Selasa, 08 Agustus 2017

Bupati Sampang Jelaskan ke Klebun Dana Desa Bukan Milik Pribadi


RADARMETROPOLIS: (Sampang) - Bupati Sampang Fadhilah Budiono mengingatkan kepada para kepala desa bahwa Dana Desa adalah bukan milik pribadi. Para klebun itu selama ini merasa dana tersebut sebagai uang pribadinya.

Pesan tersebut disampaikan Fadhilah dalam acara pertemuan dengan seluruh kepala desa yang dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya penyimpangan dana desa (DD) dan alokasi dana desa (ADD). Di sisi lain terjadinya operasi tangkap tangan (OTT) oleh tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kabupaten Pamekasan beberapa waktu lalu membuat was-was aparat di Madura.

Dalam pertemuan itu, Bupati Fadhilah mengingatkan kepada para kepala desa bahwa dana desa bukan uang pribadi, tetapi harus ada pertanggungjawabannya.

Sehingga, kedepan harus ada bimbingan teknis (bimtek) terhadap kepala desa maupun tenaga pendamping desa, sehingga dalam menyelesaikan surat pertanggung jawaban (SPJ) dana desa itu tidak perlu lagi meminta bantuan kepada pihak kecamatan yang dikhawatirkan akan terjadi pungutan liar (pungli).

"Presiden marah terkait masalah yang di Pamekasan itu, sehingga saya secara cepat memanggil para kepala desa, memberi tahu mereka untuk hati-hati, karena kepala desa masih merasa dana desa desa itu uangnya sendiri," terangnya, Selasa (8/8/2017).

Sementara, Plt Kajari Sampang Alexander menegaskan pihaknya siap mengawal pelaksanaan DD dan ADD supaya tidak bocor, sehingga bisa tepat sasaran.

"Yang terjadi di Pamekasan itu adalah oknum, karena di kejaksaan sendiri dalam melaksanakan tugas sudah ada SOP," ucapnya.


Ia menambahkan jumlah DD itu sangat besar yang dialokasikan oleh pemerintah pusat,  untuk itu sudah seharusnya kejaksaan ikut mengawal pembangunan yang bersumber dari dana desa. (lt)

0 comments:

Posting Komentar