Sabtu, 09 September 2017

Jelang Pemberlakuan Non Tunai di Tol BPJT Beri Insentif ke Masyarakat


RADARMETROPOLIS: Jakarta - Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) menyatakan pembayaran jalan tol secara non tunai yang pelaksanaannya akan dilakukan secara serentak pada 31 Oktober 2017 menjadi awal dari multi lane free flow atau proses pembayaran tol tanpa henti.

Herry Trisaputra Zuna, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) mengatakan bahwa penggunaan uang elektronik akan meningkatkan kenyamanan dan keamanan jalan tol. Selama ini, pembayaran tunai menjadi penyebab kemacetan di berbagai gerbang tol.

"Bagi masyarakat untuk menjadi perhatian bahwa pada 31 Oktober 2017, semua gerbang tak lagi melayani transaksi tunai. Jika mau membayar tol harus punya kartu," kata Herry Trisaputra Zuna di Kantor Pusat PT Jasa Marga, Jakarta Timur, Jumat (8/9/2017).

Herry menjelaskan, saat ini seluruh gerbang tol pada prinsipnya telah bisa menerima pembayaran non-tunai. Untuk itu ia mengimbau kepada masyarakat pengguna jalan tol untuk mulai memiliki uang elektronik.

Untuk mendorong penggunaan uang elektronik dalam transaksi jalan tol, pengelola jalan tol juga akan memberikan sejumlah insentif. Seperti halnya pemberian diskon serta hadiah lainnya.

"Kemarin ada pemberian diskon 10% serta ada juga yang 20%. Kami akan mulai kembali di akhir bulan ini dan rencananya akan diteruskan sampai tanggal 31 Oktober," kata Herry.

Sementara itu, Rhenald Kasali pakar manajemen dari Rumah Perubahan mengatakan transaksi non tunai merupakan bagian dari disruption (gangguan/keributan) yang pada akhirnya akan memunculkan cashless (non tunai) society. Implikasinya, masyarakat dalam beberapa waktu ke depan tidak lagi membawa uang tunai untuk bertransaksi.

Namun sebelum trend ini akan terus bergulir, masyarakat perlu dibiasakan untuk melakukan transaksi non tunai. Dimana salah satunya diterapkan dalam transaksi pembayaran jalan tol.

Untuk itu ia mengimbau agar masyarakat mulai mempersiapkan diri untuk memiliki uang elektronik dalam bentuk kartu yang dikeluarkan oleh berbagai bank. Uang elektronik yang dimaksud yakni e-Money dari Mandiri, BRIZZI dari BRI, TapCash dari BNI, Blink dari BTN, dan Flazz dari BCA.

Menurut Rhenald, penting untuk segera memiliki kartu tersebut saat ini. Hal ini guna menghindari pembelian saat menjelang implementasi transaksi non tunai di seluruh gerbang tol pada 31 Oktober 2017.

"Masyarakat kita sukanya membeli pada last minute dan mungkin akan terjadi kepanikan. Bisa saja ada yang membeli dua atau tiga kartu, tapi mobilnya cuma satu. Karena itu harus dipersiapkan mulai saat ini," kata Rhenald Kasali.


Perlu diketahui, pembayaran non-tunai untuk jalan tol akan diimplementasikan secara bertahap di berbagai ruas tol mulai September 2017. BPJT menargetkan seluruh gerbang tol hanya melayani transaksi dengan uang elektronik pada 31 Oktober 2017. (rez)

0 comments:

Posting Komentar