Rabu, 18 Agustus 2021

Masyarakat Jangan Takut Dipindahkan ke Isoter, Bupati Sidoarjo Pimpin Apel Kesiapan Personel


 

RADARMETROPOLIS: Sidoarjo – Forkopimda Sidoarjo melaksanakan apel gelar pasukan dalam rangka memeriksa kesiapan personel dalam mendukung percepatan pelaksanaan pemindahan warga isolasi mandiri (isoman) ke isolasi terpusat (isoter) yang tersebar di sembilan tempat di wilayah Kabupaten Sidoarjo. Apel dipimpin Bupati Sidoarjo, H. Ahmad Muhdlor Ali. Upaya pemindahan isoman ke isoter bertujuan untuk mengurangi penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sidoarjo

Apel gelar pasukan dilaksanakan di Mapolresta Sidoarjo dengan diikuti personel gabungan dari Polri, TNI, Satpol PP, Dinas Kesehatan, Ormas, dan komunitas.

Bupati Sidoarjo H. Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) didampingi Ketua DPRD Sidoarjo H. Usman, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro serta Dandim 0816 Sidoarjo Letkol Inf. M. Iswan Nusi.

Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali menyampaikan bahwa apel gelar pasukan ini untuk memeriksa kesiapan seluruh personel yang nantinya akan mendukung pelaksanaan percepatan pemindahan isoman ke sembilan tempat isoter yang ada di wilayah Kabupaten Sidoarjo.

“Upaya pemindahan isoman dan isoter bertujuan untuk mengurangi penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sidoarjo. Warga yang isoman tidak perlu takut untuk dipindahkan ke tempat isoter, karena kami bersama TNI-Polri, tenaga kesehatan, serta pihak terkait menjamin pelayanan medis maupun penunjang lainnya cukup mumpuni, lebih nyaman dan terpenting kondisi kesehatan isoman lebih terpantau,” kata Ahmad Muhdlor Ali.

Ia pun meminta kepada para petugas, termasuk dari TNI, Polri, dan tenaga kesehatan hingga tingkat desa untuk melakukan pendekatan humanis yang sifatnya mengedukasi masyarakat.

Mereka harus mampu meyakinkan masyarakat bahwa langkah tersebut adalah efektif dan mempercepat memutus mata rantai penyebaran Virus Corona. Sehingga tidak sampai menular ke keluarga terdekat atau orang sekitarnya.

Menurut Gus Muhdlor, di Kabupaten Sidoarjo laju penyebaran Covid-19 saat ini sudah menunjukan penurunan signifikan semenjak diberlakukannya PPKM.

“Dilihat dari BOR ICU, sebelumnya sampai 96 persen terisi pasien Covid-19, sekarang turun 58-56 persen. Dari hasil ini, kami akan tekan agar terus menurun lagi. Termasuk melalui percepatan pemindahan isoman ke isoter sampai dengan tingkat desa, serta penguatan sinergitas kerja cepat perangkat desa, TNI, Polri dan bidan desa,” ujarnya.

Sementara Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro, menyatakan pihaknya bersama Kodim 0816 Sidoarjo akan memaksimalkan langkah pemindahan isoman ke isoter.

“Kami akan bersinergi, termasuk bhabinkamtibmas dan babinsa siap bersama-sama perangkat desa juga bidan desa untuk mengedukasi warga isoman, agar mau dipindahkan ke isoter dengan tempat lebih memadai plus perawatan medis terpantau,” kata Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro.

Dengan langkah-langkah itu penyebaran Covid-19 di Sidoarjo dapat segera terputus.

Dandim 0816 Sidoarjo Letkol Mohammad Iswan Nusi menghimbau masyarakat, khususnya warga yang menjalani isolasi mandiri turut mendukung langkah baik pemindahan ke isoter ini. Karena adalah sebagai upaya percepatan menekan laju penyebaran Covid-19.

 

Di isoter, pasien dapat lebih terpantau secara medis didukung tempat yang nyaman. “Serta terpenting adalah dengan dipindahkannya isoman ke isoter, tidak sampai menyebar ke orang terdekat atau tetangga sekitar,” pungkasnya. (rik)

0 comments:

Posting Komentar