Jumat, 27 Oktober 2017

Dua Alternatif Solusi Masjid Dibongkar Usulan Sekwan Surabaya Ditolak


RADARMETROPOLIS: Surabaya - Sekretaris DPRD Kota Surabaya sudah mengajukan dua alternatif tempat ibadah sebelum pembongkaran masjid di lingkungan DPRD Surabaya dilakukan. Pilihannya adalah area tempat berkumpulnya para pemuda Surabaya dan bekas area merokok di lantai dua. Namun keduanya ditolak. Tiba-tiba ada surat yang meminta penghentian aktivitas masjid.

“Dulu saya mengajukan gedung balai pemuda yang sebelah barat itu untuk pengganti masjid sementara, selama proses pembangun ini,” kata Hadi.

Selain itu, Hadi menyebut ada tempat alternatif lain yang berada di dalam gedung dewan yang dianggap sudah mubazir. Yakni tempat untuk merokok.

“Saya usul dua tempat ibadah alternatif untuk masyarakat umum dan pegawai di lingkungan DPRD Surabaya. Pertama, di atas basement dan tempat smoking room di lantai dua gedung DPRD, yang selama ini tidak difungsikan. Nanti kita robah untuk menjadi tempat ibadah,” terangnya.

Namun, sebelum usulan tempat ibadah pengganti masjid tersebut disetujui, tiba-tiba sudah dikirimi surat yang isinya meminta aktivitas masjid dihentikan.

“Sebelum ada solusi itu, minggu kemarin, tepatnya pada hari Rabu tanggal delapan belas Oktober kemarin, sudah turun surat perintah penghentian aktifitas masjid, dan itu sudah kami koordinasikan dengan pimpinan,” katanya.

Hadi kemudian menjelaskan bahwa sebelumnya sudah ada rapat dengan pihak Bappeko dan Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Surabaya terkait pembongkaran masjid  tersebut. Diakui olehnya pembongkaran tersebut memang sedikit berdampak pada tempat beribadah di lingkungan Dewan dan sekitarnya.


“Sebelum pembongkaran itu, kami sudah rapat koordinasi dengan dinas terkait. Ya, saya usulkan sebagai alternatif, itu gedung balai pemuda yang sebelah barat. Tapi karena banyak aktivitas, jadi tidak bisa,” ungkap Hadi Siswanto. (rie)

0 comments:

Posting Komentar