Minggu, 17 Januari 2021

Imlek Fashion Competition 2021 Beri Kebebasan pada Model Anak dan Remaja Makin Berkreasi


RADARMETROPOLIS: Surabaya - Dalam rangka menyambut Tahun Baru Imlek 2572, Dennis Promotion Management Bersama Lenmarc Mall Surabaya kembali menggelar Imlek Fashion Competition di atrium pusat perbelanjaan di kawasan Surabaya, Lenmarc Mall, Minggu (17/01/2021). Kegiatan yang telah menjadi kalender tahunan sejak tahun 1999 ini, pada penyelenggaraan kali ini memberi kebebasan berkreasi yang seluas-luasnya kepada peserta dalam memilih bahan yang digunakan, yang penting bertema imlek.

Kompetisi yang rutin diselenggarakan setiap tahun. Dalam pelaksanaannya dibagi dua kategori, yakni untuk anak-anak usia 4-10 tahun, dan remaja usia 11-27 tahun. Pesertanya tak hanya dari Surabaya, melainkan ada pula yang berasal dari Madura, Lumajang, Pasuruan, dan Madiun.

“Kegiatan ini untuk mempersiapkan peserta, baik anak-anak maupun remaja, agar bisa makin berkreasi. Melalui kegiatan ini diharapkan juga bisa menambah pengalaman mereka,” kata penyelenggara Imlek Fashion Competition, Retno Imanuell, Owner Dennis Promotion Management.

Meski diselenggarakan dalam keadaan pandemi Covid-19 yang semakin merajalela, peminatnya ternyata masih banyak. Hal ini membuat pihak penyelenggara bersyukur. Apalagi ada peserta yang datang dari luar provinsi.

“Kami bersyukur. Meski di masa pandemi, peminatnya masih banyak. Bahkan ada yang dari Rembang (Jawa Tengah),” ungkapnya.

Walaupun sebagai penyelenggara merasa senang dengan tingginya animo masyarakat untuk menjadi peserta, tetapi Retno Imanuell mengaku tidak mau melanggar protokol kesehatan yang ditetapkan oleh pihak pemerintah. Oleh karena itu Owner Dennis Promotion Management itu membatasi jumlah peserta.

“Biasanya bisa sampai 50-70 orang. Tetapi kali ini hanya sekitar 30 orang,” ungkap Retno.

Lebih lanjut dijelaskan oleh owner yang sudah tiga puluh tahun mengelola Dennis Promotion Management itu bahwa khusus Imlek Fashion Competition, even ini sudah rutin diselenggarakan sejak 1999.

Mengenai bahan dipakai peserta, penyelenggara memberi kebebasan berkreasi. Tidak ada batasan. “Yang penting bertema Imlek,” ujar Retno.

Sementara itu Marcomm Lenmarc Mall Surabaya, Kukuk F Soeharno, mengatakan bahwa animo Imlek Fashion Competition selalu meningkat setiap tahun. “Cuma karena kali ini sedang pandemi, maka jumlah peserta dibatasi. Agar tidak terlalu banyak di panggung nantinya,” jelasnya.

Mengenai tujuan diadakannya even tersebut, Kukuk menyatakan bahwa kegiatan dimaksud bukan hanya untuk menyambut datangnya tahun baru Imlek tetapi dimaksudkan juga untuk mengenalkan beragam budaya di dunia, khususnya yang ada di Indonesia, kepada anak-anak milenial.

Pada pukul 14.30, sebanyak tiga puluh model cilik hingga usia remaja melenggang di atas panggung secara bergiliran. Mereka berpose di hadapan juri yang tak hanya mencermati keunikan busana yang dikenakan. Diantaranya ada yang membawa payung atau kipas sebagai pelengkap model busana yang dipakai. Warna atribut pelengkap itu merah, senada dengan fashion yang dikenakan.

 

Beberapa kategori penilaian yang menjadi pertimbangan juri adalah penguasaan panggung, tata rias wajah serta penataan rambutnya. (jal)

 

0 comments:

Posting Komentar