Selasa, 03 April 2018

Jaga Keharmonisan, Risma Hibahkan Tanah untuk Rumah Dinas Kejati Jatim



RADARMETROPOLIS: Surabaya - Walikota Surabaya Tri Rismaharini menyatakan akan terus berupaya selalu bekerjasama dan menjaga keharmonisan dengan aparat lain. Ini menjadi salah satu pertimbangan ia menghibahkan tanah aset Pemkot Surabaya untuk rumah jabatan bagi Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur.

Lahan yang dihibahkan itu adalah milik PDAM Surya Sembada Surabaya. Tanah yang luasnya 1.100 meter persegi ini terletak di Jalan Ngagel Raya No 215–217 Surabaya.

Walikota Surabaya, Tri Rismaharini, saat memberikan sambutan peletakan baru pertama rumah jabatan Kajati Jatim, Selasa (3/4/2018), menyampaikan rasa terima kasih kepada jajaran kejaksaan yang telah memberikan sumbangsih dalam pengembalian aset milik pemerintah kota.

Beberapa aset yang berhasil diselamatkan, diantaranya Gelora Pancasila, Jalan Kenari, dan Kolam Renang Brantas yang masih dalam proses.

Di hadapan pimpinan kejaksaan se-Jatim, pejabat Pemprov Jatim, dan pemerintah kota, Risma mengungkapkan kenangannya di beberapa aset yang sempat lepas ke pihak ketiga. Ia pun yakin masyarakat pasti gembira dengan kembalinya sejumlah aset daerah tersebut.

Untuk itu Risma menyatakan akan terus berupaya bekerjasama dan menjaga keharmonisan dengan aparat lainnya. Risma yakin, dengan sinergi antar aparat maka pemerintahan akan berjalan dengan baik.

“Dengan sinergi kualitas layanan ke masyarakat akan jauh lebih baik,” paparnya

Risma mengungkapkan bahwa anggaran pembangunan rumah jabatan menggunakan anggaran dari Pemprov Jatim. Pemerintah Kota Surabaya hanya menyediakan lahan yang sifatnya pinjam pakai.

Ke depan, untuk proses hibah ke kejaksaan Tingi Jatim harus melalui persetujuan dari DPRD Surabaya. “Kan gak ada biaya untuk mereka sewa, kontrak," kata Risma.

Risma hanya tersenyum saat ditanya apakah penggunaan lahan milik pemerintah kota untuk rumah dinas Kajati Jatim sebagai apresiasi atas bantuan dan kerja keras kejaksaan yang ikut membantu dalam penyelematan aset.

Namun, ia mengakui bahwa selama ini pihaknya berupaya membantu aparatur pemerintah lain yang selama ini belum memiliki kantor di Surabaya. “Kayak Komisi Yudisial yang belum ada kantor, saya coba bantu carikan lahan,” ujarnya. (rie)

0 comments:

Posting Komentar