Selasa, 26 Februari 2019

Tangkap Pelaku, Polda Jatim Ungkap Mudus Terorganisir Pencurian Truk Buang Korban di Hutan Saradan



RADARMETROPOLIS: Surabaya – Aksi komplotan pencurian truk yang membuang korbannya di Hutan Saradan pada Selasa (19/2/2019) sekitar pukul 18.00 WIB lalu terbilang spektakuler. Mereka bekerja secara terorganisir dan rapi. Modus ini berhasil diungkap oleh Subdit Jatanras Kriminal Umum Polda Jatim setelah berhasil menangkap pelaku pencurian truk tersebut.

Kasubdit Jatanras, AKBP Leonard M Sinambela mengatakan, timnya berhasil menangkap dua orang palaku. Kedua pelaku yang berhasil diamankan bernama Taufik Hidayat atau TH (60) asal Kelurahan Lemah Putro, Sidoarjo dan Sarip atau S (57) asal Kota Mojokerto. Para pelaku berhasil diamankan pada Minggu (25/2/2019) malam.

“Kedua pelaku yang berhasil diamankan atas nama Taufik Hidayat alias Haji Lukman dan Sarip, keduanya berhasil ditangkap tadi malam,” ujar AKBP Leonard, Senin (25/2/2019).

Dari hasil penyidikan terungkap, pelaku meracuni makanan yang diberikan kepada si supir truk dengan menggunakan obat tidur. Hal ini menjadikan korban tak sadarkan diri. Selanjutnya pelaku membuangnya di Hutan Saradan, Kabupaten Nganjuk.

Leo lebih lanjut menjelaskan bahwa para pelaku yang ditangkap tersebut mempunyai peran yang berbeda. TH dalam perannya berpura-pura menyewa truk Mitsubishi berplat nomor S 8255 UP yang akan dibawa ke Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri.

Kemudian supir membawa kendaraannya untuk bertemu dengan Taufik dan Sarip serta tiga orang anggota komplotan curas lain yang juga telah ditangkap polisi di beberapa tempat berbeda.

“Di situ supir bertemu dengan empat orang lainnya. Salah satunya Sarip. Dan tiga orang yang tersangka yang lain telah ditangkap Polres Kediri,” lanjutnya.

Dalam pertemuan itu supir diberi sebungkus nasi padang oleh Sarip. Rupanya, nasi tersebut sudah bercampur gerusan lima tablet obat anti depresan dosis tinggi. Tidak mengetahui nasinya telah dicampur obat tidur, sopir pun dengan lahap menghabiskannya.

Selang beberapa jam, obat dalam bungkusan nasi itu bereaksi. Sang supir akhirnya merasa ngantuk serta pusing hingga tak sadarkan diri. Selanjutnya ia diangkat ke dalam mobil pelaku dan dibuang di wilayah Hutan Saradan.

Truk kemudian dibawa kabur oleh para pelaku ke Jawa Tengah, untuk dijual. Setelah sadar, supir melaporkan kejadian yang dialami tersebut ke kantor polisi terdekat. (rcr)

0 comments:

Posting Komentar