Sabtu, 06 April 2019

Buntut Eksodus Kiamat: Tim Pemkab Ponorogo Berhasil Perjuangkan Anak-anak Ikut Ujian



RADARMETROPOLIS: Ponorogo – Mediasi yang dilakukan oleh Tim Pemkab Ponorogo dengan pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Miftahul Falahil Mubtadiin, Kasembon, Malang dan warga membawa hasil. Anak-anak yang mengikuti orang tuanya eksodus ke Malang, akhirnya bisa mengikuti ujian sekolah dasar yang diselenggarakan pada 22 April mendatang.

”Alhamdulillah, kedatangan kami disambut baik Gus Romli. Dan mediasi berjalan lancar serta membuahkan hasil,” kata Wakil Bupati Ponorogo, Soedjarno, Sabtu (6/4/2019).

Soedjarno mengungkapkan bahwa dirinya memimpin langsung tim tersebut. Hasilnya, nanti tim akan menjemput anak-anak yang bakal mengikuti ujian sekolah pada 22 April mendatang. Menurutnya, ada tiga siswa kelas VI yang bakal dijemput. Selain itu siswa juga sudah dijadwalkan melakukan ujian praktek susulan.

Dinas Pendidikan sudah mengagendakan ujian susulan untuk ujian praktik bagi ketiga siswa tersebut, dikarenakan pada saat ujian praktek yang sudah berjalan mereka  tidak bisa mengikutinya.

Selain menjemput anak-anak yang akan mengikuti ujian, Soedjarno menyebut tim juga akan menjemput semua warga pada lima hari sebelum pelaksanaan pemilu. Agar mereka dapat menyalurkan hak pilihnya.

‘’Kami sudah bicarakan dengan pimpinan pesantren dan warga kami yang ada di sana,’’ kata Soedjarno.

Usai pelaksanaan pemilu dan ujian, pihaknya memberikan kebebasan kepada warga yang bersangkutan. Apakah akan tetap tinggal di daerah asal atau kembali mengikuti pengajian di ponpes tersebut.

‘’Mereka mondok tiga bulan sampai Ramadan. Jadi kalau sudah salurkan suara di Pemilu dan anak ujian, keputusan ada di warga,’’ tandas Soedjarno. (gun)

0 comments:

Posting Komentar