Selasa, 26 Maret 2019

Terkait Nasib 269 Juta Penduduk, Jokowi Minta Pendukungnya Tidak Coba-coba Pilih Pemimpin


RADARMETROPOLIS: Malang – Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo meminta masyarakat dan pendukungnya untuk tidak tak coba-coba dalam memilih pemimpin. Nasib 269 juta penduduk Indonesia ada di tangan pemimpin. Untuk itu Capres Petahana itu mewanti-wanti pada para pendukungnya untuk tidak memilih pemimpin yang belum berpengalaman.

 “Jangan coba-coba, karena menyangkut 269 juta penduduk Indonesia. Ini negara besar. Masa kita mau coba-coba,” kata Jokowi saat kampanye di GOR Ken Arok, Kota Malang, Senin, (25/3/2019) kemarin.

Menurut Jokowi, Indonesia adalah sebuah negara yang besar, memiliki 1.100 lebih bahasa daerah, puluhan ribu pulau, dan jumlah penduduk mencapai 269 juta jiwa. Atas fakta itu, dikatakan Jokowi, Indonesia harus diurus oleh orang yang berpengalaman.

Jokowi lebih lanjut mengungkapkan pengalamannya saat meniti karier menjadi Walikota selama dua kali, lalu Gubernur DKI Jakarta, dan sekarang Presiden Republik Indonesia. Saat pertama kali terjun ke politik itu Jokowi mengakui harus belajar, di sela masih menjadi pengusaha. Tidak mudah memimpin negara.

“Allhamdulilah, saya dimudahkan dengan pengalaman saya. Saat saya dari dunia usaha. Saya belajar dari walikota. Saya sebagai walikota, belajar 2 tahun. Nah, ini negara besar, masa coba-coba!” ujar Jokowi.

Selain itu, Jokowi meminta rakyat Indonesia tetap hidup rukun, bersatu dan bersaudara. Jangan hanya perkara kontestasi politik, menjadikan antar warga, kelompok, dan golongan akhirnya bermusuhan. Paling berbahaya menurutnya adalah kampanye menggunakan kabar hoax, kabar bohong, dan fitnah.

“Saya dituduh kriminalisasi ulama, anti ulama, anti Islam. Saya diam. Wong saya setiap minggu keluar masuk pesantren, kok dituduh seperti itu. Dalam 3 minggu ini hati-hati, ada isu yang bisa menggerus, baik capres, caleg, partai. Jika ada kabar bohong, jawab itu fitnah,” tegas Jokowi. (kur)

0 comments:

Posting Komentar