Selasa, 19 Maret 2019

Irjen Pol Luki Hermawan: Polda Jatim Siap Hadapi Pemilu 2019


RADARMETROPOLIS: Surabaya – Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur, Irjen Pol Luki Hermawan, menyatakan siap menghadapi Pemilu serentak yang digelar pada 17 April 2019. Untuk mengantisipasi terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban, jajaran yang dipimpinnya menggelar simulasi Sistem Pengamanan Kota atau Sispamkota.

Lebih lanjut Luki menyatakan bahwa simulasi yang dilaksanakan di lapangan Makodam V Brawijaya Surabaya tersebut merupakan bentuk latihan jajarannya untuk mengamankan jalannya Pemilu 2019 agar berjalan aman dan lancar.

”Tadi sudah kita saksikan bersama, dan kita sudah siap menghadapi pesta demokrasi yang mana mudah-mudahan pesta demokrasi di wilayah Jawa Timur ini berjalan dengan aman, lancar, dan sesuai dengan harapan masyarakat Jawa Timur,” kata Luki.

Dalam simulasi itu, petugas kepolisian menunjukkan ketangkasan dalam menghadapi berbagai upaya gangguan yang kemungkinan muncul di setiap tahapan Pemilu. Baik ketika mengatasi berbagai macam gangguan yang muncul pada saat tahapan distribusi surat suara, saat kampanye, ketika memasuki masa tenang, saat pemungutan suara, saat penetapan hasil suara maupun pasca Pemilu digelar.

Tampilan anggota Satbrimob ketika memperagakan upaya pembebasan sandera saat tahap penetapan suara digelar membuat Kapolda Jatim dan para undangan kagum. Beberapa kali dentuman bom terdengar menggelegar di lapangan Makodam V Brawijaya. Aksi ini merupakan unjuk gigi para prajurit Polda Jatim dalam membebaskan sandera di tempat yang terpasang bom.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyampaikan apresiasi atas upaya kewaspadaan yang dibangun oleh aparat keamanan menjelang Pemilu 2019.

“Saya lihat sudah ada kewaspadaan yang sangat prima, kesiapsiagaan yang sangat bagus dari Polda Jatim, TNI, dan segenap unsur keamanan yang lain,” ujar Khofifah.

Ia pun meminta segenap masyarakat, stakeholder serta alim ulama untuk mendukung aparat keamanan serta berdoa demi ketertiban dan kelancaran pelaksanaan Pemilu 2019.

“Jika pelaksanaan Pemilu di Jawa Timur aman dan lancar, Insya Allah Indonesia akan aman,” tegasnya.

Kegiatan Sispamkota yang digelar Polda Jatim kali ini melibatkan 1.328 orang dengan rincian 816 petugas kepolisian, 300 Bulshit dan 17 panitia. Dihadiri sekitar 212 undangan Forkopimda Jawa Timur. Baik dari Pemprov, Kejati, KPU, Bawaslu, Pengadilan Tinggi, Kodam V Brawijaya, Kogartap, dan segenap instansi samping.

Khofifah  menilai digelarnya simulasi Pemilu tersebut akan memberi keyakinan pada semua pihak bahwa Jawa Timur siap mensukseskan Pemilu dengan baik. (sr)

0 comments:

Posting Komentar