Kamis, 06 Juli 2017

Lantai II Kantor Disperindag Jatim Ludes Dilalap Api


RADARMETROPOLIS: (Surabaya) - Kantor Dinas Perdagangan dan Perindustrian Jawa Timur di Jalan Siwalankerto Utara II No. 42 Surabaya mengalami kebakaran. Lantai II Ludes. Kejadian ini diketahui ketika api sudah membumbung tinggi pertama di lantai dua gedung utama.

Menurut informasi, kebakaran terjadi sekitar pukul 04.40 WIB. Petugas PMK tiba di lokasi sekitar pukul 05.00 WIB. Saat itu api sudah membesar dan menguasai hampir seluruh ruangan di gedung utama, khususnya di lantai dua.

Kabid Operasional Dinas Pemadam Kebakaran (PMK) Surabaya, Bambang Vistadi, mengatakan setibanya petugas disana api sudah membesar. Petugas pemadam kebakaran yang datang dengan 15 unit mobil PMK langsung melakukan pembasahan.

“Kita sampai di lokasi sekitar pukul 05.00 WIB dan gedung sudah terbakar, utamanya pada bagian lantai dua yang tak bisa diselamatkan. Titik api awal menurut petugas Satpol PP yang berjaga berasal dari sisi timur gedung,” jelas Bambang Vistadi.

Gedung Disperindag Jatim yang terbakar terdiri dari dua lantai. Lantai dua ludes dilalap api. Pada lantai ini terdapat sejumlah ruangan, termasuk Ruang Kepala Disperindag Jatim, M. Ardi Prasetyawan.

Sedangkan di lantai bawah terdapat ruang arsip dan server. Untuk bangunan di lantai bawah ini masih bisa terselamatkan.

“Lantai dua habis semua. Seratus persen tak bisa kita selamatkan, karena api terlalu besar. Untuk lantai satu masih bisa kita selamatkan. Sekitar 80 persen aman, termasuk ruang server dan arsip,” kata Bambang.

Sementara itu Kadisperindag Jatim, M. Ardi Prasetyawan, mengaku baru tahu kejadian kantornya kebakaran sekitar pukul 05.00 pagi tadi.

“Saya tahunya kebakaran kantor pukul 05.00, diberitahu sama teman-teman,” ujar Ardi.

Ia mengatakan tidak mengetahui penyebab kebakaran, pihaknya memperkirakan ada korsleting listrik di lantai dua. “Untuk sementara kantor yang terbakar kami pindah di gedung depan,” tambahnya.


Api benar-benar bisa dipadamkan sekitar pukul 06.15 WIB. Hingga pukul 08.00 tadi, tampak sebagian petugas PMK masih stand by. Di lokasi kejadian dipasang garis pengaman ‘police line’. (hw/rie)

0 comments:

Posting Komentar