Sabtu, 12 Agustus 2017

La Nyalla Luncurkan Pos Aduan Gardu Keadilan Sosial


RADARMETROPOLIS: (Surabaya) - Bakal calon gubernur Jawa Timur Ir. H. La Nyalla Mahmud Mattalitti meluncurkan pos pengaduan ketidakadilan. Ini adalah pos untuk menerima pengaduan terkait berbagai masalah yang dialami masyarakat Jatim. Peluncuran pos yang diberi nama Gardu Keadilan Sosial ini direncanakan dilakukan pada Senin, 14 Agustus mendatang.

“Gardu Keadilan Sosial ini sebagai konsekuensi dari program prioritas yang saya usung, yakni membangun Jawa Timur yang berkeadilan sosial. Sehingga saya harus komit untuk menerima pengaduan warga masyarakat Jatim yang merasa atau mengalami ketidakadilan sosial,” tukas La Nyalla di Surabaya, Jumat (11/08/2017).

Dijelaskan La Nyalla, ketidakadilan yang dialami warga di Jatim bisa disebabkan banyak hal. Salah satunya bisa karena kebijakan pemerintah yang tidak tepat, atau ketidakmampuan warga untuk mengakses suatu program atau kebijakan. Atau bisa juga dampak dari penguasaan sebuah sektor, atau dominasi kelompok masyarakat atas kelompok masyarakat yang lain.

“Banyak, nanti semua laporan yang masuk akan diklasifikasi oleh tim yang bertugas di Gardu Keadilan Sosial ini. Intinya, insya Allah jika saya dipercaya sebagai kepala daerah, program ini saya adopsi di pemerintahan. Karena saya sudah berulangkali sampaikan, dimana ada ketidakadilan yang dialami masyarakat, di situ pemerintah harus hadir,” ujarnya.

Pos pengaduan ini dimotori oleh relawan La Nyalla yang tersebar di Jatim. Berpusat di Surabaya, Gardu Keadilan Sosial akan digawangi oleh koordinator La Nyalla Academia, Rohmad Amrullah.

Pria yang dikenal sebagai advokat itu akan memberikan akses telepon dan email yang bisa digunakan oleh warga Jatim untuk menyampaikan pengaduan seputar ketidakadilan sosial yang dialami. “Insya Allah bisa diakses 24 jam setiap hari,” tandas Amrullah, seraya mengatakan bahwa penamaan Gardu sebenarnya adalah singkatan dari Siaga Menerima Aduan.


Hari Senin mendatang, Gardu Keadilan Sosial resmi akan beroperasi dengan membuka layanan telepon dan email serta kunjungan langsung tim dari relawan La Nyalla ke lokasi untuk menemui pengadu. “Nanti kita klasifikasikan berdasarkan kategorisasi permasalahannya,” pungkas Amrullah. (erha)

0 comments:

Posting Komentar