Sabtu, 12 Agustus 2017

Jokowi Jadikan We The Fest Sarana Amati Generasi Potensi Bangsa


RADARMETROPOLIS: (Jakarta) - Presiden Joko Widodo menjadikan festival “We The Fest” sebagai sarana untuk mengamati secara langsung dinamika generasi milenial Indonesia sebagai generasi potensi bangsa. Oleh karena itu ia menyempatkan datang ke festival musik pop/elektronik/dance populer di kalangan milenial tersebut, yang diadakan di kawasan Jiexpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (11/8/2017) malam.

"Kita harus melihat bagaimana itu anak-anak muda, generasi milenial kita," kata Jokowi usai beberapa jam menonton festival musik tersebut.

Generasi milenial merupakan potensi bangsa Indonesia. Oleh sebab itu, dinamika generasi tersebut harus terus diamati agar kebijakan yang diambil pemerintahannya tidak salah sasaran.

"Untuk apa? Supaya nanti kami bisa mempersiapan kebijakan ke depan. Kalau kita tidak tahu, mana bisa kami menyiapkan sebuah kebijakan," katanya.

Jokowi pun akhirnya banyak berdiskusi dengan muda-mudi yang lekat dengan generasi milenial seperti pelaku industri kreatif. Selain mencermati seluk-beluk generasi milenial, Jokowi juga sekaligus menampung keluhan mereka.

Jokowi menyebutkan para pelaku industri kreatif juga kadang merasakan kesulitan jika berhubungan dengan birokrasi.

"Saya kan selalu seperti itu. Mendengar apa, kendalanya apa, kesulitannya apa," ujar Jokowi.

"We The Fest" adalah acara musik musik tahunan yang sudah empat kali diselenggarakan. Festival musik yang menggabungkan seni, fashion, dan kuliner tersebut dikatakan sebagai festival tahunan tersukses milik Ismaya Live selain Djakarta Warehouse Project (DWP).


Tahun ini, We The Fest menghadirkan artis luar dan dalam negeri seperti Kodeline, Phoenix, Autograf, Daya, Dua Lipa, G-Eazy, Jonas Blue, Lido, Matoma, Potret, Raisa, Shura, Yuna, Agrikulture, Danilla, Mondo Gascaro, Scaller, Stars & Rabbit, dan The Sigit. (rez)

0 comments:

Posting Komentar