Selasa, 06 Februari 2018

Wabup Trenggalek Sebut Puti Warisi Kehebatan Bung Karno


RADARMETROPOLIS: Trenggalek - Saat melakukan safari politik ke Trenggalek, Puti Guntur Soekarno disebut mewarisi kehebatan Bung Karno. Hal ini dikatakan oleh Wakil Bupati Trenggalek, Nur Arifin, yang mendampingi Calon Wakil Gubernur Jatim itu memasuki wilayah Cawagub Emil Dardak, Senin (5/2/2018) malam.

Di Pondok Pesantren Subulus Salam, Desa Melis, Gandusari, Puti disambut KH M. Ali Ridho, pengasuh ponpes. Selain itu 200 ulama di Trenggalek juga ikut menyambut cucu Bung Karno tersebut. Bahkan, KH Zainuddin Djazuli ikut hadir dalam silaturahmi itu.

Ulama sepuh dari Ploso Kediri itu menyatakan dukungannya secara penuh kepada Puti. Menurutnya gaya pidato Bung Karno yang tidak ada lawannya, seperti dititiskan kepada Puti.

Puti Guntur Soekarno dalam kegiatan tersebut didampingi Wakil Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin dan Bupati Ngawi Budi Kanang Sulistiyo.

Selain para ulama, juga berkumpul pengurus parpol koalisi yang mengusung Calon Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno, yakni dari PKB, PDIP, PKS, dan Gerindra.

Ratusan ibu-ibu pengajian, santriwati, dari Fatayat dan Muslimat, Banser dan Ansor ikut meramaikan safari politik Puti ke Trenggalek. "Kami bersyukur, Mbak Puti di Trenggalek, yang dituju pondok pesantren," kata Cak Ipin, panggilan akrab Wabup Trenggalek.

Ia lalu menceritakan, bahwa Ponpes Subulus Salam didirikan 1942, yakni saat zaman Jepang. "Dahulu pendiri pondok ikut berjuang di masa kemerdekaan. Ini menunjukkan bahwa pondok pesantren didirikan ulama yang nasionalis," kata Nur Arifin.

Ia memperkenalkan Puti Guntur Soekarno sebagai cucu Bung Karno. "Kakek Mbak Puti ini yang memproklamasikan kemerdekaan negara ini," katanya.

Dalam pidatonya itu Arifin dengan tegas menyatakan akan turut bekerja keras memenangkan pasangan Gus Ipul-Puti Guntur Soekarno. "Pada diri Mbak Puti mewarisi darah Bung Karno. Kami berharap untuk membumikan ajaran Bung Karno," kata Nur Arifin.

Ketika Puti Guntur Soekarno mendapat giliran naik panggung, ia menyebut Wabup Trenggalek itu mirip dengan ‘Kusno’. "Itu nama Bung Karno saat muda. Mas Ipin mirip," kata Puti.

Terkait dengan statusnya menjadi calon wakil gubernur Jawa Timur 2018, Puti mengatakan bahwa dirinya tidak berjalan sendiri. "Saya tidak berjalan sendiri. Di samping saya, ada para kiai, bu nyai, warga Trenggalek. Maka, tugas ini, insya Allah bisa dilaksanakan," kata Puti Guntur.


Acara safari politik Puti Guntur Soekarno ditutup dengan doa untuk menenangan dan keselamtan Gus Ipul-Puti yang dipimpin oleh KH Zainuddin Djazuli. "Kita kirim Alfatihah untuk almarhumah Ibu Fatmawati, yang hari ini haul ke-95," kata Kiai Zainuddin. (gun)

0 comments:

Posting Komentar