Selasa, 04 Juli 2017

Pemkot Surabaya: Penghuni dan Manajemen Apartemen Persulit Pendataan


RADARMETROPOLIS: (Surabaya) – Penghuni dan manajemen apartemen terkesan mempersulit pendataan, Pemerintah Kota Surabaya akhirnya mengalami kesulitan mendata para penghuni apartemen pada pasca Lebaran tahun ini. Bahkan, petugas sering berbenturan dengan penghuni maupun pihak manajemen apartemen.
    
Kepala Bidang Data dan Inovasi Pelayanan Dispendukcapil Kota Surabaya, Etik Wahyu Utami, mengatakan dari 54 apartemen yang telah berdiri di Surabaya, hanya setengah yang bisa ditembus Pemkot Surabaya dalam mendata para penghuninya.

"Itupun tidak semua para penghuni apartemen memiliki itikad baik di saat kami di lokasi. Tidak semua manajemen apartemen 'welcome' kepada petugas. Jadi selalu kami bersinggungan dengan pihak manajamen lantaran tidak bisa 'door to door'," katanya, Selasa (4/7/2017), di Surabaya.

Menurutnya petugas pendataan tidak bisa sampai "door to door" dengan penghuni karena pihak manajemen apartemen telah menyediakan tempat khusus di aula. Dengan demikian petugas tidak bisa sampai naik.

Dalam waktu dekat, Etik menyatakan pihaknya akan berupaya melakukan koordinasi kembali ke pihak pengelola apartemen. "Agenda rutin Dispendukcapil dalam satu bulan melakukan pendataan enam kali. Untuk hari ini dan besok (5/7) belum ada jadwalnya," ujarnya.

Hal sama juga dikatakan Kepala Seksi Pemanfaatan Data Dispendukcapil Kota Surabaya, Rina Yuliasih. Ia mengatakan bahwa melakukan pendataan penghuni apartemen memang cukup susah, mulai dari petugas bersinggungan dengan pihak manajemen, para penghuni juga sulit didata.


Rina membeberkan bahwa dulu pernah ada penghuni yang beritikad baik. Yang bersangkutan sampai turun sendiri menemui petugas. Ia adalah warga asing dari Belanda, yang berada berada di Surabaya untuk kuliah. “Nah, ini yang memiliki pekerjaan dan kesibukan yang jelas adanya dan patuh," kata Rina. (hw/ar)

0 comments:

Posting Komentar