Rabu, 12 Juli 2017

Dwi Edwin: Rencana Pengalihan Dana PENS Masih Tataran Bahasan



RADARMETROPOLIS: (Mojokerto) - Dwi Edwin Endra Praja, salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Mojokerto yang mendapat undangan KPK, mengatakan dirinya dimintai keterangan seputar pengalihan dana pembangunan proyek Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS). Namun ia mengaku tidak tahu adanya rencana tersebut. Hal ini masih dalam tataran pembahasan pimpinan dewan dan sebagian anggota.

"Kita terima undangan dari KPK terkait penggalian dana PENS. Ada 10 anggota dewan yang hari ini diperiksa sebagai saksi," ungkapnya, sebelum masuk ke ruang pemeriksaan yang berada di aula lantai II Mapolres Mojokerto Kota, Rabu (12/7/2017).

Masih kata politisi Partai Gerindra ini, rencana pengalihan dana PENS, pihaknya mengaku tidak tahu. Karena menurutnya, jika ada pengalihan dana PENS seharusnya dirapatkan terlebih dahulu di Perubahan Anggaran Keuangan (PAK).

"Itu yang saya tidak paham (pengalihan dana PENS, red), jika dialihkan harus ada rapat PAK berupa kegiatan. Ini belum dirapatkan kok dialihkan. Hal yang belum diketahui anggota," katanya.

Menurutnya, pada hearing yang digelar DPRD Kota Mojokerto bersama dinas terkait pada Jum'at (16/7/2017) lalu, ia mengaku tidak ikut. Edwin memprediksi pembahasan penggalian dana PENS tersebut masih dalam tataran pembahasan di kalangan pimpinan dewan dan sebagian dewan.


"Hearing tidak ikut, benar saya dating, tapi ada di ruang lain. Pembahasan (penggalian dana PENS, red) masih di pimpinan dan mungkin sebagian anggota dewan yang ikut," jelasnya. (pen)

0 comments:

Posting Komentar