Sabtu, 04 April 2020

Diyakini Efektif Tangkal Corona: Stok Melimpah, Dinas Pertanian Jatim Minta Warga Tak Usah Lakukan Aksi Borong Empon-empon



RADARMETROPOLIS: Surabaya – Diyakini dapat menangkal serangan wabah Covid 19, masyarakat bergegas memburu empon-empon dan melakukan aksi borong. Hal ini direspon cepat oleh Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur, Hadi Sulistyo. Masyarakat Jatim diminta tidak perlu melakukan aksi borong empon-empon, karena stok empon-emon di Jatim melimpah. Mencapai puluhan juta kilogram.

"Stok Jahe dan kunyit di Jatim melimpah," kata Hadi, Jumat (03/04/2020).

Sebagaimana diketahui, seiring dengan merebaknya wabah Covid19 di Indonesia, rempah-rempah atau empon-empon banyak diburu oleh masyarakat. Hal ini dikarenakan empon-empon mengandung curcumin sehingga bisa meningkatkan imunitas tubuh, sehingga diyakini bisa menangkal virus Corona.

Sesuai data yang dimiliki oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur, pada tahun 2019 produksi jahe di Jatim mencapai 49 juta kilogram dengan luas panen 28 juta meter persegi.

Daerah yang paling banyak menyumbang produksi Jahe di Jawa Timur adalah Kabupaten Pacitan dengan produksi mencapai 14 juta kilogram per tahun.

Setelah itu adalah Situbondo, Malang, Ponorogo, dan Trenggalek. Masing-masing mencapai 10,7 juta kilogram, 7,7 juta kilogram, 3,1 juta kilogram, dan 2,3 juta kilogram.

Sedangkan untuk tingkat produksi kunyit di Jatim, tahun 2019 mencapai 79,4 juta kilogram dengan luasan panen 42,2 juta meter persegi.

Daerah yang memiliki produksi paling tinggi adalah Bondowoso dengan 26,5 kilogram. Setelah itu Pacitan dengan jumlah 13,3 juta kilogram, Kediri sejumlah 12,7 juta kilogram, Gresik 8,8 juta kilogram, dan Trenggalek 3,2 juta kilogram. (sr)

0 comments:

Posting Komentar