Sabtu, 12 Agustus 2017

Tingkatkan SDM SMK, Kadin Jatim Kawal Program Vokasi dengan Jerman


RADARMETROPOLIS: (Surabaya) - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Jawa Timur La Nyalla Mahmud Mattalitti menegaskan pihaknya akan terus mengawal dan menfasilitasi pelaksanaan program Ausbildung der Ausbilder (ADA) atau pendidikan vokasi dual sistem kerjasama dengan Jerman. Program ini selaras dengan salah satu program yang telah dicanangkan oleh Kadin Institute, yaitu program pelatihan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) bagi siswa SMK di Jatim.

Kadin Institute siap memfasilitasi, kapanpun dan berapapun jumlah peserta pelatihan yang akan mengikuti,” ujar La Nyalla Mahmud Mattalitti di Surabaya, Jumat (11/08/2017).

Kadin Institute adalah lembaga pendidikan nirlaba yang didirikan atas inisiasi dari La Nyalla pada tahun 2012. Lembaga ini diproyeksikan akan menjadi garda terdepan pengembangan bisnis di Jatim dan akan menjadi laboratorium bisnis untuk meningkatkan daya saing para pelaku usaha di Jatim. Selain juga meningkatkan kompetensi tenaga kerja di wilayah Jatim.

Menurut La Nyalla sejauh ini Kadin Institute telah melaksanakan berbagai program pendidikan, pelatihan, pendampingan, dan penelitian bisnis yang semuanya bermuara pada kepentingan pelaku usaha di Jatim, khususnya yang masih berskala mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Dengan melihat portofolio Kadin Institite, maka menurut La Nyalla pelatihan program pendidikan sistem ganda Jerman ini sangat tepat jika dilakukan di Kadin Institute. Apalagi upaya ini ditujukan untuk peningkatan kualitas tenaga kerja di Jatim.

“Program ini selaras dengan salah satu program yang telah dicanangkan oleh Kadin Institute, yaitu program pelatihan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) bagi siswa SMK di Jatim,” katanya.

Sebagai kelanjutan dari pertemuan sebelumnya, Kadin Jatim bersama Badan Koordinasi Sertifikasi Profesi (BKSP) dan Industrie-und Handelskammer (IHK) Kadin Hochrhein-Bodensee Jerman, melakukan pertemuan dengan Direktur PT Sier Surabaya Fatah Hidayat.

Hadir pula dalam kesempatan tersebut, Honorary Consul of the Republic Jerman, Harjanto Tjokrosetio dan Honorary Consul Swiss, Christoper.

Dalam pertemuan tersebut, dibahas soal persiapan pelatihan Ausbildung der Ausbilder (ADA) vokasi dan pemagangan yang akan di laksanakan pada akhir Agustus 2017.

Dalam hal ini para ahli di bidang industri dan ahli dalam bidang pendidikan duduk bersama untuk membuat kurikulum yang diperlukan oleh dunia usaha dan industri sehingga bisa menciptakan tenaga ahli dengan kualitas Master.


“Tujuannya mencetak tenaga ahli dalam semua bidang sesuai spesialisasi masing-masing. Dan bisa mengajarkan kepada orang lain untuk menjadi master juga. Sosialisasi akan kembali digelar pada tanggal 18 Agustus 2017 dan tanggal 24 Agustus 2017 mendatang di Wisma Sier Surabaya,” kata Ketua BKSP Jatim, Adik Dwi Putranto di Surabaya. (rie)

0 comments:

Posting Komentar