Selasa, 31 Oktober 2017

Dukung Khofifah Demokrat Minta Jatah Wagub


RADARMETROPOLIS: Surabaya - Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrat Jawa Timur mewajibkan Calon Wakil Gubernur untuk Khofifah Indar Parawansa memiliki kartu tanda anggota partai berlambang mercy tersebut. Ini artinya Demokrat meminta jatah Wagub sebagai syarat pemberian dukungan.

"Secara mekanisme dan aturan memang seperti itu. Bakal Cawagubnya nanti harus memiliki KTA Demokrat," ujar Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur Soekarwo ketika ditemui di Kantor Gubernur Jatim, Jalan Pahlawan Surabaya, Selasa (31/10/2017).

Menurut Soekarwo, nama-nama yang akan dipasangkan sebagai calon orang nomor dua di Pemprov Jatim juga sangat dipengaruhi oleh Khofifah sebagai bakal calon Gubernur.

Politikus yang akrab dipanggil Pakde itu mengakui bahwa sejumlah nama telah muncul, antara lain Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni, Bupati Trenggalek Emil Elistianto Dardak, Kepala BLUD RSUD dr Soetomo Harsono, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Heru Tjahjono hingga Agus Harimurti Yudhoyono.

"Kami mengusulkan nama-nama yang dinilai layak dan itu kuat di kawasan mataraman. Tapi tentu saja, bu Khofifah sangat berpengaruh untuk menentukannya juga," kata Pakde Karwo.

Disinggung terkait partai koalisi lainnya, anggota majelis tinggi DPP Demokrat tersebut menegaskan untuk sementara ini terdapat dua partai yang pasti, yaitu Partai Golkar dan Partai NasDem. Dan satu partai lainnya, kemungkinan Partai Persatuan Pembangunan.

Yang pasti, untuk posisi pendampingnya berasal dari partai yang suara dan kursinya lebih banyak, yaitu Demokrat. Oleh sebab itu menurut Pakde Karwo nanti Bacawagubnya harus menjadi anggota Demokrat.

Saat disinggung nama Saifullah Yusuf yang selama hampir dua periode ini mendampinginya di Pemprov Jatim, namun pada Pilkada diusung PKB dan PDI Perjuangan, Pakde Karwo terlihat enggan berkomentar lebih dalam.


"Yang jelas, Gus Ipul itu teman saya," kata Pakde Karwo diplomatis. (sr)

0 comments:

Posting Komentar