Kamis, 06 Juli 2017

Jakarta Sudah Sangat Padat, Hetifah Dukung Pemindahan Ibukota


RADARMETROPOLIS: (Jakarta) - Wacana pemindahan Ibukota baru-baru ini dari Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional atau Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan bahwa pemindahan akan dimulai tahun 2018, terus mendapat tanggapan. Kali ini pendapat datang dari Anggota Komisi II DPR, Hetifah Sjafudian.

Hetifah Sjafudian menilai pemindahan Ibukota memungkinkan untuk dipindahkan lantaran Jakarta yang saat ini sudah sangat padat serta butuh langkah cepat untuk mewujudkan pemerataan pembangunan.

“Pemindahan ibukota merupakan wacana serius dan solusi ketimpangan. Sejumlah aspekpun harus dikaji, misalnya penentuan lokasi, estimasi pendanaan, dan tata kota,”  ujar Hetifah di Gedung DPR RI, Kamis (6/7/2017).

Terkait penentuan lokasi di pulau Kalimantan, lanjut politisi Golkar ini, juga sudah tepat, karena selama ini kondisi pembangunan di sana jauh tertinggal dan penduduk Kalimantan yang masih sedikit dibandingkan dengan luas wilayahnya.

Sebelumnya diberitakan, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional atau Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan bahwa pemindahan akan dimulai tahun depan, setelah beberapa waktu lalu membahas rencana detail pemindahan ibu kota ini bersama Presiden Joko Widodo.


“Salah satu alasan bagi rencana pemindahan Ibukota karena pembangunan ekonomi antara di Pulau Jawa dengan pulau lainnya dinilai tidak seimbang. Serta menciptakan pusat pertumbuhan baru, sesuai dengan mandat Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menginginkan pemerataan ekonomi dan tidak bertumpu di Jawa semata,” kata Bambang Brodjonegoro. (rez)

0 comments:

Posting Komentar