Minggu, 25 Oktober 2020

Ada yang Di Bawah Umur, Pelaku Kerusuhan Demo Tolak Omnibus Law di Jember Ditangkap


RADARMETROPOLIS: Jember – Lima pelaku kerusuhan dalam aksi unjuk rasa menolak Undang-Undang Cipta Kerja Ombibus Law, di depan gedung parlemen, Kamis (22/10/2020) ditangkap aparat Kepolisian Resor Jember. Diantara yang ditangkap ada yang masih berstatus pelajar dan berusia 17 tahun. Meski di bawah umur, yang bersangkutan tetap diproses sesuai hukum yang berlaku.

“Mereka melempar petasan ke petugas, melempar kaca-kaca gedung, dan mengintimidasi teman-teman media,” kata Wakil Kepala Kepolisian Resor Jember, Komisaris Windy Syafutra, Minggu (25/10/2020).

Kelima terduga pelaku kerusuhan itu berinisial AFM, THS, AS, MRE, dan MAS. Dua orang di antaranya berstatus pelajar, satu orang berstatus mahasiswa, dan dua orang lagi berstatus pegawai swasta.

AFM adalah pelajar SMA yang melakukan intimidasi terhadap wartawan dengan menggunakan palu. Palu tersebut disita sebagai barang bukti bersama 40 buah batu berukuran besar dan kecil, satu buah korek api, tiga buah kelongsong petasan kembang api, satu buah tas, sarung tangan, baju, dan satu botol berisi pasir.

Akibat kerusuhan itutersebut kaca-kaca jendela gedung DPRD Jember pecah di sejumlah lokasi. Papan nama DPRD Jember rusak karena dipukul dengan palu hingga pecah. Ada beberapa anggota kepolisian yang terluka dan menjalani rawat jalan di rumah sakit.

Polisi masih menyelidiki apakah aksi kerusuhan tersebut terencana atau insidentil.

“Kami masih melakukan pengembangan. Kalau dari video dan keterangan saksi-saksi, pelakunya masih ada beberapa. Identitas mereka sudah kami kantongi. Hanya kami masih mencari keberadaan yang bersangkutan. Kalau memang ada penangkapan kembali, kami akan sampaikan,” kata Windy.

Kemungkinan ada aktor intelektual di balik kejadian tersebut, Windy tak mau berspekulasi. “Kami masih menyelidiki, belum dapat kami simpulkan. Ini masih pelaku aksi anarkis saja. Untuk aktor-aktor, setelah pengembangan lebih lanjut, karena ada beberapa pelaku yang belum berhasil kami amankan,” tandas Windy. (nis)

0 comments:

Posting Komentar