Jumat, 06 September 2019

Pernah Tergelincir Korupsi Masif, KPK Ingin Kota Malang Jadi Pusat Peradaban Anti Korupsi



RADARMETROPOLIS: Malang – Komisi Pemberantasan Korupsi RI, Laode M Syarif, berharap Kota Malang menjadi pusat peradabaan anti korupsi. Sebab, Kota Malang pernah mengalami kasus korupsi masif. Dimana 41 legislator Kota Malang berikut walikotanya, M Anton, ditangkap KPK. Dengan pengalaman berharga tersebut diharapkan tidak akan terpeleset di jurang yang sama.

“Mengapa demikian? Karena kita belajar dari masa lalu, jika kita pernah tergelincir. Insyaallah ke depannya kita tidak akan terpeleset pada jurang yang sama,” kata Laode, dalam acara Roadshow Bus KPK Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi, di depan Balaikota Malang, Jumat (06/09/2019).

Lebih jauh Laode menyampaikan apresiasinya pada Kota Malang karena telah seratus persen menyampaikan LHKPN kepada KPK. Apresiasi lainnya yang juga diberikan untuk Kota Malang adalah dengan dilaksanakannya pendidikan karakter sejak usia dini. Hal ini sejalan dengan tujuan kampanye antikorupsi yang dilakukan oleh KPK.

“Bukan saja hanya melakukan kampanye biasa, namun kami berupaya menanamkan nilai-nilai antikorupsi kepada masyarakat,” ujar Laode.

Ia menambahkan, bahwa hal itu tidak terlepas dari Program Pendidikan Karakter yang dilakukan oleh Pemkot Malang. Sebab program ini merupakan dasar dari pembentukan akhlak yang tujuannya juga bisa membentuk karakter antikorupsi.

Laode berharap Kota Malang bisa menjadi kota percontohan di Indonesia untuk pelaksanaan pendidikan antikorupsi seperti halnya pelaksanaan pendidikan karakter masyarakatnya.

Sementara itu, Walikota Malang Sutiaji mendukung program kegiatan roadshow yang dilaksanakan oleh KPK RI. Menurutnya kegiatan tersebut akan menjadi motivasi serta inspirasi bagi Kota Malang untuk dapat terus belajar menjalankan e-goverment yang bersih.

“Insyaallah Kota Malang akan terus berupaya memperbaiki diri dan berbenah dalam rangka mewujudkan pemerintahan yang antikorupsi seperti tujuan kampanye KPK pada kegiatan hari ini. Sosialisasi ini harus terus dilakukan sehingga praktek korupsi di Kota Malang dapat terus kita musnahkan,” tegasnya. (da) 

0 comments:

Posting Komentar