Senin, 22 April 2019

Emil Dardak Tempati Rumah Dinas, Berharap Tidak Ada yang “Sok Pandai”



RADARMETROPOLIS: Surabaya – Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, berharap elemen yang ada di lingkungan Pemerintah Provinsi Jatim tidak ada yang merasa lebih pandai dari yang lainnya.  Harapan ini disampaikan saat menggelar acara Tasyakuran menempati rumah dinas di Jalan Margorejo Blok C No 438 Surabaya, Minggu (21/4/2019) malam.

“Tidak ada yang lebih tahu. Namun harus saling mengingatkan antar satu OPD dan lainnya, termasuk saya, sehingga hubungan informal bisa menjadi lebih baik,” ungkapnya.

Silaturahim antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Provinsi Jatim yang terjalin dengan baik hingga dalam cakupan informal structure atau hubungan informal, akan menjadikan semua hal bisa tersinergikan dengan baik.

Menurutnya, silaturahim dan kebersamaan seperti itu harus terus dipupuk. Melalui silaturahim yang terjalin baik tersebut, maka ibarat kapal, Pemprov Jatim akan bisa bergerak pada satu lajur yang sama dan lebih jauh lagi. Hal ini tidak hanya membuat Pemprov Jatim menjadi birokrasi yang besar dan tidak bisa goyang, tapi akan mudah bermanuver.

“Dengan kebersamaan itu juga maka diharapkan Pemprov Jatim akan selalu menjadi terbaik. Meskipun setiap kepala daerah tentu memiliki legacy atau warisan masing-masing. Oleh sebab itu, jangan sampai legacy ini justru menjadi handicap untuk masa depan,” kata Emil.

Ia sangat berharap bahwa legacy tersebut bisa terus trickle down hingga ke level staf. Ia pun mengungkapkan bahwa dirinya memiliki chemistry pada dunia pemerintahan karena ayahnya adalah seorang PNS.

Sehubungan dengan kepindahannya ke rumah dinas, mantan Bupati Trenggalek itu berharap dirinya bisa lebih produktif dan bersinergi dengan baik. Apalagi lokasinya cukup strategis, accessible, dan dekat dengan beberapa OPD Pemprov Jatim.

Emil mengaku sudah permisi ke tetangga sekitar. “Tadi saya sudah kulonuwun ke tetangga sekitar dan Alhamdulilah semua menerima. Termasuk pak Imam Utomo, juga berkenan hadir di sini dan banyak memberi wejangan pada saya,” ujarnya.

Untuk menyemarakkan acara sekaligus menghibur para undangan, Emil menyempatkan diri menyanyi. Hal ini diikuti oleh para kepala OPD, sehingga acara menjadi lebih hangat dan akrab.

Acara tasyakuran tersebut dibagi dalam dua sesi. Sesi pertama pada sore hari, dihadiri oleh tetangga sekitar, lurah, camat, dan muspika Margorejo.

Sedangkan sesi kedua dilaksanakan pada malam hari, mulai pukul 19.00. Acara ini diisi pengajian yang dihadiri seluruh kepala OPD di lingkup Pemprov Jatim. Emil mengundang Dr Ali Aziz untuk mengisi pengajian tersebut. (sr)

0 comments:

Posting Komentar