Minggu, 03 Mei 2020

Gubernur Khofifah Sayangkan Kondisi Kota Surabaya Yang Semakin Tinggi Positif Corona



RADARMETROPOLIS: Surabaya – Usai menggelar operasi gabungan bersama di tiga wilayah di Jatim, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyayangkan kondisi Kota Surabaya yang semakin tinggi angka positif virus corona.

Diungkapkan Khofifah, wilayah Kota Surabaya sudah mencapai 495 orang positif. Jika dibandingkan dengan Jawa Barat di Bandung 189 orang, Depok tereduksi 73 dan Bogor 83. Harapannya jika PSBB ini efektif, maka tak perlu ada perpanjangan penerapan PSBB.

“Memang mengajak masyarakat untuk patuh dan disiplin itu sulit. Maka dari itu saya bersama tim gabungan dari Pemkot, Kepolisian, TNI dan Pemprov berpatroli agar melihat bagaimana kondisi di lapangan. Benar memang masih banyak yang berkeliaran dan harus ditindak,” jelasnya di Mapolrestabes Surabaya, Minggu (3/4/2020).

Jika masyarakat makin sadar kedisiplinan mencegah penyebaran virus corona, maka akan semakin cepat mendukung membaiknya pergerakan sektor ekonomi di Kota Surabaya. Oleh sebab itu pihaknya bersama tim gabungan mengucapkan terima kasih buat warga yang patuh dan disiplin penerapan PSBB.


Sementata itu menurut Kapolda Jatim, Irjen Pol Luky Hermawan, mengatakan pihaknya menerapkan sanksi tegas buat pelanggar Pembasatan Sosial Bersekala Besar (PSBB) di Jawa Timur.

Menurutnya, penerapan saksi hukuman kurungan tersebut disiapkan mengingat wilayah Surabaya dan kondisi kota juga semakin menghawatirkan. Oleh sebab itu kepolisian bersama jaksa dan juga Pemerintah Kota akan menerapkan saksi UU Karantina Kesehatan pasal 216 dan Pasal 93 dengan ancaman hukuman penjara maksimal 1 tahun. (rie)


0 comments:

Posting Komentar