SELAMAT HARI PAHLAWAN 10 NOVEMBER 2017

Jumat, 25 Agustus 2017

Cagub La Nyalla Siap Jadikan Santri Jatim Pengusaha Andal


RADARMETROPOLIS: Surabaya - Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur, yang kini menjadi bakal calon gubernur Jatim, La Nyalla Mahmud Mattalitti, siap membawa santri Jatim untuk menjadi pengusaha andal sekaligus beretika. Dengan demikian para santri tersebut akan menjadi penggerak ekonomi untuk mewujudkan kemandirian umat.

“Pak La Nyalla sudah mempunyai rekam jejak panjang dalam membina banyak UMKM di Jatim hingga berhasil memasuki pasar nasional, bahkan sampai ekspor. Dan itu sangat cocok untuk diterapkan dalam konteks pesantren, mengingat Jatim ini basisnya pesantren,” kata juru bicara La Nyalla Bidang Ekonomi, Jamhadi, dalam acara “Temu Bisnis Pesantren” yang digelar Bank Indonesia di Universitas Darussalam Gontor, Kabupaten Ponorogo, Jumat (25/08/2017).

Jahmadi memaparkan di Jatim ada sekitar 8.000 pondok pesantren yang berbasis Nahdlatul Ulama (NU) yang tersebar di berbagai pelosok kampung. Dari ribuan pesantren itu tiap tahun ada puluhan ribu alumnus.

“Nah para santri itu jangan hanya lulus sebagai santri dengan bekal agama yang luar biasa, tapi juga mempunyai spirit kewirausahaan. Ini bukan semata-mata soal mencari uang lho, tapi bagaimana mewujudkan ekonomi yang berkah bagi umat. Nabi Muhammad juga mengajarkan kita untuk mandiri secara ekonomi. Pak La Nyalla dengan instrumen organisasinya siap mendidik santri menjadi entrepreneur andal sekaligus menjunjung tinggi etika,” ujar Jamhadi.

Kadin Jatim siap menugaskan pengusaha yang menjadi anggotanya untuk mendidik santri di pesantren. “Jadi kami siap memetakan, pengusaha A misalnya ditugaskan untuk mengampu pesantren wilayah tertentu. Nanti tinggal dibagi saja wilayahnya,” kata Jamhadi.

Ia menambahkan, La Nyalla juga mendorong sinergi antara pesantren dan kelompok dunia usaha. Perusahaan-perusahaan bisa bersinergi dengan pesantren untuk menggarap bisnis tertentu. Polanya antara lain pesantren bisa menjadi pemasok bagi perusahaan, model keagenan, sub kontrak, dan sebagainya.

“Dan Pak La Nyalla sebagai pengusaha tentu sudah paham detil bisnis seperti ini, sehingga nanti bisa memperkuat ekonomi berbasis pesantren. Beliau paham betul bagaimana cara membawa pesantren menjadi jangkar ekonomi untuk mewujudkan kesejahteraan umat,” papar Jamhadi yang juga ketua Kadin Kota Surabaya.

Menurutnya dalam konsep mewujudkan kesejahteraan masyarakat Jatim yang diusung La Nyalla, juga telah disiapkan berbagai strategi menciptakan ekonomi berbasis pesantren yang tangguh dan berdaya saing. Diantaranya dengan memasukkan pendidikan teknologi informasi dan manajemen bisnis ke dalam kurikulum pesantren.


“Pemprov Jatim ke depan bisa melakukan digitalisasi pesantren dan mengirim ahli-ahli manajemen bisnis. Mari, bersama kita jadikan Jatim sebagai tempat dimulainya kemandirian ekonomi umat, dan pesantren menjadi jangkarnya,” tandas Jamhadi. (ar)

0 komentar:

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites