Selasa, 03 Oktober 2017

Soekarwo Janji Perjuangkan Aspirasi, Sopir Angkot Bubar dengan Tertib


RADARMETROPOLIS: Surabaya - Ribuan sopir angkutan kota yang berunjuk rasa menuntut keadilan akhirnya membubarkan diri dengan tertib, setelah ditemui dan dijanjikan Gubernur Soekarwo aspirasinya akan diperjuangkan ke kementerian perhubungan dan kominfo.

Sesaat sebelum meninggalkan kawasan depan kantor Gubernur Jawa Timur, Jalan Pahlawan Surabaya itu, Kepala Dishub Jawa Timur Wahid Wahyudi sempat membacakan beberapa petisi yang dibuat para sopir angkot, di antaranya mendesak Menteri Perhubungan dan Menkominfo segera menerbitkan aturan baru pengganti per-Menhub 26/2017 yang telah dibatalkan MA. Hal ini agar kondisi Jawa Timur tetap kondusif aman dan tertib.

Dalam petisi ini, para sopir juga mendesak Presiden agar memberi petunjuk dan arahan kepada Menhub dan Menkominfo agar meninjau ulang aplikasi yang mendorong persaingan yang tidak sehat. Negara Indonesia adalah negara hukum, harus mematuhi hukum, dan kegiatan apapun harus berdasarkan hukum.

"Kami juga akan melakukan penertiban untuk memastikan seluruh angkutan berbasis aplikasi mengantongi izin Pemerintah," kata Wahid. Penertiban ini akan dilakukan dalam waktu dekat.

Dari catatan yang ada hingga saat ini angkutan roda empat berbasis aplikasi hanya tercatat 38 unit angkutan dari data 3 ribu angkutan yang beroperasi. Sementara yang dalam proses pengajuan izin ada 2.380 kendaraan.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga akan menerapkan kuota angkutan berbasis aplikasi sebanyak 4.445 se-Jawa Timur dan 3 ribu untuk Surabaya dan sekitarnya


Dengan berakhirnya unjuk rasa kali ini, lalu-lintas di kawasan Jalan Pahlawan Surabaya saat ini sudah mulai dibuka kembali. (sr)

0 comments:

Posting Komentar