi TNI juga menggelar acara penyerahan Alquran dan buku-buku kepada perwakilan siswa-siswi.

Sementara itu Kalemdiklatpol yang diwakili Kapolres melakukan penyerahan perlengkapan salat oleh. Kemudian mereka meninjau jembatan dan jalan yang dibangun Satlak Elang serta diakhiri dengan peresmian Masjid Sido Shuhada. Peresmian itu diawali dengan penandatanganan prasasti yang berada di Desa Sugihan Kecamatan Kampak.

Danjen Akademi TNI, Laksdya TNI Aan Kurnia S.Sos, MM, menyatakan bangga dengan terobosan Bupati Trenggalek yang masih muda usianya. Kepala daerah yang masih berusia 28 tahun ini dinilai memiliki visi yang sangat luar biasa.

“Saya selaku Danjen TNI, dan Bapak Kalemdiklatpol, merasa sangat terhormat. Karena pemerintah daerah dan Satlak Elang telah membuatkan monumen yang sangat luar biasa ini,” terangnya.

Danjen menyatakan hari tersebut adalah hari yang special. Selain tugu diresmikan, hari itu juga bertepatan dengan ulang tahun TNI Angkatan Udara 9 April.

“Pas Satlaknya Elang, HUT-nya TNI AU, dan hari ini juga diresmikan Tugu Latsitardanus XXXIX di Trenggalek dengan simbol Elang,” ujarnya.

Aan berharap, taruna yang tergabung dalam Satlak Elang, 10 hingga 20 tahun ke depan sukses dan bisa mengingat bahwa mereka pernah bersosialisasi, berintegrasi, dan pernah berhubungan secara langsung membangun fisik dengan warga di Trenggalek.

Kunjungan kerja Danjen Akademi TNI tersebut didampingi Kalemdiklatpol, Komjen Pol. Drs. Arief Sulistyanto, M.Si, Gubernur Akpol Irjen Pol Rico Amelza, Dirjianbang Akademi TNI Marsma TNI Suparmono, Dansatlak Elang Letkol Pnb Yulianto N beserta isteri, dan beberapa perwira Latnus XXXIX. (gun)

Pertemukan Pencaker dengan Perusahaan, Pemkot Surabaya Gelar Bursa Kerja



RADARMETROPOLIS: Surabaya – Untuk mempertemukan para pencari kerja dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja, Dinas Tenaga Kerja Kota Surabaya mengadakan Bursa Kerja Terbuka di Gedung Serba Guna Samudra Ganesha Universitas Hangtuah Jl. Arief Rachman Hakim No. 150 Surabaya.

Kegiatan yang dilakukan secara bersinergi dengan berbagai perusahaan di Kota Surabaya tersebut dilaksanakan selama dua hari, yakni 11 – 12 April 2019. Warga Kota Surabaya dan sekitarnya yang ingin memperoleh pekerjaan bisa mengunjungi acara bursa kerja tersebut.

“Untuk sektor lowongannya bermacam-macam. Kurang lebih ada sekitar 500 lowongan yang tersedia,” kata Bayu, Staf Analisa Penempatan Tenaga Kerja Disnaker Surabaya.

Bursa Kerja Terbuka merupakan agenda Pemkot Surabaya yang rutin yang digelar setiap tahun. Bursa kerja kali ini merupakan periode kedua di tahun 2019. Sebelumnya acara bursa kerja dilaksanakan pada bulan Maret lalu.

Bayu menginformasikan lebih lanjut, ada 18 perusahaan di Surabaya yang ikut berpartisipasi dalam Bursa Tenaga Kerja yang digelar kali ini. Ada dari sektor industri, keuangan, retail, dan juga sektor jasa. Adapun tenaga yang dibutuhkan meliputi, tenaga profesional berupa programmer, IT Support, dan design grafis.

Selain itu juga dibutuhkan tenaga pengawas, seperti supervisor engineering. Ada juga perusahaan yang membutuhkan tenaga produksi.

Menurut Bayu masyarakat yang ingin mengikuti bursa kerja tersebut, sebelumnya diharuskan melakukan registrasi pendaftaran secara online melalui laman resmi Disnaker Kota Surabaya. Melalui laman itu, para Pencari Kerja (Pencaker) diwajibkan mengupload berkas lamaran ke dalam website dalam bentuk softcopy. Nantinya, setiap pencaker yang sudah melakukan registrasi akan mendapat barcode untuk digunakan saat di lokasi acara.

“Job Market Fair kali ini menggunakan sistem paperless. Sehingga saat di lokasi nanti para pencaker hanya membawa barcode untuk ditunjukkan ke panitia dan tidak perlu membawa hardcopy,” ujarnya.

Bayu menyatakan, jumlah pencaker yang sudah melakukan registrasi pendaftaran mencapai 1500 orang. Tetapi, saat ini data para pencaker yang telah masuk tercatat lebih banyak warga yang berasal dari luar Kota Surabaya.

“Lebih dari 50 persen pelamar berasal dari luar Surabaya yang sudah mendaftar,” ungkapnya.

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat yang belum memperoleh pekerjan, bisa memanfaatkan kesempatan ini. Sebab, perusahaan yang mengikuti bursa kerja ini statusnya terpercaya dan sebelumnya sudah terverifikasi oleh Disnaker. “Silakan manfaatkan kesempatan bursa kerja terbuka ini, karena sifatnya umum dan juga gratis,” tandas Bayu. (rie)

Rabu, 10 April 2019

Soal Infrastruktur, TKD Jatim Minta Prabowo Tidak Asal Beda dengan Jokowi



RADARMETROPOLIS: Surabaya – Ketua TKD Jatim, Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin, minta kubu Prabowo untuk sedikit obyektif dalam mengkritik program pembangunan infrastruktur yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo. Capres 02 itu diminta tidak sekedar asal beda dengan Capres 01.

Pernyataan tersebut menanggapi pernyataan Calon Presiden Prabowo Subianto yang menyatakan akan meninjau ulang pembangunan infrastruktur yang dilakukan Presiden Jokowi. Capres nomor urut 02 tersebut menganggap pembangunan infrastruktur yang dilakukan Jokowi memboroskan uang negara yang sebagian didapatkan dari utang.

Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Ma’ruf Amin Jatim menilai apa yang direncanakan oleh Prawobo itu sebagai langkah yang kontraproduktif.

“Ya, sebenarnya kami maklumlah kalau Pak Prabowo bikin agenda semacam itu. Namanya juga oposisi. Tapi ya semestinya agak objektif sedikit saja, tidak asal beda dengan program Pak Jokowi. Masak orang bangun infrastruktur jalan, MRT, listrik, bandara, dinilai jelek,” ujar Ketua TKD Jatim, Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin, Rabu (10/4/2019).

“Kalau momentum pembangunan infrastruktur dihentikan, negara ini mundur lagi dong,” imbuh Machfud.

Menurut Machfud, pembangunan infrastruktur yang dilakukan Jokowi bukan semata-mata soal proyek fisik untuk menggerakkan ekonomi semata, tapi juga mengandung filosofi keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Mantan Kapolda Jatim itu kemudian mengungkapkan bahwa masyarakat yang ada di pelosok Papua, Kalimantan, NTT, dan daerah luar Jawa lain kini sudah bisa menikmati jalan dan listrik.

“Ada yang puluhan tahun sejak merdeka belum ada listrik, sekarang di era Pak Jokowi akhirnya teraliri listrik. Masak ada yang tega bilang infrastruktur itu enggak urgen,” ujar Machfud.

Oleh karena itu, Machfud mengatakan bahwa pembangunan infrastruktur tidak bisa dilihat dari kacamata ekonomi atau kalkulasi bisnis saja.

“Negara tidak boleh berbisnis dengan rakyat. Kan itu ada yang pernah mengkritik bangun jalan tol di Sumatera tidak feasible, bangun proyek di NTT dan Papua tidak layak secara ekonomis. Itu semua hitung-hitungan bisnis. Tapi Pak Jokowi bicara keadilan sosial. Negara kuat mendanai, ya harus kerja keras melakukannya,” ujarnya.

Machfud menambahkan, utang negara telah digunakan secara produktif untuk pembangunan maupun program sosial. Rasio utang terhadap produk domestik bruto (PDB) juga masih aman, yaitu sekitar 30 persen. Di banyak negara, rasio utang terhadap PDB jauh lebih besar. Seperti Singapura 110 persen, Jepang 250 persen, Malaysia 51 persen, dan Vietnam 62 persen.

Semua negara di dunia membiayai pembangunan dengan utang, termasuk seperti Amerika Serikat, Jepang, Arab Saudi.

“Jadi, jangan mempropaganda rakyat dengan ketakutan-ketakutan tak berdasar dan tak mendidik,” tandas Machfud.

Untuk diketahui, dalam 36 program ekonomi Prabowo-Sandiaga Uno, salah satu poinnya menyebutkan bahwa kubu tersebut akan menghentikan praktik berutang yang tidak sehat dan tidak produktif bila mereka menang Pilpres 2019.

Salah satu langkahnya, menurut anggota Dewan Pakar Badan Pemenangan Nasional (BPN) Dradjad Wibowo yang ramai dikutip media, akan melakukan penyisiran ulang terhadap beberapa proyek infrastruktur yang dinilai menaikkan utang negara.

Penyisiran ulang proyek infrastruktur juga akan dilakukan Prabowo terhadap infrastruktur yang dinilai tidak logis dari sisi hitungan manfaat dan biaya secara ekonomi. (sr)

Lanud Iswahyudi Peringati HUT TNI ke-73 Sederhana, Kasau Minta Udara Dikuasai



RADARMETROPOLIS: Magetan – Pangkalan Udara Iswahyudi memperingati HUT TNI Angkatan Udara (TNI AU) ke-73 secara sederhana. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh seluruh anggota Lanud Iswahjudi di lapangan Dirgantara, (09/04/2019). Berdasarkan sejarah, HUT TNI AU ditetapkan oleh Presiden Soekarno pada 9 April 1947 silam.

Komandan Wing 3 Lanud Iswahjudi, Kolonel Pnb M. Satrio Utomo, yang dalam peringatan tersebut menjadi inspektur upacara, membacakan sambutan tertulis Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Yuyu Sutisna.

Dalam sambutanya Kasau mengatakan bahwa peringatan HUT ke-73 TNI AU ini merupakan momentum yang sangat tepat untuk melestarikan nilai-nilai historis perjuangan TNI AU sejak awal berdiri serta sebagai evaluasi atas pencapaian yang telah diraih TNI AU sampai dengan hari ini.

Kasau Marsekal TNI Yuyu mengutip pernyataan Presiden Ir Soekarno pada peringatan ke-9 Hari AURI tahun 1955, yang menyatakan “Kuasailah udara untuk melaksanakan kehendak nasional, karena kekuatan nasional di udara adalah faktor yang menentukan dalam perang modern.”

Pernyataan Presiden Soekarno tersebut menegaskan bahwa TNI AU memiliki peran yang sangat strategis dalam rangka menegakkan kedaulatan negara. Untuk itu, Kasau meminta peran penting TNI AU tersebut harus diimplementasikan dalam tugas dan pengabdian pada kegiatan sehari-hari.

Dalam amanatnya itu Kasau juga memaparkan berbagai kemajuan TNI AU yang diraih sampai saat ini serta proyeksi prioritas pembangunan TNI AU pada masa mendatang.

Keberhasilan tersebut diantaranya tidak ada peristiwa kecelakaan terjadi selama tahun 2018 dan triwulan pertama 2019. Kasau berharap dapat terus mengembangkan safety culture dan mempertahankan kondisi zero accident.

Selain itu TNI AU juga telah melaksanakan operasi bantuan sosial dalam rangka membantu korban bencana alam di Lombok dan Palu. Pesawat-pesawat angkut dan Helikopter TNI AU total telah mengangkut 26.801 orang dan 2.860 ton logistik pada kedua bantuan operasi tersebut.

Capaian lainnya, pelaksanaan latihan Angkasa Yudha 2018, dilaksanakan dengan model dua belah pihak dikendalikan yang dilaksanakan dengan memanfaatkan sistem olah Yudha Seskoau.

TNI AU juga berhasil meluncurkan program santunan kepada 104 keluarga prajurit yang gugur dalam tugas. Santunan ini berupa beasiswa untuk putra-putri sampai lulus kuliah.

Selain capai di atas, masih ada lagi program pembangunan 1000 rumah prajurit dan banyak lagi inovasi-inovasi baru sehingga mengefisienkan penggunaan anggaran hingga mampu menghemat puluhan milyar rupiah.

Sedangkan program prioritas yang akan dilaksanakan pada tahun 2019 adalah melanjutkan program road to zero accident untuk mempertahankan zero accident. Mempercepat pengadaan alutsista, pembangunan network centric warfare, pembentukan Skadron Udara 33 dan 27, Satuan Rudal (Satrudal) Pam Ibukota serta tiga Detasemen Hanud di Lanud Iswahjudi, Lanud Roesmin Nurjadin, dan Lanud Raden Sadjad Ranai.

Usai pelaksanaan upacara, dilaksanakan pembagian hadiah lomba dalam rangka memperingati HUT ke-73 TNI AU. Diantaranya adalah lomba bola voli, bulu tangkis, tenis lapangan, futsal, dan lomba kebersihan lingkungan perkantoran. (gun)

Terkendala Kapal dan Surat Suara, Distribusi Logistik Pemilu ke Pulau Kangean Batal


RADARMETROPOLIS: Sumenep – Distribusi logistik Pemilu 2019 ke Pulau Kangean, Kabupaten Sumenep hari ini batal dilakukan. Penundaan ini dikarenakan surat suara yang dibutuhkan masih kurang. Selain itu juga terkendala faktor kapal.

“Distribusi ke dua kecamatan di Pulau Kangean, yakni Arjasa dan Kangayan, terpaksa kami tunda. Karena logistik Pemilu berupa surat suara untuk dua kecamatan kepulauan itu masih kurang,” kata A. Warits, Ketua KPU Sumenep, Selasa (9/4/2019).

Selain faktor kurangnya surat suara, penundaan tersebut juga dikarenakan oleh adanya faktor bahwa kapal regular yang dijadwalkan berangkat hari ini sudah penuh.

Karena kendala di atas, akhirnya KPU Sumenep memutuskan untuk menunda pendistribusian logistik ke Pulau Kangean hingga 11 April 2019.

Dijelaskan lebih lanjut oleh Warits, untuk kekurangan surat suara, pihaknya masih menunggu pemenuhan dari KPU Pusat. Berdasarkan komunikasi yang ia lakukan ke KPU Pusat melalui KPU Provinsi Jawa Timur, kekurangan surat suara akan dipenuhi dalam waktu dekat.

“Katanya, dalam satu dua hari ini, kekurangan surat suara akan tiba di Sumenep,” ucapnya.

Jumlah DPT Sumenep pada Pemilu 2019 sebanyak 872.764 orang. Jumlah tersebut terdiri dari 410.522 laki-laki dan 462.242 perempuan. Mereka nantinya akan menyalurkan suaranya di 4.315 Tempat Pemungutan Suara (TPS).

KPU Sumenep masih kekurangan surat suara sebanyak 78 ribu lembar lebih. Masing-masing daerah pemilihan kurang sekitar 2 ribu lembar surat suara untuk DPRD Kabupaten. Selain itu, surat suara juga masih kurang untuk DPRD Provinsi, DPR RI, dan DPD. (mus)

Selasa, 09 April 2019

Pekerja Pabrik Diminta Gunakan Hak Suara dan Pilih Paslon 01



RADARMETROPOLIS: Surabaya – Sudah banyak yang dihasilkan Capres Jokowi selama mempimpin Indonesia. Dan kerja Paslon 01 tersebut sudah terbukti ditujukan untuk sebesar-besarnya kesejahteraan rakyat. Untuk itu Tim Kampanye Daerah (TKD) Jatim meminta kepada para pekerja pabrik hendaknya tidak golput dan menggunakan hak suaranya untuk Jokowi Maruf - Amin pada 17 April nanti.

Pemaparan di atas disampaikan oleh Ketua TKD Jatim, Machfud Arifin, saat melakukan kampanye ke beberapa pabrik di kawasan Sidoarjo.

Lebih lanjut mantan Kapolda Jatim tersebut menjelaskan bahwa Jokowi adalah orang biasa dan selama memimpin negara Indonesia sudah banyak yang sudah dihasilkan.

"Diantaranya membangun infrastruktur dan memberikan program yang semuanya untuk kesejahteraan masyarakat," ungkapnya.

Berbagai capaian di atas, membuat TKD optimis Jokowi akan menang di Jatim.

Kepada para pimpinan perusahaan atau pabrik, Mahfud Arifin berharap bersedia memberikan waktu kepada pekerjanya pada 17 April nanti untuk menggunakan hak suaranya. (sr)

Senin, 08 April 2019

Di Ponorogo Ditemukan 6 Orang Positif Idap HIV



RADARMETROPOLIS: Ponorogo – Dinas Kesehatan Kabupaten Ponorogo mencatat pada bulan Januari dan Februari ini terdapat sebanyak enam orang mengidap penyakit Human Immunodeficiency Virus (HIV).

”Kemungkinan sampai saat ini jumlahnya masih tetap,” kata Kepala Dinkes Ponorogo, Drg. Rahayu Kusdarini, Senin (8/4/2019).

Namun, angka penderita HIV di wilayah kerjanya itu bisa ditekan. Ia pun merujuk pada data dari tahun ke tahun yang menurun. Pada tahun 2017 penderita HIV mencapai 134 penderita. Jumlah itu turun di tahun 2018 menjadi 78 penderita HIV.

”Kami rutin lakukan deteksi ke kantung-kantung atau tempat yang berpotensi menjadi sarang HIV,” kata Irin, sapaan Rahayu Kusdarini.

Menurutnya, penderita HIV dapat ditemukan dimana saja. Terutama di tempat-tempat karaoke, warung remang, dan hiburan malam lainnya. Dan itu dapat terdeteksi di PMI Ponorogo ketika yang bersangkutan mendonorkan darahnya. Karena ada beberapa temuan dari hasil deteksi melalui darah yang telah didonorkan. 

Pihaknya kini sedang gencar melakukan edukasi terhadap warga. Dengan edukasi ini warga diharapkan dapat semakin mengerti bagaimana cara penularan virus tersebut. Dan akhirnya warga sendiri yang dapat mencegah penularan itu. (gun)

Tingkatkan Kemampuan Personel, Batalyon Infanteri I Marinir Latihan Pemantapan Tempur


RADARMETROPOLIS: Sidoarjo – Regu Pandu Tempur (Rupanpur) Batalyon Infanteri 1 Marinir mengadakan latihan pemantapan yang dilaksanakan di Surabaya, Sidoarjo, dan sekitarnya. Kegiatan yang berlangsung mulai tanggal 4 hingga 8 April 2019 ini dipimpin Lettu Mar Novie Haryanto.

Daerah yang dipakai untuk latihan tersebut meliputi Dermaga Sea Raider Armada II, Hutan Mangrove Rungkut, Surabaya, dan desa Cemandi, Sedati, Sidoarjo.

Sedangkan materi yang dilatihkan meliputi renang laut, exercise perahu karet, dayung perahu karet, Long Range Navigation (LRN), kompas bintang, raid amphibi, patroli tempur, infiltrasi, dan pertahanan.

Komandan Batalyon Infanteri 1 Marinir Letkol Marinir Danang Wahyu Isbiantoro, M. Tr. Hanla, MM mengatakan bahwa Regu Pandu Tempur (Rupanpur) Yonif 1 Mar merupakan Satuan organik yang dimiliki Batalyon Infanteri 1 Marinir.

Satuan tersebut berfungsi sebagai mata dan telinga Batalyon untuk memberikan data intelijen, data situasi depan pertempuran, dan memandu induk satuan dalam operasi tempur dalam rangka mendukung tugas Batalyon Infanteri 1 Marinir.

Dihadapkan dengan tugas, fungsi dan peranannya, maka diperlukan pembekalan pengetahuan dan keterampilan, melalui Latihan Pemantapan Regu Pandu Tempur.

“Dengan Lattap Rupanpur, diharapkan para personel Rupanpur memiliki tingkat kualifikasi dan kemampuan yang lebih dari sebelumnya serta mampu mendukung tugas-tugas Batalyon Infenteri 1 Marinir ke depannya,” tandasnya. (rcr)

PMK Padamkan Kebakaran Hebat Pabrik Pembibitan Ayam di Gempol



RADARMETROPOLIS: Pasuruan – Setelah hampir dua jam terbakar, api yang berkobar di salah satu gudang milik PT Wonokoyo Jaya Corporindo Unit Feedmill, di Dusun Pandaen, Desa Legok, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan atau di Jalan Raya Surabaya - Banyuwangi KM 34, akhirnya berhasil dipadamkan.

“Api berhasil padam sekitar pukul 23.30 wib dan diteruskan proses pembasahan,” kata Taufik, salah satu warga sekitar, Senin (8/4/2019).

Untuk memadamkan api, petugas dari Polres Pasuruan dan Polsek Gempol berkoordinasi dengan PMK Kabupaten Pasuruan. Selanjutnya pihak PMK Kabupaten Pasuruan mendatangkan dua mobil damkar ke lokasi. Namun, dikarenakan api terus membesar, pihak terkait meminta bantuan pada PMK Kabupaten Sidoarjo dan menerjunkan dua mobil damkarnya.

Seperti telah diberitakan sebelumnya, api yang membakar salah satu gudang milik PT. Wonokoyo Jaya Corporindo Unit Feedmil, yang terletak di Dusun Pandaen, Desa Legok, Kecamatan Gempol atau di Jalan Raya Surabaya - Banyuwangi KM 34 diketahui oleh salah satu petugas Satpam setempat sekitar pukul 20.30 Wib.

Api dengan cepat membesar, dikarenakan gudang yang terbakar tersebut di dalamnya banyak barang yang mudah terbakar. Gudang yang terbakar merupakan gudang penyimpanan bahan baku pakan ternak. (fur)

Buat Surat Terbuka, Ribuan Dokter Muda Minta Jokowi Turun Langsung Cabut Permen Ristek Dikti



RADARMETROPOLIS: Jakarta – Sebanyak 2700 dokter muda mengirimkan surat terbuka kepada Presiden Joko Widodo. Mereka meminta Jokowi turun langsung menyelesaikan permasalahan yang timbul akibat diterbitkannya Peraturan Menteri Ristek Dikti No 11 Tahun 2016. Peraturan ini dikatakan melanggar Undang-undang No 20 Tahun 2013 tentang Pendidikan Kedokteran Pasal 36 dan Amar Putusan MK No 10/PUU-XV/2017.

Ketua Pergerakan Dokter Muda Indonesia, Tengku A Syahputra, mengatakan persoalan tersebut bermula dari dikeluarkannya Surat Edaran No. 598/E.E3/DT/2014 Kemendikbud Dirjen Dikti 8 Juli 2014.

Lalu, pada tahun 2015 pihak Kemenristekdikti menerbitkan aturan baru, yaitu Permenristekdikti No. 18 Tahun 2015. Permen ini menghapus aturan yang lama. Peraturan ini kemudian diikuti dengan dibuatnya Surat Edaran Dirjen Belmawa No. 1053/B/SE/2015 pada 27 November 2015.

Yang mana aturan tersebut kemudian diperbaharui dengan Permenristekdikti No. 11 Tahun 2016. Semua peraturan menteri tersebut mengatur hal yang sama.

Menurut Syahputra, melalui pernyataan yang dibuat secara tertulis, peraturan menteri itu telah menghalangi para dokter muda untuk mendapatkan Ijazah Dokter. Padahal mereka telah menyelesaikan semua proses pembelajaran dan telah dinyatakan lulus oleh Fakultas Kedokteran.

Dijelaskan lebih lanjut, ijazah yang di dalam putusan MK 10/PUU-XV/2017 dinyatakan merupakan syarat untuk mengikuti uji kompetensi, di dalam peraturan menteri tersebut dibalik menjadi uji kompetensi sebagai syarat untuk mendapatkan ijazah.

Menurut Syahputra, Uji Kompetensi telah ada mulai tahun 2006, sebelum peraturan RistekDikti keluar sebagai turunan dari UU Pendidikan Kedokteran No 20 tahun 2013.

Tetapi Uji Kompetensi tersebut digunakan sebagai syarat untuk praktik dokter. Jika tidak lulus uji kompetensi maka yang bersangkutan bisa menggunakan ijazahnya untuk bekerja di luar bidang klinis.

Karena ada peraturan tersebut, akhirnya para dokter muda terus dianggap sebagai mahasiswa, sampai masa studi habis (12 tahun) setelah itu bisa di DO secara otomatis. Padahal sudah dinyatakan lulus dari program studi dokter di masing-masing Fakultas Kedokteran.

“Bahkan, sebagian dari kami masih harus membayar SPP,” kata Syahputra.

Syahputra menyatakan, Pergerakan Dokter Muda Indonesia telah berjuang menegakkan supremasi hukum yang benar untuk memperoleh hak dan telah melaksanakan kewajiban yang ada di dalamnya. Namun hak dokter muda tidak diberikan dan Kemenristekdikti tidak menaati Putusan MK.

“Atas nama hukum yang bersih dari kepentingan politik dan apapun, kami memohon Bapak Presiden turun tangan langsung menyelesaikan masalah ini demi tegaknya keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia,” harap Syahputra. (rcr)

Ribuan Slankers Padati Lapangan Kodam: Gus Ipul Minta para Slankers Tidak Golput



RADARMETROPOLIS: Surabaya – Penggagas acara ‘Ngaji Kebangsaan’ Saifullah Yusuf (Gus Ipul) meminta para Slankers menggunakan hak pilihnya pada Pemilu Serentak 2019. Ribuan Slankers itu memadati acara ‘Ngaji Kebangsaan’ yang diadakan di lapangan Kodam V/Brawijaya, Minggu (7/4/2019) malam. Mereka datang dari berbagai penjuru daerah di Jawa Timur, bahkan dari luar provinsi.

“Jangan lupa, 17 April nanti gunakan hak pilihnya, jangan golput. Sekaligus berdoa, 17 April nanti lancar dan pemimpinnya bisa memakmurkan Indonesia,” kata Gus Ipul.

Dalam sambutannya Gus Ipul juga berharap acara tersebut bisa menjadi penyejuk semua pihak menjelang dilaksanakannya Pemilu serentak pada 17 April 2019 mendatang.

Salah satu Ketua PBNU itu juga berharap di hari pemilihan nanti, suasana tetap damai dan aman.

Acara Ngaji Kebangsaan tersebut dihadiri oleh para elit negeri ini, diantaranya Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD yang dalam tausiyahnya menyinggung soal fenomena golput yang belakangan makin masif menjelang hari pemungutan suara Pilpres 2019.

“Orang yang golput biasanya rasional dan punya pilihan yang baik. Tapi kalau semua orang begitu, pasti yang terpilih nanti orang yang lebih jelek,” ujar Mahfud.

Tokoh yang berasal dari Madura tersebut lalu mengisahkan bagaimana awalnya sistem demokrasi atau republik dianut oleh Indonesia. Hal itu dilakukan oleh para pendiri negeri, termasuk Soakarno, usai negeri ini memproklamirkan kemerdekaanya.

“Itulah sebabnya, Indonesia ini disepakati dalam bentuk demokrasi. Karena negara ini paling plural, beragam, sehingga agamanya beda-beda, sukunya ratusan, dan bahasanya ratusan, dan berbagai ikatan primordial lain,” jelasnya.

Kata Mahfud, Negara Kesatuan Republik Indonesia sudah merupakan kesepakatan final komponen bangsa yang tak boleh diotak-atik lagi. “NKRI ini sudah cocok, karena sistem bernegara itu merupakan produk ijtihad yang sudah disepakati dan paling cocok dengan bangsa ini,” terangnya.

Menurut Mahfud, tak ada satupun ayat dalam Al Quran yang mengharuskan suatu bangsa untuk menganut sistem khilafah sebagai dasar kenegaraannya. Islam, mengharuskan manusia untuk bernegara, apapun pandangan dan landasan kenegaraannya.

“Saya pastikan, bahwa menurut Alquran, tidak ada sistem baku tentang khilafah. Apakah republik monarki, presidential, yang penting menurut Islam kamu harus bernegara untuk memelihara jiwamu, hartamu, dan keluargamu,” tegasnya.

Sesi Ngaji Kebangsaan dilanjutkan dengan pembacaan doa oleh Ustad Yusuf Mansur. Dalam doanya, ia berharap agar Indonesia terus dilimpahi kemakmuran serta diberikan kestabilan keamanan menjelang 17 April 2019 mendatang.

“Mari berdoa agar semuanya diberi kelancaran, rezeki, kerjaan. Juga Indonesia diberkahi oleh Allah SWT,” pungkasnya.

Usai dilakukan doa, acara dilanjutkan dengan penampilan Slank. Slank mengajak Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Mahfud MD, dan Gus Ipul sepanggung untuk bernyanyi bersama. “Di panggung ini, di hadapan ribuan Slankers, silakan Gus Ipul dan Ibu Gubernur bernyanyi bersama kami,” kata Kaka, vokalis Slank.

Slank dan para tokoh tersebut lantas menyanyikan lagu berjudul ‘Ku tak Bisa’ yang diikuti ribuan Slankers dan undangan.

Mewakili Slank, Kaka menyampaikan terima kasihnya kepada Gus Ipul selaku penggagas acara yang telah mengajaknya dan diharapkan mampu memperkuat tali silaturahim.

“Kalau yang mengajak Gus Ipul, maka kami tak ada alasan untuk menolak, apalagi beliau sangat dekat dengan Slank dan Slankers. We love you Gus Ipul,” ucapnya.

Dari atas panggung, Gus Ipul pun menjawab, “Terima kasih Slank, sudah memberikan kesempatan bernyanyi. Sukses untuk Slank dan Slankers!”.

Dalam even tersebut Slank tampil dengan personel lengkap. Mulai dari Kaka, Bimbim, Abdee, Ivanka, dan Ridho.

Selama hampir 90 menit Slank membawakan lagu-lagu andalannya, seperti Virus, Ku Tak Bisa, Balikin, Pandangan Pertama, Terlalu Manis, dan lainnya. Suasana menjadi semakin terlihat meriah, karena ribuan penonton yang hadir turut bernyanyi. (sr)

Minggu, 07 April 2019

Ikatan Jurnalis TV (IJTI) Surabaya Nyatakan Netral pada Pileg dan Pilpres 2019


RADARMETROPOLIS: Surabaya – Meski ada fakta terdapat perusahaan media yang menunjukkan dukungannya kepada salah satu paslon dalam Pilpres 2019, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Surabaya menegaskan bersikap netral dalam menyikapi pesta demokrasi tersebut.

Sikap itu disampaikan Lukman Rozaq, usai terpilih menjadi ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia Korda Surabaya. Menurutnya, meski beberapa dari perusahaan media secara tidak langsung mendukung salah satu capres dan cawapres, namun hal tersebut tidak akan mempengaruhi sikap netral anggota IJTI surabaya.

“Seharusnya perusahaan media harus netral. Sesuai dengan fungsinya yaitu sebagai kontrol sosial, penyambung lidah rakyat serta netral maupun mengedepankan kode etik jurnaliatik dan profesionalisme,” kata Lukman Rozaq.

Jurnalis dari Transmedia itu terpilih menjadi ketua IJTI Surabaya menggantikan ketua periode sebelumnya, Hari Tambayong, melalui proses penjaringan hingga pemilihan yang dilakukan oleh peserta Muskorda II untuk bertarung dengan calon lainnya, Guntur dari SBO TV. (rie)

Sabtu, 06 April 2019

Pemilih Muslim Prabowo 2014 Mulai Bergeser ke Jokowi



RADARMETROPOLIS: Surabaya – Beberapa wilayah yang sebelumnya menjadi kantong suara Prabowo pada Pemilu 2014, kini perlahan berhasil diimbangi oleh Jokowi. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor. Tetapi faktor yang signifikan adalah peningkatan dari segmen pemilih Islam.

Menurut Wakil Ketua TKD Provinsi Banten, Wawan Iriawan, peningkatan suara Jokowi di kantong Prabowo salah satunya terjadi di wilayah Banten, dimana Banten tercatat memiliki sekitar 8 juta orang lebih pemilih pada Pemilu 2019.

Selisih suara antara Jokowi dan Prabowo memang terpaut tipis. Tetapi, ada peningkatan signifikan di pemilih Jokowi, jika merujuk hasil perolehan suara pada Pemilu 2014 lalu. Prabowo-Hatta meraih 3,1 juta suara atau 57,10 persen. Sedangkan Jokowi-JK meraup 2,3 juta suara atau 42,90 persen. Ketika itu, kandidat yang bertarung dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) adalah Prabowo-Hatta dan Jokowi-JK.

Selisih itu kini bisa terkejar. Perbedaan antara suara Jokowi dan Prabowo hanya terpaut tipis.

Wawan Iriawan mengatakan, peningkatan suara Jokowi di Provinsi Banten disebabkan banyak faktor. Tetapi yang signifikan adalah faktor Islam. Pemilih di Banten lebih kental dengan segmen pemilih Islam.

“Ada peningkatan signifikan dari segmen pemilih Islam, karena di Banten ini memang mayoritasnya muslim. Jadi, ada pergeseran dari pemilih Prabowo pada Pemilu 2014 lalu, yang saat ini mendukung Jokowi,” katanya, Sabtu (5/4/2019).

Menurut Wawan, berdasarkan penelitian lembaga survei baru-baru ini dapatlah diketahui bahwa pergeseran suara pemilih Islam terjadi menjelang Pemilu 2019. Dimana pasangan Jokowi-Ma’ruf mendapat 50,9 persen, sedangkan Prabowo-Sandiaga memperoleh 41,6 persen.

“Kami amati juga dari beberapa survey, memang keterwakilan pemilih Islam terhadap Pak Jokowi-Ma’ruf itu tinggi. Baik di tingkat nasional atau pun di Banten sendiri,” ucapnya.

Lembaga Survei Indikator Politik Indonesia menyebutkan, bahwa berdasarkan exit poll pada Pilpres 2014, jumlah pemilih muslim yang memilih Jokowi sebesar 48,6 persen, lalu yang memilih Prabowo 51,4 persen.

Namun, di Pilpres 2019 ini Jokowi justru disebutkan unggul pada segmen kalangan pemilih Islam. Pasangan Jokowi-Ma’ruf mendominasi suara pemilih muslim atau yang berafiliasi dengan organisasi NU maupun ormas lain.

Dalam hasil survei, tingkat keterpilihan Jokowi-Ma’ruf di kalangan pemilih NU sebesar 62,7 persen. Sedangkan pasangan Prabowo-Sandiaga hanya mendapat 31,9 persen. Terpaut jauh di bawah Jokowi-Ma’ruf.

Sementara survei dukungan suara dari ormas lain, Jokowi-Ma’ruf unggul dengan perolehan suara 58,3 persen dan Prabowo-Sandi hanya 35,8 persen.

Dari periode Oktober 2018 hingga Maret 2019, basis dukungan Jokowi-Ma’ruf di kalangan pemilih Islam memang cenderung menguat, dan kelompok undecided voters kian rendah.

Survei Indikator Politik Indonesia dilakukan terhadap 1.220 responden dengan metode random sampling. Adapun margin of errornya sebesar 2,9 persen, dengan tingkat kepercayaan 95 persen. (rcr)

Buntut Eksodus Kiamat: Tim Pemkab Ponorogo Berhasil Perjuangkan Anak-anak Ikut Ujian



RADARMETROPOLIS: Ponorogo – Mediasi yang dilakukan oleh Tim Pemkab Ponorogo dengan pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Miftahul Falahil Mubtadiin, Kasembon, Malang dan warga membawa hasil. Anak-anak yang mengikuti orang tuanya eksodus ke Malang, akhirnya bisa mengikuti ujian sekolah dasar yang diselenggarakan pada 22 April mendatang.

”Alhamdulillah, kedatangan kami disambut baik Gus Romli. Dan mediasi berjalan lancar serta membuahkan hasil,” kata Wakil Bupati Ponorogo, Soedjarno, Sabtu (6/4/2019).

Soedjarno mengungkapkan bahwa dirinya memimpin langsung tim tersebut. Hasilnya, nanti tim akan menjemput anak-anak yang bakal mengikuti ujian sekolah pada 22 April mendatang. Menurutnya, ada tiga siswa kelas VI yang bakal dijemput. Selain itu siswa juga sudah dijadwalkan melakukan ujian praktek susulan.

Dinas Pendidikan sudah mengagendakan ujian susulan untuk ujian praktik bagi ketiga siswa tersebut, dikarenakan pada saat ujian praktek yang sudah berjalan mereka  tidak bisa mengikutinya.

Selain menjemput anak-anak yang akan mengikuti ujian, Soedjarno menyebut tim juga akan menjemput semua warga pada lima hari sebelum pelaksanaan pemilu. Agar mereka dapat menyalurkan hak pilihnya.

‘’Kami sudah bicarakan dengan pimpinan pesantren dan warga kami yang ada di sana,’’ kata Soedjarno.

Usai pelaksanaan pemilu dan ujian, pihaknya memberikan kebebasan kepada warga yang bersangkutan. Apakah akan tetap tinggal di daerah asal atau kembali mengikuti pengajian di ponpes tersebut.

‘’Mereka mondok tiga bulan sampai Ramadan. Jadi kalau sudah salurkan suara di Pemilu dan anak ujian, keputusan ada di warga,’’ tandas Soedjarno. (gun)

Berdalih untuk Doping Kerja, Tiga Supir Pemakai Sabu Diamankan Polisi



RADARMETROPOLIS: Pasuruan – Mengemudi dalam pengaruh narkoba tentu sangat membahayakan keselamatan di jalan, baik bagi yang bersangkutan maupun penumpang serta pengguna jalan lainnya. Untuk itu Kepolisian Resor Pasuruan bekerja keras memerangi para supir pengguna sabu-sabu yang seringkali berdalih untuk doping. Baru-baru ini tim reserse Polres Pasuruan mengamankan tiga orang, MT, SH dan IK.

Kini para tersangka tersebut menjalani penyidikan di mako Polres Pasuruan di Unit Satuan Reserse Narkotika. Mereka mengaku mengkonsumsi sabu-sabu untuk doping saat melakukan kerjanya.

Ketiganya ditangkap di tiga tempat yang berbeda, saat anggota satreskoba melakukan operasi malam di kawasan barat Pasuruan. Saat itu para tersangka usai mengkonsumsi sabu-sabu. Di TKP (tempat kejadian perkara) polisi menemukan alat hisab. Saat dilakukan tes urine, ketiganya dinyatakan positif pengguna narkoba.

Kasatnarkoba Polres Pasuruan, AKP Nanang, menjelaskan bahwa dari keterangan yang diperoleh dari penyidikan, tersangka IK mengkonsumsi sabu-sabu baru dua bulan. IK yang merupakan warga Bali mengaku menkonsumsi sabu untuk digunakan sebagai doping ketika mengemudi. IK dalam sehari-hari b erprofesi sebagai pengemudi truk Jawa-Bali.

Akibat perbuatannya menyalahgunakan narkoba tersebut, ketiganya dijerat pasal 112 UU tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman di atas empat tahun penjara.

Selanjutnya, untuk mencegah kasus serupa terjadi pada para pengemudi lainnya Polres Pasuruan akan melakukan operasi dengan melakukan tes urine pada supir-supir truk dan bus. (fur)

Jumat, 05 April 2019

Meski PDIP Tidak Setuju Perda KTR, DPRD Surabaya Minta Pemkot Segera Siapkan Perwali



RADARMETROPOLIS: Surabaya – DPRD Surabaya meminta Pemerintah Kota Surabaya segera mempersiapkan Peraturan Walikota tentang Kawasan Anti Rokok. Sebab pembuatan Perwali menjadi salah satu catatan dalam Raperda Pansus. Selain itu, meski fraksi PDIP tidak setuju dan meminta dilakukan peninjauan ulang Perda, sebenarnya Perda sudah berlaku sejak ditetapkan.

Junaedi, Ketua Pansus Raperda KTR DPRD Surabaya, mengatakan terdapat beberapa catatan dalam Raperda antara Pansus DPRD, Pemkot Surabaya, dan Pemprov Jatim yang kini telah disahkan menjadi Perda. Salah satunya terkait pengaturan jangka waktu penyusunan Peraturan Walikota Surabaya untuk tata pelaksanaannya.
 “Catatan dari pemprov sudah kami tindaklanjuti dalam raperda. Kami berharap pemkot segera menyiapkan peraturan walikota agar perda ini bisa dijalankan dengan baik,” kata Junaedi, usai sidang paripurna.

Sementara itu anggota Pansus Perda KTR, Reni Astuti, mengungkapkan dalam sidang paripurna tersebut tujuh fraksi sepakat menyetujui pengesahan. Yakni Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Demokrat, Fraksi Partai Gerindra, dan Fraksi Partai Gabungan Hanura, Partai Nasdem serta PPP. Sedangkan yang tidak menyetujui yakni Fraksi PDIP. PDIP mengusulkan untuk ditinjau kembali.

Menurut Reni, keputusan semua fraksi di DPRD sebetulnya sudah diketahui jauh hari saat pandangan akhir fraksi dalam sidang paripurna yang digelar pada Selasa (2/4/2019). Untuk itu ia tidak mempermasalahkan Fraksi PDIP yang tidak menyetujuinya.

Usai pengesahan, Reni mendorong bagian hukum Pemkot Surabaya untuk segera menyiapkan Peraturan walikota (Perwali). Karena perda KTR sebenarnya sudah berlaku sejak ditetapkan dan saat ini hanya menunggu penomoran Perwali saja.

“Saya mendorong pemkot menyiapkan peraturan walikota terkait Perda KTR,” tandas Reni. (rie)

Polda Jatim Yakin Pelaku Mutilasi Guru dalam Koper Lebih Satu Orang



RADARMETROPOLIS: Surabaya – Setelah melakukan penyisiran di TKP atau Tempat Kejadian Perkara, tim penyidik Polda Jatim berkeyakinan bahwa pelaku pembunuhan sadis terhadap Budi Hartanto (28) lebih dari satu orang.

Menurut Kabid Humas Polda Jatim Kombespol Frans Barung Mangera, Jumat (05/04/2019) kalau dilihat dari penyisiran yang dilakukan tim Polda di TKP, dapatlah diduga mutilasi dikerjakan bukan hanya satu orang. Minimal pembunuhan sadis tersebut ada yang membantu.

Sejauh ini penyidik dari Polres Blitar dan Kediri sudah memeriksa 13 saksi. Dan pemeriksaan ini dikoordinir langsung oleh tim penyidik dari Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jatim. “Sudah ada 13 saksi yang diperiksa, 6 orang dari Polres Blitar dan 7 dari Polres Kediri,” kata Barung.

Tetapi, Barung belum bisa menyimpulkan motif pembunuhan, karena pelaku belum tertangkap. “Motifnya nanti akan terungkap kalau pelaku sudah tertangkap. Apakah motif ekonomi, motif asmara atau motif balas dendam,” ujar Barung.

Selain dibunuh, korban juga ditengarai menjadi korban perampokan. Pasalnya, sejumlah uang dan satu unit sepeda motor Honda Scoopy milik korban hilang.

Menurut paman korban, Nasuha, Rabu (3/4/2019) Budi saat itu membawa uang banyak. Uang hasil jualan dari kafe dan uang milik sekolahan. Uang bisa ada di tangan Budi, karena ia adalah tenaga administrasi di SDN Banjarmlati.

Nasuha lebih lanjut menjelaskan, hingga kini sepeda motor korban Honda Scoopy juga belum ditemukan. Sepeda motor ini digunakan korban sebelum ditemukan menjadi korban pembunuhan.

Dari pihak keluarga lain didapatkan informasi, korban berkomunikasi terakhir pada Selasa (2/4/2019) sore. Saat itu ia mengabarkan sedang berada di kafenya yang sekaligus digunakan sebagai sanggar tari di area GOR Jayabaya, Kota Kediri.

Malam harinya korban mengikuti technical meeting di Gedung Nasional Indonesia (GNI) Kota Kediri untuk persiapan acara dance di Grand Panglima Kediri. Korban mendapatkan tawaran untuk menari di acara tersebut.

Selanjutnya Budi Hartanto (28) diberitakan menjadi korban pembunuhan dengan cara dimutilasi yang mayatnya ditemukan di dalam koper di wilayah Udanawu, Blitar. Mayatnya kemudian diotopsi di RSU Mardi Waluyo Blitar. Tetapi hingga kini, ada bagian tubuh pria asal Kelurahan Tamanan, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri yang belum ditemukan. (rcr)

Antisipasi Gangguan Kamtib, Lapas Sidoarjo Razia Kamar Napi



RADARMETROPOLIS: Sidoarjo – Kewaspadaan terhadap potensi terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban yang dilakukan narapidana/ tahanan terus ditingkatkan oleh Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Sidoarjo. Salah satu upaya yang dilakukan untuk itu adalah melakukan razia terhadap kamar Warga Binaan Pemasyarakatan  (WBP). WBP dikenal masyarakat umum dengan istilah napi atau narapidana.

Sehubungan dengan itu, Kamis (04/04/2019) malam, Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Sidoarjo, Tristiantoro Adi Wibowo, menggeledah kamar WBP. Sebanyak 16 petugas lapas dikerahkan untuk mencari barang-barang terlarang yang ada di kamar napi.

“Selain pemeliharaan kebersihan, keamanan dan ketertiban di dalam kamar hunian WBP. Razia ini merupakan kegiatan rutin dari petugas Lapas Sidoarjo, guna mencegah peredaran handphone dan juga pengendalian peredaran narkoba,” ujar Adi Wibowo, Kamis (4/4/2019) malam.

Dari penggeledahan tersebut, razia yang dipimpin langsung oleh Kasi Kamtib Andik Dwi Saputro, berhasil menyita sejumlah benda ilegal di kamar 12b dan 14b.

Benda-benda itu antara lain sendok logam 9 buah, pisau/cutter 8 buah, gunting rambut dan gunting kuku, pisau cukur 1 buah, kabel/ instalasi listrik liar, korek api 2 buah serta ikat pinggang dan sebuah kartu remi.

Benda-benda tersebut selanjutnya disita Lapas untuk kemudian dimusnahkan. Sedangkan hukuman bagi yang memiliki benda-benda terlarang tersebut ada beberapa tingkatan, mulai dari sanksi administratif hingga tidak boleh menerima kunjungan dengan waktunya yang bervariasi.

“Hukuman yang kami berikan tergantung dari bobot pelanggarannya. Kami akan data siapa saja yang harus bertanggungjawab. Selanjutnya akan kami beri hukuman yang sifatnya pembinaan,” jelasnya.

Diinformasikan Adi, kamar 12b tempat dimana ditemukan adanya benda terlarang tersebut dihuni oleh 37 WBP dengan kasus kriminal umum. Sedangkan kamar 14b diisi oleh 34 WBP yang sebagian besar dicampur dengan Tahanan Pendamping (Tamping).

Dijelaskan lebih lanjut bahwa tujuan digelarnya razia rutin itu adalah untuk mengontrol blok/ kamar hunian.

“Penggeledahan di mulai Pukul 20.00 – 22.15 WIB. Alhamdulillah, terlaksana dengan tertib dan aman, tidak ditemukan HP, narkoba, dan barang barang yang dianggap terlarang,” tambahnya.

Menurut Adi, Lapas Sidoarjo memiliki luasan sekitar 1,5 hektar dengan kapasitas untuk 350 orang. Di dalamnya terdapat 43 kamar. Blok A berjumlah 18 kamar, Blok B berjumlah 14 kamar, Blok W (wanita) berjumlah 3 kamar, dan sel A dan B berjumlah 8 kamar. Kamar-kamar tersebut dihuni oleh narapidana kasus pidana namum, pidana khusus, teroris, dan narkoba.

“Ada sekitar 1.117 narapidana disini. Dari jumlah tersebut, jelas sangat over load. Jadi, jangankan mau jual beli kamar yang dibuat mewah, disini bisa menampung ribuan napi saja sudah alhamdulilah,” terangnya. (fur)