Rabu, 25 Oktober 2017

Santer Jadi Wagub Khofifah, Emil Tak Takut Pemecatan PDIP


RADARMETROPOLIS:  Surabaya - Emil Dardak tidak takut dengan ancaman pemecatan yang pernah disampaikan oleh Ketua DPD PDI Jatim jika ada kader yang nekada maju Pilguh Jatim melalui partai lain. Bupati Trenggalek tersebut meminta untuk tidak terjebak dengan dialektika pemecatan itu. Namun mengenai kesiapannya untuk menjadi pendamping Khofifah, ia mengaku belum dilamar.

Seperti diketahui, nama Emil Dardak disebut-sebut masuk bursa cawagub pendamping Khofifah. Bahkan, Soekarwo, Ketua DPD Partai Demokrat Jatim yang juga Gubernur Jatim memandang bahwa sosok Bupati Trenggalek tersebut adalah anak muda yang potensial dalam memimpin daerahnya.

Usai menghadiri Konferwil Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Jatim di Spazio Surabaya, Rabu (25/10/2017) Emil pun diminta para wartawan untuk menanggapi pernyataan Pakde Karwo itu. "Nggaklah, masak Pakde bilang begitu. Orangnya kan ada di situ, aku cek dulu benar atau tidak Pakde Karwo bilang begitu," kata Emil.

Ia menilai bahwa pernyataan Pakde itu hanyalah bentuk apresiasi gubernur kepada bupati/walikota sebagai mitra pemprov Jatim di level kabupaten/kota yang diharapkan bisa membawa warna-warna baru.

"Kita kan dengar sendiri pidato beliau, pak Gubernur, yang sangat filosofi. Perubahan zaman ini jangan apapun diubah tapi meninggalkan kearifan lokal. Pemimpin-pemimpin muda itu tidak meninggalkan rasa itu, karena itu yang membuat hidup lebih bermakna," ujarnya.

Apakah siap mendampingi Khofifah? "Saya tidak bisa menjawab siap atau tidak, wong saya belum dilamar kok. Saya belum dilamar," tegasnya.

Mengenai ancaman sanksi dari PDIP kepada Emil jika tetap nekad maju dalam pencalonan pilgub Jatim, dia memberikan penjelasan kepada media.

"Sudahlah jangan kita terjebak dialektika itu. Saya ini diusung PDI Perjuangan dan juga enam partai lainnya, plus Perindo. PDI Perjuangan adalah partai yang luar biasa, mari kita pastikan bahwa partai-partai yang mengusung saya itu, saya bisa berkontribusi kepada mereka," tegasnya. (rie)

0 comments:

Posting Komentar