Terkait Izin Siloam Anak Risma Diperiksa Polda Jatim

Para ahli kontruksi mensinyalir amblesnya Jalan Raya Gubeng beberapa waktu lalu adalah diakibatkan adanya permainan perizinan pembangunan RS Siloam. Fuad Bernardi, anak sulung Risma diperiksa Polda Jatim terkait masalah tersebut.

Jokowi-Ma’ruf Menang Mutlak di Surabaya

Berdasarkan hasil akhir Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara Pemilu 2019 di kantor KPU Surabaya, Rabu dini hari, Paslon 01, Joko Widodo – Ma’ruf Amin menang mutlak di Kota Surabaya.

Dan Pasmar 2 Lihat Langsung Kesiapan Satuan

Brigjen TNI (Mar) Ipung Purwadi, MM, Komandan Pasmar 2, memimpin gelar kesiapan Latpasrat Korps Marinir Tahun 2019. Kegiatan ini dimaksudkan untuk melihat secara langsung kesiapan satuan.

Terbaik Akpol 95 Resmi Jabat Kapolrestabes Surabaya

Lulusan terbaik dari Akpol 1995, Kombes Pol H. Sandi Nugroho, SIK, SH, MHum resmi menjabat Kepala Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya. Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Drs Luki Hermawan, MSi memimpin langsung upacara sertijab.

Resnarkoba Polda Jatim Tembak Mati Kurir Sabu 5 Kilo

Kurir sabu lima kilo, Yoyok Priyanto (34) tewas ditembak petugas kepolisian Ditresnarkoba Polda Jatim. Meski sudah mendapat peringatan dari petugas, warga Sidoarjo tersebut tetap mencoba melarikan diri saat akan ditangkap.

Ingin TNI Jadi Kekuatan yang “Menggetarkan”

Pada peringatan HUT TNI ke-73 ini, Danlatamal V, Laksamana Pertama Edwin, SH berharap TNI menjadi kekuatan yang menggetarkan. Dalam arti menjadi kekuatan yang memiliki daya tawar bagi negara ini. TNI yang kuat membantu negara maju.

DPRD Surabaya Kaji Pengajuan Anggaran Trem Rp 400 M

Dalam rangka merealisasikan pembangunan trem, Pemkot Surabaya mengajukan anggaran Rp 400 miliar. Hal ini dilakukan melalui Perubahan Anggaran Keuangan 2018. Namun demikian DPRD akan mengkaji urgensinya terlebih dulu, karena penggunaan anggaran adalah untuk masyarakat.

Jumat, 21 Juni 2019

Pameran East Food Indonesia dan East Pack Surabaya 2019 Antar Produk UKM Tembus Pasar Global



RADARMETROPOLIS: Surabaya - Pameran EAST FOOD INDONESIA dan EAST PACK SURABAYA 2019 yang diselenggarakan oleh KRISTA EXHIBITIONS akan memperluas wawasan para pengusaha makanan minuman tentang potensi pasar di mancanegara untuk produk mereka. Hal ini sekaligus membentuk jaringan pemasaran dan mendorong pelaku usaha di bidang industri pangan untuk menghasilkan produk produk berkualitas dan berkompeten sehingga dapat menembus pasar global.
KRISTA EXHIBITIONS  sudah ke-11 kalinya sukses menggelar pameran internasional di bidang industri makanan, minuman, bahan baku, teknologi, dan jasa layanan dalam bidang pangan dan teknologi pengemasan tersebut. Pameran yang diadakan pada tanggal 20 - 23 Juni 2019 di Grand City Surabaya itudiikuti oleh lebih dari 185 peserta, baik dari lokal maupun internasional.
Kesuksesan pameran EASTFOOD Indonesia and EASTPACK Surabaya 2019 tidak terlepas dari dukungan berbagai kementerian, asosiasi, dan institusi, yaitu Kementerian Pariwisata Indonesia, Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Indonesia, Kementerian Peridustrian Republik Indonesia, Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, Kadin Indonesia, Kadin Jawa Timur, Kadin Surabaya, Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia – GAPMMI, Indonesia Chef Association – ICA, Perhimpunan Hotel and Restaurant Indonesia – PHRI, Asosiasi Pengusaha Retail Indonesia – APPRINDO, Asosiasi Pengusaha Pengolahan dan Pemasaran Produk Perikanan Indonesia – AP5I, Gabungan Eksportir Kopi Indonesia – GAEKI/ICEA, Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia – AEKI, Indonesia Pastry Alliance – IPA, Indonesia Packaging Federation – IPF, Association Culinary Professional – ACP, Specialty Coffee Association of Indonesia – SCAI, Asosiasi Rantai Pendingin Indonesia – ARPI , Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia – HIPPINDO serta berbagai institusi lainnya.
Berkolaborasi dengan berbagai organisasi dan asosiasi, para pakar, chef, praktisi di bidang kuliner bertaraf nasional dan internasional, EASTFOOD INDONESIA DAN EASTPACK SURABAYA 2019 akan menghadirkan beragam program menarik, yaitu:
Seminar:
-                  “Menjaga Kualitas dan Keamanan Pangan dengan Teknologi Pendingin Tepat Guna” merupakan seminar hasil kolaborasi 3 asosiasi, yaitu Asosiasi Pengusaha Pengolahan dan Pemasaran Produk Perikanan Indonesia (AP5I), Asosiasi Rantai Pendingin Indonesia (ARPI), dan Asosiasi Pengusaha Kafe dan Restaurant Indonesia (APKRINDO). Seminar ini akan membahas secara tuntas mengenai aspek kemanan pangan (food safety) yang merupakan aspek utama dan perlu mendapat perhatian sangat serius dalam industri pangan.
-                  Master Class Solve Serve dan Central Kitchen oleh Mastrada
-                  Seminar Training Export oleh Specialty Coffee Association of Indonesia – SCAI
Workshop dan kelas:
- Wine Class oleh ISA – Hatten Wine.
- Cupping Faster Workshop, Latte Art & Barista Class oleh SCAI
- ROASTING CLASS oleh Asosiasi eksportir Kopi Indonesia – AEKI

Demo: baking dan cooking demo oleh Kristamedia dengan kurang lebih 20 chef ternama.

Kompetisi: Surabaya Culinary Challenge oleh Indonesia Chef Association – ICA Surabaya

Pameran tersebut menampilkan berbagai teknologi dan produk-produk unggulan yang dihadirkan diantaranya adalah:
-                  Bakery and Confectionery (Bakery and Confectionery Machinery, Equipment,
Supplies, Ingredients)
-                  Food and Hospitality (Wine and Spirits, Equipment, Supplies, Storage, Service and Related Technologi for Hotel, Catering, Restaurant, Cafe).
-                  Food Ingredients (Food Additives, Food Chemicals, Food Ingredients, Food Materials)
-                  Herbal and Health food (Herbal and Health Food and Food Supplements)
-                  Retail Products
-                  Teknologi proses dan pengemasan untuk bidang Makanan dan Minuman, bakery, dan konfeksioneri, dan lainnya.
Hal yang menarik lainnya pada pameran ini adalah ditampilkannya berbagai produk hasil produksi dari sekitar 25 UKM dari berbagai kota di Jawa Timur dan Kalimatan Utara. Berbagai produk UKM yang akan ditampilkan tersebut merupakan produk-produk unggulan yang tidak “kalah kelas” dengan produk industri. Dengan ditampilkannya berbagai pruduk UKM pada pameran tersebut diharapkan akan menjadi jalan bagi produk-produk UKM Jawa Timur dan berbagai provinsi lainnya di Indonesia agar dikenal di dunia internasional dan mampu menembus Pasar Global.
Melalui Pameran EASTFOOD INDONESIA & EASTPACK SURABAYA 2019 diharapkan dapat memperluas wawasan para pengusaha makanan minuman tentang potensi pasar di mancanegara untuk produk mereka, sekaligus membentuk jaringan pemasaran dan mendorong pelaku usaha di bidang industri pangan untuk menghasilkan produk produk berkualitas dan berkompeten sehingga mampu bersaing dengan produk luar negeri.
Pameran EASTFOOD INDONESIA & EASTPACK SURABAYA 2019 terbuka bagi para pelaku bisnis dan masyarakat umum mulai dari pukul 10.00 WIB hinggal pukul 19.30 WIB. Para pengunjung dapat melakukan registrasi secara langsung di lokasi pameran dengan membawa 2 buah kartu nama dan undangan yang telah dikirimkan oleh pihak KRISTA EXHIBITIONS atau dengan registrasi online http://eastfoofindonesia.com/online/. Pengunjung anak-anak di  bawah usia 17 tahun dilarang untuk masuk ke area pameran. (sr)

Kamis, 13 Juni 2019

DPM dan PTSP Satu Komando, Khofifah Optimistis Investasi di Jatim Meningkat



RADARMETROPOLIS: Surabaya – Dinas Penanaman Modal (DPM) dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) akan digabung menjadi satu dinas. Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, optimistis investasi di Jatim akan meningkat dengan satu komandonya DPM dengan PTSP.  

 “Jadi, nanti akan menjadi satu dinas, satu komando. Dengan kemudahan akses yang ditawarkan, kami harap ke depan Penanaman Modal Asing (PMA) maupun Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) bisa lebih banyak di Jatim,” kata Khofifah, dalam penyampaian Nota Penjelasan Gubernur Jatim terhadap Rancangan Peraturan Daerah Provinsi Jatim tentang perubahan kedua atas Perda Provinsi Jatim Nomor 11 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah di DPRD Provinsi Jatim, Rabu (12/6/2019).

Selain mendorong kemudahan akses, Khofifah memandang bahwa penggabungan PTSP Provinsi Jatim yang kini masih berbentuk UPT dengan DPM menjadi DPM-PTSP akan memberikan perlindungan usaha dan mempercepat proses pengurusan izin maupun non izin di Jatim.

Ia pun berharap perubahan tersebut akan meningkatkan iklim usaha dan investasi di Jatim. Sebab, pelayanan perizinan dan non perizinan di Jawa Timur dipastikan akan menjadi lebih cepat, lebih mudah, dan lebih memberikan perlindungan.


Lebih lanjut ia menyebutkan UPT PTSP Jatim menangani 210 jenis perizinan dari 19 lintas sektor. Di tahun 2018, total ada sebanyak 24.586 izin dan non izin yang diterbitkan. Dengan total investasi sebesar Rp 23,54 trilliun.

“Persentase penerbitan izin di Jatim yang terbesar pertama adalah sektor kesehatan, angkanya sampai 55,77 persen. Kedua, ada sektor energi dan sumber daya mineral sebesar 11,39 persen. Baru di bawahnya ada sektor peternakan, pendidikan, dan ketenagakerjaan,” jelasnya.

Ke depan, DPM dan PTSP Jatim yang tadinya hanya menangani empat bidang, bakal melaksanakan tugas di tujuh bidang. Yaitu, bidang perencanaan dan pengembangan iklim penanaman modal, bidang penanaman modal, bidang pengendalian pelaksanaan modal, bidang pengolahan data dan informasi penanaman modal, bidang penyelenggaraan pelayanan perizinan dan non perizinan, bidang kerja sama dan pembiayaan penanaman modal serta bidang humas pengaduan, kebijakan dan pelaporan.

Kepala Dinas Penanaman Modal-PTSP Provinsi Jatim, Aris Mukiyono mengatakan bahwa saat ini memang sudah nomenklatur DPM-PTSP. Akan tetapi untuk masalah perizinan dilakukan oleh UPT PTSP yang kantornya ada di Jalan Pahlawan Surabaya. Dengan adanya raperda tersebut, maka UPT akan dihapus dan digabung menjadi satu dengan DPM-PTSP.

Terkait dengan raperda tersebut, Aris mengusulkan adanya bidang khusus yang bisa mewadahi untuk sistem Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). “Selama ini belum ada yang mewadahi khusus untuk urusan tersebut,” katanya.

Terkait dengan digabungkannya PTSP dan DPM menjadi satu dinas, ia pun optimistis bahwa hal tersebut akan mempermudah sistem perizinan dan kemudahan usaha di Jatim. (sr)

Senin, 10 Juni 2019

Bersyukur ASN Pemprov Masuk 100 Persen, Khofifah Sebut ‘Awal yang Baik’



RADARMETROPOLIS: Surabaya – Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, menyatakan rasa bersyukurnya mendapat laporan aparatur sipil negara (ASN) yang bekerja di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur tidak ada yang membolos alias seratus persen masuk pada hari pertama masuk kerja usai libur lebaran. Ia pun menyebut bahwa hal itu adalah awal yang baik.

 “Yang melaporkan adalah Pak Sekda, dan kehadirannya insyaallah 100 persen, kecuali yang sedang cuti. Jadi, Alhamdulillah, ini awal yang baik,” ujar Gubernur Khofifah kepada wartawan usai menggelar Halal Bihalal di lingkungan Setdaprov Jatim, Kantor Gubernur, Jalan Pahlawan 110 Surabaya, Senin (10/6/2019).

Kehadiran ASN pada hari pertama kerja usai libur Lebaran memang menjadi perhatian khusus bagi Khofifah. Sebab kehadiran ASN merupakan kedisiplinan dan kinerja yang baik. Harapannya, semua termotivasi untuk bisa meningkatkan seluruh dedikasi yang bisa dibaktikan untuk memuliakan masyarakat Jatim dengan Nawa Bhakti Satya.

Oleh karena itu sejak dua hari sebelum masuk setiap sekretaris di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) telah diingatkan untuk melakukan monitoring di bawah koordinasi Inspektur Provinsi Jatim dan dikomandani Sekdaprov Jatim.

Terhadap halal bihalal yang digelar kali ini, Khofifah berharap dapat bermanfaat untuk membangun sinergitas dengan saling menyalurkan energi positif dari seluruh pihak.

“Kami bersalam, itu artinya ada energi yang mengalir. Kami saling bertatap muka, saling memberi senyum. Itu energi yang luar biasa,” katanya.

Sementara itu Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono melaporkan bahwa dari hasil rekap BKD Jatim, jumlah PNS Pemprov Jatim sebanyak 51.356 orang. Jumlah ini terdiri dari fungsional guru sebanyak 28.456 orang serta tenaga administrasi dan fungsional medis sebanyak 22.900 orang.

Dari jumlah tersebut memang terdapat beberapa ASN yang tidak hadir. Jumlahnya 0,95 persen. Meski demikian, mereka semuanya memberikan keterangan.

Hingga pukul 07.30 WIB, ASN yang tidak masuk kerja dengan izin sah sebanyak 55 orang, cuti alasan penting dan ibadah 201 orang, dinas luar 395 orang, tugas belajar 67 orang. Jumlah keseluruhan yang tidak masuk dengan alasan sah sebanyak 718 orang. Sedangkan, guru masih libur hingga 16 Juni 2019. Jadi, dari absen dan fingerprint, semua dinyatakan masuk, kecuali yang dengan izin atau alasan sah.

Dalam kegiatan halal bi halal yang diadakan di hari pertama masuk kerja usai libur lebaran tersebut, Gubernur Khofifah dan Wagub Emil Dardak mengenakan pakaian dinas berwarna abu-abu. Tak hanya Gubernur dan Wagub Jatim yang bersalaman dengan ASN Pemprov Jatim, tetapi Sekdaprov Jatim beserta istri dan Kepala OPD di lingkungan Pemprov Jatim juga ikut menyemarakkan halal bihalal.

Selain bermaaf-maafan, Gubernur Khofifah dalam acara tersebut juga memberikan santunan kepada anak yatim.

Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah menyampaikan pesan khusus terkait dengan tradisi dalam setiap acara. Pihaknya selalu memberikan santunan kepada anak yatim, dhuafa serta melantunkan salawat.

Di hadapan para ASN, Khofifah menyampaikan, ada beberapa pekerjaan rumah yang perlu dibangun secara transedental. Seperti korban penyalahgunaan narkoba, AIDS, HIV di Jatim.

“PR-PR ini kan bukan hal yang sederhana. Bagaimana kita bersama-sama berseiring. Teman-teman relawan narkoba bergerak, polisi bergerak, konselor bergerak, kami juga bergerak. Tetapi bahwa ada sesuatu yang kami harapkan secara transedental kita mohon kepada Allah, mudah-mudahan anak-anak bangsa, anak-anak Jawa Timur dijauhkan dari korban penyalahgunaan narkoba,” kata Khofifah.

Untuk menangani peredaran narkoba di Surabaya, pihaknya terus berkoordinasi dengan Polrestabes Surabaya dan Walikota Surabaya, agar Jatim bersih dan bebas dari korban penyalahgunaan narkoba. Kasus penyalahgunaan narkoba kini sangat kompleks, sehingga perlu dilakukan penanganan dari hulu ke hilir. Lebih memprihatinkan, pengedar maupun penggunanya sebagian besar milenial.

“Kita menyiapkan tistas atau sekolah gratis berkualitas. Tapi, penguatan SDM dan pembangunan manusia itu akan mereduksi, jikalau dampak dari efek narkoba tidak kita halau,” tandasnya. (sr)

Hari Pertama Kerja Usai Lebaran, Risma Perintahkan Inspektorat dan BKD Cek Langsung ASN



RADARMETROPOLIS: Surabaya – Pada hari pertama kerja usai libur Lebaran 1440 H, Walikota Surabaya Tri Rismaharini akan memeriksa kehadiran para ASN dan pegawai. Mereka yang tidak masuk akan diperiksa oleh inspektorat dan dikenakan sanksi. Ia pun memastikan bahwa sejak pagi tadi Inspektorat dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Surabaya sudah turun ke OPD-OPD dan kecamatan-kecamatan serta kelurahan-kelurahan untuk mengecek langsung kehadiran para ASN dan pegawai.

“Jadi, kalau pun tidak masuk, harus ada alasan yang jelas, karena nanti akan ada sanksi dan akan diperiksa oleh inspektorat,” katanya.

Walikota Surabaya Tri Rismaharini dan Wakil Walikota Surabaya Whisnu Sakti Buana serta sejumlah anggota DPRD Surabaya mengisi masuk kerja hari pertama usai libur Lebaran dengan menggelar halal bihalal di halaman Balai Kota Surabaya, Senin (25/6/2018). Mereka bermaaf-maafan dengan pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya.

 “Mohon maaf lahir batin ya,” kata Risma kepada seluruh pegawai sambil bersalaman satu-persatu dengan mereka.

Risma lebih lanjut mengatakan bahwa agenda halal bihalal semacam yang dilakukan pada kali ini adalah sudah rutin digelar setiap tahunnya oleh Pemkot Surabaya. Momen ini biasanya digunakan untuk bertemu dan bersalam-salaman sembari saling bermaaf-maafan antar ASN dan pegawai pemkot.

“Ini rutin digelar setiap tahunnya. Mungkin tidak semua ASN yang ikut, tapi yang penting saya dan Pak Wisnu serta jajaran DPRD sudah menyiapkan, dan tujuannya memang untuk saling memaafkan,” kata Risma seusai halal bihalal.

Prosesi halal bihalal tersebut dimulai dari Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lalu dilanjutkan dengan pegawai-pegawai yang khusus pelayanan masyarakat.

Personel dari Dinas Pemadam Kebakaran terlihat berbaris rapi mengikuti rombongan kepala OPD. Kemudian personel Linmas, Satpol PP, lalu disusul oleh pegawai lainnya. Mereka sengaja didahulukan karena akan langsung melayani masyarakat.

Oleh karenanya seusai bersalaman dengan Walikota dan Wakil Walikota Surabaya serta jajaran Kepala OPD, para pegawai ini langsung menikmati sarapan pagi yang telah disediakan. Kemudian, setelah itu kembali ke kantor mereka masing-masing untuk melayani masyarakat seperti biasanya. Hal ini dimaksudkan agar pelayanan di Pemkot Surabaya tidak terhambat meski ada acara halal bihalal itu. (rie)

Senin, 03 Juni 2019

Tinjau Pos Pengamanan di Tol Dumpil, Dandim dan Kapolres Madiun Adakan Buka Bersama



RADARMETROPOLIS: Madiun – Dandim 0803/Madiun, Letkol Czi Nur Alam Sucipto S.Sos, bersama Kapolres Madiun AKBP Ruruh Wicaksono SIK, SH, MH mengadakan peninjauan sekaligus Buka Puasa Bersama di Pos Pengamanan Mudik Lebaran yang berada di pintu tol Dumpil Kabupaten Madiun, Minggu malam (02/06/2019).

Kegiatan tersebut dimaksudkan untuk menambah semangat anggota yang sedang menjalankan tugas melayani dan mengamankan jalur mudik di wilayah Madiun.

Dalam kesempatan tersebut, Nur Alam Sucipto memberikan arahan dalam melaksanakan kegiatan pengamanan. Menurut Dandim 0803/Madiun itu tugas pengamanan merupakan tugas mulia yang bernilai ibadah. Karena memberikan jaminan keamanan kepada masyarakat agar dapat melaksanakan tradisi mudik, kumpul bersama keluarga dan merayakan Idul Fitri di kampung halaman dengan aman.

“Selalu jaga kekompakan, kerjasama dalam setiap pelaksanaan kegiatan, tetap waspada, jangan lengah,” tuturnya.

Sementara terkait keamanan, Dandim bersama kapolres menghimbau agar tetap waspada dan mengambil langkah-langkah sesuai dengan SOP yang ada agar situasi tetap kondusif.

“Jika ada permasalahan yang muncul agar dilaporkan dan laksanakan patroli bersama di sekitar lokasi pengamanan,” tegas Dandim.

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh PJU Polres Madiun, Muspika Madiun, Ka Pos Pam Dumpil, Dishub Kab. Madiun, Senkom Polres Madiun, Dinkes Kab Madiun, anggota Gp. Ansor / Banser Kec Madiun, dan juga Pelajar SMAN 1 Nglames. (gun)

Kurang Konsentrasi, Pemudik Perempuan Kecelakaan Tunggal di Jembatan Suramadu



RADARMETROPOLIS: Bangkalan – Diperkirakan kurang konsentrasi saat mengemudikan sepeda motor, seorang pemudik perempuan mengalami kecelakaan tunggal di jalur roda dua jembatan Suramadu, Minggu (02/06/2019) malam. Identitas yang bersangkutan masih belum diketahui, karena langsung dibawa aparat Satlantas ke RSUD Syamrabu.

“Kemungkinan korban kurang konsentrasi dalam mengendarai motor. Ditambah arus mudik dari arah Surabaya padat sekali,” kata Kanit Regident Polres Bangkalan, Ipda Saiful Ilmi. mengatakan bahwa kkecelakaan tunggal tersebut.

Namun demikian untuk memastikan penyebab kecelakaan tunggal yang terjadi di terjadi di KM 4.400 di jalur roda dua (R2) dari arah Surabaya menuju Madura tersebut pihaknya akan melakukan pemeriksaan terhadap beberapa orang saksi. (ila)

Minggu, 02 Juni 2019

Dinilai Tendensius dan Langgar Hak Azasi Terdakwa Waduk Sepat, Ketua PT Jatim Dilaporkan ke MA



RADARMETROPOLIS: Surabaya – Ketua Pengadilan Tinggi (PT) Jawa Timur dilaporkan ke Mahkamah Agung oleh tim advokasi Waduk Sepat Lidah Kulon Surabaya. Tim yang terdiri dari Walhi Jatim, LBH Surabaya, dan KontraS itu menilai surat penahanan yang dikeluarkan PT pada dua warga Waduk Sepat dianggap tendensius dan melanggar hak azasi.

“Ketua Pengadilan Tinggi Jawa Timur memberlakukan surut Penetapan Penahanan yang dikeluarkannya tanggal 24 Mei 2019, namun menetapkan masa penahanan terhitung sejak 23 Mei 2019. Hal tersebut adalah tendensius dan melanggar hak kebebasan para terdakwa yang hak asasinya dijamin secara konstitusional,” ujar Subagyo, Minggu 2/6/2019).

Dua warga Waduk Sepat Lidah Kulon Surabaya, Darno dan Dian Purnomo, dilaporkan PT Ciputra Development Tbk telah melakukan pengerusakan asetnya yang terletak di Waduk Sepat, pada 6 Juni 2018. Oleh pengadilan Negeri Surabaya, Darno dan Dian Purnomo kemudian dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman dua bulan lima belas hari, pada persidangan Kamis (23/5/2019).

Dengan alasan bahwa lamanya pidana penjara yang dijatuhkan oleh Hakim Pengadilan Negeri Surabaya telah sama dengan masa penahanan yang dijalani oleh para terdakwa, kedua terdakwa tersebut demi hukum dikeluarkan dari Rutan Klas I Surabaya Medaeng, Sidoarjo, pada 27 Mei 2019.

Atas putusan yang dibuat oleh peradilan tingkat pertama, Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengajukan upaya hukum banding pada 23 Mei 2019. Sedangkan dari pihak para terdakwa, baru mengajukan banding pada 29 Mei 2019, melalui penasihat hukumnya.

Penasihat Hukum yang mengajukan banding untuk para terdakwa tersebut mengklaim tidak diberi Akta Banding, dengan alasan pejabat Panitera sudah pulang dan dijanjikan setelah libur Hari Raya Idul Fitri.

Para penasihat hukum terdakwa menyimpulkan bahwa berkas perkara tersebut belum dikirimkan atau dilimpahkan ke Pengadilan Tinggi terhitung sejak 23 Mei 2019 sampai dengan sekarang, sebab hingga saat ini mereka belum menerima akta banding yang diajukan.

“Kami berpendapat bahwa Ketua Pengadilan Tinggi Jawa Timur, yakni saudara Haji Abdul Kadir, SH, MH telah melakukan perbuatan penyalahgunaan kewenangan dan tidak profesional atau setidak-tidaknya tidak cakap dalam menjalankan tugas dan kewenangannya,” kata Subagyo.

Menurut Subagyo, berdasarkan pasal 238 ayat (3) KUHAP dalam waktu tiga hari sejak menerima berkas perkara banding dari pengadilan negeri, pengadilan tinggi wajib mempelajarinya untuk menetapkan apakah terdakwa perlu tetap ditahan atau tidak, baik karena wewenang jabatannya maupun atas permintaan terdakwa.

“Artinya, untuk mengeluarkan Penetapan Penahanan maka Ketua Pengadilan Tinggi Jawa Timur harus patuh kepada Pasal 238 ayat (3) KUHAP. Baru kemudian mengeluarkan penetapan penahanan setelah berkas perkara itu diterima,” terang Subagyo.

Mekanismenya harus demikian, meskipun dalam perkara tersebut Jaksa Penuntut Umum banding pada 23 Mei 2019. Yang mana kewenangan penahanan memang beralih kepada Pengadilan Tinggi Jawa Timur sejak 23 Mei 2019.

“Bagaimana mungkin Ketua Pengadilan Tinggi Jawa Timur sudah menerima pelimpahan berkas perkara dari Pengadilan Negeri Surabaya tanggal 24 Mei 2019? Padahal pada saat ini masih dalam jangka waktu pikir-pikir atau masih dalam tenggang waktu banding, terhitung tanggal 23 Mei sampai dengan 30 Mei 2019. Pada kenyataannya para terdakwa baru mengajukan banding tanggal 29 Mei 2019,” tandas Subagyo.

Oleh karena itu Ketua Pengadilan Tinggi Jawa Timur dinilai telah melampaui kewenangannya dengan melanggar prinsip pedoman Mahkamah Agung RI yang tertuang dalam Keputusan Ketua Mahkamah Agung RI Nomor KMA/032/SK/IV/2007 tentang Memberlakukan Buku II Pedoman Pelaksanaan Tugas dan Administrasi Pengadilan, pada Bagian Petunjuk Pelaksanaan Penyelenggaraan Administrasi dan Teknis Peradilan di Lingkungan Pengadilan Umum Perkara Pidana.

“Pada angka 16.4 ditentukan, apabila masa penahanan telah sama dengan pidana penjara yang diputuskan oleh pengadilan, maka terdakwa dikeluarkan dari tahanan demi hukum. (Buku II tersebut halaman 251)” kata Subagyo.

Subagyo pun menilai bahwa dalam perkara tersebut Ketua Pengadilan Tinggi Jawa Timur telah berlaku sebagai dewa yang seolah mengetahui masa depan. Seolah mereka mengetahui bahwa para terdakwa akan dijatuhi hukuman lebih dari dua bulan lima belas hari, dimana para terdakwa telah menjalani lamanya penahanan lebih dari lamanya hukuman penjara yang telah dijatuhkan oleh Pengadilan Negeri Surabaya tersebut.

Petugas dari Kejaksaan Negeri Surabaya dan beberapa anggota kepolisian, , pada Jumat (31/05/2019) berusaha melakukan penahanan pada Darno dan Dian Purnomo. Petugas Kejari Surabaya itu akhirnya hanya dapat menahan Dian Purnomo. Sebab sewaktu petugas hendak membawa Darno, petugas diteriaki “maling” oleh warga setempat. Sehingga upaya penahan pada Darno gagal dilakukan. (rcr)

Sabtu, 01 Juni 2019

Upaya Penahanan Gagal, Warga Dukuh Sepat Teriakkan Maling pada Jaksa



RADARMETROPOLIS: Surabaya – Warga Dukuh Sepat, Lidah Kulon, Kecamatan Lakar Santri, Surabaya melawan upaya penahanan terhadap anggota warganya yang dilakukan jaksa dari Kejaksaan Negeri Surabaya. Warga yang didominasi oleh emak-emak meneriaki mereka “maling”. Dari dua orang yang akan ditahan, warga berhasil menggagalkan satu.

Berdasarkan surat perintah penahanan yang dikeluarkan oleh Pengadilan Tinggi Nomor 608/PEN.PID/2019/PT.Sby tanggal 24 Mei 2019, Kejaksaan Negeri Surabaya sebenarnya hendak menahan dua orang warga Dukuh Sepat, yakni Dian Purnomo dan Darno.  

Penahanan terhadap Darno bisa digagalkan oleh warga, karena upaya jaksa sempat diketahui oleh warga. Sedangkan untuk Dian Purnomo, warga tidak ada yang mengetahui. Petugas berhasil melakukan eksekusi terhadap Dian dan menjebloskannya ke Rutan Medaeng, Sidoarjo.

“(Yang ditahan) Dian alias Cipeng karena gak ada warga yang tahu, sedangkan Pak Darno masih aman karena keburu banyak warga yang datang,” kata Kariyanto, salah seorang saksi mata di lokasi kejadian.

Dian Purnomo dan Darno merupakan terdakwa yang dijatuhi hukuman 2 Bulan 15 hari oleh Pengadilan Negeri Surabaya. Pada 23 Mei 2019 lalu, majelis hakim Pengadilan Negeri Surabaya menyatakan kedua terdakwa itu terbukti secara sah melanggar pasal 170 KUHP tentang Pengerusakan.

Adapun yang dirusak ialah gembok pintu gerbang masuk ke waduk sepat, yang saat ini telah diakuisisi oleh pihak PT Ciputra Development, Tbk.

Atas putusan tersebut pihak Penuntut Umum kemudian melakukan upaya hukum banding, sehingga Ketua Pengadilan Tinggi Jatim mengeluarkan surat perintah penahanan pada keduanya.

Kamis, 30 Mei 2019

Lepas Penumpang Mudik Balik Gratis Tujuan Masalembu, Khofifah Ingin Masyarakat Terlayani Baik



RADARMETROPOLIS: Surabaya – Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa melepas penumpang mudik dan balik gratis jalur laut tujuan Kecamatan Masalembu, Kabupaten Sumenep, Rabu (29/5/2019) di Gapura Surya Nusantara, Surabaya. Gubernur perempuan pertama di Jatim itu lebih jauh berharap semua masyarakat terlayani dengan baik.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pemprov Jatim itu, pada tahun ini memberangkatkan 460 penumpang. Kapal yang digunakan untuk memberangkatkan pemudik ke Masalembu adalah Kapal Dharma Kartika III.

Khusus untuk mudik balik gratis jalur kapal laut akan disiapkan enam rute. Keenam rute tersebut diantaranya Surabaya-Masalembu (PP) sebanyak 4 voyage, Tanjung Wangi-Sapeken 4 voyage, Gresik-Bawean PP sebanyak 4 voyage, dan Kalianget-Kangean sebanyak 5 voyage.

Selain jalur laut, Pemprov Jatim juga menyiapkan jalur darat dengan armada bus dan kereta api.

Gubernur Khofifah lebih lanjut menyatakan bahwa puncak mudik lebaran tahun ini diprediksi terjadi pada 2 Juni 2019.

Program mudik gratis di Jatim pada tahun ini mencapai sekitar 295.000 penumpang. Namun, jumlah tersebut dipastikan bertambah seiring dengan banyaknya instansi dan lembaga yang mengadakan program mudik gratis bagi masyarakat Jatim sejak H-9.

Untuk memudahkan para pemudik kembali ke daerah asal, Dinas Perhubungan (Dishub) Jatim bersama Pelindo dan instansi terkait mempunyai pola pengaturan penumpang yang menggunakan transportasi laut. Penumpang yang turun dari kapal laut bisa difasilitasi ke Terminal Bungurasih, Nganjuk, dan Madiun. Hal ini mendapat apresiasi dari Khofifah.

“Pola komunikasi seperti ini yang saya apresiasi antara pengusaha dan penyedia transportasi, khususnya dalam meningkatkan layanan transportasi, bisa terlaksana. Mudah mudahan kondisi ini akan terus membaik dan kami ingin semua masyarakat terlayani dengan baik,” puji Gubernur perempuan pertama di Jatim itu.

Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan Jatim, Fattah Jasin, menjelaskan bahwa dalam rangka menambah armada kapal untuk mengakomodir lonjakan penumpang pada masa angkutan lebaran, Pemprov Jatim melalui Dinas Perhubungan melaksanakan kegiatan mudik dan balik gratis kepulauan sebanyak enam rute.

“Kemarin, kami telah melaksanakan pemberangkatan perdana mudik gratis kepulauan tahun 2019 rute Surabaya-Masalembu. Perjalanan diprediksi akan ditempuh selama 15 jam. Semoga seluruh penumpang diberi kelancaran dan selamat sampai tujuan berkumpul dengan sanak saudara,” ujar Fattah Jasin. (sr)

Selasa, 28 Mei 2019

Kapolres Sampang Minta Warga Jagi Kondusivitas, Tidak Terprovokasi Isu di Medsos



RADARMETROPOLIS: Sampang – Kapolres Sampang mengingatkan kepada seluruh warga Sampang untuk bersama-sama menjaga stabilitas keamanan di Kabupaten Sampang. Untuk itu warga diminta untuk tidak terbawa dan terprovokasi isu di media social.

Imbauan tersebut disampaikan usai memimpin Apel Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2019 sekaligus pengamanan arus mudik dan balik Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriyah, di lapangan Markas Polisi Resor (Mapolres) Sampang, Selasa (28/5/2019).

Gelar apel personel gabungan diikuti oleh TNI-Polri, Dishub, Pramuka, dan BPBD Kabupaten Sampang.

“Operasi Ketupat 2019 akan berlangsung selama 12 hari. Hal ini serentak dilakukan di seluruh Polres se-Indonesia,” kata Kapolres Sampang, AKBP Budi Wardiman.

Diinformasikan lebih lanjut, operasi ketupat 2019 tersebut melibatkan 142 personel dari TNI, Polri, dinas terkait, komponen masyarakat serta pramuka. Untuk keperluan tersebut ada tiga pos pengamanan yang sudah disiapkan. Yakni, di jalan raya Camplong, Jrengik, Ketapang, dan 1 pos pelayanan di Monumen Sampang Kota.

Berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, pergerakan arus lalu lintas mudik yang paling dominan pada H-3, dan pergerakan arus balik pada H+3. “Demikian juga pada saat arus baliknya. 9, 8, dan 7 Juni menjadi atensi kami,” ujar Budi.

Ia pun mengimbau pada masyarakat untuk mematuhi ketertiban lalu-lintas dan mengutamakan keselamatan di jalan. Masyarakat diwajibkan menggunakan kelengkapan berkendaraan dan mengecek kendaraan sebelum berangkat. “Keselamatan diutamakan, biar lambat asal selamat,” imbaunya. (ila)

Polres Gresik Ciptakan Rasa Aman bagi Masyarakat, Terjunkan 510 Personil Pengamanan Lebaran



RADARMETROPOLIS: Gresik  - Dalam rangka pengamanan Lebaran 2019/1440 H, Kepolisian Resor Gresik menerjunkan 510 personel gabungan dari unsur TNI, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan. Polisi akan mengamankan beberapa kegiatan yang berkaitan dengan lebaran.

Ada dua yang dititikberatkan dalam Operasi Ketupat Semeru 2019. “Pertama, kesiapan pengecekan personel. Dan yang kedua, kesiapan penyelenggaraan operasi untuk menciptakan rasa nyaman bagi masyarakat,” katanya, Selasa (28/01/2019).

Diinformasikan lebih lanjut, operasi Ketupat Semeru 2018 akan digelar selama 12 hari, yakni mulai tanggal 28 Mei sampai 8 Juni 2019.

“Sasarannya adalah, yang pertama kegiatan masyarakat menyambut hari raya Idul Fitri baik arus mudik maupun arus balik, terus pawai malam waktu takbir, salat Idul Fitri, halal bihalal, dan silaturahmi waktu selesai salat ied,” kata Wahyu Bintoro.

Sedangkan sasaran keduanya adalah beberapa tempat yang ramai dikunjungi menjelang Idul Fitri hingga usai lebaran. Misalnya saja pusat perbelanjaan, pusat hiburan maupun wisata sampai tempat ibadah “Itu terkait dengan tempat,” ujar Wahyu.

Saat ditanya terkait titik kerawanan di jalur mudik maupun arus balik, Kapolres menyatakan bahwa titik rawan ada di jalur Pantura Duduksampeyan Gresik serta jalan tol Surabaya-Mojokerto (Sumo) yang masuk wilayah Wringinanom Gresik.

“Untuk mengcover semua itu, kami menyiapkan pos pengamanan serta pos pelayanan Lebaran,” tandasnya. (sri)

Dirlantas Polda Jatim dan Dishub Surabaya Sidak Kelayakan Bus dan Kru di Bungurasih



RADARMETROPOLIS: Sidoarjo – Untuk memastikan keamanan angkutan Lebaran 1440 H, Dirlantas Polda Jatim dan Dishub Surabaya melakukan sidak ke Terminal Purabaya, Bungurasih, Waru. Selain mengecek kelayakan armada bus, petugas gabungan itu juga menggelar tes kesehatan bagi kru bus.

Seluruh bus diperiksa, baik bus Antar Kota Antar Provinsi maupun bus Antar Kota Dalam Provinsi. Sedangkan pemeriksaan kesehatan kru bus meliputi supir serta kernet.

Para kru bus menjalani beberapa tes. Mulai kesehatan, urine, kolesterol, asam urat, gula darah, tekanan darah, alkohol, dan juga penglihatan. Semua pengemudi wajib mengikuti tes tersebut. “Supaya diketahui, apakah layak atau tidak dalam mengemudikan bus,” kata Dirlantas Polda Jatim, Kombes Heri Wahono, Selasa (28/5/2019).

Dalam sidak tersebut Dirlantas didampingi Kepala Kepolisian Resor Kota Sidoarjo, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho.

Untuk memeriksa kelayakan kendaraan dilakukan pengecekan fisik, mulai ramp check maupun uji emisi gas buang bus. “Semua ini dilakukan untuk langkah-langkah antisipasi,” jelasnya.

Dalam rangka mengamankan arus mudik lebaran, Dirlantas Polda Jatim menyediakan sebanyak 174 pos pengamanan, 49 pos pelayanan, dan 86 pos pantau. “Petugas akan siaga dalam 24 jam,” papar Heri. (sr)

Adakan Bukber, Danrem Bhaskara Jaya Minta Kepedulian ke Anak Yatim Terus Dilakukan



RADARMETROPOLIS: Surabaya – Kolonel Inf Sudaryanto, SE mengadakan buka puasa bersama dengan anak yatim piatu, di rumah makan di Surabaya, Senin (27/05/2019). Komandan Korem 084/Bhaskara Jaya tersebut kepedulian terhadap anak yatim piatu terus dilakukan, terlebih dalam bulan suci Ramadhan.  

Selama bulan suci Ramadhan Kolonel Sudaryanto menggalakkan acara peduli dengan anak yatim piatu. Sebelumnya pejabat nomor satu di wilayah teritorial Korem Bhaskara Jaya itu mengadakan acara bukber dengan yatim piatu di Kecamatan Benowo, Surabaya.

“Kepedulian ke anak yatim piatu harus terus dilakukan. Apalagi selama bulan suci ramadhan ini,” ujarnya, Senin (27/5/2019).

Selain berbagi, ada hal lain yang ingin diteladankan dari kegiatan bukan bersama tersebut. Yakni mengajak kepada seluruh pihak untuk menyayangi sekaligus peduli terhadap yatim piatu. Hal ini disampaikan oleh Silvia Ambar Sari, isteri Danrem 084/Bhaskara Jaya.

“Berikan kasih sayang yang tulus kepada mereka. Niscaya, itu akan menjadi suatu berkah bagi kita,” tutur Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 084 Kodam V/Brawijaya itu. (rie)

Dikorupsi: Kejati Jatim Selamatkan Aset Pemkot 26 Miliar di Sidoarjo



RADARMETROPOLIS: Surabaya – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur berhasil menyelamatkan aset milik Pemkot Surabaya senilai Rp 26 miliar. Aset berupa tanah seluas tujuh hektar tersebut merupakan barang bukti perkara tindak pidana korupsi. Majelis hakim memerintahkan aset yang terletak di Desa Ploso, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo itu diserahkan kepada Pemkot Surabaya.

 “Dalam pelaksanaan putusan Pengadilan Tinggi, tujuh hektare itu diserahkan ke Pemkot Surabaya,” kata Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Sunarta, Selasa (28/5/2019).

Sunarta pun menegaskan komitmennya akan terus berupaya menyelamatkan aset negara.

Sementara Walikota Surabaya Tri Rismaharini mengucapkan terima kasih atas kerja keras dan upaya Kejati Jatim yang telah banyak membantu Pemkot Surabaya dalam menyelamatkan aset kota.

Risma pun menyatakan bahwa aset yang dimiliki oleh pemkot selama dua puluh tahun tersebut akan digunakan sebaik mungkin dan akan dikembalikan fungsinya untuk masyarakat.

“Tanah itu milik kami selama 20 tahun lalu. Tetapi kami tidak bisa menikmatinya karena ada permasalahan. Kemudian kami meminta bantuan kejaksaaan tinggi menjadi pengacara negara untuk pengembalian aset. Sekarang ini penguasaannya jadi milik pemkot. Saya bersyukur sekali,” katanya.

Tanah tersebut akan digunakan sebagaimana fungsinya. Pihaknya akan memikirkan pengelolaan tanah seluas tujuh hektar tersebut untuk kepentingan masyarakat. Namun karena lokasinya berada di luar Surabaya, untuk rencana pengelolaan tanah tersebut pihaknya bakal terus melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait.

Selain itu, Risma juga memikirkan opsi ruislag terhadap tanah tersebut untuk ditukar dengan tanah/bangunan yang ada di wilayah Surabaya. (rcr)

Senin, 27 Mei 2019

2 Polwan Malut: Polda Jatim Hanya Amankan, Yang Periksa Densus Polda Malut



RADARMETROPOLIS: Surabaya - Terkait pengamanan terhadap dua orang oknum Polwan anggota Polda Maluku Utara saat hendak ke Surabaya, Polda Jatim menyatakan tidak mengetahui alasan penindakan tersebut. Yang dilakukan Polda Jatim hanya membantu mengamankan dan menyediakan fasilitas pemeriksaan. Yang akan melakukan pemeriksaan terhadap mereka adalah Densus Polda Maluku Utara.

"Terlibat masalah apa itu, domainnya Maluku Utara. Itu apakah disersi, terpapar paham radikal itu nanti di sana," kata Kepala Bidang Humas Polda Jatim, Kombespol Frans Barung Mangera, Senin (27/5/2019).      

Barung sekaligus meluruskan pemberitaan. Menurutnya tidak ada penangkapan. Yang ada adalah Polda Maluku Utara meminta kepada Polda Jatim sebagai bentuk koordinasi antar Polda. Terhadap dua orang Polwan tersebut Polda Maluku minta diamankan dulu.

Polda Jatim untuk sementara ini hanya membantu mengamankan saja, karena penangkapan terjadi di wilayahnya.

Selain itu, Polda Jatim sebatas memberi fasilitas ruang untuk pemeriksaan. "Kita hanya memberikan fasilitas ruang di Polda Jatim untuk pemeriksaan. Itu Densus Polda Maluku Utara," ujar Barung. (rcr)

Tak Boleh Dipakai Mudik: Kendaraan Dinas Pemkot Surabaya Dikandangkan



RADARMETROPOLIS: Surabaya – Pemerintah Kota Surabaya melarang pejabat menggunakan mobil dinas untuk mudik Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1440 H/2019. Untuk itu Pemkot mengeluarkan keputusan yang mewajibkan seluruh kendaraan dinas untuk dikandangkan di tempat-tempat yang ditentukan.

Keputusan tersebut dituangkan dalam surat bernomor 024/5002/436.3.2/2019 yang ditandatangani oleh Sekretaris Daerah Kota Surabaya Hendro Gunawan. Menurut Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemkot Surabaya, M. Fikser, surat edaran itu sudah disampaikan kepada setiap instansi di jajaran Pemkot Surabaya.

“Dalam surat itu tertuang bahwa setiap pengguna kendaraan dinas dilarang menggunakan kendaraan dinas untuk keperluan pribadi selama hari libur nasional tanggal 1 – 9 Juni 2019. Makanya, kendaraan dinas R-4 itu harus dikumpulkan pada Jumat, 31 Mei 2019 mulai pukul 14.00-17.00 Wib,” kata Fikser, di ruang kerjanya, Senin (27/5/2019).

Ratusan kendaraan dinas itu diharapkan dikumpulkan di beberapa titik parkir yang sudah disediakan. Diantaranya di halaman belakang gedung Balai Kota Surabaya Jalan Taman Surya, halaman gedung kantor Pemerintah Kota Surabaya Jalan Jimerto, halaman kantor inspektorat Jalan Sedap Malam, halaman kantor Badan Perencanaan Pembangunan Kota Surabaya Jalan Pacar.

Selain itu, parkiran di Gedung Siola Jalan Tunjungan juga bisa digunakan untuk parkir mobil dinas. “Kami harapkan muat semuanya,” kata Fikser.

Karena beberapa lokasi tersebut akan menjadi tempat parkir mobil dinas, maka pada 31 Mei 2019, semua kendaraan pribadi dilarang masuk dan parkir di lokasi-lokasi yang menjadi tempat parkir mobil dinas itu. Kendaraan pribadi bisa menggunakan lagi tempat-tempat tersebut untuk parkir setelah kendaraan dinas diambil kembali. Pengambilan kendaraan dilakukan pada Minggu, 9 Juni 2019 pukul 09.00-14.00 WIB.

Mengenai kendaraan dinas operasional, Fikser menyatakan bahwa pada saat hari libur nasional dan cuti bersama tetap digunakan untuk pelayanan masyarakat. Oleh karena itu, ia memastikan bahwa beberapa pelayanan di Pemkot Surabaya tetap dilayani, karena beberapa petugas tidak libur.

“Jadi, khusus ambulans, mobil patroli, bus, dan kendaraan operasional dinas yang merupakan kendaraan untuk pelayanan masyarakat tetap digunakan atau tidak perlu dikandangkan. Karena kami tetap melayani masyarakat jika ada masalah,” jelasnya.

Fikser lebih lanjut menerangkan, bahwa kebijakan untuk mengandangkan mobil dinas pada hari lebaran sudah rutin dilakukan oleh Pemkot Surabaya menjelang libur panjang dan cuti bersama. Keputusan demikian pun diterapkan kembali pada tahun ini dengan melarang mobil dinas digunakan untuk kepentingan pribadi pada saat libur nasional dan cuti bersama.

“Bu Wali tegas melarang ini. Tidak boleh digunakan untuk kepentingan pribadi pada saat libur panjang,” tandasnya. (ar)

HDCI Surabaya-Pomdam V Adakan Bukber dengan 2.000 Yatim Piatu dan Berangkatkan Marbot Umroh



RADARMETROPOLIS: Surabaya - Polisi Militer Kodam (Pomdam) V/Brawijaya bersama Komunitas Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) Surabaya menggelar buka puasa bersama dengan dua ribu anak yatim, di gedung Balai Prajurit Kodam V/Brawijaya, Minggu 26 Mei 2019. ‎Selain mengajak berbuka anak-anak yatim, juga menghadiahkan pemberangkatan umroh kepada marbot se-Surabaya yang dilakukan secara bergiliran serta memberikan bantuan bingkisan kepada anak-anak yatim.

“Ini adalah kerjasama antara Harley Davidson Cabang Surabaya dengan Pomdam V/ Brawijaya dalam rangka peringatan ulang tahun Polisi Militer Angkatan Darat (Pomad) ke-73 dan Harley Davidson Club Indonesia  ke 29. Kegiatannya, kita buka bersama. Kemudian ada pemberian menaikkan umroh untuk marbot se-Surabaya. Ada lima yang sudah kita tunjuk,” kata Komandan Polisi Militer Kodam V/Brawijaya, Kolonel CPM Eka Wijaya Permana, di sela-sela acara.

Selain itu juga dilakukan pemberian hadiah untuk anak-anak yatim piatu.

Ke depan, Kolonel Eka Wijaya Permana berharap bahwa polisi militer sebagai bagian dari prajurit Angkatan Darat dimana adalah masyarakat juga, bisa terus dekat dengan masyarakat.

Lebih jauh Kolonel Eka mengapresiasi HDCI yang telah berbaur dengan masyarakat. Menurutnya, selama ini Harley Davidson imagenya itu adalah kaum di atas.

“Tapi ini sudah membaur pada masyarakat. Hal ini ditunjukkan dengan jalannya bakti sosial yang dilakukan oleh teman-teman Harley Davidson yang selama ini kita dukung dalam hal pengamanannya,” puji Danpomdam Brawijaya tersebut.

Untuk itu selaku prajurit polisi militer, Kolonel Eka berharap tetap menjalin kerjasama yang baik dengan Harley Davidson.

Sementara itu, Ketua HDCI Surabaya Tony Wahyudi mengatakan bahwa pada ulang tahun HDCI yang ke-29 ini pihaknya bekerjasama dengan Pomdam V/Brawijaya yang akan berulang tahun ke-73 mengadakan kegiatan buka puasa bersama dan bakti sosial.

“Kita akan memberangkatkan (umroh) marbot atau takmir masjid sebanyak lima orang,” kata Tony Wahyudi.

Hadiah pemberangkatan umroh tersebut akan diberikan kepada seluruh marbot se- Surabaya. “Nanti tiap tahun akan kita berangkatkan. Insyaallah tahun depan nanti bisa sepuluh. Tahun depannya lagi mudah-mudahan bisa lima belas. Kita akan berangkatkan seluruhnya secara bergiliran,” kata Tony Wahyudi.

Tony menambahkan, bahwa pihaknya ingin mengubah stigma negatif masyarakat. Pihaknya akan menunjukkan bahwa HDCI bukan merupakan kelompok yang arogan. Bukan kelompok yang ekslusif, tetapi infklusif, yang menarik semua golongan masyarakat untuk bersama-sama dengan mereka.

Diungkapkan lebih lanjut, bahwa HDCI adalah klub motor pertama di Indonesia yang mempunyai bakti sosial memberangkatkan marbot umroh.

“Pertama kali di Indonesia. Kita adalah klub motor yang memberangkatkan, mempunyai bakti sosial yang memberangkatkan marbot umroh. Baru pertama kali ini,” tandas Tony Wahyudi.

Dalam kegiatan buka bersama bersama 2.000 masyarakat dan anak yatim piatu tersebut, panitia mengundung penceramah Jamaah Oh Jamaah, Ustadz Maulana, untuk memberikan tausiyah Ramadhan. (sr)

Sabtu, 25 Mei 2019

Polda Jatim Grebek Klinik Kecantikan Mojokerto: Puluhan Kosmetik Ilegal Disita



RADARMETROPOLIS: Mojokerto – Diduga menjadi tempat praktek klinik kecantikan ilegal, Polda Jatim menggrebek sebuah rumah di Jalan Resident Site II/39 Perum CSE Surodinawan, Kecamatan Prajurit Kulo, Kota Mojokerto, Jumat (24/5/2019) malam. Puluhan kosmetik diduga illegal disita.

Kasat Narkoba Polres Mojokerto Kota, AKP Hendro Susanto, mengatakan, untuk sementara, pengerebekan kosmetik milik seorang perawat ini masih dalam penyelidikan dari Polda Jatim. “Kami hanya memback up Polda Jatim, Polda yang proses,” ungkapnya, Sabtu (25/5/2019).

Hendro terjun langsung memback up anggota Polda Jatim melakukan penggrebekan. Selain menyita puluhan kosmetik ilegal, petugas juga mengamankan satu orang perempuan. Kasat menambahkan, satu perempuan cantik turut diamankan dalam penggerebekan tersebut.

Perempuan berinisial IN itu merupakan pemilik rumah yang digerebek petugas.  

Diinformasikan lebih lanjut oleh Kasat, untuk memastikan kandungan dalam kosmetik yang diduga ilegal, masih dilakukan uji laboratorium. Penggerebekan rumah diduga klinik kecantikan ilegal di Kota Mojokerto tersebut, merupakan pengembangan dari Polda Jatim.

“Apakah kosmetik ini mengandung bahan berbahaya atau mengandung bahan merkuri, kami masih menunggu hasil uji laboratorium kaitannya dengan kandungan berbahaya pada kosmetik tersebut. Yang diamankan berbagai kosmetik seperti cream, pembersih wajah, dan alat suntik hingga tongkat untuk infus,” katanya.

Barang bukti berupa kosmetik dan alat kecantikan dibawa ke Polda Jatim guna pemeriksaan lebih lanjut. Demikian juga wanita yang diduga sebagai pemilik klinik ilegal tersebut. (fur)

AJI Kecam Keras Aparat dan Masyarakat: 20 Jurnalis Jadi Korban Kekerasan di Aksi 22 Mei


RADARMETROPOLIS: Jakarta – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta mengecam keras aksi kekerasan dan upaya penghalangan kerja jurnalis yang dilakukan oleh aparat kepolisian maupun massa aksi saat meliput demo 21-22 Mei. Aparat keamanan dan masyarakat didesak untuk tidak mengintimidasi serta menghalangi kerja jurnalis di lapangan.

Kasus kekerasan terhadap jurnalis tersebut terjadi di beberapa titik kerusuhan di Jakarta. Yakni di kawasan Thamrin, Petamburan, dan Slipi Jaya, Jakarta.

Jurnalis yang menjadi korban kekerasan saat meliput aksi unjuk rasa berujung kerusuhan pada 21-22 Mei, makin bertambah. Data sementara yang dicatat Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta ada dua puluh jurnalis dari berbagai media yang menjadi korban.

“Pihak kepolisian dan massa aksi diduga menjadi pelaku kekerasan tersebut,” kata Ketua AJI Jakarta, Asnil Bambani Amri, melalui pernyataan tertulisnya hari ini.

Kekerasan yang dialami jurnalis berupa pemukulan, penamparan, intimidasi, persekusi, ancaman, perampasan alat kerja jurnalistik, penghalangan liputan, penghapusan video dan foto hasil liputan, pelemparan batu hingga pembakaran motor milik jurnalis.

Kasus kekerasan yang dialami para jurnalis itu sebagian besar terjadi saat para jurnalis meliput aksi unjuk rasa di sekitar Gedung Bawaslu, di kawasan Thamrin.

“Beberapa kasus diantaranya, aparat kepolisian melarang jurnalis merekam aksi penangkapan orang-orang yang diduga sebagai provokator massa,” ujar Asnil.

Diungkapkan lebih lanjut, para jurnalis tersebut tetap mengalami kekerasan meskipun mereka sudah menunjukkan identitasnya, seperti kartu pers kepada aparat. Aparat menunjukkan sikap tak menghargai kerja jurnalis yang pada dasarnya telah dijamin dan dilindungi oleh UU Pers.
Sampai saat ini AJI Jakarta masih mengumpulkan data dan verifikasi para jurnalis yang menjadi korban. Tak menutup kemungkinan masih banyak jurnalis lainnya yang menjadi korban, tetapi belum melapor.

Direktur Eksekutif LBH Pers, Ade Wahyudin, menambahkan bahwa atas tindakan itu AJI Jakarta dan LBH Pers mengecam keras aksi kekerasan dan upaya penghalangan kerja jurnalis yang dilakukan oleh aparat kepolisian maupun massa aksi.

Ia pun menyatakan, kekerasan dan intimidasi terhadap jurnalis saat meliput peristiwa kerusuhan bisa dikategorikan sebagai sensor terhadap produk jurnalistik. Perbuatan itu termasuk pelanggaran pidana yang diatur dalam Pasal 18 UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Setiap orang yang menghalangi kebebasan pers diancam penjara maksimal dua tahun dan denda maksimal Rp500 juta.

Ia juga mengimbau kepada para pimpinan media massa untuk bertanggung jawab terhadap keselamatan jurnalisnya. Keselamatan jurnalis harus dijaga dan diutamakan

“Kami mendesak aparat keamanan dan masyarakat untuk menghormati dan mendukung iklim kemerdekaan pers, tanpa ada intimidasi serta menghalangi kerja jurnalis di lapangan,” katanya.

Jumat, 24 Mei 2019

KPK Eksekusi 13 Terpidana Korupsi Kabupaten dan Kota Malang



RADARMETROPOLIS: Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengeksekusi Bupati Malang, Rendra Kresna. Selain itu lembaga anti rasuah itu juga melakukan eksekusi terhadap dua belas anggota DPRD Kota Malang. Eksekusi dilakukan dalam dua hari Rabu dan Kamis, 22 dan 23 Mei 2019.

Ketiga belas terpidana yang dieksekusi oleh KPK tersebut terbagi dalam dua kasus. Rendra Kresna terlibat kasus suap penyediaan sarana penunjang peningkatan mutu pendidikan pada Dinas Pendidikan Pemkab Malang Tahun Anggaran 2011.

Sedangkan perkara kedua belas anggota DPRD Kota Malang adalah suap terkait dengan pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Pemerintah Kota Malang Tahun Anggaran 2015.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah , Jumat (24/12/2019) mengatakan bahwa enam orang terpidana tersebut dieksekusi ke Lapas Porong, Sidoarjo, Jawa Timur. Mereka adalah Rendra Kresna, Bupati Malang, dan lima anggota DPRD Kota Malang.

Kelima wakil rakyat Kota Malang tersebut Hadi Susanto, Sugiarto, M. Fadli, Samsul Fajri, dan Afdhal Fauza.

Sedangkan empat orang terpidana yang dieksekusi ke Lapas Malang, yang kesemuanya anggota DPRD Kota Malang, adalah Ribut Harianto, Imam Ghozali, Indra Tjahyono, dan Bambang Triyoso.

Selanjutnya tiga anggota DPRD wanita dieksekusi ke Lapas Wanita Malang, yakni Een Ambarsari, Asiana Irianti, dan Diana Yanti.

Diinformasikan lebih lanjut oleh Febri, para terpidana tersebut dieksekusi setelah pengadilan menjatuhkan putusan hingga berkekuatan hukum tetap.

KPK memperingatkan agar proses hukum yang dilakukan terhadap sejumlah pejabat di Kota atau Kabupaten Malang serta Kota Batu dan daerah lainnya dapat menjadi pelajaran bagi para Kepala Daerah dan anggota DPRD yang bertugas saat ini ataupun yang telah terpilih dalam Pemilu 2019 ini agar melakukan penyelenggaraan pemerintahan daerah secara bersih dan berintegritas.

Ditegaskan oleh Febri, bahwa permintaan uang pelicin, ketok palu atau apapun namanya serta pemberian uang oleh Kepala Daerah, kesemuanya bisa diproses hukum dikarenakan melanggar ketentuan UU Tindak Pidana Korupsi. (khr)

Truk Gandeng Terguling: 1 Tewas di Lokasi, 1 Luka Berat



RADARMETROPOLIS: Tuban – Truk gandeng di jalur Pantura Tuban, tepatnya di jalan Tuban-Semarang KM 27-28, Desa Sobontoro, Kecamatan Tambakboyo, Kabupaten Tuban terguling, Jumat (24/5/2019). Akibat kecelakaan ini satu korban tewas di lokasi kejadian perkara dan satu korban mengalami luka parah lantaran tertimpa muatan kendaraan itu.

Kedua orang warga yang menjadi korban dalam kecelakaan tersebut saat kejadian sedang berjalan kaki di sekitar lokasi terjadinya peristiwa.

Kecelakaan tunggal itu terjadi dikarenakan si pengemudi tidak mampu menguasai kendaraaannya ketika akan menyalip.

Kendaraan truk gandeng nomor polisi (Nopol) AG 8251 UB yang dikemudikan oleh Agung Waskito (39), warga Desa Tosaren, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri yang saat itu berjalan dari arah barat hendak mendahului kendaraan di depannya dari sebelah kiri.

“Truk gandeng itu berjalan dari barat dengan mendahului kendaraan lain dari sebelah kiri. Kemudian truk banting kanan dan gandengannya terguling ke kiri,” kata Iptu Nungki Sambodo, Kanit Laka Satlantas Polres Tuban.

Gandengan truk yang membawa muatan Katul itu terguling dan muatannya berserakan di jalan. Dua orang pejalan kaki yang kebetulan berada di sekitar lokasi kejadian dan gapura Desa Sobontoro, Kecamatan Tambakboyo terhantam gandengan truk.

“Akibat tertimpa muatan dari gandengan truk yang terguling itu satu orang pejalan kaki meninggal dunia di lokasi. Sedangkan satu korban mengalami luka berat,” tambahnya.

Identitas korban tewas diketahui bernama Setyo Wiyono (51), seorang pekerja asal Desa Mandalawangi, Kecamatan Cipatat, Bandung, Jawa Barat. Dan korban luka adalah Dadang Koswara (35), yang juga pekerja pabrik asal Desa Mandalawangi, Kecamatan Cipatat, Bandung, Jawa Barat.

Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dan telah melakukan olah TKP atas kejadian kecelakaan tersebut. “Pengemudi truk sudah kita amankan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” tegas Nungki. (yot)

Masyarakat Jatim Diminta Tak Panik, Pemprov Jamin Stok BBM dan LPG Hingga Lebaran Aman



RADARMETROPOLIS: Surabaya –  Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengimbau kepada masyarakat untuk tidak panik dan melakukan penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) maupun LPG. Dinas ESDM Jatim memastikan pasokan di Jatim selama Ramadan hingga Lebaran aman.

Kepada wartawan di kantornya, Jumat 24 Mei 2019, Kepala Dinas ESDM Provinsi Jatim, Setiajit, mengatakan meski penggunaan BBM dan LPG selama bulan puasa dan lebaran diprediksi ada kenaikan, dengan stok suplai yang dimiliki oleh Jatim saat ini masih aman dan dijamin tidak ada kelangkaan BBM maupun LPG.

Berdasarkan data yang yang terdapat pada ESDM Jatim, total suplai BBM untuk jenis premium di Jatim tersedia suplai sebanyak 223.532 kilo liter.

Untuk solar stoknya mencapai 196.924 kilo liter. Untuk biosolar ada sebanyak 8.606 kilo liter. Untuk pertamax suplainya sebanyak 201.912 kilo liter. Untuk pertamax turbo sebanyak 4.776 kilo liter. Sedangkan untuk suplai BBM jenis dex sebesar 5.914 kilo liter.

Meski penggunaan BBM dan LPG selama bulan puasa dan lebaran diprediksi ada kenaikan sebesar 10-15 persen, dengan stok suplai tersebut masih aman dan dijamin tidak ada kelangkaan BBM.

Begitu juga dengan suplai LPG. Berdasarkan data ESDM Jatim, saat ini untuk suplai LPG ada sebesar 119.200 matric ton dengan penyaluran per hari 3.820 hingga 4.340 matric ton.

Setiajit pun menegaskan bahwa untuk ketersediaan BBM di Jawa Timur di bulan puasa hingga lebaran sudah terkendali. Dari data ketersedian suplai BBM tersebut sudah termasuk antisipasi kenaikan kebutuhan rata-rata masyarakat Jatim. (sr)

Kamis, 23 Mei 2019

Sidak di Pasar Wonokromo, Komisi VI DPR: Barang Ada, Pembeli Sepi



RADARMETROPOLIS: Sidoarjo – Rombongan Komisi VI DPR melihat adanya penurunan daya beli masyarakat di Pasar Wonokromo Surabaya. Padahal harga kebutuhan pokok yang dijual di pasar normal, bahkan bahkan ada yang cenderung turun.  

Dalam rangkaian kegiatan kunjungan kerja spesifik ke gudang Perum Bulog Sub Divre Surabaya Utara di Buduran, Kamis (23/5/2019) rombongan yang dipimpin Azam Azman Natawijana menyempatkan mengadakan sidak ke Pasar Wonokromo Surabaya. 

Hasil sidak ditemukan data bahwa semua ketersediaan barang di pasar maupun gudang Bulog masih aman. Harga kebutuhan pokok di pasar juga tergolong normal. Tidak dijumpai kenaikan harga pokok dan ada yang harganya cenderung turun. Tetapi yang mengalami penurunan justru daya beli masyarakat.

“Pasokan barang ada, hanya yang beli di pasar sepi,” kata Azam Azman.

Menurut Azam pada tahun ini pembeli lebih sepi dibanding tahun lalu.

Terkait situasi sepinya pembeli tersebut, Azam menyatakan hal itu harus menjadi tanggungjawab pemerintah. Mengapa di pasaran pembeli sepi? Padahal semua barang kebutuhan tersedia dan tidak ada yang langka di pasaran.

Sementara itu dari Bulog diinformasikan bahwa ketersedian barang kebutuhan pokok sampai akhir tahun aman. Hal ini disampaikan oleh Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Perum Bulog, Tri Wahyudi Saleh.

“Untuk ketersediaan beras masih ada sebanyak 624.683 ton, gula 1.009 ton, jagung pakan 86.948 ton, minyak goreng 49.729 liter, dan terigu tersedia sekitar 9.931 kilogram,” ungkap Tri Wahyudi. (rik)

Rabu, 22 Mei 2019

Polisi Sita Mobil Ambulans Berlogo Partai Berisi Batu dan Amplop Beruang di Area Aksi 22 Mei



RADARMETROPOLIS: Jakarta – Kepolisian Republik Indonesia mengamankan ambulans berlogo partai politik saat berlangsung demo 22 Mei 2019 di Bawaslu RI yang berakhir rusuh. Di dalam mobil untuk menolong orang sakit itu ternyata berisikan batu dan amplop berisi uang.

“Ada satu ambulans penuh dengan batu dan alat-alat. Dan ada juga amplop dan uangnya,” kata Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Mohammad Iqbal, Rabu (22/5/2019).

Terdapat logo politik di ambulans tersebut, tetapi Iqbal tak mengungkapkan namanya. Saat ini mobil ambulans beserta isinya sudah disita. Pelaku yang membawa ambulans tersebut juga berhasil diamankan.

Saat ini mereka ditahan di Polda Metro Jaya untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. “Masih kita dalami di Polda Metro Jaya,” tuturnya.

Masing-masing massa memegang amplop dan uangnya sudah disita.

Sebelumnya Polri menginformasikan telah menangkap 62 orang pasca kerusuhan demo di sekitar kantor Bawaslu. Mereka diduga sebagai provokator kerusuhan yang berasal dari luar Jakarta. (khr)

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites