Jumat, 16 Februari 2018

Pangdam V Brawijaya: Anggota Tidak Netral, Laporkan Saya!


RADARMETROPOLIS: Jember - Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Arif Rahman menyatakan anggota TNI agar netral dalam Pilkada ataupun Pemilihan Umum. Netralitas TNI merupakan keharusan yang diamanatkan dalam peraturan perundang-undangan yang juga menjadi penekanan Panglima TNI maupun Kepala Staf Angkatan Darat.

"TNI harus netral dalam Pilkada serta tidak berpihak pada salah satu calon, menjadi panitia Pilkada maupun meminjamkan peralatan dan sarana dinas untuk kepentingan Pilkada atau Pemilihan Umum." kata Mayjen TNI Arif Rahman dalam kunjungannya ke Jember, Kamis (16/02/2018).

Ketentuan TNI harus netral dalam Pilkada maupun pemilihan umum tersebut merupakan penekanan Panglima TNI maupun Kepala Staf Angkatan Darat dan sudah ada aturannya.

"Jadi netralitas tersebut merupakan keharusan yang harus dilaksanakan dan apabila ada yang melanggar akan ada tindakan tegas sesuai ketentuan hukum," tegasnya.

Mayjen TNI Arif Rahman juga berharap agar rekan-rekan media turut membantu mengawasi prajurit Kodam V/Brawijaya selama berlangsung Pilkada dan Pemilu. Dan, jika ada yang berlaku tidak netral dalam Pilkada, Pengdam Arif meminta tolong untuk melaporkan hal tersebut kepada Dandim atau Danrem dan Kodam.

"Tolong laporkan ke saya kalau ada yang main-main dengan Pilkada," tandas Arif Rahman.


Terkait pengamanan Pilkada 2018, Kodam V/Bawijaya melalui jajaran pada intinya telah melaksanakan tugasnya membantu Polri sejak tahapan awal Pilkada 2018 hingga tahapan akhir Gubernur Jawa Timur Tahun 2018. Kemudian untuk satuan jajaran Kodam V/Brawijaya, seperti batalyon-batalyon juga dipersiapkan, namun bersifat on call. (ar)

0 comments:

Posting Komentar