Kamis, 15 November 2018

Polsek Tenggilis Akan Rehabilitasi Anak Kutisari Pecandu Lem



RADARMETROPOLIS: Surabaya - Kepolisian Sektor Tenggilis akan merehabiltasi anak-anak pecandu mabuk lem yang diamankan di kawasan Kutisari Selatan Surabaya ke psikiater. Beberapa diantaranya mengaku sudah ketagihan mabuk lem selama tiga bulan.

Petugas Polsek Tenggilis langsung memanggil orang tua dari anak-anak yang kedapatan mabuk menghirup lem castol tersebut. Anak dan orang tua ini dikumpulkan di lapangan yang letaknya tak jauh dari tempat pesta mabuk lem di Balai RT 2, RW 2 Kutisari Selatan.

"Pembinaan untuk orangtua maupun anak-anak ini bertujuan agar lingkungan dan masyarakat menyadari bahwa tindakan ini sangat merugikan mereka. Mereka mengakui, bahwa dengan menghirup ini, mereka bisa fly atau pusing. Berarti kan menimbulkan dampak kesehatan bagi mereka," kata Kompol Totok Sumarianto, Kapolsek Tenggilis.

Selain karena lem mudah didapat, pemicu anak-anak memilih mabuk lem adalah karena bau lem juga tidak terdeteksi saat pulang ke rumah. Beberapa diantara mereka tersebut mengaku merasa ketagihan setelah menghisap lem.

Selanjutnya, korban akan mendapat penanganan medis berupa rehabilitasi. Pihak Polsek Tenggilis akan terus memantau anak-anak tersebut untuk menghindari terulangnya mabuk lem.

Selain itu pihaknya juga akan menerjunkan tim untuk memberikan penyuluhan ke sekolah dan kampung sekitar terkait bahaya mabuk lem serta menghimbau agar setiap orang tua lebih memperhatikan pergaulan anak-anaknya. (ar)

0 comments:

Posting Komentar