SELAMAT HARI PAHLAWAN 10 NOVEMBER 2017

Jumat, 21 Juli 2017

Polisi: Postingan Maling Sapi yang Viral di Medsos Jadi Bukti


RADARMETROPOLIS: (Mojokerto) – Polisi menjadikan postingan maling sapi yang viral di media sosial sebagai bukti. Sebelum ditemukannya mayat laki-laki dengan kaki terikat di tepi Jalan By Pass, tepatnya di Dusun Jokodayoh, Desa Jabon, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, di media sosial sempat viral foto penangkapan maling sapi. Dan, ciri-ciri mayat ternyata mirip maling sapi tersebut.

Foto tersebut diunggah netizen atas nama David Andrianto di grup Facebook (FB) INFO LANTAS MOJOKERTO pada Kamis (20/7/2017) pukul 23.22 WIB. Dalam postingan ini dijelaskan bahwa foto tersebut merupakan pelaku pencurian ternak jenis sapi yang baru diamankan Polsek Trowulan.

"Modus baru lur kami selaku kluarga besar AMONG BUDAYA dan kepolisian polsek TROWULAN  MENANGKAP MALING SAPI dengan modus pura-pura GILA bahwasanya pihak kami menangani bidang kejiwaan di TROWULAN  MOJOKERTO memastikan bahwa orang ini tidak mengalami gangguan jiwa. Ternyata slama ini dia adalah komplotan MALING SAPI yang beroperasi di wilayah GRESIK, MOJOKERTO, DAN JOMBANG mohon hati" lur karna hanya satu yg tertangkap dan masih banyak komplotan yg masih berkliaran".

Foto yang diunggah netizen tersebut ada empat buah foto. Dua foto terlihat pelaku pencurian ternak yang dimaksud, laki-laki tersebut juga menggunakan sarung dengan motif kotak-kotak kecil warna biru matang dengan posisi tengkurap dan tangannya diikat menggunakan tali warna putih. Foto ini mirip dengan mayat di By Pass Mojokerto

Sementara dua foto lain, yakni foto laki-laki memakai kaos warna hitam sedang selfie berdiri di belakang mobil polisi dengan nopol 2002-62 warna putih. Dan di sebelah mobil polisi tersebut, didapati seorang anggota polisi memakai rompi warna hijau yang sedang berjalan.


Kasatreskrim Polres Mojokerto, AKP Budi Santoso mengatakan, pihaknya juga akan mengonfirmasi pihak Polsek Trowulan terkait viralnya foto tersebut. "Kami belum bisa pastikan itu, tapi yang jelas postingan di medsos itu sudah masuk sebagai daftar bukti kami. Saya sudah dapat dari semalam, coba nanti kita cek dulu," ungkapnya, Jumat (21/7/2017). (ltr)

0 komentar:

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites