Senin, 04 September 2017

Nasdem Jatim Bagikan Ratusan Daging Kurban untuk Warga Tak Mampu


RADARMETROPOLIS: Surabaya - Sehubungan dengan perayaan Idul Adha 1438 H/2017, DPW Partai Nasdem Jawa Timur berkurban tiga ekor sapi dan satu ekor kambing. Setelah disembelih, daging kurban dibagikan ke warga sekitar yang tidak mampu.

Penyembelihan hewan kurban partai besutan Surya Paloh itu dilakukan di hari tasyrik. Ketua DPW Partai Nasdem Jatim Rendra Kresna mengatakan sengaja melakukan penyembelihan hewan kurban tidak di hari H Idul Adha, Jumat (1/9/2017). Ini karena memberikan kesempatan bagi para pengurus partainya untuk merayakan Idul Adha di rumahnya masing-masing.

“Iya kami baru menyembelih hewan kurban saat hari tasyrik. Kan nggak masalah, dan alhamdulillah di Idul Adha ini kami bisa melakukan penyembelihan dan bagi-bagi daging kurban,” ujarnya di Kantor DPW Partai Nasdem Jatim, Jalan Kartini Surabaya, Minggu (3/9/2017).

Lebih lanjut diinformasikan bahwa penyembelihan dan bagi-bagi daging kurban tak hanya digelar di DPW, tapi juga di DPC-DPC Nasdem se-Jatim.

“Penyembelihan hewan kurban yang kami lakukan ini selain karena perintah agama, juga untuk kemanusiaan. Ini bentuk semangat dari kader, bagaimana kita memiliki nilai di masyarakat,” katanya.

Tak hanya itu, pihaknya juga menilai momen penyembelihan hewan kurban di Idul Adha ini untuk belajar keikhlasan, kesabaran, dan kebersamaan. Usai disembelih, sejumlah hewan kurban langsung dipotong-potong kemudian ditimbang dan dimasukkan dalam tas platstik untuk dibagi-bagikan kepada warga kurang mampu di sekitar kantor Nasdem Jatim.

Total ada sebanyak 450 pak daging kurban yang didistribusikan. Rendra mengaku bersyukur karena bisa ikut melaksanakan idul kurban di partainya. Ia datang dari kediamannya di Malang ke Surabaya hanya untuk menyaksikan dan memastikan kegiatan itu berjalan lancar.


“Untuk hewan kurban saya kurbankan di rumah Malang. Ketum kami, Pak Surya Paloh juga membagi-bagikan hewan kurban berupa sapi di Jatim. Dibagi di beberapa ponpes (pondok pesantren), kantor PWNU dan PW Muhammadiyah,” paparnya. (sr)

0 comments:

Posting Komentar