Kamis, 22 November 2018

Jokowi: Kebijakan Investasi Tidak Hanya untuk Turunkan Pengangguran


RADARMETROPOLIS: Bogor - Presiden Joko Widodo menegaskan visinya bahwa kebijakan investasi harus betul-betul didesain sesuai dengan target kepentingan nasional. Bukan hanya dalam penciptaan lapangan pekerjaan baru dan menurunkan angka pengangguran, tetapi harus juga bisa memperkuat pelaku ekonomi domestik, khususnya usaha mikro, usaha kecil, dan menengah. Usaha-usaha kecil harus mendapatkan keuntungan dari kebijakan investasi tersebut.

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden Joko Widodo ketika memimpin rapat terbatas tentang Kebijakan Investasi dan Perpajakan di Istana Kepresidenan Bogor pada Rabu, 21 November 2018.

Agar kebijakan-kebijakan yang terkait dengan investasi lebih menarik dibandingkan dengan negara-negara lain, dan betul-betul bisa berjalan efektif di dalam pelaksanaanya, Jokowi meminta hendkanya dilakukan evaluasi secara berkala.  

"Saya minta agar kebijakan-kebijakan yang terkait dengan investasi, dengan insentif-insentif perpajakan, perlu kita evaluasi secara berkala sehingga lebih menarik dibandingkan dengan negara-negara lain, dan betul-betul bisa berjalan efektif di dalam pelaksanaannya," kata Jokowi yang disampaikan melalui siaran pers.

Dinyatakan lebih lanjut oleh Presiden Jokowi bahwa defisit transaksi berjalan dan neraca perdagangan Indonesia memerlukan perbaikan. Dan melalui investasi dan ekspor itulah perbaikan tersebut hendak dijalankan.

Jokowi selanjutnya mengingatkan bahwa investasi yang nantinya mendapatkan insentif harus mampu memperkuat industri dan perekonomian nasional.

"Kita juga harus memastikan bahwa investasi yang mendapatkan insentif adalah sektor-sektor yang betul-betul memperkuat industri kita, betul-betul memperkuat ekonomi nasional kita, bisa mendorong proses transformasi ekonomi hilirisasi dari bahan mentah kepada industri pengolahan, dan memperkuat industri yang berorientasi ekspor yang bisa memberikan nilai tambah," ujarnya.

Hal itu bisa membuat Indonesia bisa merevitalisasi industri dan dapat mengurangi bahan baku serta menumbuhkan industri yang memanfaatkan sumber daya ekonomi lokal yang dimiliki.

Selain itu, tak kalah penting, Presiden menekankan kebijakan investasi yang dikeluarkan pemerintah harus didesain sedemikian rupa untuk memperkuat pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.

"Kebijakan investasi harus betul-betul didesain sesuai dengan target kepentingan nasional kita. Bukan hanya dalam penciptaan lapangan pekerjaan baru dan menurunkan angka pengangguran, tetapi harus juga bisa memperkuat pelaku ekonomi domestik, khususnya usaha mikro, usaha kecil, dan menengah dengan memanfaatkan peluang alih teknologi yang ada serta mendorong kemitraan usaha besar dengan usaha menengah, kecil, dan mikro," ujar Jokowi. (khr)

0 comments:

Posting Komentar