Senin, 11 September 2017

Sambari Perintahkan Gembosi Motor PNS yang Parkir Sembarangan


RADARMETROPOLIS: Gresik - Bupati Gresik Sambari Halim Radianto memerintahkan anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang piket untuk menggembosi kendaraan milik PNS yang diparkir secara sembarangan.

Menindaklanjuti perintah tersebut, setidaknya terdapat 20 motor yang saat itu diparkir sembarangan di depan pintu sebelah timur dan pintu sebelah barat Kantor Pemkab Gresik digembosi.

Terkait dengan penertiban itu, Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Gresik Suyono, Senin (11/09/2017) menyatakan sangat mendukung upaya penertiban itu. Dirinya menyayangkan kepada para PNS yang tidak tertib dan dengan sengaja memarkir kendaraan seenaknya sendiri.

"Mestinya mereka sudah tahu, karena disana tidak aman, karena pernah terjadi kehilangan motor. Disana juga sudah ada rambu dilarang parkir yang dipasang oleh pihak Dinas Perhubungan Gresik. Selain rambu, pihak Bagian Perlengkapan Setda Gresik juga memberi tulisan larangan agar tidak memarkir kendaraan disana, tapi hal itu tidak dihiraukan," ujarnya.

Sebelum dilakukan penertiban, setiap harinya sudah diperingatkan agar memindahkan kendaraannya ke tempat parkir di belakang. Setiap hari ada  20 motor lebih yang terparkir disana. Baik dipintu sebelah timur maupun barat. Padahal, Pemkab Gresik telah menyiapkan lahan parkir luas yang ada di belakang kantor Bupati Gresik.

Lahan parkir yang ada di belakang kantor bupati tersebut cukup luas dan memadai. Selain aman dari pencurian kendaraan bermotor, disana juga ada penjaga yang stand by sepanjang waktu kerja. Selain tidak dikenakan biaya, parkir di area tersebut juga juga tidak akan kehujanan jika musim penghujan dan tidak kepanasan saat kemarau.


"Ada 17 ruas parkir untuk kendaraan roda dua yang masing-masing plong sepanjang 12 meter. Tempat parkir motor saja bisa menampung sekitar 600 kendaraan roda dua. Saya kira tempat parkir tersebut sangat memadai untuk menampung semua kendaraan PNS dan karyawan Pemkab Gresik serta tamu," terangnya. (sri)

0 comments:

Posting Komentar