Jumat, 03 November 2017

Dinsos Gresik Adakan Pelatihan Keterampilan Remaja Putus Sekolah


RADARMETROPOLIS: Gresik - Dinas Sosial Kabupaten Gresik akan membekali remaja yang putus sekolah dengan keterampilan. Remaja dengan rentang usia 15 hingga 20 tahun itu akan diberi pelatihan selama enam bulan. Namun demikian jumlah peserta akan dibatasi. Untuk itu calon peserta harus melalui seleksi dulu sebelum masuk di pusat pelatihan.

Sentot Supriyohadi, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gresik, mengatakan bahwa pelatihan keterampilan tersebut akan menampung para remaja yang putus sekolah. Namun demikian untuk memudahkan komunikasi dalam proses belajar-mengajar, para calon peserta tersebut harus berpendidikan minimal tamat sekolah dasar yang dibuktikan dengan ijazah.

Pelatihan itu tidak hanya diikuti oleh remaja dari Kabupaten Gresik, melainkan dari berbagai Kabupaten Kota di Jawa Timur. Oleh karena itu jumlah peserta dibatasi.

“Untuk itu, kami akan menseleksi peserta. Yang paling utama seleksi berupa kesungguhan dan kesanggupan peserta untuk ikut pelatihan di panti selama enam bulan," kata Sentot, Jumat (3/11/2017).

Pelaksanaan pelatihan efektif dimulai pada Januari sampai Juni 2018 di panti milik UPT Pelayanan Sosial Bina Remaja Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur yang bertempat di Bojonegoro. Setelah ada seleksi di tingkat kabupaten, peserta masih akan diseleksi lagi setelah sampai di panti Bojonegoro.


Sentot pun meminta kepada para remaja Gresik untuk segera memanfaatkan kesempatan pelatihan tersebut dengan mengambil formulir di kantor Dinsos sebelum pertengahan bulan November 2017. "Yang penting sehat jasmanai dan rohani, serta minimal memiliki ijazah SD dan maksimal SMA, bukan yang lulus perguruan tinggi," tandasnya. (sri)

0 comments:

Posting Komentar