Senin, 12 November 2018

Gus Ipul Diharap Tetap Mau ‘Ngopeni’ dan Jadi Simpul Pemersatu Kiai Jatim


RADARMETROPOLIS: Kediri - Para kiai sepuh di Jatim berharap Saifullah Yusuf (Gus Ipul) tetap mau 'ngopeni' dan menjadi simpul pemersatu para kiai di Jawa Timur. Meskipun Wakil Gubernur yang akrab disapa Gus Ipul itu tahun depan sudah harus mengakhiri jabatannya.

Harapan tersebut disampaikan para Kyai saat Gus Ipul menghadiri acara Haul KH Munif Djazuli di Pondok Pesantren Queen Alfalah, Ploso, Kediri. Dalam acara yang diikuti ribuan santri dan alumni itu para kiai sepuh juga hadir. Terutama para kiai pimpinan Ponpes Alfalah, Ploso. Diantaranya KH Zainuddin Djazuli, KH Nurul Huda Djazuli, KH Fuad Djazuli, dan Nyai Badriyah Djazuli.  Alumni Ponpes Alfalah dari berbagai daerah di Jatim dan Jateng yang telah dikenal sebagai kyai kenamaan juga banyak yang hadir.

Dalam acara tersebut Gus Ipul diminta untuk memberikan sambutan. Ketua PBNU ini menyampaikan tentang peran kiai dan pentingnya mengingat serta meneladani kepemimpinan para kiai melalui haul seperti ini. Apalagi dalam situasi banyaknya tokoh yang secara instan ditokohkan, padahal ilmu agama mereka tidak tidak mendalam dan patut diteladani seperti para kiai di pesantren.

Gus Ipul sempat menyinggung tentang Gubernur Jatim yang akan datang. Ia meminta kepada semua yang hadir bersedia mendukung dan mendoakan gubernur terpilih yang memimpin Jatim lima tahun mendatang.

"Sebab, tantangan yang dihadapi provinsi ini tidaklah ringan. Karena itu, mari kita dukung dan doakan agar bisa memajukan Jatim dan mensejahterakan kita semua," katanya.

Kiai Nurul Huda yang memberi sambutan setelah Gus Ipul mengamini harapan cucu salah satu pendiri NU, KH Bisri Syansuri ini. Namun ia juga meminta kepada Gus Ipul untuk tetap menjadi pemersatu para kiai meski belum terpilih menjadi Gubernur Jatim.

"Masya Allah, selama ini Gus Ipul merupakan pejabat yang sangat dekat dengan para kiai. Perannya sangat besat dalam menyatukan para kiai, sehingga tetap guyub dan selalu bersama dalam bersikap. Saya minta Gus Ipul tetap menjadi simpul pemersatu kami," kata Kiai Nurul Huda sambil terisak. (bud)

0 comments:

Posting Komentar