Sabtu, 01 Juli 2017

SOP Polisi: Tetap Harus Bawa Senjata Sekalipun Saat Sholat


RADARMETROPOLIS: (Jakarta) – Pasca serangkaian aksi teror yang menempatkan polisi sebagai target sasaran, anggota diminta lebih waspada. Sesuai SOP, Kepala Diviasi Humas Polri, Irjen Setyo Wasisto, menghimbau hendaknya polisi selalu membawa senjata, meski saat sholat sekalipun.

"Iya. Tapi yang laras pendek ya, bukan panjang," kata Setyo di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Sabtu (1/7/2017).

Setyo mengatakan sudah ada SOP soal senjata anggota Polri. Ia pun mengungkapkan bahwa sebagian anggota Brimob yang sholat Isyak di Masjid Falatehan, TKP dimana terjadi penusukan, juga membawa senjata, sehingga bisa menembak pelaku.

"Kan udah ada kemarin (yang membawa senjata), makanya langsung ditangkep, kalau nggak kan nggak ketangkep tuh," kata Setyo.

Setyo juga mengaku kerap membawa senjata saat mengerjakan sholat. Hal itu dilakukan untuk keselamatan dan keamanan.

"Saya juga kalau sholat bawa senjata, kemaren pas sholat bawa senjata," terangnya.

Ia menjelaskan dalam SOP-nya harus ada yang membawa senjata saat di lapangan. Semua harus saling melindungi.


"Ya SOP ada, minimal dua orang, kalau di lapangan minimal harus ada yang bawa senjata. Kalau yang tidak ada senjata inventaris ya temannya (yang bawa) kan ada buddy system, saling melindungi, saling bertukar informasi," tutupnya. (rez)

0 comments:

Posting Komentar