Kapolda Nico Apresiasi Irjen Fadil dan Lanjutkan Program

Irjen Pol Dr. Nico Afinta menyatakan akan melanjutkan program Kapolda Jatim sebelum dirinya, Irjen Pol Dr. M. Fadil Imran. Menurut Kapolda Jatim baru kelahiran Surabaya itu, banyak program hebat yang telah digagas pendahulunya tersebut.

SMP Surabaya Lakukan Persiapan, Desember Tatap Muka

Sekolah dengan pembelajaran tatap muka untuk jenjang SMP di Kota Surabaya akan dimulai pada awal Desember mendatang. Berbeda dengan rencana-rencana sebelumnya, pada kali ini telah diikuti dengan persiapan. Pertanda bukan sekadar wacana?

Wakapolda Pimpin Pengamanan Pilkada Serentak Jatim

Pengamanan Pilkada Serentak Jatim 2020 dipimpin oleh Wakapolda Jatim, Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo. Hal ini disampaikan oleh Kapolda Jatim Irjen Pol Mohammad Fadil Imran dalam audiensi dengan KPU Jatim, Senin (06/7/2020).

Positif Covid Jatim Naik, Polda Operasi Yustisi

Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur akan melakukan operasi yustisi dengan sasaran tertentu untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Hal ini dilakukan karena Jatim mengalami kenaikan jumlah positif Covid-19.

Waspada, Penipuan Modus Bukti Transfer Editan

Polrestabes Surabaya membongkar penipuan dengan modus bukti transfer editan. Pengusaha sembako asal Pondok Maritim Surabaya, Agus, menjadi korbannya. Barang yang dipesan pelaku telah dikirimkan, tetapi saldo tidak bertambah. Korban menderita kerugian sebesar Rp 154 juta..

Polrestabes Surabaya Deklarasi Tolak Anarkisme

Polrestabes Surabaya menggelar deklarasi damai dan pernyataan sikap menolak aksi anarkisme yang terjadi dalam unjuk rasa, Jumat (16/10/2020) malam. Deklarasi yang diselenggarakan di gedung Graha Bhara Daksa Mapolrestabes Surabaya itu mendapat dukungan dari berbagai elemen masyarakat.

Khofifah Bentuk Biro Khusus, Jatim Raih Award Lagi

Pemerintah Provinsi Jawa Timur menerima penghargaan Indonesia Government Procurement Awards 2020 kategori Pusat Keunggulan Pengadaan dari LKPP. Penghargaan yang baru pertama kali diraih oleh Jatim ini berkat program biro khusus yang digagas Khofifah.

Kamis, 16 September 2021

Tabrak Lari di Jalan Raya By Pass Mojokerto: Korban Tewas Seketika di Lokasi Kejadian


 

RADARMETROPOLIS: Mojokerto – Ahmad Nasifan (23) warga Sekarputih, menjadi kotban tabrak lari di Jalan Raya By Pass Kelurahan Kedundung Kecamatan Magersari Kota Mojokerto, Rabu (15/09/2021). Warga Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto itu seketika tewas di lokasi kejadian.

Korban yang mengendarai motor Honda Mega Pro W-5021-OL melintas di Jalan Raya By Pass, Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto sekitar pukul 21.20 WIB. Ketika korban hendak mengemudikan motornya menyebrang jalan dari arah barat ke timur, di saat bersamaan terlihat mobil Daihatsu Grandmax S-8655-WJ dari arah berlawanan.

Untuk itu korban berhenti di tengah jalan, bermaksud memberikan kesempatan kepada pengendara mobil Daihatsu Grandmax S-8655-WJ yang datang dari arah berlawanan, Candra Ridhoilahi (36) warga Kecamatan Tembelang, Jombang. Namun dari arah selatan tiba-tiba melaju mobil yang tidak diketahui identitasnya dan menabrak motor korban. Korban jatuh terpental ke aspal jalan dan tewas seketika di lokasi kejadian.

Petugas dari Unit Laka Lantas Polresta Mojokerto yang datang ke lokasi langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Korban dievakuasi ke ruang jenazah RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo.

Kanit Laka Lantas Polresta Mojokerto, Ipda Basoeni, mengatakan bahwa jasad korban dievakuasi ke kamar jenazah RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto guna dilakukan visum. Pengemudi mobil Daihatsu Grandmax diamankan polisi untuk dimintai keterangan terkait.

“Sepeda motor milik korban dan mobil Daihatsu Grandmax sementara kita amankan sebagai barang bukti,” jelasnya. (fur)

Tim Satreskrim Polres Jombang Tembak Pencuri Spesialis “Jarah Sekolah”


 

RADARMETROPOLIS: Jombang – Sat Reskrim Polres Jombang menangkap pelaku pencuiran spesialis jarah sekolah. Pelaku ditangkap di rumahnya. M Jinar Ridwan (37) menyasar sekolah yang ada di Jombang, baik SD maupun SMP. Dalam aksinya, sejumlah barang berharga berhasil disikat. Mulai dari proyektor, layar monitor CCTW hingga laptop.  Bahkan sepatu pun tak luput disikatnya. Warga Desa Grogol, Kecamatan Diwek, Jombang itu ditangkap di rumahnya.  

“Dia pencuri spesialis sekolah,” kata Kapolres Jombang, AKBP Agung Setyo Nugroho, saat merilis kasus tersebut, Kamis (16/9/2021).

Selama sembilan bulan beraksi sudah dua puluh dua sekolah telah menjadi korban aksinya tersebut. Aksi dilakukan mulai Januari 2021.

Saat penangkapan, polisi melumpuhkan dengan timah panas. Sebutir peluru bersarang di kaki kanannya.

Dalam pemeriksaan, tersangka mengakui perbuatannya, bahwa ia telah melakukan pencurian di 22 TKP yang tersebar di berbagai kecamatan di Kabupaten Jombang.

Aksi terakhir bapak dua anak itu dilakukan pada Senin (13/9/2021) sekitar pukul 01.00 dini hari di SDN Podoroto, Kecamatan Kesamben. Disini pelaku berhasil menggondol sejumlah barang berharga. Di antaranya, 3 proyektor, 1 layar monitor CCTV, 2 spiker aktif,1 laptop merk asus, 2 printer, serta sepasang sepatu merk Vladio.

Barang elektronik curian tersebut ia masukkan ke dalam karung. Kemudian diangkutnya menggunakan sepeda motor Vario warna merah untuk dibawa ke rumah. Atas pencurian itu, kerugian sekolah ditaksir mencapai Rp 30 juta.

Barang-barang serupa juga didapatkan pelaku saat beraksi di 21 TKP lainnya. Barang bukti tersebut ada yang sudah dijual ke Surabaya, tetapi ada juga yang masih tersimpan di rumahnya. Dalam konferensi pers, polisi membeber barang bukti di atas meja.

Kapolres Jombang mengungkapkan, modus operasi tersangka dalam menjalankan aksinya adalah mencari sasaran dengan memperhatikan gembok pada pintu gerbang sekolah.

Posisi gembok yang berada di luar pagar menjadi sasarannya. Pelaku menyimpulkan bahwa jika gembok berada di luar pagar, maka dipasatikan tidak ada orang di dalam lingkungan sekolahan.

Kemudian tersangka masuk dengan cara merusak gembok tersebut dan kemudian mencongkel jendela sebagai jalan masuk ke ruangan untuk mengambil barang berharga. “Pengakuan sementara, dia beraksi sendiri. Namun tetap kita dalami,” kata Kapolres.

Polsisi menjerat pelaku dengan pasal 363 ayat (1) ke-5 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Ancaman hukumannya paling lama tujuh tahun penjara. (fur)

Rabu, 15 September 2021

Ditangkap Polres Genteng: Agar Kuat Melek, Pria Paruh Baya Warga Plemahan Nyabu dan Jadi Pengedar


 

RADARMETROPOLIS: Surabaya – Yahya (58) pria paruh baya ditangkap anggota Reskrim Polsek Genteng di depan ruko Jalan Jagalan karena kasus narkoba. Kepada polisi warga Jalan Plemahan Besar, Surabaya mengaku mengkonsumsi sabu agar kuat melek. Tapi polisi juga mendapatkan bukti bahwa yang bersangkutan juga mengedarkan sabu.

Di sakunya ditemukan 1 poket sabu seberat 0,9 gram saat digeledah polisi. Ia pun langsung digelandang ke Polsek Genteng untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Tersangka bukan hanya mengonsumsi sabu, tapi juga juga mengedarkan kepada teman-temannya dan dapat komisi,” ungkap Kanitreskrim Polsek Genteng, Iptu Sutrisno, Rabu (15/9/2021).

Pengungkapan kasus narkoba tersebut bermula dari informasi yang didapatkan anggota bahwa tersangka adalah pengguna sekaligus pengedar sabu. Dari informasi ini reskrimum selanjutnya menyelidiki aktivitas pria berstatus duda itu di sekitar rumahnya di Jalan Plemahan Besar. Kebetulan anggota melihat tersangka pergi dengan mengendarai motor. Kemudian dibuntuti oleh anggota.

“Ternyata diketahui dia sedang transaksi. Dia sedang menunggu di depan ruko Jalan Jagalan,” kata Sutrisno.

Anggota langsung menghampiri dan menyergap Yahya yang hendak pergi meninggalkan lokasi. Saat diringkus. “Tersangka kaget saat kami tangkap. Namun dia mengaku usai transaksi sabu,” lanjutnya.

Karena kaget, sabu itu pun masih tergenggam di tangan kanannya ketika ditangkap.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, Yahya dibawa petugas ke Mapolsek Genteng dan langsung dijebloskan tahanan.

“Pengakuan Yahya, mengonsumsi sabu agar betah melek. Harga sabu yang mahal, Rp 300 per poket, membuatnya berat untuk membelinya. Apalagi dia pengangguran,” katanya.

Oleh karena itu, agar bisa beli sabu terus, Yahya juga menerima titipan dari teman yang ingin membeli sabu. Dari situlah tersangka mendapat komisi. Kepada polisi Yahya berterus terang sudah dua bulan lamanya berkecimpung di dunia narkoba. (rcr)

Paruh Baya Tapi Licin, Warga Kedung Klinter Surabaya Akhirnya Tertangkap Saat Nyabu


RADARMETROPOLIS: Surabaya – Penyelidikan dan pengintaian tim reserse Polsek Karangpilang membawa hasil. M Sholeh (48) warga Jalan Kedung Klinter, Surabaya yang sudah lama menjadi target operasi, berhasil dibekuk. Saat ditangkap di rumahnya, pria paruh baya itu sedang mengonsumsi sabu-sabu.

“Orang ini sudah lama menjadi target operasi dalam kasus penyalahgunaan narkotika. Yang bersangkutan ini meskipun paruh baya usianya tapi licin orangnya,” kata Iptu Irwan Nugroho, Kanitreskrim Polsek Karangpilang, Rabu (15/9/2021).

Penangkapan tersebut berawal dari informasi adanya terduga penyalahgunaan narkotika di wilayah tersebut. Kemudian anggota Reskrim Polsek Karangpilang melakukan lidik hingga mengikuti setiap tingkah lakunya.

Setelah mengetahui keberadaan target, petugas bergerak cepat melakukan penangkapan. Akhirnya pelaku berhasil dibekuk di rumahnya sekitar pukul 17.00 WIB.

Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan barang bukti berupa satu paket sabu yang disimpan di saku celana pendek sebelah kiri. “Serbuk putih itu diketahui seberat kotor 0,98 gram,” terang Irwan.

Kemudian tersangka digelandang ke mapolsek guna penyelidikan lanjutan. Dari hasil interogasi didapat keterangan bahwa tersangka mendapatkan barang terlarang itu dengan cara membeli dan dipakainya sendiri.

“Kita masih kembangkan untuk mencari orang yang berperan sebagai penjual sabu berinisial IR,” tegas Irwan. (rcr)

 

Rabu, 18 Agustus 2021

Terlibat Curanmor, Pecatan Polisi Kasus Narkoba Ditangkap Unit Reskrim Polsek Sawahan


 

RADARMETROPOLIS: Surabaya – Mantan anggota polisi yang dipecat dari kesatuannya karena terlibat narkoba, Angga Febrianto, ditangkap oleh Unit Reskrim Polsek Sawahan karena kasus dugaan Curanmor di Jl Prapanca, Surabaya, Rabu (18/8/2021).

Kanit Reskrim Polsek Sawahan, Iptu Ristitanto, tidak membantah atas adanya informasi terkait penangkapan terhadap pelaku. Namun ia meminta wartawan untuk melakukan konfirmasi secara langsung kepada Kapolsek.

“Saya masih melakukan pengembangan,” ungkapnya.

Sementara itu Kapolsek Sawahan, AKP A. Risky Fardian Caropeboka, belum memberikan tanggapan apapun. Namun demikian penangkapan terhadap, Angga Febrianto dibenarkan Kasubag Humas Polrestabes Surabaya, Kompol M. Faqih.

“Iya benar, tapi pelaku sudah bukan anggota Polri lagi, karena surat pemecatannya sudah turun,” ungkapnya.

Angga Febrianto berdinas terakhir di Polsek Tenggilis. Sebelumnya sempat menjabat Sarpras Polrestabes Surabaya, sebelum akhirnya ia dipecat dari kesatuan. Surat pemecatan Angga Febrianto baru saja turun awal pekan ini dengan pangkat terakhir Brigadir Polisi (Brigpol).

Kompol Faqih menjelaskan lebih lanjut, pelaku dipecat dari anggota Polri karena terlibat dalam kasus penyalahgunaan narkoba. “Dalam sidang disiplin, pelaku divonis PTDH, dan suratnya sudah turun. Artinya dia sudah bukan anggota Polri lagi dan akan diproses dengan pidana umum,” tandasnya. (ar)

Percepatan Surabaya Menuju Zona Kuning, Walikota Minta FGD Tidak Teori


 

RADARMETROPOLIS: Surabaya – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggelar Focus Group Discussion (FGD) bersama Pentahelix atau multipihak yang terdiri dari pemerintah, media, komunitas, pengusaha, businessmen, dan juga akademisi serta berbagai elemen masyarakat. Wali Kota Surabaya meminta diskusi ini tidak ada teori lagi tetapi langsung praktek. Setelah didiskusikan, langsung bergerak,

FGD yang digelar melalui zoom meeting itu diikuti oleh Wali Kota Eri bersama jajarannya dari lobby lantai 2 Balai Kota Surabaya.

Adapun narasumber yang dihadirkan dalam zoom tersebut adalah Pakar Epidemiologi/Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat Unair Dr. Santi Martini, dr, M.Kes.

Kemudian Pakar Epidemiologi dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Unair Dr. Windhu Purnomo, dr, MS.

Lalu Ketua IDI Cabang Surabaya Dr. Brahmana Askandar Tjokroprawiro, dr, Sp.OG(K).

Dan terakhir Pembina Perhimpunan Sarjana dan Profesional Kesehatan Masyarakat Indonesia (Persakmi) Estiningtyas Nugraheni, SKM.

Dalam acara tersebut mereka memberikan materi yang berbeda-beda, namun tetap dalam tema: “Surabaya Menuju Zona Kuning.”

Mengawali diskusi itu Wali Kota Surabaya Eri Cahydi menyampaikan bahwa Surabaya hari ini terus melakukan langkah-langkah percepatan, baik percepatan untuk berubah dari zona orange menuju zona kuning, termasuk pula percepatan vaksinasi Covid-19.

Sehubungan dengan itu Ery minta arahan dan masukan dari para narasumber dan semua elemen masyarakat.

“Langkah-langkah apa saja yang harus kami lakukan dalam rangka percepatan ini. Sebab, kami punya tekad dengan Forkopimda untuk bisa merubah zona oranye ke kuning dalam jangka waktu satu bulan ke depan,” kata Ery memberikan pengantar dalam FGD, Rabu (18/8/2021).

Ia juga sangat yakin bisa mengubah zona dan mempercepat vaksinasi jika dikerjakan secara bersama-sama. Apalagi dalam kebersamaan itu juga ada seluruh partai yang ada di Surabaya, seluruh ormas, dan semua elemen masyarakat lainnya.

“Kalau kita bersama-sama turun memberikan pengertian dan sosialisasi, maka perubahan itu bisa segera terwujud di Kota Surabaya, dan perekonomian di Surabaya bisa segera bergerak kembali,” ujarnya.

Dengan kebersamaan dan gotong-royong dari semua elemen masyarakat, Ery sangat meyakini bisa melewati semua itu. Ia juga sadar bahwa membangun sebuah kota harus dilakukan dengan kebersamaan dan gotong-royong.

“Mari didiskusikan langkah-langkah apa saja yang mungkin bisa kita lakukan, tidak ada teori lagi, langsung prakteknya. Setelah kita diskusikan, kita langsung bergerak,” tegasnya.

Sementara itu Pakar Epidemiologi dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Unair Dr. Windhu Purnomo mengatakan bahwa saat ini posisi Surabaya masuk dalam level 4 sesuai dengan asesmen level situasi. Tentunya itu harus terus diturunkan.

“Kalau kita lihat dari situasinya, sudah banyak yang bagus karena sudah banyak penurunan,” kata Dr. Windhu.

Ia juga mengapresiasi pelaksanaan 3T (testing, tracing, treatment) yang ada di Kota Surabaya. Namun begitu, ia meminta semua orang yang sudah berhasil dilacak, harus dites semuanya. “Saya kira kita mampu melakukan ini,” ujarnya.

Selain itu, ia juga mengapresiasi vaksinasi di Kota Surabaya yang dinilainya saat ini sudah hebat dan bagus. Meski begitu ia meminta untuk tidak cepat puas dan berhenti di sini saja.

“Kalau bisa, kita kejar vaksinasi sampai 100 persen penduduk Surabaya. Karena ketika varian delta meluas, sebenarnya kita ini mustahil mencapai herd immunity alamiah. Makanya kita harus kejar vaksinasi 100 persen, supaya Surabaya bisa masuk ke hijau. Yang paling penting, ayo kita perangi bersama-sama Covid-19 ini,” tandasnya. (rie)

Masyarakat Jangan Takut Dipindahkan ke Isoter, Bupati Sidoarjo Pimpin Apel Kesiapan Personel


 

RADARMETROPOLIS: Sidoarjo – Forkopimda Sidoarjo melaksanakan apel gelar pasukan dalam rangka memeriksa kesiapan personel dalam mendukung percepatan pelaksanaan pemindahan warga isolasi mandiri (isoman) ke isolasi terpusat (isoter) yang tersebar di sembilan tempat di wilayah Kabupaten Sidoarjo. Apel dipimpin Bupati Sidoarjo, H. Ahmad Muhdlor Ali. Upaya pemindahan isoman ke isoter bertujuan untuk mengurangi penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sidoarjo

Apel gelar pasukan dilaksanakan di Mapolresta Sidoarjo dengan diikuti personel gabungan dari Polri, TNI, Satpol PP, Dinas Kesehatan, Ormas, dan komunitas.

Bupati Sidoarjo H. Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) didampingi Ketua DPRD Sidoarjo H. Usman, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro serta Dandim 0816 Sidoarjo Letkol Inf. M. Iswan Nusi.

Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali menyampaikan bahwa apel gelar pasukan ini untuk memeriksa kesiapan seluruh personel yang nantinya akan mendukung pelaksanaan percepatan pemindahan isoman ke sembilan tempat isoter yang ada di wilayah Kabupaten Sidoarjo.

“Upaya pemindahan isoman dan isoter bertujuan untuk mengurangi penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sidoarjo. Warga yang isoman tidak perlu takut untuk dipindahkan ke tempat isoter, karena kami bersama TNI-Polri, tenaga kesehatan, serta pihak terkait menjamin pelayanan medis maupun penunjang lainnya cukup mumpuni, lebih nyaman dan terpenting kondisi kesehatan isoman lebih terpantau,” kata Ahmad Muhdlor Ali.

Ia pun meminta kepada para petugas, termasuk dari TNI, Polri, dan tenaga kesehatan hingga tingkat desa untuk melakukan pendekatan humanis yang sifatnya mengedukasi masyarakat.

Mereka harus mampu meyakinkan masyarakat bahwa langkah tersebut adalah efektif dan mempercepat memutus mata rantai penyebaran Virus Corona. Sehingga tidak sampai menular ke keluarga terdekat atau orang sekitarnya.

Menurut Gus Muhdlor, di Kabupaten Sidoarjo laju penyebaran Covid-19 saat ini sudah menunjukan penurunan signifikan semenjak diberlakukannya PPKM.

“Dilihat dari BOR ICU, sebelumnya sampai 96 persen terisi pasien Covid-19, sekarang turun 58-56 persen. Dari hasil ini, kami akan tekan agar terus menurun lagi. Termasuk melalui percepatan pemindahan isoman ke isoter sampai dengan tingkat desa, serta penguatan sinergitas kerja cepat perangkat desa, TNI, Polri dan bidan desa,” ujarnya.

Sementara Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro, menyatakan pihaknya bersama Kodim 0816 Sidoarjo akan memaksimalkan langkah pemindahan isoman ke isoter.

“Kami akan bersinergi, termasuk bhabinkamtibmas dan babinsa siap bersama-sama perangkat desa juga bidan desa untuk mengedukasi warga isoman, agar mau dipindahkan ke isoter dengan tempat lebih memadai plus perawatan medis terpantau,” kata Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro.

Dengan langkah-langkah itu penyebaran Covid-19 di Sidoarjo dapat segera terputus.

Dandim 0816 Sidoarjo Letkol Mohammad Iswan Nusi menghimbau masyarakat, khususnya warga yang menjalani isolasi mandiri turut mendukung langkah baik pemindahan ke isoter ini. Karena adalah sebagai upaya percepatan menekan laju penyebaran Covid-19.

 

Di isoter, pasien dapat lebih terpantau secara medis didukung tempat yang nyaman. “Serta terpenting adalah dengan dipindahkannya isoman ke isoter, tidak sampai menyebar ke orang terdekat atau tetangga sekitar,” pungkasnya. (rik)

Pindahkan Pasien Isoman ke Isoter, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Gresik Diminta Humanis


 

RADARMETROPOLIS: Gresik – Ratusan personel dari Babinsa Kodim 0827 dan Bhabinkamtibmas Polres Gresik dikerahkan untuk membantu pemindahan pasien yang menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumah ke isolasi terpusat (Isoter). Baik itu di Rumah Sakit Lapangan Stadion Gelora Joko Samudro maupun rumah sakit. Agar warga tidak takut, mereka diminta mengedepankan pendekatan humanis.

Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail menuturkan, program isoter merupakan perintah pusat. “Sesuai arahan pusat, sekarang tidak ada lagi isolasi mandiri. Seluruh pasien terkonfirmasi positif Covid-19 harus menjalani isolasi terpusat. Baik di Gejos maupun rumah sakit,,” tuturnya, Rabu (18/08/2021).

Taufik Ismail berpesan agar Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang berada di lapangan mengkedepankan upaya preventif.

“Ajak pasien isoman secara humanis agar dengan sukarela mau menjalani isolasi terpusat. Pengertian dan pemahaman harus diberikan secara menyeluruh,” ujarnya.

Diinformasikan bahwa pasien yang menjalani isoter di Gejos 100 persen sembuh. Tidak ada yang meninggal dunia. Untuk itu upaya preventif tetap dikedepankan untuk menghindari bentrokan.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengatakan pihaknya berharap masyarakat atau pasien isoman agar secara sadar menjalani isoter, karena fasilitas dan layanan Kesehatan yang diberikan lebih lengkap dan memadai.

“Upaya semaksimal mungkin harus kita lakukan dalam rangka penanganan Covid-19. Bhabinkamtibmas dan Babinsa harus terus bersinergi,” katanya.

Menurutnya jajaran Forkopimda Gresik saat ini tengah meramu kebijakan agar pasien isoman mau menjalani isoter. Termasuk mencari inovasi agar isoter tidak lagi menakutkan, melainkan destinasi bagi pasien Covid-19 agar cepat sembuh.

Wilayah Gresik per tanggal 17 Agustus 2021 sudah keluar dari zona merah menjadi zona oranye. Bahkan, bed occupancy ratio (BOR) juga terus menurun. Namun, penerapan PPKM masih berada di level 4 karena masuk aglomerasi.

“Gresik mendapat apresiasi dari Kapolda Jatim dan Pangdam V Brawijaya. Pasalnya, berhasil mecatatkan hasil tracing tertinggi di Jawa Timur,” ujar Arief. (sri)

Kejari Ponorogo Setorkan Miliaran Rupiah Uang Rampasan Kasus Korupsi RSUD dr. Harjono ke Kas Negara




 

RADARMETROPOLIS: Ponorogo – Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo pada hari ini, Rabu (19/08/2021) melakukan eksekusi uang rampasan kasus korupsi proyek pembangunan RSUD dr. Harjono sebesar Rp 3,5 miliar. Selain disetorkan ke kas negara, ada juga yang dikemablikan dikembalikan ke PT. DGI selaku kontraktor pembangunan RSUD dr. Harjono Ponorogo saat itu

“Perkara ini pada tahun 2015, dengan tersangka dr. Yuni Suryadi yang saat itu menjabat sebagai direktur RSUD dr. Harjono, dalam pengadaan Ia sebagai kuasa pengguna anggaran,” kata Kasie Pidsus Kejari Ponorogo Farkhan Djunaedi, Rabu (18/8/2021).

Eksekusi uang sebesar Rp 3,5 miliar itu berdasarkan putusan Kasasi nomor 356 k/pidsus/ 2019 pada tanggal 27 Maret 2019, Junto Pengadilan Tinggi Surabaya nomor 71/2016/ pada tanggal 18 November 2016, dan Junto Pengadilan Tipikor Surabaya nomor 85 tanggal 8 November 2015.

Uang rampasan itu sebagian disetorkan ke kas negara melalui bank milik pemerintah. Sementara sisanya dikembalikan ke PT Duta Graha Indah (DGI), sebagai kontraktor pembangunan RSUD dr Harjono pada masa itu.

“Sebanyak Rp 1,9 miliar lebih disetorkan ke kas negara, sementara sisanya Rp 1,5 miliar lebih dikembalikan ke PT. DGI selaku kontraktor pembangunan RSUD dr. Harjono Ponorogo saat itu,” katanya.

Penyerahan uang rampasan ke PT. DGI dilakukan melalui virtual dengan diwakili oleh Dudung selaku direktur PT. DGI yang saat ini mendekam di lapas Sukamiskin dan kuasa hukumnya yang juga hadir di Kejari Ponorogo. Tetapi pemidanaan Dudung tersebut tidak dalam perkara korupsi di RSUD dr. Harjono.

“Untuk direktur PT. DGI Pak Dudung yang menjadi terpidana di lapas Sukamiskin itu karena perkara lain. Bukan penanganan Kejari Ponorogo. Selain tadi diserahkan secara virtual, kuasa hukumnya tadi datang ke sini,” ungkap Farkhan.

Selain melakukan eksekusi uang rampasan sebanyak Rp 3,5 miliar, Kejari Ponorogo sebelumnya juga sudah melakukan eksekusi badan terhadap terdakwa dr. Yuni Suryadi.

Eksekusi badan dilakukan pada tanggal 4 Agustus lalu. Saat ini terdakwa dr. Yuni Suryadi dimasukkan ke Rutan kelas 2B Ponorogo.

Berdasarkan putusan di tingkat kasasi yang diterima oleh Kejari Ponorogo, dr. Yuni Suryadi terkena pidana 5 tahun dengan denda Rp 200 juta subsider 3 bulan.

“Tidak ada uang pengganti yang dibebankan kepada dr. Yuni Suryadi,” kta Farkhan. (gun)

Sidang Mediasi Gono Gini Rp 10M, Penggugat Minta Dibagi Dua Sama Rata


 

RADARMETROPOLIS: Surabaya – Pengadilan Negeri 9PN) Surabaya menggelar sidang mediasi gugatan harta gono-gini Rp 10 miliar antara Roestiawati Wiryo Pranoto dan mantan suami Wahyu Djajadi Kuari, Rabu (18/08/2021). Sidang ini dipimpin hakim Suswanti, SH, MH. Penggugat minta harga bersama dibagi dua sama rata.

Melalui kuasa hukumnya Dr. B. Hartono, SH, SE, SE.Ak, MH, CA, penggugat menyampaikan bahwa pihaknya tetap meminta agar harta gono-gini dari hasil selama penggugat dan tergugat menjalin ikatan perkawinan agar dibagi dua.

Hal-hal seperti stok barang, kendaraan, piutang dan lainnya diabaikan.

“Dari mediasi tadi kita sudah sampaikan bahwa kita menginginkan dua properti dan uang senilai Rp 10 M dengan mengabaikan hal-hal seperti stok barang, kendaraan, piutang dan lainnya,” ujar Hartono.

Apabila permintaan penggugat ini tidak disetujui oleh tergugat maka pihaknya minta agar dilakukan audit harta kekayaan penggugat dan tergugat selama mereka menjalin perkawinan.

Kalo dia tidak mau damai maka kita akan perkarakan merek LUCKY dikarenakan merk tersebut ada atau lahir dari hasil semasa perkawinan. Selain itu, apabila tetap tidak disetujui, maka saya tadi menyampaikan akan menempuh jalur pidana yakni melaporkan kasus pemukulan terhadap teman klien saya yang bernama Soewanto,” ujar Hartono.

Hartono menegaskan, apa yang diminta kliennya adalah mutlak yang harus diberikan tergugat selama mereka menjalin ikatan perkawinan. Permintaan yang tidak berlebihan.

“Hanya berupa hak yang mestinya diberikan sebagai seorang isteri selama mereka Bersama, yakni dua toko dan uang Rp 10 miliar,” ujarnya.

Berdasarkan gugatan yang tercatat sebagai perkara nomor 650/pdt G/2021/PN Sby tertuang sejumlah harta yang disoal. Diantaranya adalah lima kendaraan roda empat, empat bidang tanah, dua unit rumah mewah, hak sewa atas beberapa counter di sebuah mall serta sejumlah uang yang ada di bank dengan total sekitar Rp 8 miliar.

“Dengan aset serta uang sebanyak itu tapi klien saya cuma dikasih Rp 3 miliar. Ini kan jelas tidak adil. Kita tuntut dibagi samalah, karena ini harta bersama jadi masing-masing memiliki hak yang sama,” ujar Hartono.

Sebelumnya Rose menceritakan bahwa pernikahannya bersama sang suami yang sudah berlangsung selama 16 tahun itu akhirnya kandas sebagaimana tertuang dalam putusan Pengadilan Negeri Surabaya Nomor 319/Pdt.G/2016 PN.Sby tanggal 19 September 2016 lalu. Tak ada yang disoal dengan putusan cerai ini. Namun Rose merasa sang suami tak adil karena sang suami tak memberikan hak-haknya sebagai seorang isteri terkait pembagian harta gono-gini.

“Jadi selama kami menjalin rumah tangga, kami memulai dari nol. Karena diantara kami tidak ada yang mempunyai harta peninggalan dari orang tua,” ujar Rose.

 

Bisnis jual beli aksesoris handphone yang mereka kelola berkembang hingga memiliki karyawan sejumlah 60 orang dan memiliki kurang lebih 21 kios/toko aksesoris Handphone.

“Sebelum kami bercerai memang ada surat perjanjian perdamaian. Tapi bukan membahas harta gono-gini secara keseluruhan yang diperoleh selama perkawinan. Karena ada unsur tekanan sehingga saya menerima yang dikehendaki oleh Wahyu,” ujar Rose.

Menurut Hartono dalam akta perjanjian yang dibuat tergugat dan penggugat jelas tidak adil. Sebab pembagiannya tidak seimbang, yang mana harta gono gini yang ditafsir sekitar Rp 40 miliar namun yang diberikan ke penggugat hanya Rp 3 miliar.

Karena adanya faktor tekanan Hartono mendampingi Rose melakukan upaya hukum dengan menggugat sang suami.

“Bahwa, adapun bagian penggugat dalam “Perjanjian” tersebut sangat tidak proposional, berbanding terbalik dengan yang didapatkan oleh tergugat yang mendapatkan hampir seluruh “Harta Bersama” antara penggugat dengan tergugat,” ujar Hartono saat dijumpai usai sidang gugatan.

Sementara itu kuasa hukum tergugat yakni Dr Yory Yusran saat dimintai tanggapan terkait mediasi ini menyatakan bahwa dirinya selaku kuasa hukum tergugat Wahyu menyerahkan semua pada kliennya.

“Mediasi tadi sudah sempat sidang, terus oleh mediator diminta supaya para pihak saling komunikasi. Dan saya sudah menjalin komunikasi juga sekaligus dengan prinsipal. Kalau ada yang mau ditawarkan ya silakan, kalau damai kan lebih bagus. Cuma kalau tidak bisa damai ya sudah kita kembalikan lagi pada para pihak,” ujarnya.

Terkait permintaan penggugat yang meminta agar aset dibagi dua dan juga agar diberikan uang Rp 10 miliar, Yory menyatakan dirinya menyerahkan ke klien. “Kalau klien setuju berarti ya damai kalau tidak ya berarti gugatan jalan terus,” imbuhnya.

Terkait langkah pidana yang akan ditempuh penggugat atas pemukulan terhadap korban Soewanto, Yory enggan berkomentar karena ia ditunjuk kliennya untuk menangani perkara harta gono-gini bukan untuk yang lain. (rcr)

Polda Jatim Tangkap Pembuat Tabung Oksigen Palsu, Kapolda: Tabung Palsu Oksigen Bahayakan Kesehatan


 

RADARMETROPOLIS: Surabaya – NW, pemalsu tabung pemadam kebaran menjadi tabung oksigen ditangkap Ditreskrimsus Polda Jatim. Tabung yang sebelumnya berwarna merah itu dicat menjadi warna putih untuk mengelabui pembeli. Korban merasa ada keanehan dalam dirinya saat menghirup oksigen yang tersedia dalam tabung tersebut.

“Alat pemadam kebakaran tabungnya dimodifikasi, kemudian diubah sehingga menjadi seolah-olah tabung oksigen yang dijual kepada masyarakat dengan harga Rp 4 juta,” kata Kapolda Jatim, Irjen Pol  Nico Alfinta, dalam jumpa pers, Rabu (18/08/2021).

Lebih lanjut dijelaskan bahwa modus yang dilakukan tersangka adalah mengeluarkan isi tabung APAR (Alat Pemadam Api Ringan CO2) bekas tersebut. Setelah kosong tersangka lalu membersihkan bagian dalamnya. Tabung tersebut kemudian dirakit dengan menambah regulator oksigen dan dipasang tulisan O2 Oxygen.

“Hal ini berawal dari seorang konsumen yang membutuhkan oksigen kemudian yang bersangkutan mendatangi TKP milik tersangka NW di daerah Simorejo. Setelah membeli seharga Rp 4 juta, kemudian yang bersangkutan mendapatkan satu tabung oksigen namun setelah dipakai korban merasa keanehan dalam dirinya yaitu tidak seperti biasanya,” jelas orang nomor satu di Polda Jatim itu.

Lalu konsumen yang menjadi korban itu pun melapor ke Polda Jatim. Saat tim melakukan Penggeledahan di CV SAK milik tersangka ditemukan sebanyak 800 tabung oksigen palsu.

“106 diantaranya siap edar. Yang masing-masing berisi 1 meter kibik oksigen, 1,5 meter kibik, 5 meter kibik, dan 6 meter kibik,” terangnya.

Kapolda menilai bahwa hal yang dilakukan oleh NW tentu sangat berbahaya. Hal ini karena tabung tersebut tidak sesuai dengan standar yang ada.

“Dengan ini menghimbau kepada masyarakat agar tetap membeli pada tempat-tempat yang telah ditentukan,” ujar Nico.

Ia juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak membahayakan nyawa orang lain untuk keuntungan pribadi.

Sementara tersangka yang telah merubah tabung pemadam kebakaran menjadi tabung oksigen itu dikenai pasal dengan pasal 197 UU Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman 15 tahun penjara. (rcr)

Polisi Akan Kawal Tugas Nakes, Irwasum Polri dan Kapolda Jatim Tinjau Vaksinasi di Polrestabes Surabaya


 

RADARMETROPOLIS: Surabaya – Inspektur Pengawasan Umum Komjen Agung Budi Maryoto bersama Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta meninjau langsung program vaksinasi di Polrestabes Surabaya, Rabu, (18/07/2021). Irwasum menyatakan kepolisian akan mengawal tugas nakes agar pandemi cepat selesai.

Datang pukul 13.00 WIB, Irwasum beserta rombongan langsung meninjau antrean vaksinasi di Graha Bhara Daksa. Disini Irwasum sempat menyemangati nakes yang sedang bertugas.

“Semangat mengabdi untuk negara, kami kepolisian akan mengawal tugas bapak/ibu para nakes agar pandemi ini cepat selesai,” kata Agung.

Kapolda Jatim mengapresiasi langkah-langkah Polrestabes Surabaya dalam percepatan program vaksinasi agar pandemi Covid-19 segera berhenti.

“Selama sinergi ini terus berjalan, saya optimis kita akan menang melawan pandemi dan ekonomi masyarakat segera bangkit,” ujar Nico.

Ia berharap ke depannya sinergi antar lini semakin baik. Tidak lupa ia berpesan kepada masyarakat agar tetap taat terhadap protokol kesehatan dan mengajak masyarakat vaksin.

Kapolda menyatakan bahwa apa yang dilakukan oleh institusinya, seperti halnya membuat gerai vaksin, adalah untuk kebaikan bersama.

“Mari bersinergi untuk memenangi perang melawan pandemi,” tandas Nico. (rcr)

Tepat HUT RI ke-76: 13.837 WBP dan Anak di Jatim Peroleh Remisi Umum 2021, 432 Langsung Bebas


 

RADARMETROPOLIS: Surabaya – Dalam rangka peringatan HUT  RI ke-76 sebanyak 13.837 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dan Anak di Jawa Timur mendapatkan haknya berupa remisi umum 2021. Dari jumlah itu, 432 diantaranya bisa langsung bebas karena mendapatkan remisi umum (RU) II. Pemberian remisi umum secara simbolis itu dilakukan tepat pada peringatan HUT RI ke-76 hari ini (17/08/2021).

Kakanwil Kemenkumham Jatim, Krismono, memimpin jajarannya mengikuti seremonial secara daring dengan Menkumham Yasonna H Laoly dari Aula Lapas I Surabaya di Porong. Krismono memberikan SK remisi secara simbolis kepada lima perwakilan WBP Lapas I Surabaya.

Krismono menjelaskan bahwa saat ini ada 28.045 WBP dan Anak yang tersebar di 39 lapas/ rutan/ LPKA se-Jatim.

Pada 30 Juli 2021 lalu pihaknya mengirimkan usulan sebanyak 13.618 WBP dan Anak untuk mendapatkan remisi umum kepada Ditjen Pemasyarakatan.

“Kami mendapatkan balasan berupa sembilan SK kolektif dengan total sebanyak 13.837 WBP dan Anak yang berhak mendapatkan remisi,” tutur Krismono.

Selisih itu dikarenakan pihak Ditjen Pemasyarakatan membuka kembali keran pengusulan setelah tahap awal yang telah ditetapkan per 30 Juli 2021. Dibuka kembali hingga 5 Agustus 2021. Terutama bagi usulan yang mendesak.

“Ada tambahan untuk RU II, sehingga otomatis jumlah usulan dan yang mendapatkan SK remisi bertambah,” terangnya.

Pada kesempatan itu pihak Ditjenpas menjalankan rekomendasi dari KPK. Yaitu bila WBP dan Anak tidak masuk dalam register F (pelanggaran), maka otomatis dianggap berkelakuan baik. Untuk itu mereka berhak memperoleh remisi secara otomatis walaupun tanpa diusulkan oleh lapas/ rutan/ LPKA.

Bahkan, jumlah itu dipastikan bertambah. Pasalnya setelah tanggal 17 Agustus 2021, jajarannya dapat mengusulkan kembali bagi WBP dan Anak yang belum memperoleh remisi umum tahun 2021.

“Mereka akan diklasifikasikan sebagai usulan susulan setelah melakukan beberapa perbaikan data dan pemenuhan persyaratan sesuai ketentuan,” jelasnya.

Selain remisi pada 2021 tersebut jajaran Kanwil Kumham Jatim telah memberikan hak WBP dan Anak berupa asimilasi dan integrasi di rumah. Pemberian hak tersebut sesuai dengan amanat Permenkumham Nomor 24 Tahun 2021. Totalnya mencapai 5.846 orang.

“Dengan rincian asimilasi sebanyak 4.193 orang dan sisanya 1.653 orang mendapatkan hak integrasi,” ungkap Krismono. (rie)

Selasa, 17 Agustus 2021

Tetap Khidmat, Upacara HUT RI ke-76 di Gedung Negara Grahadi Dilakukan dengan Prokes Ketat dan Tamu Terbatas


 

RADARMETROPOLIS: Surabaya - Pemprov Jatim menggelar Upacara HUT ke-76 RI di Gedung Negara Grahadi, Surabaya dengan menerapkan prokes ketat dan tamu terbatas. Namun demikian upacara tetap berlangsung khidmat. Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, memimpin jalannya upacara.

Pada upacara kali ini hanya ada 50 undangan. Pada tahun-tahun sebelumnya jumlah undangan biasanya mencapai 3.500 orang. Jumlah ini disesuaikan dengan kapasitas halaman teras Gedung Negara Grahadi.

Tidak hanya membatasi jumlah peserta, para hadirin pun wajib melakukan tes swab sebelum masuk ke lingkungan Gedung Negara Grahadi. Sejumlah tamu diundang untuk mengikuti upacara via daring, seperti misalnya gubernur yang sudah berganti jabatan. Mereka disiapkan undangan virtual.

Upacara dimulai sekitar pukul 08.00 WIB. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bertindak sebagai inspektur upacara.

Jumlah pasukan upacara hanya 40 orang dari TNI dan Polri. Lalu untuk Paskibraka yang bertugas ada 38 orang yang mewakili tiap kabupaten/kota di Jatim.

Upacara ini terasa khidmat dengan diiringi sekitar 30 orang yang berperan sebagai tim paduan suara Gita Bahana Jatim, di bawah panduan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jatim.

Setelah rangkaian upacara pagi selesai dilaksanakan, Gubernur Khofifah beserta jajaran Forkopimda memberikan tanda kehormatan Jer Basuki Mawa Bea emas kepada atlet angkat besi Eko Yuli Irawan yang memenangkan medali perak di Olimpiade Tokyo 2020. Tak hanya itu, Eko juga mendapat bonus senilai Rp 500 juta dari Pemprov Jatim.

Setelah itu Khofifah dan Forkopimda Jatim mengikuti upacara secara virtual dengan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo untuk memperingati detik-detik Proklamasi, Untuk ini dipersiapakan tempat di ruang sisi tengah Gedung Negara Grahadi.

Diinformasikan oleh Plt Kepala Biro Administrasi Pimpinan yang menaungi Humas Pemprov Jatim, Aries Agung Paewai, upacara peringatan HUT RI ke-76 digelar empat kali. Yakni dua kali pada pagi hari, pertama pukul 08.00 WIB di tingkat provinsi berupa pengibaran bendera merah putih diikuti virtual seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) pemprov. Kedua, mengikuti upacara virtual yang dilaksanakan di Istana Negara, Jakarta.

Sorenya pun juga demikian. “Kita laksanakan upacara penurunan bendera jam 16.30 WIB di sini (Grahadi). Jam 17.30 WIB, kita mengikuti yang di Istana Negara secara virtual," terang Aries.

Dalam edaran pemerintah pusat, seluruh masyarakat diwajibkan untuk hening sejenak dari aktivitas untuk memperingati detik-detik proklamasi pukul 10.17 WIB. Semua aktivitas baik di jalan hingga di rumah diminta berhenti sejenak.

" Aparat sudah paham betul bagaimana kesiapan kita kalau bisa ada lonceng, sirene nyala bersamaan sehingga masyarakat berhenti selama satu menit," tandas Aries. (sr)

Senin, 16 Agustus 2021

Bantu UMKM Hadapi Pandemi, Rayakan HUT RI ke-76 Polda Jatim Bagikan 76 Ribu Bendera Merah Putih Produksi UMKM


 

RADARMETROPOLIS: Surabaya – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-76, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta melepas pembagian 76.000 Bendera Merah Putih, Senin (16/8/2021) sore, di depan Gedung Tribrata, Mapolda Jatim. Bendera yang dibagikan ke masyarakat itu merupakan buatan UMKM Jawa Timur.

Irjen Pol Nico Afinta menjelaskan bahwa bendera tersebut dibuat oleh para pengrajin UMKM di Surabaya dan seluruh Jawa Timur.

“Tujuannya adalah kita tetap semangat dalam rangka HUT Indonesia ke-76. Kegiatan ini tidak berhenti disini saja, salah satu sasarannya agar tetap UMKM di Jatim tetap hidup berkembang di saat pandemi Covid-19 seperti saat Ini,” kata Irjen Nico Afinta, Senin (16/8/2021) sore.

Dalam acara pelepasan pembagian 76 ribu bendera itu Kapolda Nico didampingi pejabat utama (PJU) Polda Jatim.

Dari penjelasan Kapolda lebih lanjut dapatlah diketahui bahwa memborong bendera Merah Putih produksi UMKM tersebut sudah biasa dilakukan oleh Kapolda Jatim sebelum kegiatan peringatan HUT RI ke-76.

Kapolda mengungkapkan bahwa Polda Jatim beserta jajarannya sebelum kegiatan pembagian 76 ribu bendera Merah Putih ke masyarakat yang dilakukan dalam rangka memperingat hari kelahiran Republik Indonesia ke-76 itu juga sudah sering membeli bendera merah putih dari para penjual dan pengrajin kecil dan menengah.

“Sebelum kegiatan ini, Polda Jatim bersama Polres-Polres jajaran juga giat menyemangati UMKM dengan membeli bendera-bendera merah putih dari para penjual dan pengrajin kecil dan menengah” kata Irjen Nico Afinta.

Hal itu dimaksudkan untuk menyemangati para UMKM dalam menghadapi Pandemi.

Usai melepas pembagian bendera merah putih, Kapolda Jatim juga berkesempatan menyerahkan bansos sembako kepada perwakilan pelaku UMKM yang ada di Kota Surabaya. (rcr)

Minggu, 15 Agustus 2021

Peringatan Hari Pramuka ke-60: Jadi Contoh, Kapolres Gresik Ajak Pramuka Ikut Sukseskan Vaksinasi



RADARMETROPOLIS: Gresik - Pramuka menjadi contoh untuk mensukseskan vaksinasi. Untuk itu Kapolres Gresik, AKBP Arief Fitrianto, mengajak para anggota Pramuka untuk ikut menyukseskan vaksinasi untuk menciptakan Herd Immunity terhadap Pandemi Covid-19.

Hal itu disampaikan usai mengikuti upacara peringatan Hari Pramuka ke-60 di Ruang Putri Cempo lantai I Kantor Pemkab Gesik.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto bersama Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Taufik Ismail beserta 10 undangan mengikuti upacara secara virtual, Minggu (15/8/2021).

Digelar dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat, peringatan HUT Pramuka ke-60 tahun 2021 tersebut mengusung tema "Berbakti Tanpa Henti."

Dalam sambutannya, pembina upacara, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa selaku Ketua Majelis Pembina Daerah (Mabinda) Pramuka Jatim menyampaikanbahwa saat ini Pemerintah Provinsi Jawa Timur fokus pada sektor pertanian, perkebunan, dan peternakan.

Sementara Presiden RI Joko Widodo berpesan, meminta anggota Pramuka untuk meng\uasai ilmu setinggi-tingginya sehingga dapat menjadi Pramuka yang produktif.

Peringatan hari kepanduan pada tahun ini masih di tengah pandemi Covid-19. Rangkaian upacara virtual menerapkan prokes ketat dan diakhiri dengan pemberian santunan kepada 5 orang anak yatim oleh Kwarcab Pramuka Cabang Gresik.

Di akhir wawancara, Kapolres Gresik mengajak anggota pramuka untuk turut serta mensukseskan program vaksinasi. Dengan harapan target herd immunity segera terealisasi.

“Pramuka menjadi contoh untuk mensukseskan vaksinasi. Saya melihat di semua daerah termasuk Gresik giat vaksinasi pramuka,” ungkap alumnus Akpol 2001 itu.

Kepada warga ia berpesan untuk tetap patuh pada protokol kesehatan. Gencarnya vaksinasi untuk menciptakan herd immunity di masyarakat terus bergulir. Bersama TNI, Polri siap mengawal vaksinasi di masyarakat.

"Menghimbau masyarakat agar dengan kesadaran disiplin mematuhi protokol kesehatan, meskipun sudah menerima vaksinasi masyarakat jangan sampai lengah dan tetap mematuhi protokol kesehatan secara ketat," tegasnya.

Menerapkan protokol kesehatan dengan selalu menerapkan 5M (Memakai masker, Mencuci tangan dengan sabun, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan dan Mengurangi mobilitas) untuk menghindari penularan atau penyebaran Covid19. (sri)

 

Jumat, 13 Agustus 2021

Gotong-royong Menangani Covid-19 di Jatim: Kadin Bantu 2 Truk Tangki Besar Oksigen Cair, 1 Kontainer Tabung Oksigen Plus Regulator



RADARMETROPOLIS: Surabaya – Hari ini, Jumat (13/08/2021) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyerahkan bantuan kepada Pemprov Jatim berupa 41 ton oksigen cair, 500 tabung oksigen ukuran 6 meter kubik dan 200 regulator. Bantuan yang diangkut dengan dua truk tangki besar satu truk kontainer ini sangat diapresiasi Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, karena sejalan dengan upaya Pemerintah Provinsi Jatim untuk memaksimalkan kebutuhan oksigen di layanan isolasi terpusat (isoter). Layanan isoter tidak boleh sampai kekurangan oksigen.

Di sisi lain Khofifah menilai bahwa dukungan dari Kadin tersebut merupakan bentuk gotong-royong yang ditunjukkan oleh Kadin dalam membantu penanganan Covid-19.

Sebagaimana pendapat para ahli yang disampaikan dalam berbagai media selama ini, dalam menangani pandemik, Pemerintah memang tidak bisa bergerak sendiri. Gotong-royong dari seluruh elemen bangsa ini menjadi suatu keharusan dalam memenangkan perang melawan pandemi.

Bantuan yang diserahkan oleh Wakil Ketua Umum Bidang Kelautan dan Perikanan Kadin Indonesia Joseph Pangalila yang mewakili Ketum Kadin Indonesia tersebut diterima langsung oleh Gubernur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi Surabaya.

“Terima kasih kepada Kadin Indonesia atas supportnya yang luar biasa dalam memberikan bantuan oksigen kepada masyarakat melalui Pemprov Jatim. Saat ini oksigen dan silinder oksigen menjadi hal yang penting dalam penanganan Covid-19,” kata Khofifah.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa salah satu fokus Pemprov Jatim saat ini adalah mengevakuasi seluruh bagi pasien yang sedang melakukan isolasi mandiri (isoman) ke isolasi terpusat (isoter).

Sebab, isoman tidak menjamin kebutuhan layanan kesehatannya, baik itu terkait dengan kebutuhan oksigen ataupun layanan medik lainnya, bisa tersuplai dengan baik. Hal ini menjadi kekhawatiran Gubernur.

“Layanan isoter ini tidak boleh kekurangan oksigen. Karenanya bantuan ini sangat penting bagi supply terhadap layanan isoter di Jatim,” ujarnya.

Untuk itu keberadaaan layanan isoter diharapkan dapat memenuhi suplai yang lebih komprehensif. Baik dari sisi kebutuhan oksigen, obat, tenaga kesehatan (nakes) dan terkoneksi dengan RS rujukan Covid-19, jika membutuhkan layanan lanjutan.

Gubernur optimis bahwa layanan yang demikian itu akan bisa menaikkan tingkat kesembuhan serta menurunkan angka kematian di Jatim akibat Covid-19.

“Diharapkan dengan isolasi terpusat, jika ada kebutuhan oksigen bisa tersuplai, kebutuhan nakes bisa tersuplai, kebutuhan obat bisa relatif tersuplai, konektivitas dengan RS rujukan juga bisa terhubung,” terang mantan Mensos itu.

Khofifah lebih jauh mengungkapkan bahwa isi ulang oksigen gratis tidak lagi bersifat stasioner. Saat ini pemprov telah meluncurkan mobile reaksi cepat untuk memberikan layanan gratis oksigen isi ulang yang saat ini di standby-kan di wilayah Madiun Raya.

Kemungkinan pada Minggu (15/08/2021) selain stasioner, akan disiapkan mobile isi ulang oksigen gratis di wilayah Kediri Raya. “Jadi, format-format untuk bisa jemput bola pada layanan-layanan isi ulang oksigen gratis akan terus kami lakukan. Sementara yang stasioner juga akan tetap disiapkan,” tandasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Bidang Kelautan dan Perikanan Kadin Indonesia, Joseph Pangalila, berharap bantuan oksigen cair, tabung oksigen, dan regulator yang diberikan oleh pihaknya bisa membantu penanganan Covid-19 di Jatim.

“Semoga ini bisa membantu mempercepat mengatasi pandemic dan mengurangi angka kematian sekaligus membantu mengatasi kekurangan pasokan oksigen,” ujar Joseph Pangalila, usai memberikan bantuan secara simbolis kepada Gubernur Jatim.

Dalam membantu pemerintah mengatasi penanganan Pandemi Covid-19, dilakukan Kadin melalui program “Kadin Perang Melawan Pandemi.”

Turut hadir pada kegiatan tersebut, antara lain Ketua Kadin Jatim Adik Dwi Putranto, Dirut RSU dr Soetomo Surabaya, Direktur RSU Haji Surabaya, Kepala Disperindag Jatim, Kepala Dinas ESDM Jatim, dan jajaran Kadin Jatim.

Ketua Kadin Jatim, Adik Dwi Putranto, dalam kesempatan ini berharap bahwa bantuan oksigen dan tabung bisa nermanfaat untuk semua, khususnya warga yang menjalani proses penyembuhan.

“Dan yang paling penting bisa membantu menurunkan angka kematian Covid-19, khususnya di Jatim,” ujarnya.

Selasa, 29 Juni 2021

Mantan Menteri KKP Edhy Prabowo Dituntut 5 Tahun Penjara dan Dicabut Haknya Jadi Pejabat Publik 4 Tahun


RADARMETROPOLIS: Jakarta - Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuntut Edhy Prabowo, yang saat perkara terjadi menjabat sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan, penjara lima tahun serta denda Rp400 juta subsider enam bulan kurungan. Selain itu juga dituntut dicabut haknya untuk dipilih sebagai pejabat publik selama empat tahun.

Sebelum membacakan tuntutan hukuman, JPU meminta Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta menyatakan Edhy Prabowo bersalah melakukan tindak pidana korupsi.

“Menuntut majelis hakim menjatuhkan pidana terhadap terdakwa berupa pidana penjara selama lima tahun dan denda Rp400 juta subsider enam bulan kurungan,” ujar Jaksa Ronald Worotikan.

Tuntutan itu disampaikan Tim Jaksa, dalam persidangan yang berlangsung sore hari ini, Selasa (29/6/2021), di Gedung Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Menurut jaksa, terdakwa yang saat ini sudah dipecat dari jabatannya sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) terbukti melakukan tindak pidana korupsi terkait penetapan izin ekspor benih lobster (benur).

Selain hukuman penjara serta denda, jaksa menuntut majelis hakim mencabut hak politik Edhy Prabowo untuk dipilih sebagai pejabat publik selama empat tahun sesudah selesai menjalani hukuman.

Dalam merumuskan tuntutan, Tim Jaksa KPK mempertimbangkan sejumlah hal yang memberatkan. Antara lain, perbuatan Edhy tidak mendukung upaya pemerintah memberantas korupsi.

 “Terdakwa juga tidak memberikan contoh yang baik sebagai seorang menteri,” imbuh jaksa.

Sedangkan faktor yang meringankan, bekas Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu dinilai bersikap sopan dalam persidangan, belum pernah dihukum, dan sebagian asetnya sudah disita.

Dalam surat dakwaan, Edhy Prabowo disebut menerima suap 77 ribu Dollar AS atau sekitar Rp1,1 miliar, dan Rp24,6 miliar untuk mempercepat proses perizinan budi daya lobster dan izin ekspor benih bening lobster kepada para eksportir.

Rabu (25/11/2020), KPK menetapkan Edhy Prabowo sebagai tersangka korupsi terkait perizinan tambak, usaha pengelolaan perikanan atau komoditas perairan sejenis lainnya, tahun 2020. (re)

Kapal Lain Lakukan Penyelamatan: KMP Yunicce Tenggelam di Selat Bali


RADARMETROPOLIS: Banyuwangi – Sebuah kapal motor penumpang (KMP) Yunicce dikabarkan tenggelam di dekat dermaga Pelabuhan Gilimanuk, Bali. Penyelamatan terhadap penumpang sedang dilakukan penyelamatan oleh kapal lain. Sejumlah penumpang terlihat lemas saat diangkat di kapal lain.

Proses evakuasi masih dilakukan terhadap Kapal Motor Penumpang (KMP) Yunice yang tenggelam di selat Bali pada Selasa (29/6) malam. Namun, belum diketahui penyebab kapal tersebut.

Hingga kini proses pencarian dan penyelamatan masih terus dilakukan. Dari beberapa video yang beredar ada sesosok jenazah yang berhasil dievakuasi oleh kapal nelayan lengkap dengan life jacket. (sr)

Sukses Budidaya Porang Secara Masif, Kadis Pertanian Jatim: Tak Diekspor Meski Permintaan Tinggi


RADARMETROPOLIS: Surabaya – Provinsi Jawa Timur sukses mengembangkan komoditas pertanian porang. Hal ini membawa Menteri Koodinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy dan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo berkunjung ke Jatim, Kamis (17/06/2021) guna Panen Bersama Tanaman Porang. Meski banyak permintaan dari luar negeri, Jatim tetap tidak akan mengekspor bibit porang atau yang biasa disebut juga dengan katak.

"Gubernur menerbitkan Pergub supaya tidak ada ekspor porang," kata Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur, Hadi Sulistyo, Senin (28/06/2021).

Gubernur Khofifah Indar Parawansa, menginginkan pengolahan porang dilakukan di Jatim. Guberbur perempun pertama di Jatim ini meminta Kepala Daerah benar-benar menjaga agar katak atau bibit porang tidak diekspor.

Negara lain akan mendapatkan manfaat lebih besar dari Indonesia, jika umbi atau kataknya diekspor, seperti halnya benur. Selain itu, terkait dengan pelarangan ekspor itu Gubernur tidak ingin petani menghadapi keseulitan memperoleh katak.

Hasil olahan porang Jatim sudah banyak yang diekspor ke sejumlah negara tujuan, seperti Jepang, Vietnam, China, dan Singapura. Porang menjadi komoditas andalan baru.

Banyaknya manfaat yang terdapat pada porang, membuat berbagai macam industri berebut porang, mulai dari industri makanan, kecantikan, kesehatan hingga industri pesawat terbang.

Jawa Timur sangat intensif membudidayakan porang. Bahkan Pemprov telah memberikan bantuan KUR bagi petani porang dengan nilai mencapai Rp70 trilliun. Selain itu juga melindungi petani porang dengan payung hukum.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo pun menilai jika Jatim layak menjadi contoh. Untuk itu daerah lain diminta untuk belajar ke Jatim.

Tanaman porang merupakan tanaman asli daerah tropis yang tidak banyak dimiliki oleh negara lain. Porang tumbuh sebagai tumbuhan semak (herba) yang produksinya berupa umbi dengan kandungan polysacharida (glucomanan) yang tinggi. Tanaman ini mampu tumbuh di jenis tanah apa saja mulai dari ketinggian 0 hingga 700 mdpl, dapat dibudidayakan di hutan di bawah naungan tegakan pohon dan tanaman lain serta memiliki nilai toleran naungan 60%.

Manfaat dari porang diantaranya adalah sebagai bahan baku tepung, kosmetik, penjernih air, bahan pembuatan lem, dan jelly serta sebagai pembuatan komponen pesawat terbang.

Selain itu porang juga memiliki khasiat pengobatan, yakni untuk menekan peningkatan kadar glukosa darah, mengurangi kadar kolesterol, kaya akan serat, meningkatkan daya tahan tubuh, mengurangi kegemukan hingga kencing manis.

Masyarakat Jepang banyak menggunakan porang untuk membuat makanan khas mereka, seperti misalnya untuk beras/mie (shirataki) dan tahu (konjagu).

Tanaman porang harga jualnya tinggi dan budidayanya terbilang mudah.

Sebagai komoditas yang terbukti memiliki nilai ekonomi tinggi, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur mendukung penuh petani yang tengah memperluas area tanam porang.

Di Jawa Timur sendiri, luas lahan existing tanaman porang adalah seluas 22.021,01 hektar yang berada di 17 kabupaten.

Pada Tahun 2020, pengembangan porang di Jawa Timur dilaksanakan melalui dua kegiatan. Yaitu \ Pilot Project Kebun Bibit Porang seluas 15 hektar dengan lokasi di Kabupaten Madiun (15 hektar), Tulungagung dan Probolingo masing-masing 1 hektar.

Sedangkan kegiatan yang kedua adalah Pengembangan Porang seluas 10.700,24 ha yang dialokasi di 12 kabupaten (Madiun, Lamongan, Malang, Situbondo, Trenggalek, Banyuwangi, Jombang, Bojonegoro, Ponorogo, Lumajang, Sumenep, dan Pacitan). Kegiatan ini didanai melalui APBN Tahun 2020.

Tahun 2021 Jawa Timur mendapat alokasi kegiatan pengembangan porang melalui anggaran APBN (Satker Pusat) seluas 1.500 hektar yang dialokasikan di 11 kabupaten (Ponorogo, Trenggalek, Blitar, Malang, Probolinggo, Pasuruan,  Mojokerto, Nganjuk, Madiun, Bojonegoro dan Pamekasan).

Kementerian Pertanian memberikan apresiasi yang tinggi terhadap pembudidayaan yang massif di Jawa Timur, terutama Kabupaten Madiun yang telah memiliki dan mematenkan bibit porang unggulan asli Kabupaten Madiun yang diberi nama Porang Madiun 1

Madiun mendapat bantuan untuk pengembangan komoditas porang dari pemerintah pusat. Termasuk bantuan untuk mempermudah Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Sehubungan dengan pemberian KUR itu, pihak Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jatim hanya bertugas sebagai fasilitator. Sementara yang menentukan berhasil atau tidaknya KUR adalah dari bank yang bersangkutan.

"Petani yang mengajukan ke bank, nanti bank yang mengucurkan dana KUR. Kita hanya fasilitator saja,"  terang Hadi.

Pada kegiatan kunjungan kerja yang dilakukan oleh Menteri PMK dan Menteri Pertanian yang diantaranya adalah untuk menunjukkan kepedulian serta memberikan dukungan bagi pengembangan komoditas pertanian, khususnya porang, tersebut Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Kepala Dinas Perkebunan, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Kepala Dinas Koperasi dan UKM, dan Kepala Dinas Kehutanan. Hadir pula Bupati Madiun Ahmad Dawami. (ADV)

BPOM Sebut Vaksin Aman, Ibu Menyusui dan Anak di Gresik Segera Divaksin


RADARMETROPOLIS: Gresik – Ibu menyusui dan anak usia 12 hingga 18 tahun di Gresik segera divaksin. Vaksinasi ini dilakukan mengingat perkembangan virus mematikan itu semakin merajalela. Vaksin tersebut aman untuk ibu hamil dan menyusui, karena sudah direkomendasi oleh BPOM

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gresik, Nurul Haromaini, menyatakan langkah tersebut merupakan upaya preventif dalam mencegah penyebaran covid.

“Ibu yang sedang hamil serta anak-anak usia sekolah sangat menunggu kehadiran vaksin covid-19 untuk memperkuat herd imunity di dalam tubuh,” tuturnya, Selasa (29/06/2021).

Sebelumnya sejumlah ibu-ibu datang kepadanya menanyakan tentang vaksin anak-anak. Namun karena terbentur aturan, dirinya belum bisa memutuskan.

“Vaksin ini juga untuk pencapaian target pemerintah dengan melakukan target satu hingga dua juta vaksin ke masyarakat,” imbuhnya.

Selain fokus ke vaksin ia juga berupaya menurunkan kasus stunting. Sebab kasus pertumbuhan anak tersebut mencapai 11 hingga 12 persen.

“Meski jauh di bawah dari prosentase angka Provinsi Jawa Timur dan nasional. Namun, kami tetap berupaya untuk menekan angka prosentase stunting sampai satu digit,” ungkap Nurul Haromaini.

Melalui penambahan posyandu yang ada di setiap dusun dan desa serta mensosialisasikan pendidikan pola pengasuhan sejak dini kepada para ibu hamil.

Sementara Kepala Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPPA) Gresik, Adi Yumanto, menyatakan bahwa vaksin tersebut aman untuk ibu hamil dan menyusui karena sudah direkomendasi oleh BPOM.

“Vaksin aman bagi ibu hamil dan anak-anak mengingat hal ini sesuai target yang sudah dicanangkan pemerintah pusat,” pungkasnya. (sri)

Terdakwa Ilham Sediakan untuk Bos Saksi Wanita Penghibur Rp 750 Ribu Sekali Kencan


RADARMETROPOLIS: Surabaya – Dalam persidangan kasus jasa layanan seksual melalui media sosial facebook yang menyeret Ilham Pratama menjadi terdakwa, Selasa (29/06/2021) Jaksa Penuntut Umum (JPU) Febrian Dirgantara, SH. menghadirkan dua orang saksi.

Saksi tersebut adalah Maya dan Anisa, petugas resepsionis hotel Maxone. Dalam kesaksiannya Maya mengatakan bahwa sebelumnya tidak mengenal terdakwa Ilham.

“Saya nggak kenal. Sebelumnya diperintah bos saya, Faruk, untuk carikan perempuan (purel) lewat facebook. Akhirnya ketemu akun yang digunakan oleh terdakwa,” kata Maya, dalam persidangan Selasa (29/06/2021).

Lewat chating facebook, kemudian Maya ditawari beberapa foto wanita penghibur serta harga sekali kencan.

“Terdakwa matok harga Rp 750 ribu, dia sempat kirim foto wanita juga,” kata Maya.

Setelah itu terdakwa meminta agar bosnya datang ke hotel Maxone, Surabaya.

Sesampainya di lobby, Maya sempat bertemu dan memberikan uang senilai Rp 500 sebagai tanda jadi. Selesai check in, kemudian bosnya membayar lagi Rp 400 ribu.

Kemudian saksi Anisa, petugas hotel yang saat itu menjaga resepsionis, tidak mengetahui betul berapa orang yang hadir ke hotel. Hanya saja ia melihat ada seorang pria dan wanita yang bertemu Ilham.

“Saya nggak tahu. Karena sebelumnya Ilham tanya ketersediaan kamar. Lalu saya tawarkan kamar nomor 308. Nggak tahu kalau Ilham ketemuan dengan Maya,” jelas saksi.

Ilham membenarkan keterangan para saksi.

Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya meminta JPU Febrian menyiapkan tuntutan terhadap terdakwa. “Baik, sidang ditutup dilanjutkan pekan depan,” ucap hakim singkat.

Terdakwa Ilham Pratama, menjalani sidang di ruang Cakra, PN.Surabaya, secara online, Selasa (29/06/2021). (rie)

Pemkot Surabaya Tak Mungkin Lakukan Sendiri, Penguatan Tracing Libatkan Satgas Mandiri di Tempat Kerja


RADARMETROPOLIS: Surabaya - Dalam rangka penanganan pandemi  Covid-19 di Surabaya, salah satu langkah yang dilakukan adalah penguatan tracing. Tapi hal itu tidak bisa dilakukan hanya oleh Pemkot. Demikian dinyatakan Irvan Widyanto Wakil, Sekretaris Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya.

Karena tidak bisa hanya dilakukan oleh Pemerintah Kota Surabaya, maka akan dilakukan pelatihan Satgas Mandiri. “Kita nanti akan melakukan pelatihan terkait Satgas Mandiri yang ada di tempat kerja,” ujar Irvan, Selasa (29/06/2021).

Lebih lanjut dijelaskan, dalam Perwali 67 sudah diatur bahwa di setiap tempat kerja/ usaha/ perkantoran harus ada Satgas Mandiri. Namun dalam pelaksanaanya, satgas di tempat kerja hanya memastikan terciptanya protokol kesehatan sehingga perlu ada satu tugas lagi yaitu tracer.

“Kalau misalnya ada si X terpapar maka Satgas Mandiri men-tracing si X ini 14 hari lalu ke mana. Ada format yang dimasukkan ke aplikasi yang connect dengan dashboard penanganan Covid di tempat kita,” kata Irvan.

Menurutnya, Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya sedang menggagas program Surabaya Memanggil.

“Pak Wali menyampaikan Surabaya Memanggil. Artinya, kami membutuhkan relawan untuk bisa berpartisipasi bersama-sama memerangi pandemi,” terangnya.

Para relawan ini nantinya akan dilatih dan bertugas untuk mengisi pos selain tenaga kesehatan (nakes) seperti tracer dan duta prokes, untuk memudahkan tugas nakes.

“Diharapkan nanti tugas Dinas Kesehatan pada treatment dan kuratif, sehingga nakes bisa berkonstrasi dan tidak terpecah pada misalnya tracing, karena ini kan juga dilakukan teman-teman puskesmas,” katanya.

Terkait lockdown Rumah Sakit William Booth, Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BPB) Linmas Kota Surabaya itu menjelaskan bahwa karena banyak karyawannya yang terpapar Covid-19, Wali Kota menginstruksikan agar melakukan karantina di hotel.

“Tadi sudah dikoordinasikan ditampung di Asrama Haji. Wali Kota minta dibuka hotel untuk jadi tempat perawatan,” tandas Irvan. (ar)

Kampus Diminta Tak Halangi Mahasiswa Berpendapat, Presiden Jokowi Tidak Masalahkan Kritikan BEM UI


RADARMETROPOLIS: Presiden Joko Widodo tidak mempermasalahkan kritik yang disampaikan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) lewat media sosial. Kritikan kepada pemerintah boleh dilakukan di Indonesia. Untuk itu pihak kampus pun diminta untuk tidak menghalangi mahasiswa berpendapat.

Presiden menilai bahwa apa yang disampaikan oleh aktivis kampus UI itu merupakan bentuk ekspresi mahasiswa.

“Saya kira itu bentuk ekspresi mahasiswa, dan karena Indonesia negara demokrasi, jadi kritik ya boleh-boleh saja. Universitas tidak perlu menghalangi mahasiswa untuk berekspresi,” kata Jokowi, dalam keterangan yang disampaikan sore hari ini, Selasa (29/06/2021), di Istana Merdeka, Jakarta.

Tetapi Presiden mengingatkan bahwasannya Bangsa Indonesia mempunyai budaya, tata krama, dan sopan santun dalam menyampaikan pendapat.

Tapi, yang lebih penting menurut Presiden, sekarang semua elemen bangsa harus sama-sama fokus mengatasi pandemi Covid-19.

“Mungkin mereka sedang belajar mengekspresikan pendapat. Tapi, yang saat ini penting, kita semuanya bersama-sama fokus untuk penanganan pandemi Covid-19,” tegasnya.

Sabtu (26/6/2021) BEM UI melontarkan kritik kepada Jokowi Presiden, melalui media sosial Twitter dan Instagram resmi @BEMUI_Official.

Dalam postingan itu, BEM UI menyebut Jokowi sebagai “The King of Lip Service” atau raja pengumbar ucapan manis.

Mahasiswa UI memandang banyak kontradiksi antara apa yang diucapkan Presiden dengan kebijakan yang dilaksanakan pemerintah.

Sehubungan dengan kritikan itu, hari Minggu (27/6/2021), pihak Rektorat UI memanggil Pengurus BEM UI untuk memberikan klarifikasi. (re)

Senin, 28 Juni 2021

Enam Ranperda Diajukan: Enam Inisiatif DPRD Gresik, Dua Usulan Pemkab


RADARMETROPOLIS: Gresik – DPRD Gresik mengusulkan enam rancangan peraturan daerah atau Ranperda. Empat diantaranya adalah prakarsa dari legislatif. Sedangkan yang dua lainnya adalah prakarsa dari eksekutif.

DPRD Kabupaten Gresik menyampaikan konsepsi awal empat Ranperda inisiatif tahap I tahun 2021 dalam rapat paripurna. Selanjutnya ranperda tersebut akan dibahas bersama pemerintah daerah (pemda) sebelum ditetapkan menjadi perda.

Adapun keempat ranperda usulan legislatif tersebut adalah tentang Desa Wisata, Ranperda tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan, Ranperda tentang Retribusi Pelayanan Persampahan dan Kebersihan, dan Ranperda tentang Penyelenggaraan Ketenagakerjaan.

Ketua Bapem Perda DPRD Gresik, Nur Hudi Didin Arianto, menuturkan Ranperda tentang Desa Wisata bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dan melestarikan nilai budaya lokal.

Selain itu, juga untuk meningkatkan partisipasi pada nilai agama, kearifan local, dan lingkungan secara berkelanjutan.

“Ada beberapa kriteria yang akan difasilitasi sebagai desa wisata. Yakni, memiliki keunikan, ontentisitas adat dan keragaman budaya, mempunyai potensi alam yang layak dikembangkan, ada pengembangan kerajinan khas, dan ada keinginan masyarakat setempat,” kata Nur Hudi Didin, Senin (28/06/2021).

Untuk Ranperda tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan, menurut politisi Partai Nasdem tersebut, diusulkan karena melihat potensi kekayaan alam laut yang cukup besar. Soleh karenanya diperlukan adanya kebijakan untuk memberikan perlindungan.

“Tujuannya agar nelayan Gresik bisa lebih sejahtera lagi ke depannya,” ungkapnya.

Terkait Ranperda tentang Retribusi Pelayanan Persampahan dan Kebersihan diharapkan pengelolaan sampah bisa dilakukan secara terpadu sesuai tata kelola berwawasan lingkungan. Sehingga bisa meminimalisir dampak negatif pada kesehatan masyarakat.

“Adanya retribusi persampahan, maka pemerintah harus melakukan perbaikan pelayanan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” kata Nur Hudi Didin.

Sementara itu Pemkab Gresik mengajukan dua ranperda inisiatif. Yakni Ranperda perubahan Perseroan Terbatas Gresik Migas menjadi Perseroan Daerah serta Ranperda tentang Trantibum dan Perlindungan Masyarakat. (sr1)

Pendana Mafia Tanah di Surabaya Jadi Buronan Polisi, Statusnya Masih Saksi


RADARMETROPOLIS: Surabaya – AK, pendana mafia tanah di Surabaya, dua kali mangkir dari panggilan polisi. Saat hendak dijemput paksa polisi untuk diminta keterangannya sebagai saksi, ia menghilang tanpa jejak.

Demikian disampaikan oleh Kanit Harta dan Benda, Satreskrim Polrestabes Surabaya, Iptu Giandi, Senin 28 Juni 2021. Giadi menegaskan status terduga pelaku yang berperan sebagai pendana tersebut masih sebagai saksi bukan tersangka.

Lebih lanjut diinformasikan bahwa AK sendiri sudah dipanggil sebanyak dua kali dan mangkir semua. Bahkan sebelumnya juga akan dijemput paksa. Tetapi AK tak ada di rumah dan masih dicari keberadaannya.

“Kami sudah upaya membawa saksi. Namun yang bersangkutan tidak berada d kediaman. Saat ini kami upaya mencari keberadaan yang bersangkutan,” jelasnya.

Lebih lanjut Iptu Giadi menjelaskan, pelaku yang menjadi buronan polisi atau statusnya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) merupakan warga Surabaya.

“Status masih saksi. AK merupakan warga Surabaya dan wiraswasta,” tegas Giadi.

Yang bersangkutan merupakan pekerja swasta. Statusnya sebagai saksi, maka tak perlu takut dan sembunyi, jika memang tidak bersalah.

Sebelumnya, akan dijemput paksa sesuai aturan yang berlaku karena sudah mangkir dua kali panggilan polisi oleh Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Oki Ahadian.

Namun, sampai sekarang pelaku belum diperiksa dan petugas masih memburu terduga pendana yang merugikan 10 warga Surabaya. Kerugian terbesar mencapai Rp 476 miliar rupiah.

Kepolisian sudah berhasil mengamankan tiga pelaku. Petugas yang memperoleh laporan dugaan penyerobotan tanah melalui pengajuan sertifikat tanah ke Badan Pertanahan Nasional Surabaya ini langsung melakukan pemeriksaan.

Karena pelaku termasuk kelompok licik, licin, rapi, dan melek hukum, petugas kepolisian harus membentuk tim khusus. Tim ini merupakan Satuan Tugas yang tergabung antara Polri, Pengadilan, BPN, dan saksi ahli bidang hukum.

“Memang para pelaku ini membuat sebuah konflik sengketa dan bahkan memalsukan surat. Sehingga kepolisian harus membentuk tim khusus. Sementara pelaku masih tiga dan masih dikembangkan,” lanjutnya.

Adapun yang diduga para pelaku yakni S atau Subagio (52) PNS asal Gresik, Djerman Prasetyawan (49) atau DP dan Samsul Hadi (52) alias SH. Untuk salah satu pelaku, memiliki peran dari awal hingga akhir pengajuan surat ke Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Surabaya.

Mereka ini juga membuat surat palsu tentang adanya proses jual beli, sengketa tanah dan bahkan surat petok palsu. Menggunakan jabatan S sebagai ASN, kelompok ini menyasar tanah dengan luasan 17,551 meter persegi di kompleks pergudangan sekitar Manukan Kulon dan Manukan Wetan Surabaya.

Tiga pelaku yang sudah diamankan akan diancam Pasal 263 KUHP tentang Pemalsuan Surat atau Dokumen. (rcr)

Jadi Kekuatan Strategis Optimalkan Tugas Polri, Kapolda Jatim Lantik 631 Bintara Remaja Polri


RADARMETROPOLIS: Mojokerto – Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta, melantik 631 Bintara Remaja Polri di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jatim di Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto, Senin (28/07/2021). Hal ini menjadi suatu kekuatan strategis untuk menunjang pelaksanaan tugas Polri agar lebih optimal.

Kegiatan tersebut merupakan akhir dari pendidikan pembentukan Bintara Polri tahun anggaran 2020-2021.

Irjen Pol Nico Afinta mengatakan bahwa digelarnya upacara menandai berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan pendidikan pembentukan Bintara Polri Tahun Anggaran 2020-2021. Pendidikan digelar selama tujuh bulan di Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri dan 31 SPN Polda se-Indonesia.

“Selamat kepada para Bintara Remaja Polri yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan pembentukan Bintara Polri Tahun Anggaran 2020-2021, yang secara resmi dilantik menjadi anggota Polri dengan menyandang pangkat Brigadir Polisi Dua,” ungkapnya.

Dengan berakhirnya program pendidikan tersebut maka Polri telah berhasil menambah personil golongan pangkat Bintara se-Indonesia sebanyak 11.198 orang terdiri dari 10.638 polisi laki-laki dan 560 polisi wanita (Polwan).

Di lingkup SPN Polda Jatim sendiri, Kapolda melantik sebanyak 631 orang Brigadir Polisi Laki-laki.

“Hal ini tentunya menjadi suatu kekuatan strategis untuk menunjang pelaksanaan tugas Polri agar lebih optimal melalui penambahan jumlah personal ini diharapkan penyebaran pelayanan publik semakin luas dan kehadiran polisi di tengah lingkungan sosial akan semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ungkapnya.

Kapolda menyampaikan kepada ribuan Bintara Remaja Polri, bahwa sebagai Bhayangkara negara dituntut untuk senantiasa harus mampu diaktualisasikan dalam setiap sikap, tutur kata, dan perilaku hidup. Baik dalam kedinasan maupun di luar kedinasan, sehingga mampu menjadi contoh dan teladan bagi masyarakat.

“Oleh karena itu, bulatkan tekad dan semangat serta motivasi diri tanpa henti untuk senantiasa memberikan darma bakti terbaik kepada institusi Polri, masyarakat, bangsa, Kesatuan Republik Indonesia, yang kita cintai dan kita banggakan. Kita pahami bersama, bahwa perkembangan situasi di era penuh ketidakpastian serta kemunculan berbagai jenis kejahatan berdimensi baru,” katanya.

Kemunculan berbagai jenis kejahatan berdimensi baru menjadi tantangan memelihara Kamtibmas serta sebagai pelindung pengayom dan pelayan masyarakat. Oleh karena itu, institusi Polri harus didukung dengan Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal dan memenuhi tugas serta perannya.

“Salah satu upaya yang ditempuh dalam memilih kebutuhan SDM yang unggul dan handal adalah melalui pendidikan pembentukan Bintara Remaja Polri yang telah dilaksanakan. Bintara Remaja Polri merupakan garda terdepan pelaksanaan tugas di lapangan yang akan berinteraksi dan bersentuhan langsung dengan masyarakat,” tuturnya.

Lebih lanjut Kapolda menyampaikan bahwa  Bintara Remaja Polri telah dididik, dilatih, dan ditempa dengan berbagai teori dan praktek agar mampu menjadi sosok anggota Polri yang profesional, bermoral serta memiliki mental dan integritas yang baik. Kehadiran Bintara Remaja Polri di masyarakat akan menjadi cerminan Polri secara keseluruhan

“Hal tersebut harus saudara gunakan dengan baik dalam berbagai tugas di lapangan. Namun demikian dengan waktu pendidikan yang sangat singkat ini belum cukup mampu untuk dapat membentuk petugas lapangan cakap dan handal. Oleh karena itu, ke depan diperlukan upaya pengembangan kemampuan diri,” urainya.

Yakni yang dilaksanakan secara terus menerus dan berkelanjutan melalui proses belajar dari pengalaman maupun melibatkan diri. Di berbagai kegiatan operasional untuk menambah wawasan dan meningkatkan keterampilan, sehingga pelaksanaan tugas Polri akan dapat terselenggara dengan baik.

“Saya berharap saudara mampu merubah wajah Polri menjadi memenuhi harapan masyarakat. Berorientasi kepada kepentingan masyarakat. Berbasis pada hukum yang berkeadilan, menghormati hak asasi manusia, serta mengawal proses demokrasi. Tugas Polri ke depan, khususnya dalam melaksanakan tugas pokok Polri dalam menegakkan hukum,” pesannya.

Tak lupa Kapolda juga menyampaikan arahan-arahan dari bapak Kapolri untuk dipedomani dan dilaksanakan oleh para Bintara remaja Polri diantaranya:

1.      Tingkatkan selalu keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, sebagai landasan moral dalam pelaksanaan tugas yang diemban.

2.      Pegang teguh dan amalkan nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya sebagai pedoman hidup dan pedoman kerja dalam setiap langkah pengabdian sebagai insan Bhayangkara.

3.      Pahami dan laksanakan tugas dengan sungguh-sungguh dan penuh keikhlasan serta selalu mengimplementasikan setiap pengetahuan, keterampilan dan kemampuan yang telah diperoleh selama mengikuti pendidikan.

4.      Tegakkan supirmasi hukum, serta hindari perbuatan yang dapat merugikan diri sendiri dan keluarga serta segala hal yang dapat merusak citra baik institusi Polri.

5.      Jalin persaudaraan dengan rekan-rekan TNI, pemerintah daerah serta seluruh komponen bangsa lainnya guna membeli stabilitas kamtibmas yang kondusif.

(rcr)

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites