Kamis, 01 Februari 2018

700 Ribu Saksi PDIP Jatim Jaga Suara Gus Ipul-Puti


RADARMETROPOLIS: Surabaya - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Jawa Timur menyiapkan setidaknya 700 ribu orang saksi untuk menjaga dan memperluas suara dukungan untuk Calon Gubernur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Calon Wakil Gubernur Puti Guntur Soekarno. Mereka disebar di TPS-TPS yang ada di seluruh kelurahan dan desa.

Di beberapa daerah, rekruitmen tersebut telah dimulai. Agar dapat menjalankan tugasnya dengan baik, maka para saksi akan dibekali pengetahuan, keterampilan, dan peralatan yang dibutuhkan. Demikian diungkapkan Sekretaris DPD PDIP Jawa Timur, Sri Untari, Kamis (1/2/2018).

Sebagian besar saksi sudah mempunyai pengalaman bekerja saat Pilkada Kota dan Kabupaten, Pemilu Legislatif maupun Pilpres lalu digelar. “PDIP memperkirakan ada sekitar 64 ribu TPS yang akan dijaga para saksi,” kata Untari.

Dalam satu TPS akan dijaga minimal dua orang saksi. Tapi banyak yang lebih, ada yang empat hingga lima saksi. Itu belum termasuk relawan Gus Ipul-Puti. Menurut perhitungan Untari, diperkirakan 700 saksi akan menjaga dan memperluas suara untuk Gus Ipul dan Mbak Puti.

“PDIP, hanya ingin memastikan bahwa Pilkada Jawa Timur berlangsung luber jurdil. Tidak ada politik uang, tidak ada intimidasi,” tandas Untari.

“Jangan ada kecurangan dalam Pilkada Jawa Timur. Siapa yang akan mendapat mandat pemerintahan, biarlah itu urusan rakyat dan Tuhan,” harap Untari.

PDIP mengajak semua pihak untuk menjaga proses demokrasi agar berlangsung baik, benar, dan menggembirakan. Sehingga yang terpilih sungguh-sungguh mendapat mandat dari rakyat.

Untuk itu semua kekuatan PDIP, saksi, relawan Gus Ipul dan Mbak Puti akan bekerja secara maksimal, dengan mengajak rakyat untuk memilih pasangan tersebut.

“Di saat coblosan, kami menjaga suara agar tidak ada kecurangan,” kata Untari.

Beberapa modus kecurangan diantaranya adalah praktek politik uang, intimidasi pemilih, hingga potensi perubahan angka perolehan suara dari fakta yang sebenarnya.

“Itu bisa terjadi saat penghitungan suara hingga rekapitulasi suara. Karena itu, kami mengajak semua pihak, ayo kita jaga proses demokrasi ini. Biarlah rakyat menyalurkan suara menurut hati nuraninya, dengan gembira,” kata Untari.

Namun demikian Untari tidak bisa menyebutkan secara pasti jumlah para relawan yang berpartisipasi. Sebab para relawan memang jumlahnya banyak. Dan mereka mendaftarkan sendiri tanpa diminta pihak partai. "Jutaanlah jumlahnya. Banyak sekali," ujarnya.


Mengenai teknis pembekalan terhadap para saksi dan relawan, Untari mengatakan bahwa setiap DPC PDIP di masing-masing kota/kabupaten di Jatim akan melakukan pelatihan dan pembekalan. “Kami komitmen menjaga Pilkada Jawa Timur 2018 agar berlangsung demokratis,” tandas Untari. (ar)

0 comments:

Posting Komentar