Jumat, 17 Juli 2020

Whisnu Sakti: New Normal, Surabaya Tetap Fokus Kesehatan, Tapi Juga Fokus Ekonomi Warga


RADARMETROPOLIS: Surabaya – Pandemi Covid-19 yang menghantam negeri ini benar-benar berdampak sangat signifikan di berbagai aspek kehidupan, khususnya perekonomian masyarakat. Untuk itu Pemerintah Kota Surabaya saat ini dan ke depan sedang fokus untuk kembali membangun perekonomian warga. Demikian disampaikan oleh Wakil Walikota Surabaya, Whisnu Sakti Buana, Jumat (17/7/2020).

Politisi PDIP itu selanjutnya menyatakan jika ingin kembali normal seperti sebelum covid-19, maka dalam kehidupan new normal kegiatan yang harus diutamakan adalah membangun ekonomi rakyat. Mereka harus dibantu dan diberi stimulus, agar ekonomi mereka bisa kembali menggeliat.

Menurut Whisnu, pada prinsipnya yang harus diselamatkan adalah warga secara keseluruhan, baik kesehatan ataupun ekonominya.

“Kita bicara kesehatan, ya bicara ekonomi mereka. Untuk hidup juga, tidak bisa dilepaskan. Meski new normal harus ada protokol ini itu, yang utama adalah ekonomi rakyat ini,” kata Whisnu.

Lebih lanjut diinformasikan, Pemerintah Kota Surabaya saat ini maupun nanti akan berusaha maksimal untuk bergerak secara tepat, baik dari sisi ekonomi, kesehatan, pendidikan, dan lainnya selama era new normal.

Untuk menyukseskan program Pemkot menyelamatkan ekonomi warga, khususnya menengah ke bawah, Wawali Whisnu meminta adanya bantuan dari warga Kota Surabaya untuk ikut melakukan program Pemkot tersebut secara bersama-sama.

“Ini bekerja semua. Semua pihak harus ikut andil. Tidak bisa sendiri-sendiri. Ya, prinsipnya, istilahnya, kopling sama gasnya harus pas. Kapan kita harus bergerak secara ekonomi, kapan harus kita tahan,” kata WS.

Sebagai contohnya Gerakan Gotong-Royong Belanja Tetangga dan pendirian Kampung Tangguh. Menurutnya dua program itulah yang akan bisa membantu Pemkot secara masif dalam menyelesaikan kasus Covid-19 dan menyelamatkan ekonomi warga Kota Surabaya.

Program belanja tetangga itu adalah salah satu cara membantu penyelamatan ekonomi warga. Kampung tangguh juga.

“Selain ekonomi, itu juga bisa melandaikan kasus Covid-19,” tandas Whisnu. (rie)

0 comments:

Posting Komentar