Selasa, 31 Oktober 2017

Polisi Amankan Kaos Bernoda Darah dan Parang Sekuriti Pesantren Darul Ulum


RADARMETROPOLIS: Jombang - Selain menangkap AZF (28), petugas keamanan atau sekuriti pesantren Darul Ulum, Jombang, polisi juga berhasil menyita sejumlah barang bukti. Diantaranya adalah kaos warna kuning milik AZF. Pada kaos yang digunakan untuk melakukan pembunuhan rekan kerjanya sendiri itu terdapat noda darah.

Selain kaos, barang bukti yang diamankan dari rumah pelaku adalah sebilah parang, uang tunai Rp 2.475.000, dan sepeda motor Yamaha Mio warna biru dengan nomor polisi S 6052 YK.

"Uang tersebut diduga milik korban. Sedangkan motor, milik pelaku yang digunakan saat beraksi," ujar Kapolres Jombang, AKBP Agung Marlianto, Senin (30/10/2017).

Sebelumnya, Slamet (60) ditemukan tewas di tepi Sungai Brantas Desa Kepuhdoko, Kecamatan Tembelang, Senin (30/10/2017) sekitar pukul 13.00 WIB dengan kondisi mengenaskan. Saat ditemukan, ia mengenakan celana kolor warna hitam.

Pada bagian kepala korban terdapat enam sabetan benda tajam, sedangkan pada leher terdapat luka tusuk menganga. Sehari-hari, Slamet bekerja serabutan di pesantren Darul Ulum, Desa Kepuhdoko, Kecamatan Tembelang. Mulai disuruh bersih-bersih pesantren, hingga aktivitas lainnya.

Dalam pemeriksaan, AZF (28) mengaku nekat menghabisi nyawa rekan kerjanya, Slamet (60), karena ingin menguasai uang. Pasalnya, saat ini AZF sedang terlilit utang. Ia membutuhkan uang tersebut untuk melunasi utangnya itu.


"Hasil pemeriksaan sementara, pelaku ingin menguasai uang milik korban. Dia mengaku terlilit utang. Hingga akhirnya nekat membunuh korban untuk mengambil uang tersebut," ujar Kapolres. (rik)

0 comments:

Posting Komentar